Kumpulan Skripsi & Artikel Jurnal Ilmiah

2009

Perencanaan dan pembuatan shell sistem pakar berbasis rule

Author : , BUDIARTO

Sistem Pakar adalah salah satu bagian dari kecerdasan buatan, yang mengandung pengetahuan dan pengalaman yang dimasukkan oleh satu atau banyak pakar ke dalam satu domain pengetahuan tertentu, agar setiap orang bisa memanfaatkannya untuk memecahkan berbagai masalah. Saat ini banyak beredar shell sistem pakar yang menggunakan text editor untuk membangun suatu knowledge base. Dengan menggunakan text editor maka user diharuskan untuk mempelajari terlebih dahulu perintah-perintah penulisan knowledge base yang digunakan dalam shell sistem pakar tersebut. Hal ini tentu saja menyulitkan user yang buta sama sekali tentang pemrograman dalam membentuk suatu sistem pakar. Untuk ini maka dibuat suatu program shell sistem pakar secara visual untuk meminimalkan penggunaan perintah-perintah pemrograman dan mempermudah user dalam membentuk suatu sistem pakar. Sistem pakar terdiri dari basis pengetahuan, mesin inferensi dan antar muka pemakai. Persoalan yang dipecahkan dalam sistem pakar adalah bagaimana cara menyusun aturan yang terdiri atas beberapa premis dan konklusi dari fakta-fakta yang tersedia, sehingga dihasilkan suatu solusi, dengan menggunakan mesin inferensi sebagai alat bantu. Program shell sistem pakar ini menggunakan teknik inferensi forward chaining (yang memulai penalarannya dari sekumpulan fakta menuju ke suatu hipotesa) dan backward chaining (yang memulai penalarannya dari sekumpulan hipotesa menuju fakta-fakta yang mendukung hipotesa tersebut). Program shell sistem pakar yang dikembangkan memberikan keleluasaan pada perekayasa pengetahuan untuk memasukkan himpunan aturan pada basis pengetahuan, dan diperolehnya suatu solusi berdasarkan basis pengetahuan yang ada.

Keyword : expert system, expert system shell, artificial intelligence, knowledge base, inference engine, forward chaining, backward chaining

Pembuatan sistem pakar untuk pendeteksian dan pengobatan penyakit pada anjing

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : MINTARYO, HARY

Bagi seorang dokter hewan kesalahan diagnosis dan pengobatan suatu penyakit akan membawa dampak yang fatal bagi pasiennya, dalam hal ini anjing. Untuk membantu mengatasi hal tersebut, salah satu caranya adalah dengan pembuatan aplikasi sistem pakar. Aplikasi sistem pakar ini meniru cara berpikir seorang dokter hewan dalam melakukan diagnosis suatu kasus penyakit. Aplikasi ini membantu dalam mencari kesimpulan akan penyakit yang diderita beserta pengobatan yang sesuai. Program aplikasi ini menganalisa data anjing, anamnesis awal, serta gejala-gejala dari suatu penyakit. Pengembangan sistem pakar ini menggunakan metode inferensi forward chaining, yaitu proses inferensi yang memulai pencarian dari premis menuju pada konklusi, dan backward chaining, yaitu proses inferensi yang memulai pencarian dari konklusi untuk mendapatkan premis. Aplikasi sistem pakar ini menggunakan pemrograman Borland Delphi 7, dan untuk database-nya menggunakan Microsoft Access 2000. Berdasarkan hasil kuisioner yang telah dilakukan, didapatkan kenyataan bahwa prosentase kelayakan program untuk digunakan oleh dokter hewan adalah sebesar 72%, prosentase keakuratan program adalah sebesar 64%, Prosentase kemudahan penggunaan program adalah sebesar 88%, dan prosentase desain tampilan dari sistem pakar adalah sebesar 84%.

Keyword : forward chaining, backward chaining, dog diseases, expert system

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1049/

Perencanaan dan pembuatan fuzzy expert system untuk analisa penyakit dalam pada manusia

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SUGIANTO, FEKY

Gejala merupakan suatu unsur penting dalam menentukan suatu pasien mengidap penyakit tertentu. Dalam kehidupan nyata dokter akan menanyakan gejalagejala pada pasiennya sebelum ia menentukan penyakit pasiennya. Dibuatnya software ini mengambil cara kerja dokter dalam menganalisa pasiennya. Cara kerja software menggunakan metode forward chaining dalam menentukan prediksi awal suatu penyakit setelah pasien memasukkan gejala yang dideritanya. Kemudian dari prediksi penyakit awal, software menggunakan metode backward chaining dalam menanyakan gejala-gejala lain yang pasien belum masukkan.. Software ini dibuat dengan menggunakan metode Fuzzy Set dalam mengolah data pada knowledge-based sistem. Metode Fuzzy mengenal kebenaran secara parsial. Hal ini sangat berguna agar sistem yang dibuat memiliki kecerdasan menyerupai manusia. Metode fuzzy set merupakan generalisasi dari crisp set dimana elemen dalam suatu set mempunyai nilai dalam interval 0 sampai dengan 1. Knowledge-based sistem dipakai untuk menyimpan informasi dari pakar tentang hubungan antara gejala dengan suatu penyakit menurut intensitas dan frekuensi. Sistem operasi yang bekerja dalam software ini adalah Microsoft Windows XP Professional, dengan database Microsoft Access 2002 sebagai media penyimpanan knowledge-basenya dan pembuatan aplikasi ini menggunakan bahasa pemrograman Delphi 6.0 Pengujian software ini adalah dengan memasukkan beberapa gejala kemudian sejauh mana software mampu membuat kesimpulan penyakit yang mengandung gejala-gejala tersebut.

Keyword : symptom, disease, forward chaining, backward chaining, fuzzy set, fuzzy, knowledge-based, database, experiment

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1633/

Pembuatan aplikasi sistem pakar untuk mendeteksi penyakit ikan dan udang pada tambak

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : OETOMO, STEPHANUS

Bagi seorang teknisi tambak/insinyur perikanan kesalahan diagnosis dan pengobatan suatu penyakit akan membawa dampak yang fatal bagi ternaknya, dalam hal ini ikan dan udang. Untuk membantu mengatasi hal tersebut, salah satu caranya adalah dengan pembuatan aplikasi sistem pakar. Aplikasi sistem pakar ini meniru cara berpikir seorang teknisi tambak/insinyur perikanan dalam melakukan diagnosis suatu kasus penyakit. Aplikasi ini membantu dalam mencari kesimpulan akan penyakit yang diderita beserta pengobatan yang sesuai. Program aplikasi ini menganalisa data ikan dan udang, anamnesis awal, serta gejala-gejala dari suatu penyakit. Pengembangan sistem pakar ini menggunakan metode inferensi forward chaining, yaitu proses inferensi yang memulai pencarian dari premis menuju pada konklusi, dan backward chaining, yaitu proses inferensi yang memulai pencarian dari konklusi untuk mendapatkan premis. Aplikasi sistem pakar ini menggunakan pemrograman Borland Delphi 7, dan untuk database-nya menggunakan Microsoft Access 2003. Berdasarkan hasil kuisioner yang telah dilakukan, didapatkan kenyataan bahwa prosentase kelayakan program untuk digunakan oleh teknisi tambak/insinyur perikanan adalah sebesar 66.67%, prosentase keakuratan program adalah sebesar 56.67%, Prosentase kemudahan penggunaan program adalah sebesar 80%, dan prosentase desain tampilan dari sistem pakar adalah sebesar 86.67%.

Keyword : forward chaining, backward chaining, fish and shrimp diseases, expert system

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1648/

Pembuatan sistem pakar untuk mendeteksi kerusakan komputer dengan metode backward chaining

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : , ERNI

Tujuan Tugas Akhir ini adalah untuk membangun sebuah program sistem pakar berbasis rule dengan kemampuan learning. Sistem pakar dibuat dengan menggunakan Borland Delphi 6.0 dengan metode backward chaining. Backward chaining adalah suatu proses yang memulai pencarian solusi dari kesimpulan, kemudian menelusuri fakta-fakta yang ada hingga menemukan solusi yang sesuai dengan fakta-fakta yang diberikan oleh user. Program yang dibuat memiliki lima unsur dasar sistem pakar, yaitu basis pengetahuan, editor basis pengetahuan, mesin inferensi, antar muka pengguna, dan subsistem penjelasan. Selain lima unsur dasar sistem pakar, program yang dibuat memiliki fasilitas tambahan, yaitu kemampuan learning. Kemampuan learning membuat sistem pakar dapat menambah dan mengembangkan basis pengetahuan dengan sendirinya berdasar pengalaman konsultasi dengan user. Program dapat melakukan deteksi atas kerusakan komponen-komponen seperti Printer, CDROM, Modem, Monitor, Mouse, Hard Disk dan Disk Drive. Dari hasil pengujian yang dilakukan sebanyak lima kali, didapatkan data-data yang sesuai, sementara apabila terjadi sistem tidak menemukan jawaban, hal itu dapat diatasi dengan menambah basis pengetahuan (learning). Dari hasil kuisioner didapatkan fakta bahwa program telah mencapai tingkat baik, hal tersebut dibuktikan melalui prosentase yang dicapai, yaitu sebesar 48.16%. Sebesar 13.16% menyatakan baik sekali dan 38.42% menyatakan cukup. Hal ini berarti bahwa program secara keseluruhan telah mendapatkan hasil yang memuaskan seperti yang diharapkan.

Keyword : expert system, computer troubleshooting, backward chaining, learning, certainty factor, how facility, computer

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3014/

Perancangan dan pembuatan sistem pakar untuk penyajian menu masakan khas Jawa Timur dan chinese food

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : DESSY, YOHANA

Sistem pakar yang akan dibuat ini berawal dari kebutuhan individu akan konsumsi makanan setiap harinya. Dalam pembuatan sistem pakar ini, diambil contoh dari kehidupan seorang ibu rumah tangga dan seorang anak indekos yang tidak jarang mengalami kesulitan dalam memasak menu masakan untuk dikonsumsi sehari-hari. Sistem pakar ini bertujuan untuk membantu kesulitan tersebut dengan cara memberikan alternatif menu masakan dengan komposisi bahan yang tersedia. Menu masakan hanya akan dibatasi untuk menu masakan Jawa Timur dan Chinese. Dalam pembuatan sistem pakar ini, terdapat tahap-tahap yang harus dilakukan, diantaranya adalah pembuatan dependency diagram, inference engine yaitu backward chaining dan forward chaining, membangun knowledge base serta rules yang bersesuaian dengan permasalahan user dan pengetahuan dari seorang pakar. Perangkat lunak yang dibuat menggunakan bahasa pemrograman Borland Delphi 6.0 serta basis data yang digunakan adalah Microsoft Access 2000. Sistem pakar ini dapat menampilkan resep yang berisi komposisi bahan dan cara pembuatan serta gambar dari menu masakan yang diinginkan oleh user dimana untuk mendapatkan output ini, diperlukan input dari user berupa bahan-bahan masakan yang dimiliki, nama dari menu masakan yang dipilih maupun gabungan dari bahan-bahan masakan serta nama menu masakan yang diinginkan.

Keyword : expert system, rules, knowledge base, forward Chaining, backward chaining, dependency diagram, computer science

Sumber : http://repository.petra.ac.id/4145/

Perancangan dan pembuatan sistem pakar untuk mendeteksi penyakit dalam

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : MARSELA, VANIE

Kondisi pendidikan masyarakat yang masih rendah ditambah dengan masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan seringkali membuat masyarakat awam meminum obat secara sembarangan pada saat gejala-gejala penyakit muncul. Sistem pakar yang dirancang ini bertujuan untuk membantu masyarakat agar lebih bijaksana dalam mengkonsumsi obat pada saat gejala penyakit mulai timbul dengan cara memberi gambaran diagnosis dini kemungkinan penyakit yang diderita. Pengembangan sistem pakar ini menggunakan metode kombinasi antara forward chaining dengan backward chaining. Hal ini dimaksudkan agar perangkat lunak yang dibuat dapat memenuhi standar keakuratan perangkat lunak dan masih tetap user friendly. Sampai saat ini perangkat lunak yang dibuat masih memiliki kelemahan-kelemahan, terutama dalam hal cara diagnosis penyakit. Banyaknya faktor kelemahan dari mesin, misalnya ketidakmampuan mesin untuk mengambil kesimpulan yang khusus untuk tiap kasus, turut menghambat dalam mendapatkan hasil diagnosis yang benar-benar valid.

Keyword : expert system, forward chaining, backward chaining, internal disease

Sumber : http://repository.petra.ac.id/4147/

The Silver is the New Black Theme. Create a free website or blog at WordPress.com.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 45 other followers