Kumpulan Skripsi & Artikel Jurnal Ilmiah

2009

Analisa pengaruh hygiene factors dan satisfier factors terhadap kepuasan karyawan hotel Mirama Balikpapan berdasarkan usia, jenis kelamin, dan status pernikahan

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : INDRIANI, CLARA

Industri pariwisata dianggap mempunyai prospek yang cerah di masa yang akan datang, sedangkan hotel adalah salah satu penunjang paling penting di industri ini. Persaingan di bidang perhotelan semakin lama juga semakin ketat. Untuk itu diperlukan usaha-usaha tertentu dari pihak pengelola hotel agar tingkat turnover karyawan dapat ditekan. Untuk tetap dapat bersaing, Hotel Mirama Balikpapan berusaha untuk meningkatkan kepuasan karyawan mereka. Menurut Herzberg (1959), kepuasan karyawan dapat dibagi menjadi kepuasan dari terpenuhinya hygiene factors dan kepuasan dari terpenuhinya satisfier factors. Kepuasan karyawan akan faktor-faktor ini akan mendorong motivasi kerja, yang nantinya akan berpengaruh pada kualitas pelayanan yang baik (Richard Sihite:2000). Model analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah statistik deskriptif. Dari hasil analisis dan pengujian hipotesis, diketahui Fhitung sebesar 103,464 dan lebih besar dari Ftabel yaitu 3,074. Hal ini menunjukkan bahwa hygiene factors dan satisfier factors memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan karyawan. Sedangkan nilai thitung hygiene factors sebesar 9,245 (lebih besar dari thitung satisfier factors yang sebesar 5,490) menunjukkan bahwa hygiene factors memiliki pengaruh yang lebih dominan terhadap kepuasan karyawan dibandingkan dengan satisfier factors. Nilai rata-rata tingkat kepuasan karyawan terhadap hygiene factors dan satisfier factors yang diatas angka 3,5 menunjukkan bahwa karyawan sudah cukup puas dengan faktor-faktor tersebut.

Keyword : hotel, management, personnel, mirama balikpapan, hygiene factors, satisfier factors

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2219/

Analisa perbandingan tingkat kepuasan mahasiswa Manajemen Perhotelan dalam perkuliahan yang disampaikan oleh dosen praktisi dan dosen non praktisi

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SANJAYA;, NONIK

Dengan semakin berkembangnya dunia pariwisata, maka semakin banyak orang yang berminat untuk mempelajari dunia pariwisata dan hospitality. Manajemen perhotelan Universitas Kristen Petra sendiri dibuka pada tahun 1996, dimana jurusan ini sudah berjalan delapan angkatan. Cukup banyak tenaga pengajar di Manajemen Perhotelan yang juga atau pernah memiliki profesi selain pengajar di bidang yang diajarkan lebih dari dua tahun, yang didefinisikan sebagai Dosen Praktisi di penelitian ini. Selain itu juga terdapat Dosen Non Praktisi yang didefinisikan sebagai tenaga pengajar pada perguruan tinggi yang tidak atau tidak pernah memiliki profesi selain pengajar di bidang yang diajarkan atau memiliki profesi selain pengajar di bidang yang diajarkan kurang dari dua tahun. Proses perkuliahan diukur dari lima dimensi kualitas layanan yaitu Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance, dan Empathy. Sedangkan kepuasan diukur dari tiga indikator yaitu profil pengajar, cara mengajar, dan cara evaluasi. Hasilnya didapat bahwa tidak terdapat perbedaan kepuasan mahasiswa yang signifikan dalam menerima perkuliahan dari Dosen Praktisi dan Dosen Non Praktisi. Selain itu didapat juga bahwa ada pengaruh yang signifikan secara serempak variabel bebas terhadap variabel tergantung, namun secara partial hanya variabel Tangibles, Assurance, dan Empathy yang berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan mahasiswa dalam menerima perkuliahan baik dari Dosen Praktisi maupun dari Dosen Non Praktisi.

Keyword : education, hotel, student satisfaction

Sumber : http://repository.petra.ac.id/945/

Hotel resor lepas pantai di Tanjung Karang Sulawesi Tengah

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : ARYA, KRESNAWATI

Hotel Resor Lepas Pantai di Tanjung Karang, Sulawesi Tengah merupakan proyek milik swasta yang bergerak di bidang pariwisata. Fasilitas ini direncanakan meliputi hotel lepas pantai, cottage, ballroom, ruang pertemuan, restoran, fasilitas olah raga air dan restoran bawah air. Bangunan utama pada proyek ini adalah hotel lepas pantai yang menggunakan struktur Template. Struktur ini merupakan struktur yang sering digunakan pada bangunan lepas pantai.

Keyword : offshore resort hotel, template structure, hotel, tanjung karang

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3724/

Analisa perbedaan faktor-faktor ekstrinsik dan faktor-faktor intrinsik dalam motivasi karyawan berstatus kontrak dan apprentice di departemen housekeeping hotel Westin Surabaya

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : WANGSA;, LISIANA

Hotel adalah salah satu industri jasa yang berkembang sangat pesat pada masa sekarang ini. Secara abstrak hotel adalah suatu tempat yang menyediakan akomodasi secara lengkap. Salah satu faktor penting dalam industri perhotelan adalah sumber daya manusia, hal ini dikarenakan pelaku dari jasa itu sendiri adalah manusia. Faktor motivasi karyawan sangat penting dalam industri perhotelan, karena karyawan dituntut untuk dapat melayani tamu dengan ramah dan hangat. Apabila karyawan memiliki motivasi (yang sejalan dengan tujuan perusahaan) dalam bekerja, maka kepuasan bagi para tamu melalui karyawan-karyawan tersebut dapat diwujudkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada-tidaknya perbedaan faktor-faktor ekstrinsik (gaji, bonus, tunjangan, promosi dan penghargaan perorangan) dan faktor-faktor intrinsik (completion, autonomy, achievement dan perkembangan pribadi) yang signifikan antara karyawan kontrak dengan karyawan apprentice. Karyawan kontrak disini berarti karyawan yang direkrut dari statusnya sebagai apprentice, sedangkan karyawan apprentice adalah karyawan yang direkrut dari statusnya sebagai casual (karyawan yang dipekerjakan pada saat tingkat hunian hotel sedang tinggi). Adapun analisa dan evaluasi dilakukan dengan menggunakan sembilan variabel yang turut membedakan motivasi antara karyawan kontrak dengan apprentice; yaitu : gaji, bonus, tunjangan, promosi dan penghargaan perorangan (faktor-faktor ekstrinsik) serta completion, achievement, autonomy dan perkembangan pribadi (faktor-faktor intrinsik). Skala yang dipergunakan adalah Semantic Differential Scale untuk mengukur sikap seseorang terhadap suatu objek, subjek atau kejadian, berpedoman pada kata-kata yang bersifat bipolar. Sedangkan jenis ukuran varibel yang digunakan adalah ordinal yaitu suatu ukuran yang hanya menyatakan ranking dan tidak menyatakan nilai absolut. Alat statistik yang dipergunakan adalah uji U Mann-Whitney dengan memakai program SPSS Windows Version 7.5 untuk menguji beda mean dari 2 sampel (karyawan kontrak dan apprentice). Hasil uji U untuk kesembilan faktor tersebut adalah : faktor-faktor ekstrinsik yang terdiri dari gaji = 0,000 < 0,05 ; bonus = 0,006 0,05; penghargaan perorangan = 0,340 > 0,05; promosi = 0,007 < 0,05; juga faktor-faktor intrinsik yang terdiri dan completion = 0,000 < 0,05; achievement = 0,046 0,05; perkembangan pribadi = 0,488 > 0,05. Lima variabel yang terdiri dari gaji, bonus, promosi, completion dan achievement memiliki probabilitas yang lebih kecil dari a = 0,05 (5%), yang berarti bahwa kelima variabel tersebutlah yang membuat motivasi karyawan kontrak dan apprentice menjadi berbeda, dengan kata lain Hi diterima; yaitu ada perbedaan motivasi antara karyawan kontrak dan upprent ice dalam departemen Housekeeping di hotel The West in Surabaya yang disebabkan oleh faktor-faktor ekstrinsik (gaji, bonus dan promosi) dan faktor-faktor intrinsik (completion dan achievement).

Keyword : hotel, management, personnel, apprentice, housekeeping, westin, surabaya

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1961/

The Tendency of consumer behaviour of choosing Parkheuvel menu

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SANTOSO, SAIMEN

This report is going to discuss about consumer behaviour in Parkheuvel restaurant. It is very necessary to put the matter into the surface because if we run service industry especially in Horeca ( Hotel, restaurant, andcafe ) we have to know exactly our customers in order to stay and survive in rail of competition. Many things have been done to attrack customers, for example: maintaining the quality of the products, offering various menus at reasonable prices, designing the restaurants in a comfortable atmosphere, and maybe also with promotion. Parkheuvel restaurant stresses in its various menu. There is a phenomenon that all of the set menus in Parkheuvel constantly are being modified in certain periods of time, but still there is a tendency of people choosing Parkheuvel menu. The problem statement of the research is: Why the guests tend to choose Parkheuvel menu? Some research questions have been made to find an answer to this problem statement. The methodologies that will be used are literatur study which needed to find out what other authors had to say about consumer behaviour, interviewing, and observing. By doing all the methodology, it will arrive to answers all the answers of the research questions and problem statement.

Keyword : consumer behaviour, restaurant, service industry, hotel, menu

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2458/

Pengaruh proses staffing terhadap kinerja karyawan di Mandarin Oriental, Hotel Majapahit, Surabaya

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : GUNAWAN;, YENNY

Pengelolaan industri perhotelan dewasa ini memberikan tantangan yang demikian besar dibandingkan dengan waktu sebelumnya. Para manajer puncak dan Departemen Personalia seringkali dihadapkan pada persoalan yang terus menerus timbul baik dari persaingan antar hotel dalam meraih pelanggan, kekurangan modal, ketidakpuasan karyawan hingga menyebabkan penurunan kinerja karyawan. Dalam penelitian ini penulis menggunakan data yang diambil dari wawancara langsung dengan Direktur Keuangan dan Personalia dan Manajer Personalia. Hasil penelitian menunjukkan proses staffing dalam pemilihan karyawan yang memenuhi standard perusahaan berpengaruh terhadap kinerja karyawan.

Keyword : hotel, human resource department, staffing process, work result

Sumber : http://repository.petra.ac.id/952/

Perancangan dan pembuatan aplikasi sistem informasi front office pada hotel x di Makasar

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : YOHANNES, ELSYE

Peranan teknologi dalam berbagai bidang bisnis semakin penting, khususnya teknologi informasi yang dijadikan sebagai alat pertukaran informasi. Salah satu dunia bisnis yang menggunakan teknologi informasi adalah perhotelan. Teknologi informasi ini diperlukan untuk menyimpan data dari tamu, kamar dan lain-lain. Oleh karena itu dibutuhkan adanya suatu sistem yang dapat menyimpan data yang diperlukan oleh hotel untuk dapat mengembangkan hotel menjadi lebih baik lagi. Sebuah sistem front office hotel dibuat, dimana seorang customer dapat melakukan semua pembayaran pada front office. Pembayaran tersebut mencakup pembelian makanan di restaurant, pembelian produk mini bar dan penggunaan laundry. Penulis juga mencoba untuk membuat suatu sistem dimana sistem tersebut dapat membantu hotel untuk membina hubungan dengan customer. Penulis membuat suatu sistem dimana staff front office dapat melihat history aktivitas customer selama menginap di hotel. Dengan menggunakan output dari software ini, yang berupa grafik, pihak front office hotel dapat mengetahui informasi yang dibutuhkan dalam pengembangan hotel dan dalam membina hubungan dengan customer. Informasi ini akan memberikan pertimbangan tambahan bagi pihak front office dalam pengambilan keputusan.

Keyword : information system, hotel, front office

Sumber : http://repository.petra.ac.id/4046/

Analisa proses seleksi penerimaan calon mahasiswa baru terhadap standar kriteria mahsiswa Program Manajemen Perhotelan Univesitas Kristen Petra Surabaya

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : ONGGARA;, DAVID

Proses seleksi penerimaan calon mahasiswa baru merupakan bagian yang sangat penting dan dominan didalam menunjang operasional program Manajemen Perhotelan. Bagian ini merupakan aktivitas awal dari aktivitas di dalam Universitas Kristen Petra secara keseluruhan. Aktivitas ini merupakan aktivitas yang harus dilaksanakan guna memperoleh mahasiswa yang sesuai dan memenuhi standar kriteria yang telah ditetapkan oleh program Manajemen Perhotelan. Sehingga dapat memberikan dampak positif pada kelangsungan operasional akademis, yang akan mencetak lulusan profesional yang handal dan siap kerja di dalam industri perhotelan. Berdasarkan fakta yang telah ditemukan oleh penulis bahwa tidak adanya perbedaan khusus yang membedakan proses seleksi calon mahasiswa baru program Manajemen Perhotelan dengan jurusan lainnya, di dalam hal tes ujian masuk bagi calon mahasiswa baru jurusan Manajemen Perhotelan dan pelaksanaan wawancara awal calon mahasiswa baru yang kurang selektif dan masih dipengaruhi oleh subyektifitas yang tinggi, sehingga sumber daya manusia yang didapat tidak mempunyai kemampuan standar yang pada kelanjutannya akan berpengaruh pada kualitas sarjana lulusan Manajemen Perhotelan. Menyajikan sebuah sistem proses seleksi penerimaan mahasiswa baru itu bukanlah suatu hal yang mudah untuk dilakukan. Namun di dalam penulisan skripsi ini, penulis telah berusaha dengan semaksimal mungkin untuk menyajikan suatu alternatif proses penerimaan calon mahasiswa baru, dengan peranan berbagai pihak baik dari dalam dan luar Universitas Kristen Petra demi penyempurnaan proses alternatif penerimaan calon mahasiswa baru tersebut. Didalam alternatif proses seleksi penerimaan mahasiswa baru ini penulis menggunakan beberapa bentuk tes antara lain : tes wawancara awal, tes kepribadian lisan dan tertulis, tes tertulis Petra, dan tes kesehatan. Dalam penelitian ini, penulis menemukan bahwa proses seleksi yang selama ini telah diterapkan Manajemen Perhotelan tidak dapat memenuhi kriteria standar calon mahasiswa secara maksimal dan mempunyai tingkat penilaian subyektifitas yang tinggi. Keberadaan Biro Bimbingan dan Konseling yang kurang dimanfaatkan untuk berperan sebagai penguji didalam proses seleksi calon mahasiswa baru. Secara keseluruhan, saran-saran yang dapat diberikan oleh penulis adalah pembenahan pada proses seleksi dengan memenuhi standar kriteria yang telah ditetapkan melalui tes kepribadian, tes kesehatan, tes bahasa inggris maupun tes tertulis universitas. Pemberdayaan dosen bahasa inggris, dosen operasional dan Biro Bimbingan Konseling sebagai tim penguji di dalam proses seleksi calon mahasiswa baru. Serta pemberlakuan proses seleksi bagi semua mahasiswa yang melalui jalur prestasi. Sehingga diharapkan mahasiswa yang diterima memenuhi dan sesuai dengan standar kriteria seorang insan perhotelan, yang selanjutnya akan berdampak bagi nama baik Program Studi Manajemen Perhotelan Universitas Kristen Petra.

Keyword : hotel, management, personnel, employees, selection, appointment, student, collage, petra christian universities

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1968/

The Marketing and sales strategy of NH Golden Tulip Leeuwenhorst

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : , ARGASARI

Keyword : marketing, hotel, sales strategy, management

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2464/

Hotel resort di Ledug-Prigen

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : MELIANA, YUYUN

Laporan perancangan tugas akhir yang berjudul Hotel Resort di Ledug-Prigen ini bertujuan untuk mengembangkan daerah wisata Tretes-Prigen dan sekitarnya yang saat ini telah menjadi salah satu daerah tujuan wisata bagi warga Jawa Timur dan bagi warga Surabaya pada khususnya. Memanfaatkan potensi tapak yang telah ada, dirancang sebuah fasilitas akomodasi berupa sebuah hotel resort yang dipadukan dengan hutan lindung yang ada di sekitar tapak dan menciptakan sebuah hotel bersuasana hutan dan alami Konsep hotel bersuasana hutan ini juga ditujukan untuk memperlihatkan bagaimana manusia dapat tetap hidup nyaman dan aman berdampingan dengan alam tanpa merusak dan bahkan menikmati dam, dengan mengolah alam memanfaatkan teknologi buatan manusia. Suasana hutan ini dipadukan pula dengan pemaksimalan view panorama alam sekitar berupa pegunungan dan kota dan penghadiran elemen-elemen arsitektural yang berfungsi sebagai pendramatisir suasana tanpa meninggalkan kesan alami yang ingin dicapai. Penciptaan suasana ini ditujukan untuk memberikan sentuhan yang lain dari pada fasilitas akomodasi lainnya yang ada di daerah tersebut. Fasilitas-fasilitas yang akan dihadirkan dalam hotel resort ini antara lain restoran, kolam renang air panas dan air dingin, toko-toko, cafe, garden restorant, bilyard and games room, gardu pandang, fitness, sauna and massage kamar-kamar hotel dan cottage serta fasilitas penunjang lainnya. Fasilitas akomodasi bernuansa hutan dan alami ini diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan untuk berkunjung ke daerah wisata Prigen dan sekitarnya.

Keyword : hotel, design, plans, ledug-prigen

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1052/

Older Posts »

The Silver is the New Black Theme Blog at WordPress.com.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 44 other followers