Kumpulan Skripsi & Artikel Jurnal Ilmiah

2009

Analisa perbedaan faktor-faktor ekstrinsik dan faktor-faktor intrinsik dalam motivasi karyawan berstatus kontrak dan apprentice di departemen housekeeping hotel Westin Surabaya

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : WANGSA;, LISIANA

Hotel adalah salah satu industri jasa yang berkembang sangat pesat pada masa sekarang ini. Secara abstrak hotel adalah suatu tempat yang menyediakan akomodasi secara lengkap. Salah satu faktor penting dalam industri perhotelan adalah sumber daya manusia, hal ini dikarenakan pelaku dari jasa itu sendiri adalah manusia. Faktor motivasi karyawan sangat penting dalam industri perhotelan, karena karyawan dituntut untuk dapat melayani tamu dengan ramah dan hangat. Apabila karyawan memiliki motivasi (yang sejalan dengan tujuan perusahaan) dalam bekerja, maka kepuasan bagi para tamu melalui karyawan-karyawan tersebut dapat diwujudkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ada-tidaknya perbedaan faktor-faktor ekstrinsik (gaji, bonus, tunjangan, promosi dan penghargaan perorangan) dan faktor-faktor intrinsik (completion, autonomy, achievement dan perkembangan pribadi) yang signifikan antara karyawan kontrak dengan karyawan apprentice. Karyawan kontrak disini berarti karyawan yang direkrut dari statusnya sebagai apprentice, sedangkan karyawan apprentice adalah karyawan yang direkrut dari statusnya sebagai casual (karyawan yang dipekerjakan pada saat tingkat hunian hotel sedang tinggi). Adapun analisa dan evaluasi dilakukan dengan menggunakan sembilan variabel yang turut membedakan motivasi antara karyawan kontrak dengan apprentice; yaitu : gaji, bonus, tunjangan, promosi dan penghargaan perorangan (faktor-faktor ekstrinsik) serta completion, achievement, autonomy dan perkembangan pribadi (faktor-faktor intrinsik). Skala yang dipergunakan adalah Semantic Differential Scale untuk mengukur sikap seseorang terhadap suatu objek, subjek atau kejadian, berpedoman pada kata-kata yang bersifat bipolar. Sedangkan jenis ukuran varibel yang digunakan adalah ordinal yaitu suatu ukuran yang hanya menyatakan ranking dan tidak menyatakan nilai absolut. Alat statistik yang dipergunakan adalah uji U Mann-Whitney dengan memakai program SPSS Windows Version 7.5 untuk menguji beda mean dari 2 sampel (karyawan kontrak dan apprentice). Hasil uji U untuk kesembilan faktor tersebut adalah : faktor-faktor ekstrinsik yang terdiri dari gaji = 0,000 < 0,05 ; bonus = 0,006 0,05; penghargaan perorangan = 0,340 > 0,05; promosi = 0,007 < 0,05; juga faktor-faktor intrinsik yang terdiri dan completion = 0,000 < 0,05; achievement = 0,046 0,05; perkembangan pribadi = 0,488 > 0,05. Lima variabel yang terdiri dari gaji, bonus, promosi, completion dan achievement memiliki probabilitas yang lebih kecil dari a = 0,05 (5%), yang berarti bahwa kelima variabel tersebutlah yang membuat motivasi karyawan kontrak dan apprentice menjadi berbeda, dengan kata lain Hi diterima; yaitu ada perbedaan motivasi antara karyawan kontrak dan upprent ice dalam departemen Housekeeping di hotel The West in Surabaya yang disebabkan oleh faktor-faktor ekstrinsik (gaji, bonus dan promosi) dan faktor-faktor intrinsik (completion dan achievement).

Keyword : hotel, management, personnel, apprentice, housekeeping, westin, surabaya

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1961/

The Tendency of consumer behaviour of choosing Parkheuvel menu

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SANTOSO, SAIMEN

This report is going to discuss about consumer behaviour in Parkheuvel restaurant. It is very necessary to put the matter into the surface because if we run service industry especially in Horeca ( Hotel, restaurant, andcafe ) we have to know exactly our customers in order to stay and survive in rail of competition. Many things have been done to attrack customers, for example: maintaining the quality of the products, offering various menus at reasonable prices, designing the restaurants in a comfortable atmosphere, and maybe also with promotion. Parkheuvel restaurant stresses in its various menu. There is a phenomenon that all of the set menus in Parkheuvel constantly are being modified in certain periods of time, but still there is a tendency of people choosing Parkheuvel menu. The problem statement of the research is: Why the guests tend to choose Parkheuvel menu? Some research questions have been made to find an answer to this problem statement. The methodologies that will be used are literatur study which needed to find out what other authors had to say about consumer behaviour, interviewing, and observing. By doing all the methodology, it will arrive to answers all the answers of the research questions and problem statement.

Keyword : consumer behaviour, restaurant, service industry, hotel, menu

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2458/

Pengaruh proses staffing terhadap kinerja karyawan di Mandarin Oriental, Hotel Majapahit, Surabaya

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : GUNAWAN;, YENNY

Pengelolaan industri perhotelan dewasa ini memberikan tantangan yang demikian besar dibandingkan dengan waktu sebelumnya. Para manajer puncak dan Departemen Personalia seringkali dihadapkan pada persoalan yang terus menerus timbul baik dari persaingan antar hotel dalam meraih pelanggan, kekurangan modal, ketidakpuasan karyawan hingga menyebabkan penurunan kinerja karyawan. Dalam penelitian ini penulis menggunakan data yang diambil dari wawancara langsung dengan Direktur Keuangan dan Personalia dan Manajer Personalia. Hasil penelitian menunjukkan proses staffing dalam pemilihan karyawan yang memenuhi standard perusahaan berpengaruh terhadap kinerja karyawan.

Keyword : hotel, human resource department, staffing process, work result

Sumber : http://repository.petra.ac.id/952/

Perancangan dan pembuatan aplikasi sistem informasi front office pada hotel x di Makasar

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : YOHANNES, ELSYE

Peranan teknologi dalam berbagai bidang bisnis semakin penting, khususnya teknologi informasi yang dijadikan sebagai alat pertukaran informasi. Salah satu dunia bisnis yang menggunakan teknologi informasi adalah perhotelan. Teknologi informasi ini diperlukan untuk menyimpan data dari tamu, kamar dan lain-lain. Oleh karena itu dibutuhkan adanya suatu sistem yang dapat menyimpan data yang diperlukan oleh hotel untuk dapat mengembangkan hotel menjadi lebih baik lagi. Sebuah sistem front office hotel dibuat, dimana seorang customer dapat melakukan semua pembayaran pada front office. Pembayaran tersebut mencakup pembelian makanan di restaurant, pembelian produk mini bar dan penggunaan laundry. Penulis juga mencoba untuk membuat suatu sistem dimana sistem tersebut dapat membantu hotel untuk membina hubungan dengan customer. Penulis membuat suatu sistem dimana staff front office dapat melihat history aktivitas customer selama menginap di hotel. Dengan menggunakan output dari software ini, yang berupa grafik, pihak front office hotel dapat mengetahui informasi yang dibutuhkan dalam pengembangan hotel dan dalam membina hubungan dengan customer. Informasi ini akan memberikan pertimbangan tambahan bagi pihak front office dalam pengambilan keputusan.

Keyword : information system, hotel, front office

Sumber : http://repository.petra.ac.id/4046/

Analisa proses seleksi penerimaan calon mahasiswa baru terhadap standar kriteria mahsiswa Program Manajemen Perhotelan Univesitas Kristen Petra Surabaya

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : ONGGARA;, DAVID

Proses seleksi penerimaan calon mahasiswa baru merupakan bagian yang sangat penting dan dominan didalam menunjang operasional program Manajemen Perhotelan. Bagian ini merupakan aktivitas awal dari aktivitas di dalam Universitas Kristen Petra secara keseluruhan. Aktivitas ini merupakan aktivitas yang harus dilaksanakan guna memperoleh mahasiswa yang sesuai dan memenuhi standar kriteria yang telah ditetapkan oleh program Manajemen Perhotelan. Sehingga dapat memberikan dampak positif pada kelangsungan operasional akademis, yang akan mencetak lulusan profesional yang handal dan siap kerja di dalam industri perhotelan. Berdasarkan fakta yang telah ditemukan oleh penulis bahwa tidak adanya perbedaan khusus yang membedakan proses seleksi calon mahasiswa baru program Manajemen Perhotelan dengan jurusan lainnya, di dalam hal tes ujian masuk bagi calon mahasiswa baru jurusan Manajemen Perhotelan dan pelaksanaan wawancara awal calon mahasiswa baru yang kurang selektif dan masih dipengaruhi oleh subyektifitas yang tinggi, sehingga sumber daya manusia yang didapat tidak mempunyai kemampuan standar yang pada kelanjutannya akan berpengaruh pada kualitas sarjana lulusan Manajemen Perhotelan. Menyajikan sebuah sistem proses seleksi penerimaan mahasiswa baru itu bukanlah suatu hal yang mudah untuk dilakukan. Namun di dalam penulisan skripsi ini, penulis telah berusaha dengan semaksimal mungkin untuk menyajikan suatu alternatif proses penerimaan calon mahasiswa baru, dengan peranan berbagai pihak baik dari dalam dan luar Universitas Kristen Petra demi penyempurnaan proses alternatif penerimaan calon mahasiswa baru tersebut. Didalam alternatif proses seleksi penerimaan mahasiswa baru ini penulis menggunakan beberapa bentuk tes antara lain : tes wawancara awal, tes kepribadian lisan dan tertulis, tes tertulis Petra, dan tes kesehatan. Dalam penelitian ini, penulis menemukan bahwa proses seleksi yang selama ini telah diterapkan Manajemen Perhotelan tidak dapat memenuhi kriteria standar calon mahasiswa secara maksimal dan mempunyai tingkat penilaian subyektifitas yang tinggi. Keberadaan Biro Bimbingan dan Konseling yang kurang dimanfaatkan untuk berperan sebagai penguji didalam proses seleksi calon mahasiswa baru. Secara keseluruhan, saran-saran yang dapat diberikan oleh penulis adalah pembenahan pada proses seleksi dengan memenuhi standar kriteria yang telah ditetapkan melalui tes kepribadian, tes kesehatan, tes bahasa inggris maupun tes tertulis universitas. Pemberdayaan dosen bahasa inggris, dosen operasional dan Biro Bimbingan Konseling sebagai tim penguji di dalam proses seleksi calon mahasiswa baru. Serta pemberlakuan proses seleksi bagi semua mahasiswa yang melalui jalur prestasi. Sehingga diharapkan mahasiswa yang diterima memenuhi dan sesuai dengan standar kriteria seorang insan perhotelan, yang selanjutnya akan berdampak bagi nama baik Program Studi Manajemen Perhotelan Universitas Kristen Petra.

Keyword : hotel, management, personnel, employees, selection, appointment, student, collage, petra christian universities

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1968/

The Marketing and sales strategy of NH Golden Tulip Leeuwenhorst

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : , ARGASARI

Keyword : marketing, hotel, sales strategy, management

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2464/

Hotel resort di Ledug-Prigen

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : MELIANA, YUYUN

Laporan perancangan tugas akhir yang berjudul Hotel Resort di Ledug-Prigen ini bertujuan untuk mengembangkan daerah wisata Tretes-Prigen dan sekitarnya yang saat ini telah menjadi salah satu daerah tujuan wisata bagi warga Jawa Timur dan bagi warga Surabaya pada khususnya. Memanfaatkan potensi tapak yang telah ada, dirancang sebuah fasilitas akomodasi berupa sebuah hotel resort yang dipadukan dengan hutan lindung yang ada di sekitar tapak dan menciptakan sebuah hotel bersuasana hutan dan alami Konsep hotel bersuasana hutan ini juga ditujukan untuk memperlihatkan bagaimana manusia dapat tetap hidup nyaman dan aman berdampingan dengan alam tanpa merusak dan bahkan menikmati dam, dengan mengolah alam memanfaatkan teknologi buatan manusia. Suasana hutan ini dipadukan pula dengan pemaksimalan view panorama alam sekitar berupa pegunungan dan kota dan penghadiran elemen-elemen arsitektural yang berfungsi sebagai pendramatisir suasana tanpa meninggalkan kesan alami yang ingin dicapai. Penciptaan suasana ini ditujukan untuk memberikan sentuhan yang lain dari pada fasilitas akomodasi lainnya yang ada di daerah tersebut. Fasilitas-fasilitas yang akan dihadirkan dalam hotel resort ini antara lain restoran, kolam renang air panas dan air dingin, toko-toko, cafe, garden restorant, bilyard and games room, gardu pandang, fitness, sauna and massage kamar-kamar hotel dan cottage serta fasilitas penunjang lainnya. Fasilitas akomodasi bernuansa hutan dan alami ini diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan untuk berkunjung ke daerah wisata Prigen dan sekitarnya.

Keyword : hotel, design, plans, ledug-prigen

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1052/

Perancangan komunikasi visual menuju satu abad hotel Majapahit Surabaya

Filed under: Uncategorized — Tags: , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : PUTRI, JESSICA

Hotel Majapahit Surabaya adalah salah satu hotel di Surabaya yang dirintis oleh Lukas Martin Sarkies sejak tahun 1910 oleh Lukas Martin Sarkies. Hotel Majapahit ini merupakan salah satu bangunan bersejarah yang dilindungi karena merupakan tempat terjadinya peristiwa perobekan bendera Belanda pada tahun 1945. Walaupun telah mengalami beberapa pergantian pemilik dan nama, namun Hotel Majapahit tetap dapat berdiri dan terus berjalan di dunia perhotelan Surabaya bahkan internasional. Tak terasa 3 tahun lagi Hotel Majapahit Surabaya akan mencapai usia yang ke 100 tahun (satu abad). Peristiwa tersebut merupakan bukti atas kualitas pelayanan hotel dan dapat meningkatkan kepercayaan konsumen pada pihak hotel. Karena itu peristiwa ini perlu dipublikasikan / dipromosikan. Sehubungan dengan masa transisi perubahan pengelolaan manajemen hotel dan segala atributnya, maka kegiatan promosi tersebut dapat dilakukan mulai tahun 2008 hingga 2010 nanti melalui beberapa event yang akan diselenggarakan tiap tahunnya.

Keyword : hotel, anniversary

Sumber : http://repository.petra.ac.id/4100/

How Indonesian trainees deal with the culture shock toward the Dutch culture in Golden Tulip Schiphol

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SOEGIANTO;, ERIC

Every nation has its own culture, which influences the way of how they live their life everyday. Problems start to occur when certain people with certain culture meet with different cultures. These problems are well known as Culture Shock. It can cover, not just the way of living, but also the way of working. This is what Petra Christian University students batch 2000 – 2001 are experiencing at present. Within the writers? final year of study, the writers have the opportunity to have a traineeship at Golden Tulip Schiphol, Holland.

Keyword : hotel, management, personnel, golden tulip schiphol, training

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1976/

Pemodelan bangkitan/tarikan pergerakan pada beberapa hotel terpilih di Surabaya

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : YUSFITA, FITHRES

Penyediaan fasilitas parkir untuk hotel sangat penting untuk mendukung pelayanan hotel. Kajian tentang keperluan parkir untuk hotel, khususnya hotel berbintang 3 dan 4 di Surabaya telah dicoba dilakukan, dengan meneliti perpakiran di 10 hotel terpilih. Survei dilakukan dengan mencatat plat nomor kendaraan, okupansi kendaraan, dan proporsi pengunjung hotel pada saat ada kegiatan khusus (event) dan tidak ada kegiatan khusus (biasa). Untuk mendapatkan model persamaan matematis terbaik dilakukan dengan metode Pearson Correlation, Stepwise Regression, dan Linear Regression. Hasil analisa menunjukkan bahwa model terbaik regresi linear berganda untuk sepeda motor (biasa) adalah Log(yl) = 0.447 + 0.547 log (x2) + 0.360 log(x4(i)), sepeda motor (event) adalah Log(yl) = 1.10 + 0.645 log(x4(b)) + 0.352 log(x4(c)), mobil pribadi (biasa) adalah Log(y2) = 1.17 + 0.0311 xl + 0.00222 x2, mobil pribadi (event) adalah Log(y2) = 1.72 + 0.00806 xl + 0.0333 x4(e). Model matematis terbaik regresi linear sederhana adalah untuk sepeda motor (biasa) adalah Log(yl) = 1.33 + 0.00563 x2, sepeda motor (event) adalah Log(yl) = 1.19 + 0.794 log(x4(b)), mobil pribadi (biasa) adalah Log(y2) = 1.18 + 0.0408 xl, mobil pribadi (event) adalah Log(y2) = 1.02 + 0.710 log (xl). Dimana xl adalah jumlah pengunjung, x2 adalah juinlah karyawan yang hadir, x4(b) adalah luas ruang karyawan, x4(c) adalah luas ruang mesin, gudang dan alat-alat, x4(e) adalah luas raung yang disewakan, x4(i) adalah luas lahan parkir, x4(l) adalah luas total lahan, dan x7 adalah okupansi hotel.

Keyword : parking, hotel, trip generation

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2474/

Older Posts »

The Silver is the New Black Theme. Blog at WordPress.com.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 46 other followers