Kumpulan Skripsi & Artikel Jurnal Ilmiah

2009

Studi penggunaan batuan Kutai Kertanegara sebagai bahan perkerasan jalan

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : NATALIANSYAH, EMMANUEL

Agregat yang digunakan pada penelitian ini adalah batu yang didapat dari penambangan di daerah Muara Muntai, Kalimantan Timur. Dengan tingkat kekerasan yang cukup besar sehingga memungkinkan untuk diteliti kekuatan agregat tersebut terhadap pembebanan yang timbul akibat adanya arus kendaraan melalui beberapa percobaan agregat, aspal, Marshall. Dari hasil percobaan diketahui bahwa agregat tersebut dapat digunakan sebagai bahan perkerasan jalan dengan melihat hasil-hasil penelitian yang telah dilakukan seperti Marshall Test dengan kadar aspal optimum 5,65%, Marshall Immersion dengan nilai indeks perendaman sebesar 92.72% dari stabilitas semula

Keyword : granule gradation, aggregate, asphalt cement, marshall, mix design, aggregate quality

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1003/

Studi penggunaan batu pecah dan batu sendimen di Kalimantan Selatan sebagai bahan perkerasan lapisan permukaan jalan raya

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : GUNAWAN, HENCE

Selama ini pembuatan jalan raya di daerah Kalimantan Selatan masih sering menggunakan batuan yang berasal dari pulau Sulawesi, padahal kebutuhan akan agregat untuk jalan raya tetap diperlukan. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti kemungkinan pengunaan batu-batuan di Kalimantan Selatan untuk digunakan sebagai agregat didalam pembuatan lapisan permukaan dari perkerasan jalan raya. Penelitian dilakukan di laboratorium dengan melakukan penelitian terhadap penggunakan agregat dengan campuran aspal beton dengan campuran type I, III, IX, X dan XI berdasarkan persyaratan yang ada dalam SKBI.2.4.26.1987. Hasil penelitian terhadap pemeriksaan agregat menunjukan bahwa agregat batu pecah dapat digunakan sebagai bahan agregat untuk lapisan permukaan, dengan nilai abrasi 27.53%, dan nilai penyerapan adalah 2.29%. Untuk agregat batuan sedimen (mudstone) (Wibowo,1999) harus dilakukan pencampuran dengan batu pecah, dengan perbandingan 50% batu pecah dengan 50% sedimen (mudstone) sehingga hasil abrasinya sebesar 38.31% memenuhi persyaratan tes abrasi untuk digunakan sebagai lapisan atas dari perkerasan jalan. Hasil dari mix design menunjukan dari beberapa campuran Asphalt Concrete (AC) , AC tipe 10 memberikan nilai aspal optimum paling kecil yaitu 5.9 %.

Keyword : crushed stone, sediment stone, mudstone, mix design

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3408/

Agregat lokal Minahasa Sulawesi Utara sebagai bahan perkerasan lapisan permukaan jalan raya

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SULTAN, BUDY

Kerusakan jalan raya sering terjadi akibat dari karakteristik beban lalu-lintas yang semakin meningkat, mengakibatkan persediaan bahan agregat lokal Minahasa (Sulawesi Utara) sebagai bahan lapisan perkerasan permukaan jalan raya semakin berkurang. Untuk mengatasi masalah tersebut perlu dilakukan suatu penelitian agregat lokal Minahasa untuk pembuatan campuran perkerasan lapisan permukaan jalan raya, dimana metode pencampuran aspal menggunakan cara Asphalt Concrete (AC) yang sesuai dengan sepesifikasi AASHTO 1986, ASTM 1989, dan Bina Marga 1987. Penelitian dilakukan di laboratorium dengan melakukan pengujian terhadap agregat kasar dan halus lokal Minahasa. Dalam campuran Asphalt Concrete (AC) type I, III, IX, X dan XI mengunakan aspal pertamina penetrasi 60-70 dan agregat lokal Minahasa. Hasil pengujian menunjukan bahwa agregat kasar mempunyai nilai penyerapan (absorption) sebesar 0,846% membuat batu ini dalam pemakaiannya dapat menghemat aspal, dibandingkan dengan nilai absorption agregat halus sebesar 2,234% membuat boros dalam pemakaian aspal. Dalam perhitungan mix design, semua tipe campuran tidak dapat memenuhi spesifikasi peraturan yang ada sehingga perlu ditambahkan filler. Hasil mix design menunjukan penggunaan agregat ini dalam campuran mengunakan banyak aspal, dilihat dari kadar optimum aspal untuk masing-masing tipe campuran sebesar ?6.5% dari kadar maximum 7 %.

Keyword : local aggregate, examination of course aggregate and smooth aggregate, mix design

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3420/

Perbandingan kuat tekan terhadap biaya dari self compacting concrete dengan kombinasi fly ash, silika fume, ground granulated blast furnace slag sebagai binder dan abu batu sebagai pengganti …

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SATWIKA;, IKA

Untuk membuat beton dengan mutu yang tinggi dan juga dapat memadat sendiri mengharuskan pengurangan faktor air semen (W/C ratio) dan terus meningkatkan isi bahan pengikat atau binder. Ada tujuh komposisi binder yang digunakan dalam penelitian ini: mix design 1 menggunakan fly ash sebesar 20%, mix design 2 menggunakan silica fume sebesar 5%, mix design 3 menggunakan fly ash 20% dan silica fume 5% , mix design 4 menggunakan GGBFS sebesar 25%, mix design 5 menggunakan GGBFS sebesar 30%, mix design 6 menggunakan GGBFS 25% dan silica fume 5% dan mix design 7 menggunakan 100% semen sebagai pembanding. Hasil penelitian menunjukan bahwa peningkatan kuat tekan yang paling tinggi di alami mix design 3 namun pada umur 64 hari terjadi penurunan. Mix design 1 menunjukan peningkatan kuat tekan yang tinggi dan stabil, merupakan hasil yang terbaik pada percobaan kuat tekan. L-Shaped box test menunjukan bahwa mix design 6 memberikan hasil yang terbaik yaitu FL 40 dicapai dalam waktu 3 detik dan FL Maksimum dicapai dalam waktu 5,35 detik. Untuk hasil slump flow test menujukan bahwa mix design 3 memberikan hasil yang terbaik, SF 50 dicapai dalam waktu 3,33 detik dan SF Maksimum 70 cm. Dari analisa biaya beberapa mix design diperoleh mix design yang mempunyai biaya termurah yaitu mix design 5.

Keyword : compacting, concrete, binder, mix design, compressive, strength, slump flow, shaped box, cost analysis

Sumber : http://repository.petra.ac.id/4756/

The Silver is the New Black Theme. Blog at WordPress.com.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 45 other followers