Kumpulan Skripsi & Artikel Jurnal Ilmiah

2009

Faktor-faktor yang mempengaruhi nilai jual objek pajak tambak udang

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : ONGKOWIDJOJO, FELIANY

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya peran pajak yang sangat penting dalam melaksanakan kebijakan negara dalam bidang ekonomi dan sosial, dan untuk mencapai tujuan tertentu dalam bidang keuangan. Dari berbagai macam pajak yang ada, Pajak Bumi dan Bangunan memiliki kontribusi dana yang sangat besar bagi pembangunan nasional, maka perlu diperhatikan pengenaan obyek pajaknya secara khusus. Penelitian ini difokuskan pada tambak udang di Probolinggo sebagai obyek pajaknya, sehingga masalah yang dapat dirumuskan adalah: apakah faktor perairan laut, emplasemen, bangunan secara bersama-sama mempengaruhi penentuan Nilai Jual Obyek Pajak terhadap tambak udang di Probolinggo. Jenis data yang dikumpulkan adalah data kuantitatif yang berisikan luas perairan laut, emplasemen, bangunan, dan data yang ditetapkan oleh Menteri Keuangan mengenai Klasifikasi Penggolongan dan Ketentuan Nilai Jual Bumi dan Bangunan. Sumber data dari intern perusahaan dan kantor PBB di Probolinggo, yang dikumpulkan dengan survei, wawancara, dan dokumentasi dibuat menjadi Rekapitulasi Data. Unit analisis yang digunakan adalah tambak udang di Probolinggo. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa faktor-faktor luas perairan laut, luas emplasemen, dan luas bangunan secara bersama-sama tidak mempengaruhi Nilai Jual Obyek Pajak Ketidaksesuaian antara teori dengan hasil temuan dari penelitian ini adalah tidak dilaporkannya faktor-faktor yang kontribusinya cukup besar dalam penentuan Nilai Jual Obyek Pajak, dan berbagai macam alasan lainnya.

Keyword : tax, accounting, selling value tax object

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2312/

Perlakuan pajak pertambahan nilai bagi PT “X” selaku pabrikan sekaligus toko emas

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : AYU, IDA

Penelitian skripsi ini adalah studi kasus yang dilakukan pada PT “X”, dimana dalam hal ini PT “X” merupakan pabrikan yang sekaligus berfungsi sebagai toko emas. Disini PT “X” harus melakukan pembelian bahan baku berupa emas batangan yang merupakan jenis barang yang tidak dikenakan Pajak Pertambahan Nilai. Dengan demikian PT “X” tidak mempunyai Pajak Masukan atas pembelian bahan baku tersebut yang dapat dijadikan sebagai kredit pajak atas Pajak Keluaran dari penjualan yang dilakukan oleh PT “X”. Untuk itu akan dibahas perhitungan Pajak Pertambahan Nilai yang terutang bagi PT “X”, baik bila PT “X” melakukan pemusatan pada pabrikan, ataupun bila PT “X” tidak melakukan pemusatan, dimana perhitungan Pajak Pertambahan Nilai akan dilakukan sendiri-sendiri, baik oleh pabrikan maupun toko emas. Dari perhitungan yang dilakukan maka akan lebih menguntungkan bila PT “X” melakukan pemusatan pada pabrikan, karena dapat mengurangi jumlah Pajak Pertambahan Nilai yang harus dibayar ke kas negara.

Keyword : value added tax, manufacture, accounting

Sumber : http://repository.petra.ac.id/4898/

Analisis pengendalian biaya kualitas di dalam membantu pengambilan keputusan tentang peningkatan kualitas dan pengaruhnya terhadap profitabilitas PT.”X” di Surabaya

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : PANGESTU, JIMMY

Dengan semakin banyaknya perusahaan sejenis, perusahaan tersebut khususnya PT. “X”, yang bergerak dibidang perakitan dan pembuatan rangka sepeda, dituntut untuk lebih kompetitif agar tetap dapat mempertahankan eksistensinya. Untuk i tu, perusahaan harus mengetahui kelemahan dan kekuatan yang dimilikinya melalui informasi yang diperoleh baik secara formal maupun informal yang cepat, tepat, akurat dan relevan serta berdaya guna untuk digunakan dalam pengambilan putusan dan peningkatan kinerja. Salah satu aspek yang harus diperhatikan adalah meningkatkan daya saing harga dan kualitas, yang dimulai dari pengendalian biaya. Pengendalian biaya yang baik harus ditunjang dengan perencanaan yang baik pula, yang berdampak pada peningkatan keakuratan yang tinggi ini akan menyebabkan perusaham mampu melakukan pengendalian lebih mendalam atas biaya-biaya tersebut, yang pada akhirnya akan mencegah pada Total Quality Control Dalam menciptakan produk berkualitas yang harus dilakukan adalah melaksanakan proses produksi dengan benar sejak pertama kali. Hal ini akan mengakibatkan pengehematan penggunaan sumber daya, yang berarti biaya produksi lebih rendah sehingga harga produk dapat bersaing dan profitabilitas perusahaan meningkatkan. Keadaan ini dapat dicapai melalui pengeluaran sejumlah biaya yang disebut biaya kualitas. besarnya biaya tersebut perlu dikendalikan dan pengeluarannya diarahkan pada usaha pencegahan terbadap terjadinya produk cacat, melalui pelaksanaan program pengendalian biaya kualitas. agar pelaksanaan program tersebut dapat mengklasifikasikan, pengukuran dan penyusunan laporan biaya kualitas secara akurat dan konsisten. Informasi yang diperoleh melalui laporan biaya kualitas dapat digunakan sebagai masukan dalam proses pengembalian putusan peningkatan kualitas dan dapat memotivasi pihak manajemen untuk mengendalikan biaya kualitas. Dari hasil penelitian, perusahan sudah melaksanakan pengendalian biaya kualitas tetapi masih digabung dengan pengendalian biaya produksi sehingga informasi yang diperoleh kurang akurat. Oleh karena itu, perusahaan diharapkan dapat melaksanakan pengukuran dan pengendalian biaya kualitas dengan baik, yang pelaksanaannya diarahkan untuk mencapai target 2,5 % dari defect. Pada saat itu, biaya kualitas yang terjadi hanya prevention cost dan appraisal cost karena zero defect berarti meniadakan failure cost meningkatkan profitabilitas perusahaan.

Keyword : cost, accounting, profitabilitas

Penerapan dan evaluasi perhitungan pajak penghasilan dan pajak pertambahan nilai dalam kaitannya dengan metode transfer pricing

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SUSILO, FEBY

Dalam menghadapi persaingan di era globalisasi ini, perusahaan melakukan pengembangan pasar untuk meningkatkan permintaan pasar. Salah satu cara bagi perusahaan untuk meningkatkan permintaan pasar dengan mendirikan anak perusahaan, lembaga penunjang yang berguna untuk pendukung dalam bisnis PT.”X”. Dalam kegiatannya, PT.”X” melakukan transaksi baik kepada pihak yang mempunyai hubungan istimewa maupun kepada pihak yang tidak mempunyai hubungan istimewa. Perlakuan istimewa terhadap pihak yang mempunyai hubungan istimewa dapat menimbulkan adanya transaksi transfer pricing yang tidak wajar. Oleh karena itu perlu dilakukan koreksi fiskal pajak penghasilan dan pajak pertambahan nilai terhadap harga transfer pricing yang tidak wajar. Metode yang dilakukan untuk menilai kewajaran transaksi transfer pricing oleh PT.”X” adalah metode Comparable Uncontrolled Price. Data yang dipakai dalam penelitian ini adalah perbedaan harga antara pihak yang tidak mempunyai hubungan istimewa dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa. Perlakuan istimewa yang diberikan oleh PT.”X” membawa pengaruh terhadap meningkatnya pajak penghasilan kurang bayar. Selain itu berdampak pula pada kekurangan perusahaan dalam menyetor pajak pertambahan nilai.

Keyword : tax, accounting, transfer pricing

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2369/

Perancangan prototype sistem komputerisasi perhitungan biaya aktivitas plate making berdasarkan metode activity based costing

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SUWIGNYOO, EKA

PT ABC masih menerapkan Traditional Costing dalam menghitung biaya produk, padahal metode Activity Based Costing (ABC ) lebih akurat dan jelas dalam mengidentifikasi maupun mengukur biaya sebuah produk daripada metode tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi aktivitas yang terjadi dalam proses produksi PT ABC, mengetahui cara perhitungan biaya aktivitas, khususnya dalam Plate Making, berdasarkan metode ABC, dan membuat sebuah prototype sistem perhitungan biayanya. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif aplikatif. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Data perhitungan biaya perusahaan dianalisa, kemudian sistem ABC diterapkan, dan prototype sistem perhitungannya dirancang, meliputi desain database, output, input dan prosesnya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa aktivitas yang terlibat antara lain : Production Planning and Inventory Control (PPIC), Plate Making, Assembling, Storing R Maintaining, Machining, Setup, Quality Inspection, dan Material Handling. Cara menghitung biaya aktivitas Plate Making adalah dengan mendapatkan total akumulasi biaya . overhead yang dikonsumsi berdasarkan standar perhitungan komposisi pemakaian aktivitas terhadap biaya overhead yang timbul (alokasi_1). Hasil akumulasi ini akan dialokasikan kepada setiap produk yang dihasilkan berdasarkan jumlah production. run yang dilakukannya (alokasi_2). Perancangan prototype sistem perhitungan ini menggunakan Visual Basic versi 6.0 dengan database Microsoft Access.

Keyword : cost, accounting, data, prcessing, computer, programm, method, activity, based, visual basic, plate making

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1986/

Faktor-faktor yang mempengaruhi perusahaan-perusahaan manufaktur di Surabaya dalam pembelian software akuntansi

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : HALIM, RUDY

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perusahaan manufaktur dalam memutuskan untuk membeli software akuntansi. Untuk memecahkan masalah tersebut, teknik analisis yang digunakan adalah analisis model regresi linier berganda dengan menggunakan alat bantu software SPSS versi 10 Penelitian ini membuktikan bahwa faktor price, performance, stability, flexibility, implementation, customization and vendor support secara bersama-sama berpengaruh terhadap keputusan pembelian software. Dari hasil uji secara parsial yang dilakukan terbukti faktor price memiliki pengaruh yang tidak signitikan terhadap keputusan pembelian software akuntansi, sedangkan faktor yang paling dominan pengaruhnya terhadap pembelian software akuntansi adalah vendor support.

Keyword : accounting, manufacture, software, surabaya

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3194/

Penerapan PSAK No. 52 pada PT. Nusa Sastratara Utama di Surabaya

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : OKTIN, YENNY

Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap US$ yang relatif cepat, berakibat tidak baik bagi prusahaan yang mata uang fungsionalnya berbeda dengan mata uang pelaporannya. Laporan keuangan akan relevan bila disajikan menurut mata uang fungsionalnya. Mata uang fungsional yang dimiliki oleh badan usaha tidak harus selalu dalam rupiah. Misalnya, US$. Apabila badan usaha akan memakai mata uang fungsional untuk menyusun Laporan keuangan, badan usaha tersebut harus mengubah Laporan Keuangan sesuai dengan mata uang fungsional yang baru. Skripsi ini merupakan penelitian deskriptif aplikasi dengan menggunakan data kuantitatif. Sedangkan sumber data merupakan data internal yaitu dari PT. Nusa Sastratara Utama di Surabaya. Data yang diperoleh yaitu Laporan Keuangan tahun 1997 dan 1996. Dari hasil penelitian yang diperoleh ternyata menunjukkan bahwa penggunaan mata uang fungsional sebagai mata uang pelaporan akan lebih menguntungkan. Karena Laporan Keuangan yang nampak akan mencerminkan kinerja yang sesungguhnya dan dapat diperbandingkan dengan periode sebelumnya. Serta yang lebih penting bahwa pihak perusahaan tidak akan merasa dirugikan dengan adanya kerugian dari transaksi selisih kurs.

Keyword : accounting, functional currency, statement currency, financial

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2313/

Perencanaan perpajakan sebagai upaya untuk meminimalkan jumlah pajak terutang bagi wajib pajak badan PT. Temprina Media Grafika di Surabaya

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : YOSEFA, MARIA

Penghasilan pemerintah dari sektor pajak dari tahun ketahun selalu ditingkatkan. Hal ini dilakukan oleh pemerintah karena pendapatan dari sektor perpajakan merupakan sumber penerimaan dalam negeri yang bersifat stabil dan dinamis. Tetapi dalam keadaan ekonomi seperti sekarang ini yang tidak stabil membuat pengusaha mengalami kesulitan untuk memaksimalkan pendapatannya sedangkan dilain pihak pemerintah berusaha untuk meningkatkan pendapatannya dari sektor pajak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi dan cara legal apa saja yang dapat diterapkan oleh Wajib Pajak Badan, sebagai upaya untuk meminimalkan jumlah pajak terutang. Dan strategi yang diterapkan adalah dengan menggunakan Tax Planning pada kebijaksanaan perusahaan dalam pengolahan laporan keuangannya. Metode penelitian yang digunakan pada skripsi ini adalah penelitian deskriptif pada PT. Temprina Media Grafika di Surabaya. Data-data yang diperlukan untuk penulisan skripsi ini adalah data kuantitatif yang berupa dokumen laporan keuangan,yang sumber datanya berasal dari data internal perusahaan yaitu dari pihak intern perusahaan dalam hal ini Manajer Keuangan. Penulis juga memperoleh data-data dari berbagai literatur yang berkaitan dengan penulisan skripsi ini. Penelitian ini membuktikan bahwa penggunaan Tax Planning dalam perusahaan akan sangat membantu dalam upaya meminimalkan jumlah pajak terutang oleh Wajib Pajak Badan secara legal. Hal ini dapat dilihat pada adanya penghematan pajak sebesar Rp. 253,539,967,-

Keyword : tax payers, tax planning, accounting

Sumber : http://repository.petra.ac.id/4911/

Analisis perbandingan antara Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP) dengan Program Pensiun Manfaat Pasti (PPMP) dari sudut pandang pemberi kerja dan peserta pada dana pensiun Sampoerna Surabaya

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : WIJAYA, FEBRIANTI

Penelitian atas skripsi yang berjudul “Analisis Perbandingan Antara Program pensiun Iuran Pasti (PPIP) Dengan Program Pensiun Manfaat Pasti (PPMP) Dari Sudut Pandang Pemberi Kerja dan Peserta Pada Dana Pensiun Sampoerna Surabaya” ini dilakukan di Dana pensiun Sampoerna, Jalan Raya jemursari 78 Surabaya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan dari kedua jenis program pensiun, yaitu Program Pensiun Iuran Pasti dan Program Pensiun Manfaat Pasti, nama yang lebih menguntungkan bagi pemberi kerja dan bagi peserta. Berdasarkan hasil pembahasan yang dilakukan menunjukkan bahwa Program Pensiun Iuran Pasti Lebih menguntungkan bagi pemberi kerja karena perusahaan tidak perlu menutupi kekurangan dana apabila dana yang akan digunakan untuk membayar manfaat pensiun yang jatuh tempo kurang dari jumlah yang seharusnya dibayarkan kepada peserta,resiko kegagalan investasi ditanggung oleh peserta yang mengikuti program pensiun, besarnya Iuran yang harus dibayar oleh pemberi kerja kepada Dana Pensiun atas nama masing-masing peserta tergantung pada kemampuan awal pendirian Dana pensiun, dan masa kerja karyawan sebelum program pensiun dijalankan tidak diperhitungkan dalam pembayaran manfaat pensiun. Sedangkan dari sudut pandang peserta, Program Pensiun manfaat Pasti lebih menguntungkan karena peserta tahu besarnya manfaat pensiun yang akan diterima. Berdasarkan hasil tersebut di atas, penulis menyarankan kepada Dana Pensiun Sampoerna untuk mempertimbangkan penerapan Program Pensiun Iuran Pasti karena lebih menguntungkan.

Keyword : accounting, pension, sampoerna

Penerapan target costing untuk membuat keputusan memasuki pasar baru: studi kasus pada CV. XYZ

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : HELEN, KHOE

Studi kasus ini dilakukan pada CV. XYZ yang berada di Jawa Tengah. Perusahaan ini sudah mengembangkan usaha bantal guling bayinya selama empat tahun dan sudah dapat menguasai pasar di Jawa Tengah. Saat ini perusahaan ingin mengembangkan pasarnya hingga sampai ke Jawa Barat dan Jawa Timur. Sedangkan tujuan dari studi ini adalah untuk memberikan berbagai alternatif penentuan biaya yang dapat membantu perusahaan dalam membuat keputusan memasuki pasar baru di Jawa Barat. Metode yang digunakan dalam studi ini adalah metode target costing. Metode ini merupakan metode yang menentukan biaya pada tahap perencanaan dan berdasarkan keinginan konsumen mulai dari harga, kualitas dan desainnya, sehingga proses produksi yang dilakukan dapat benar-benar efisien dan terencana. Studi kasus ini membuktikan bahwa dengan metode target costing perusahaan dapat memasuki pasar di Jawa Barat dengan harga Rp 85.000,-/lusin dengan memberikan berbagai alternatif penentuan biaya yang sesuai dengan permintaan konsumen di Jawa Barat tersebut. Alternatif terbaiknya adalah alternatif ketiga pada skenario C dengan laba yang diperoleh sebesar 18,78% yang juga sudah mendekati laba yang diinginkan perusahaan.

Keyword : cost, accounting, managerial, target costing

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2370/

Older Posts »

Create a free website or blog at WordPress.com.