Kumpulan Skripsi & Artikel Jurnal Ilmiah

2009

Penerapan manajemen persediaan dengan metode economic order quantity untuk meningkatkan efisiensi biaya persediaan pada UD “Dita Motor”

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : JAQUAR, STEVEN

Penulisan Skripsi ini dilakukan pada UD “Dita Motor” Sebagai Obyek penelitian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mencapai efisiensi biaya untuk menghemat biaya yang di keluarkan serta menjaga persediaan agar persediaan tidak sampai kelebihan, kehabisan, hilang atau pun rusak. Data yang di pergunakan pada penelitian ini berasal dari internal perusahaan. Hasil yang didapat pada penelitian ini adalah bahwa dengan penerapan Economic Order Quantity (EOQ) dengan Fixed-Order Quantity Model perusahaan dapat melakukan penghematan biaya sebesar 8% dari total biaya penyimpanan dan pemesanan. Selain hasil kuantitatif berupa penghematan sebesar 8% perusahaan juga mendapat hasil kualitatif yaitu dengan adanya EOQ dapat membantu perusahaan untuk menentukan berapa pesanan barang terhadap supplier, dengan ROP dapat membantu perusahaan untuk menentukan waktu yang tepat untuk melakukan pemesanan barang kembali. Mengingat jumlah persediaan perusahaan yang begitu banyak maka sebaiknya perusahaan juga menerapkan ABC Inventory Planning agar bisa menitik beratkan operasi perusahaan pada barang-barang yang dianggap memiliki nilai uang yang besar. Menurut hasil penelitian ABC Inventory sistem yang diterapkan pada perusahaan yang bersangkutan menghasilkan beberapa saran yaitu: untuk barang tipe A, sebaik nya menggunakan Economic Order Quantity (EOQ) dengan Fixed-Order Quantity Model.

Keyword : economic order quantity, inventory, efficiency, materials management, accounting

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2259/

Perancangan dan implementasi sistem informasi akuntasni bagian penjualan dan pembelian pada UD. Setia Jaya

Author : SETIAWAN, ROY

Kegiatan operasional UD Setia Jaya adalah penjualan suku cadang kendaraan bermotor yang selama ini dilakukan secara tradisional, artinya belum memiliki alur data dan dokumen akuntansi yang memadai, sehingga secara tidak langsung dapat merugikan, seperti misalnya ketidakakuratan data dan hilangnya data karena hanya melakukan pencatatan uang masuk dan keluar saja. Untuk itu, perlu dirancang sebuah tatanan sistem infomasi akuntansi yang diharapkan dapat membantu aktivitas operasional, yaitu aplikasi yang akan membantu prosedur pencatatan transaksi penjualan dan pembelian, mulai dari jurnal, buku besar, buku pembantu, neraca saldo, dan laporan laba rugi. Karena penyusun membahas subsistem penjualan dan pembelian saja, maka subsistem penjualan dan pembelian oleh penyusun dianggap sebagai suatu sistem. . Proyek ini akan memberikan pelayanan yang maksimal terhadap kebutuhan perusahaan dengan menyediakan informasi akuntansi yang akurat, khususnya dalam kegiatan pencatatan transaksi yang terjadi, sehingga kegiatan operasional terarah dalam mencapai tujuan perusahaan.

Keyword : accounting, information system, transaction recording, selling, purchasing, journal, general ledger, trial balance, income statement, database, management, design, computer programs

Sumber : http://repository.petra.ac.id/4220/

Pengakuan pendapatan dan beban menurut undang-undang perpajakan no. 10 tahun 1994 dalam rangka penyusunan laporan keuangan fiskal pada PT. Miraitech Cipta Machinery di Surabaya

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : , ANNI

PT. Miraitech Cipta Machinery, Surabaya adalah perusahaan industri yang bergerak dibidang pengolahan kayu dan berlokasi di jalan Tambak Oso Wilangon. Perusahaan diberikan kepercayaan untuk menghitung, memotong, menyetorkan pajak penghasilan perusahaan sehingga perusahaan harus benar-benar mengerti dan memahami UU no 10 tahun 1994 yaitu tentang Pajak Penghasilan. Perusahaan harus membuat laporan keuangan fiskal sebagai lampiran pengisian SPT PPh. Jenis penelitian yang digunakan adalah data kuantitatif yaitu berupa okumen, angka-angka yang terdapat dalam laporan keuangan serta data kualitatif yaitu data-data berupa cacatan perusahaan seperti gambaran umum perusahaan atau sejarah perusahaan. Sumber data diambil dari sumber internal yaitu melalui wawancara langsung dengan direktur serta dari data perusahaan yang ada. Berdasarkan Perhitungan Pajak Penghasilan perusahaan yaitu dalam hal pengakuan pendapatan dan beban. Pendapatan yang dimasukkan harus benar-benar merupakan obyek pajak penghasilan dan biaya-biaya yang dikeluarkan perusahaan merupakan biaya yang sesuai dengan undang-undang no 10 tahun 1994 pasal 6. Oleh karena itu perusahaan tetap menyusun laporan keuangan yang ditujukan kepada pihak luar selain pajak dengan menggunakan pedoman SAK seperti yang selama ini yang dilakukan perusahan. Sedangkan untuk melaporkan dan membayar pajak maka dapat diserahkan laporan keuangan komersial dengan menyertakan koreksi fiskal sehingga tidak menimbulkan kesalahan. Hasil pembahasan memberikan kesimpulan bahwa agar badan usaha dapat memberikan informasi yang sama atas laporan keuangannya kepada para pemakainya serta dapat memenuhi prinsip konsistensi dalam penyajian laporan keuangan, maka laporan keuangan tersebut disusun dengan tetap berdasarkan pada Standart Akuntansi Keuangan (SAK), sedangkan untuk keperluan perhitungan pajak penghasilan terutang diadakan koreksi fiskal atas laba sebelum kena pajak, mengenai pengaruh perbedaan waktu dan perbedaan tetap. Selain laporan keuangan juga dijelaskan mengenai metode penyusutan aktiva tetap yang dipakai, sehingga diperoleh laporan keuangan yang lengkap, benar serta relevan sesuai dengan kondisi badan usaha.

Keyword : tax, accounting, miraitech cipta machinery, fiskal

Penghitungan pajak penghasilan atas jasa konstruksi

Filed under: Uncategorized — Tags: , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : INDRASUBRATA, GINA

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara penghitungan Pajak Penghasilan baik untuk pengusaha golongan kecil maupun pengusaha golongan menengah dan besar khususnya bagi pengusaha dibidang jasa konstruksi. Hal ini sesuai dengan KMK no 559/KMK.04/2000, serta Keputusan Dirjen Pajak no Kep-176/PJ./2000 yang terakhir diubah dengan Keputusan Dirjen Pajak no Kep-96/PJ./2001 Metode yang digunakan yaitu penghitungan pajak final untuk pengusaha yang kemampuan pengadaan sampai dengan Rp 1 miliar (kualifikasi K1, K2 dan K3) dan penghitungan pajak tidak final untuk pengusaha yang kemampuan pengadaan diatas Rp 1 miliar (kualifikasi M1, M2 dan B). Penelitian selanjutnya menyangkut penghitungan tarif pajak penghasilan final dan pajak penghasolan tidak final yang penulis bandingkan untuk mengetahui tarif yang seimbang serta adil baik untuk fiskus, perusahaan klasifikasi kecil, menengah dan besar.

Keyword : tax, accounting

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2351/

Analisa dan rancang sistem informasi akuntansi terkomputerisasi atas siklus pendapatan pada PT “X”

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : , SANY

Tujuan penelitian ini adalah mengumpulkan data dan informasi mengenai sistem sistem informasi akuntansi atas siklus pendapatan manual dan merancang sistem informasi akuntansi terkomputerisasi atas siklus pendapatan pada PT “X”. Sistem informasi akuntansi atas siklus pendapatan pada perusahaan masih manual, dimana untuk memproses suatu pesanan pelanggan memerlukan waktu yang lama. Sementara itu pencatatan data dilakukan berkali-kali secara manual sehingga berpotensi terjadi human error. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan rancangan penelitian berupa studi kasus dengan menggunakan data kualitatif. Unit analisis data dalam penelitian ini adalah sistem informasi akuntansi manual atas siklus pendapatan pada PT “X”. Penelitian ini menghasilkan desain output, database dan input. Laporan yang akan dihasilkan yaitu Laporan Penjualan Berdasarkan Pelanggan, Laporan Penjualan Berdasarkan Barang, Laporan Penerimaan Uang Muka, Laporan Pelunasan Piutang Pelanggan, Laporan Piutang Pelanggan, dan Customer Monthly Statement. Diharapkan dengan menerapkan sistem informasi akuntansi terkomputerisasi atas siklus pendapatan kesalahan akibat human error dapat dikurangi karena penginputan dan pemrosesan data dilakukan secara terkomputerisasi dengan menerapkan pengendalian aplikasi, sehingga perusahaan dapat memberikan pelayanan yang lebih cepat kepada pelanggan serta tersedianya laporan yang dibutuhkan tepat waktu dan akurat.

Keyword : accounting, Information system, human error, auditing

Sumber : http://repository.petra.ac.id/4944/

Evaluasi general control atas penerapan electronic data processing pada sistem informasi akuntansi front office Radison Plaza Suite Hotel Surabaya

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : NOVIANA, ILI

Radisson Plaza Suite Hotel Surabaya merupakan salah satu badan usaha yang bergerak dibidang hospitality industry yang dalam kegiatan operasionalnya menerapkan electronic data processing. Sehubungan dengan hal tersebut, penulis tertarik untuk mengetahui apakah general controls atas penerapan electronic data processing pada sistem akuntansi front office Radisson Plaza Suite Hotel Surabaya telah memadai. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengevaluasi apakah general controls atas penerapan electronic data processing pada sistem informasi akuntansi front office Radisson Plaza Suite Hotel Surabaya telah memadai. Jenis penelitian yang dilakukan oleh penulis adalah penelitian deskriptif berupa studi kasus. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif dan sumber datanya adalah sumber internal. Metode pengumpulan data yang dilakukan oleh penulis adalah studi kepustakaan dan studi lapangan dengan menggunakan tiga cara, yaitu obeservasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang dilakukan oleh penulis adalah analisis kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa general controls atas penerapan electronic data processing pada sistem informasi akuntansi front office Radisson Plaza suite Hotel Surabaya kurang memadai.

Keyword : electronic, data, computer programs, accounting, radison, hotel, surabaya

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1539/

Dampak perubahan harga terhadap informasi yang terdapat pada laporan keuangan yang tersaji berbasis harga perolehan

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : GIDEON, FRANS

Penelitian ini bertujuan untuk memberi gambaran mengenai laporan keuangan yang disusun menurut perubahan tingkat harga (umum dan khusus), serta juga dampak dari laporan keuangan tersebut terhadap rasio keuangan perusahaan. Hal ini dilakukan dengan mengadakan analisis antara laporan keuangan sebelum dan sesudah disesuaikan dengan perubahan tingkat harga, serta rasio keuangannya. Melalui penelitian ini, maka dapat disimpulkan 2 (dua) hal, Pertama peningkatan pada saldo laba ditahan (rugi bersih) atau rugi bersih yang disajikan dalam laporan keuangan berbasis harga perolehan menjadi overstatement , Kedua disimpulkan dari berbagai perubahan rasio keuangan perusahaan setelah adanya penyesuaian perubahan harga dan manfaat yang didapat antara lain: Liquidity ratio dan activity ratio, maupun profitability ratio, hampir tidak terdapat perubahan dan meskipun terdapat perubahan dianggap tidak terlalu signifikan sehingga dianggap ada yang bermanfaat dan ada yang kurang bermanfaat oleh pihak-pihak yang berkepentingan terhadap masing- masing rasio tersebut (seperti: Manajemen, Investor). Sedangkan Debt ratio, terdapat perubahan, ada yang sedang atau cukup besar. Sehingga dianggap bermanfaat untuk kepentingan investasi.

Keyword : accounting, financial statement, changes in price levels, general price level, special price level

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2381/

Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan metode penyusutan

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : , MULYATINI

Penelitian ini bertujuan untuk mencari faktor- faktor yang mempengaruhi pemilihan metode penyusutan oleh perusahaan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini penelitian deskriptif. Sumber data yang dikumpulkan berupa hasil wawancara yang dilakukan dengan pihak Akuntan Internal perusahaan. Dari hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa metode penyusutan yang paling banyak dipakai oleh perusahaan adalah metode penyusutan garis lurus (straight line method). Faktor utama yang mempengaruhi perusahaan dalam pemilihan metode penyusutan ini adalah faktor kemudahan atau kepraktisan.

Keyword : tax, accounting, depreciation method, descriptive study, interview result, straight line method

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2300/

Perancangan sistem informasi akuntansi atas siklus pengeluaran pada PT. Saptawahana Mulia Gresik

Filed under: Uncategorized — Tags: , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : WIDJAJA, RACHMAT

Agar aktivitas-aktivitas dalam siklus pengeluaran dapat mendukung dan dikendalikan sesuai dengan tujuan dan sasaran yang ingin dicapai badan usaha, maka struktur pengendalian intern yang memadai perlu diciptakan dalam penerapan sistem informasi akuntansi yang sesuai dengan kebutuhan yang ada. Struktur pengendalian intern yang memadai akan menghasilkan informasi yang relevan, tepat waktu, lengkap dan benar, serta dapat melindungi badan usaha dari kecurangan atau kerugian lainnya. Sehubungan dengan itu, masalah yang diangkat penulis dalam penelitian ini adalah bagaimana perancangan sistem informasi akuntansi manual atas siklus pengeluaran PT. Saptawahan Mulia agar dapat menciptakan pengendalian intern yang baik. Penulis melakukan penelitian dengan jenis penelitian deskriptif berupa studi kasus dengan obyek penelitian pada PT. Saptawahan Mulia. Jenis data yang digunakan adalah data kualitatif dan sumber data yang digunakan adalah data internal. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah penelitian pendahuluan, studi lapangan, dan studi kepustakaan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif. Analisis dan pembahasan yang dilakukan penulis meliputi:struktur organisasi dan job description, prosedur manual, dan formulir yang terkait dengan pengeluaran kas untuk pembelian tunai, pembayaran hutang, dan pembayaran gaji. Berdasarkan analisis dan pembahasan tersebut, diketahui bahwa ada beberapa kelemahan pada penerapan sistem informasi akuntansi manual atas siklus pengeluaran. Sehingga ada beberapa bagian dalam struktur organisasi, job description, formulir serta prosedur yang dipakai perlu dirancang kembali dengan lebih memperhatikan pengendalian intern.

Keyword : accounting, saptawahana mulia gresik

Sumber : http://repository.petra.ac.id/4779/

Tinjauan relevansi aktiva tetap menurut pajak serta pengaruhnya terhadap laba kena pajak perusahaan “X”

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : APRIYANTI, SUSY

PT “X” adalah perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang industri karpet. Sejak masa berdirinya hingga saat ini PT “X” telah memiliki aktiva tetap berupa tanah, bangunan , mesin dan peralatan, kendaraan serta inventaris dan instalasi yang telah menjadi faktor pendukung dalam operasi perusahaan. Dikarenakan krisi ekonomi yang melanda Indonesia akhir-akhir ini aktiva tetap tersebut dirasakan perlu untuk direvaluasi atau dilakukan penilaian kembali guna kewajaran penyajian laporan keuangan terutama dalam kaitannnya dengan biaya-biaya yang timbul akibat penggunaan aktiva dengan penghasilan. Dari sini penulis merumuskan permasalahan: Bagaimana PT “X” melakukan revaluasi aktiva tetap serta bagaimana pengaruhnya terhadap laba kena pajak perusahaan. Aktiva tetap yang boleh direvaluasi adalah aktiva tetap yang umurnya paling sedikit lima tahun, masih digunakan dalam operasi perusahaan, serta tidak dimaksudkan untuk dialihkan atau dijual. Sesuai dengan ketentuan yang berlaku dalam Keputusan Menteri Keuangan No.507/KMK.04/1996 tanggal 13 Agustus 1996, tentang Penilaian Kembali Aktiva Tetap Perusahaan, maka aktiva tetap PT “X” memenuhi syarat untuk dinilai kembali dan panilaian dilakukan oleh lembaga penilai yang diakui pemerintah (Appraisal Company). Dalam melakukan revaluasi akan timbul selisih antar nilai pasar wajar aktiva tetap yang direvaluasi dengan nilai bukunya. Selisih ini akan dimasukkan ke dalam neraca perusahaan golongan Modal Sendiri dengan nama perkiraan PPH final sebesar 10% setelah terlebih dahulu dikompensasikan dengna kerugian-kerugian tahun-tahun sebelumnya jika ada. Jenis penelitian yang digunakan penulis adalah penelitian deskriptif dengan tinjauan terhadap landasan teori dengan menggunkan obyek penelitian PT “X”. Jenis data dalam penelitian ini adalah data primer, yang diperoleh langsung dari PT “X” dan data sekunder, yang diperoleh dari sumber-sumber lain. Data-data ini bersifat kualitatif dan kuantitatif. Setelah dilakukan perhitungan estimasi laba kena pajak sebelum dan sesudah dilakukannya revaluasi aktiva tetap, maka hasil akhir analisa penelitian terhadap revaluasi aktiva tetap PT “X” dapat disimpulkan bahwa tindakan revaluasi pada saat tingkat suku bunga tinggi kurang menguntungkan jika dibandingkan keharusan untuk membayar PPh final sebesar 10% atas selisih lebih penilaian kembali aktiva tetap. Penurunan laba kena pajak akan mengakibatkan pajak penghasilan yang harus dibayar PT “X” manjadi berkurang.

Keyword : accounting, aktiva, tax

Older Posts »

Blog at WordPress.com.