Kumpulan Skripsi & Artikel Jurnal Ilmiah

2009

Rekayasa akrual untuk meminimumkan pajak penghasilan wajib pajak orang pribadi

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : FEBRINA, DITA

Penelitian yang mengambil judul “Rekayasa Akrual Untuk Meminimumkan Pajak Penghasilan Wajib Pajak Orang Pribadi” dilatarbelakangi oleh perubahan tarif Wajib Pajak Orang Pribadi yang tertuang dalam Undang-Undang No. 17 tahun 2000 Tentang Pajak Penghasilan, yang mulai berlaku efektif per 1 Januari 2001. Adanya perubahan peraturan perpajakan ini, memberi kemungkinan manajemen melakukan rekayasa akrual untuk meminimumkan pajak penghasilan dengan cara menunda pengakuan laba tahun 2000 dan menggeser laba tersebut ke periode tahun 2001. Data yang digunakan antara lain: laba bersih, jumlah aktiva tetap, perubahan pendapatan dan arus kas operasional. Teknik yang digunakan adalah regresi berganda, uji t dan uji beda rata-rata. Hasil uji t menunjukkan bahwa nilai discretionary accrual tahun 2000 dan 2001 negatif dan tidak signifikan. Hal ini berarti bahwa tidak terdapat rekayasa akrual untuk meminimumkan pajak penghasilan Wajib Pajak Orang Pribadi.

Keyword : tax, accounting, multiple regression, t-test sample and paired of t-test sample

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2303/

Analisa pengaruh biaya kualitas terhadap produktivitas bahan baku dan produktivitas enaga kerja di PT Varia Usaha Jombang

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : DARMAWAN, YOLANDA

Penelitian ini dilakukan di PT Varia Usaha Jombang dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh biaya kualitas terhadap produktivitas bahan baku dan produktivitas tenaga kerja. Analisa ini dilakukan dengan cara menentukan jenis-jenis biaya kualitas yang ada di PT Varia Usaha yang dilanjutkan dengan menyusun laporan biaya kualitas untuk periode tahun 2000, 2001, 2002 dalam bentuk laporan One Year Trend dan Multiple Year Trend, kemudian mengukur produktivitas bahan baku dan tenaga kerja secara parsial. Selanjutnya penulis melakukan uji korelasi dengan menggunakan alat ukur PEARSON. Berdasarkan hasil uj korelasi terdapat korelasi atau hubungan yang negatif antara appraisal cost, failure cost dengan produktivitas bahan baku dan failure cost dengan produktivitas teanga kerja. Penulis juga menemukan bahwa ada korelasi positif antara prevention cost dan appraisal cost dengan produktivitas tenaga kerja.

Keyword : quality cost, productivity, direct material, direct labor, accounting, managerial

Sumber : http://repository.petra.ac.id/4894/

Penerapan metode transfer pricing untuk meningkatkan kinerja manajer divisi pada PT. Weta Nusantara Utama Surabaya

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : , HENNY

Banyak sekali perusahaan dalam usahanya yang berbentuk divisisering mengalami kesulitan di dalam menetapkan harga transfer antar divisinya. Di satu sisi ada divisi yang merasa dirugikan dan di sisi lain mendapat keuntungan lebih sehingga dalam prakteknya masih belum dapat menetapkan harga transfer antara divisinya secara adil. Penetapan harga transfer yang kurang adil ini menyebabkan manajer divisi tidak termotivasi dalam meningkatkan kinerjanya. Dalam keadaan yang seperti ini, penulis mencoba untuk mengadakan analisa dan perbandingan dari berbagai macam metode harga transfer yang ada untuk dipilih metode mana yang paling tepat dan paling adil untuk bisa diterapkan dala perusahaan sesuai dengan kondisi perusahaan saat ini. Dari hasil analisa berbagai metode harga transfer, penulis mengambil kesimpulan bahwa ada satu metode harga transfer yang paling baik yaitu metode harga transfer berdasarkan atas dual tranfer prices. Dengan metode ini, harga transfer yang diterapkan menguntungkan ke dua divisi karena harga transfer ini tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah. Sehingga dengan penggunaan metode tersebut kedua divisi dapat memperoleh laba secara adil sehingga manajer divisi termotivasi untuk meningkatkan labanya yang berarti meigkatkan laba perusahaan secara keseluruhan dan pengukuran kinerja manajer yang didasarkan pada pusat laba dapat terukur secara baik.

Keyword : managerial, accounting, weta nusantara utama, transfer pricing

Penerapan perencanaan pajak pada penghitungan PPh 21 di PT. “X”

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : EKA, RISTANTI

PT. “X” adalah perusahaan yang menghasilkan sepatu terdiri dari sepatu Olah raga, Sepatu aerobik. Perusahaan diharuskan untuk menghitung, menyetorkan pajak penghasilan karyawan dan juga pajak penghasilan badan. Pajak penghasilan karyawan yang ditanggung pemerintah dan perusahaan yang menurut UU No. 17 tahun 2000, beban ini tidak dapat dikurangkan dari laba bruto perusahaan. Untuk itu perusahaan memutuskan menerapkan metode Gross Up dalam perhitungan PPh 21 dan PPh karyawan tidak lagi ditanggung oleh perusahaan Jenis penelitian yang digunakan bersifat aplikasi, yang berupa studi kasus pada suatu perusahaan dan penelitian ini dilakukan untuk membantu perusahaan melihat kemungkinan timbulnya keuntungan yang akan diperoleh atau peningkatan laba melalui penerapan Metode Gross Up. Dalam penelitian ini penerapan Metode Gross Up menghemat PPh Badan sebesar Rp.29.281.789

Keyword : tax, accounting, employee?s income taxes 21, gross up method, company income tax

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2354/

Penerapan just in time pada PT X di Sidoarjo

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : , SELVIA

Penelitian ini dilakukan di PT X yang memproduksi metal furniture. Sistem produksinya sesuai dengan pesanan konsumen. Tujuan dari penelitian ini adalah meminimalkan biaya produksi dan meningkatkan efisiensi waktu untuk mencapai ketepatan waktu pengiriman. Sistem produksi JIT ini diharapkan dapat mengurangi pemborosan waktu dan biaya produksi sehingga dapat meningkatkan laba perusahaan.

Keyword : accounting, just in time, cost

Sumber : http://repository.petra.ac.id/4948/

Penerapan metode pengalokasian biaya bersama di UPPK U.K. Petra (dalam rangka menentukan metode pengalokasian biaya yang relatif tepat di UPPK U.K. Petra)

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : HANNY, ALVIN;

Penelitian berikut membahas tentang pengalokasian biaya bersama di UPPK (Unit Pemeliharaan dan Pelayanan Kampus) Universitas Kristen Petra, dengan menggunakan lima macam metode, yaitu Metode Langsung, Metode Bertahap, Metode Resiprokal, Metode Tarif Ganda, dan Activity-based Costing. Umumnya pengalokasian biaya dilakukan di departemen produksi, tetapi dalam penelitian ini, pengalokasian biaya akan berusaha diterapkan di departernen jasa. Dari hasil simulasi dan pengolahan data serta adanya keterbatasan data, maka metode yang relatif paling tepat untuk diterapkan di UPPK Universitas Kristen Petra adalah metode langsung.

Keyword : management, accounting, corporation, finance, cost

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1594/

Penerapan standard costing dalam rangka mengukur efisiensi biaya produksi pada PT. “X” di Kediri

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : INDAH, ARIANTI

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efisiensi biaya produksi, sehingga dapat memberikan pedoman kepada manajemen berapa biaya produksi yang seharusnya boleh terjadi dalam melaksanakan produksi dengan menerapkan standard costing sebagai perhitungan biayanya. Dengan melakukan perhitungan standard costing, maka akan diketahui apakah efisiensi atas biaya produksi sudah tercapai atau belum. Dari hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan standard costing dalam mengendalikan biaya produksi, efisiensi terhadap biaya produksi dapat tercapai sebesar Rp.4.633.548. Penelitian ini membuktikan bahwa standard costing sangat berperan dalam pengendalian biaya produksi, sehingga diharapkan dengan menggunakan standard costing, manajemen dapat mengendalikan biaya produksi yang terjadi di perusahaan tersebut, yang pada akhirnya dapat mengoptimalkan laba perusahaan.

Keyword : cost, accounting, standard costing, cost efficiency

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2401/

Rekayasa ulang proses penjualan untuk meningkatkan efisiensi biaya operasi pada PT Standardmegah Steelindotama Industries di Pasuruan

Filed under: Uncategorized — Tags: , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : TJIE, TAN

Latar belakang yang diajukan berkaitan dengan pengambilan judul penelitian yang diutarakan tersebut mengacu pada masih terbukanya peluang untuk dilakukan rekayasa ulang terhadap proses penjualan pada PT Standardmegah Steelindotama Industries di Pasuruan untuk mencapai efisiensi dan efektifitas operasional. Alasan lain yang juga tidak dapat dikesampingkan bahwa melalui proses rekayasa ulang yang mampu meningkatkan efisiensi dan efektifitas operasional penjualan akan memungkinkan mampu meningkatkan daya saing perusahaan dalam lingkungan persaingan. Rancangan penelitian yang dilakukan adalah penelitian tanpa hipotesis. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian studi kasus yaitu berkaitan dengan permasalahan yang dihadapi oleh PT Standardmegah Steelindotama Industries di Pasuruan sehubungan dengan usaha untuk melakukan efisiensi dan biaya operasi perusahaan. Jenis data yang digunakan dalam penelitian yaitu data kualitatif (sejarah perusahaan, struktur organisasi, jam kerja bagian penjualan, dan alur dokumen dalam proses penjualan) dan data kuantitatif (data laporan keuangan, data gaji, data harga pokok produksi, data penyusutan, dan biaya penjualan perusahaan). Sedang sumber data yang digunakan dalam penelitian adalah data sekunder (mengutip data yang telah ada dalam perusahaan). Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah melakukan dokumentasi pada data perusahaan. Unit analisis dari penelitian yang dilakukan yaitu proses penjualan PT Standardmegah Steelindotama Industries di Pasuruan. Berdasarkan proses penjualan perusahaan, , output yang berhasil dicapai selama periode tahun 2002 adalah 19.583 dokumen, dan setelah dilakukan rekayasa ulang proses, output mengalami peningkatan menjadi 23.614 dokumen. Jika dikalkulasikan dalam bentuk nominal, maka penghematan yang mampu diraih oleh PT Standardmegah Steelindotama Industries di Pasuruan ini per dokumen adalah sebesar Rp 7.825. Dan jika diukur dari jumlah dokumen, maka dengan rekayasa ulang mampu meningkatkan output sebesar 4.031 dokumen (23.614 – 19.583) dalam satu tahun. Sehingga rekaya ulang proses penjualan mampu menghemat biaya dan akhirnya mampu meningkatkan volume output dalam satu tahun. Peningkatan volume output tersebut akhirnya diikuti dengan penghematan biaya tetap. Adapun penghematan biaya tetap dalam satu tahun adalah sebesar: Rp 45.833 (tarif proses lama) x 4.031 dokumen = Rp 184.752.853,90,-

Keyword : cost, accounting

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2311/

Analisa non-value added activity dengan menggunakan activity based management untuk mencapai efisiensi biaya pada hotel “X”

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : ROSALINA, FEBE

Penulisan skripsi ini dilakukan pada Hotel “X” di Surabaya. Hotel “X” adalah sebuah hotel berbintang lima yang memberikan jasa layanan penginapan, makan dan minum serta jasa lainnya bagi umum yang dikelola secara komersial. Karena persaingan di bidang industri jasa semakin meningkat, maka Hotel “X” harus dapat meningkatkan proses dan aktivitas mereka, memperhatikan kualitas dan mencapai efisiensi biaya agar dapat mencapai keunggulan dalam bersaing. Efisiensi biaya ini dapat dicapai melalui pengelolaan aktivitas yang disebut dengan metode Activity Based Management. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus yaitu dengan menganalisa semua aktivitas yang dilakukan pada divisi room kemudian diklasifikasikan menjadi aktivitas bernilai tambah dan aktivitas tak bernilai tambah. Aktivitas tak bernilai tambah inilah yang akan dikurangi ataupun dihilangkan agar dapat mengurangi biaya tak bernilai tambah sehingga pada akhirnya dapat tercapai efisiensi biaya. Jenis data yang dikumpulkan adalah data kualitatif berupa gambaran umum perusahaan, struktur organisasi, beberapa kebijakan perusahaan dan data kuantitatif berupa laporan biaya pada divisi room hotel tahun 2002. Hasil analisa membuktikan bahwa melalui penerapan metode Activity Based Management dapat diperoleh pengurangan biaya tak bernilai tambah sebesar Rp.148,254,523 atau 11.90% dari total biaya. Jadi dapat diambil kesimpulan bahwa penerapan metode Activity Based Management dapat membantu Hotel “X” dalam mencapai efisiensi biaya tanpa mengurangi kualitas jasa yang diterima oleh pelanggan.

Keyword : activity based management, cost, accounting

Sumber : http://repository.petra.ac.id/4895/

Implementasi manajemen pajak sebagai upaya legal untuk meminimalkan pajak yang terutang bagi wajib pajak badan (Studi kasus pada PT. PAR Sidoarjo)

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SURADJI, JOHANNA

Pembangunan nasional di suatu negara diselenggarakan oleh masyarakat bersama dengan pemerintah. Untuk menunjang Pembangunan nasional tersebut, sumber penerimaan dalam negeri merupakan faktor yang sangat mendukung. Selama ini, sumber penerimaan dalam negeri terpusat pada penerimaan sektor pajak. Pada tahun 2000, komposisi penerimaan sektor pajak dalam negeri non migas mencapai 82%. Oleh karena itu, komposisi penerimaan sektor perpajakan diupayakan terus meningkat tiap tahunnya. Kenaikan peranan penerimaan sektor perpajakan dapat diwujudkan karena adanya pembaruan sistem perpajakan disertai dengan partisipasi yang konstruktif dari masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan adanya kesadaran masyarakat akan kewajibannya untuk membayar pajak atas penghasilan yang diterimanya. Demikian pula dengan PT. PAR selaku Wajib Pajak Badan. Untuk meningkatan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak secara jujur dan bertanggung jawab harus disertai dengan peningkatan pelayanan yang baik. Tidak dipungkiri, bahwa masih ada wajib pajak (WP) yang menganggap pajak sebagai biaya yang dapat merugikan ataupun mengurang jumlah pendapatan perusahaannya. Untuk mengantisipasi hal tersebut, dapat dilakukan suatu tindakan manajemen pajak secara legal. Manajemen pajak ditujukan untuk upaya meminimalkan pajak. Pada umumnya manajemen pajak adalah suatu tindakan atau pemikiran yang merujuk hepada proses merekayasa usaha dan transaksi WP atau kelompok WP sedemikian rupa sehingga utang pajaknya berada dalam jumlah minimal dengan cara memanfaatkan keelemahan-kelemahan (loopholes) tanpa melanggar ketentuan perpajakan yang ada untuk tujuan mengurangi beban pengeluaran perusahaan yang tidak lebih dari jumlah yang seharusnya. Dengan demikian Wajib Pajak Orang Pribadi maupun Wajib Pajak Badan dapat meminimalkan jumlah pajak yang terutangnya tanpa harus melanggar UU perpajakan yang ada. Berbagai penghematan pajak dapat dilakukan atas perkiraan yang terdapat di dalam Neraca maupun Laporan Laba Rugi, seperti perkiraan dalam lingkup biaya penyusutan, pengadaan aktiva, persediaan, serta biaya gaji dan kantor.

Keyword : tax, accounting, legal

Older Posts »

Create a free website or blog at WordPress.com.