Kumpulan Skripsi & Artikel Jurnal Ilmiah

2009

Perencanaan sistem pengkondisian udara pada gedung plaza Four Season kawasan Villa Bukit Mas, Surabaya

Filed under: Uncategorized — Tags: — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SUDARSONO, BAMBANG

Negara Indonesia adalah negara yang beriklim tropis sehingga menyebabkan kondisi udara menjadi panas, oleh sebab itu diperlukan suatu sistem pengkondisian udara untuk membuat ruangan menjadi tidak gerah melainkan nyaman. Pengkondisian udara pada gedung Plaza Four Season kawasan Villa Bukit Mas, Surabaya menggunakan sistem all air system dengan masing-masing lantai menggunakan Air Handling Unit untuk menyalurkan udara masuk ruangan melalui ducting. Dalam perencanaan sistem pengkondisian udara pada gedung Plaza Four Season didapatkan tipe chiller, tipe AHU serta sistem perpipaan dan pompa yang digunakan.

Keyword : air conditioning system

Pemanfaatan heat recovery pada sistem pengkondisian udara vav di rumah sakit “X”

Filed under: Uncategorized — Tags: , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SUDARSONO, LUKAS

Sistem pengkondisian udara pada rumah sakit merupakan sistem penunjang yang vital. Tujuannya adalah untuk menyuplai udara yang sehat dan nyaman untuk berbagai aktivitas, terutama untuk perawatan. ASHRAE telah memberikan sebuah kondisi standar untuk ramah sakit, yaitu temperatur 24?C, 50% RH, serta penggunaan udara segar sebagai udara suplai. Dalam kenyataannya, terdapat rumah sakit yang mencoba menekan biaya investasinya dengan menggunakan sistem yang di bawah standar, seperti pada rumah sakit “X”. Untuk menggantikan sistem direct refrigerant tipe split yang sekarang terpasang pada rumah sakit “X”, maka didesain sebuah sistem chilled water dengan 100% udara segar. Pemakaian 100% udara segar akan banyak meningkatkan biaya operasional. Karena itulah maka digunakan sistem heat recovery, yang menurunkan temperatur udara segar dengan cara memindahkan panas dari udara segar ke udara buang. Pemanfaatan heat recovery juga dilakukan pada panas air keluaran kondensor yang digunakan untuk memanasi koil pemanas yang berguna untuk mengatur kelembaban, sebagai ganti pemanas elektrik.

Keyword : heat recovery, air conditioning system

Redesain sistem pengkondisian udara dengan menggunakan variable air volume system pada Rumah Sakit “X”

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : TANDANI, STEVEN

Sistem pengkondisian udara pada rumah sakit merupakan sistem penunjang yang vital. Tujuannya adalah untuk menyuplai udara yang sehat dan nyaman untuk berbagai aktivitas, terutama untuk perawatan. ASHRAE telah memberikan sebuali kondisi standar untuk rumah sakit, yaitu temperatur 24?C, 50% RH, serta penggunaan udara segar sebagai udara suplai. Dalam kenyataannya, terdapat rumah sakit yang mencoba menekan biaya investasinya dengan menggunakan sistem yang di bawali standar, seperti pada rumah sakit “X”. Tugas akhir ini menyajikan sebuah redesain sistem pengkondisian udara di rumah sakit “X” menurut standar ASHRAE untuk menggantikan sistem direct refrigerant tipe split yang sekarang terpasang. Sistem baru yang dibuat adalah menggunakan sistem chilled water dengan 100% udara segar. Untuk pendistribusian udara, sistem akan memakai Variable Air Volume (VAV). Sistem VAV berbeda dengan sistem Constant Volume (CV) yang konvensional. Sistem VAV menvariasikan jumlah udara sesuai dengan kebutuhan pendinginan yang diinginkan tiap zona. Kelebihan sistem ini dibandingkan dengan sistem CV adalah kemampuan mengontrol kondisi tiap zona secara independent, penghematan, serta menjaga kelembaban di saat part load.

Keyword : air conditioning system, variable air volume, hospital

Sumber : http://repository.petra.ac.id/814/

Study kasus sistem pengkondisian udara menggunakan earth wise system/flow system pada Giant Hypermarket Surabaya

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : WIRAWAN, RICKY

Di negara-negara tropis seperti Indonesia, iklim sering menjadi masalah. Kondisi udara yang panas dan kelembaban yang tinggi membuat suasana yang tidak nyaman, termasuk bagi mereka yang kegiatan sehari harinya didalam gedung. Gedung pusat perbelanjaan Giant Hypermarket Surabaya memerlukan Sistem Pengkondisian Udara dalam gedung agar costumer merasa nyaman. Pertama-tama melakukan survey, mengumpulkan data yang diperlukan, dan melakukan perhitungan beban pendinginan. Kemudian melakukan pemilihan system pengkondisian udara, type chiler, type Air Handling Unit (AHU), system ducting, system perpipaan dan type pompa yang sesuai. Hasil dari perhitungan didapat beban pendinginan puncak dari gedung tersebut adalah 3085.429 kW. Sistem yang dugunakan adalah All Air System, menggunakan 3 buah chiller type RTCH-3 dan RTCH-3c dengan 5 unit AHU, dan 6 buah pompa sentrifugal.

Keyword : air conditioning system, chiller, air handling unit, all air system

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1241/

Perencanaan sistem pengkondisian udara di Gedung B Universitas Kristen Petra Surabaya

Filed under: Uncategorized — Tags: — dvanhlast @ 7:31 am

Author : CHANDRA, ADE

Di negara-negara tropis seperti Indonesia, kondisi udara sering menjadi masalah, temperatur udara yang panas dan kelembaban yang tinggi membuat suasana yang tidak nyaman. Untuk mengatasi keadaan tersebut sistem pengkondisian udara sangat diperlukan untuk mengontrol kondisi ruangan. Dalam perencanaan sistem pengkondisian udara terdapat perbedaan antara desain lapangan dengan desain yang berdasarkan teori-teori yang sudah ada, hal ini disebabkan karena adanya pengambilan asumsi dan pertimbangan biaya. Dari analisa tersebut kemudian didapat sistem yang cocok untuk gedung B Universitas Kristen Petra Surabaya adalah sislem air penuh, dimana masing-masing ruangan menggunakan FCU dan FCU ini dapat dimatikan apabila ruangan tidak dipakai.

Keyword : air conditioning system

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1266/

Analisa biaya penggunaan ice storage pada sistem pengkondisian udara

Filed under: Uncategorized — Tags: , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : YOEHANNES, SETEVE

Sistem pengkondisian udara telah menjadi kebutuhan utama di tempat-tempat bisnis. Untuk pemasangan sistem yang baik membutuhkan biaya investasi dan pengoperasian yang besar. Oleh karena itu dalam perancangannya dibutuhkan sebuah sistem yang dapat menghemat dalam biaya investasi atau pengoperasiannya. Sistem pengkondisian udara menggunakan ice storage memiliki keuntungan daripada sistem pengkondisian udara konvensional.. Keuntungan itu adalah mengurangi kapasitas chiller, biaya listrik, dan dapat menggeser waktu beban puncak ke luar waktu beban puncak. Dengan menganalisa sistem pengkondisian udara konvensional dan sistem ice storage apabila digunakan di sebuah pertokoan di Surabaya dalam segi teknik dan ekonomis. Membandingkan sistem mana yang paling menguntungkan dari tiap-tiap sistem. Sistem pengkondisian udara dengan menggunakan ice storage sistem partial storage untuk letak tangki dekat dengan ruang chiller investasinya sebanyak Rp. 4.389.556.921,00 dan pay back periodnya sebanyak 5 tahun, 1 bulan dan 16 hari. Sistem time of day gabungan untuk letak tangki dekat dengan ruang chiller investasinya sebanyak Rp. 5.547.523.489,00 dan pay back periodnya sebanyak 11 tahun, 1 bulan dan 4 hari.

Keyword : air conditioning system, cost

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3766/

Desain sistem pengkondisian udara gedung K Universitas Kristen Petra dengan tata letak ruangan yang baru

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : HARTONO, BUDI

Universitas Kristen Petra berencana untuk menata ulang denah Gedung K dimana didalamnya terdapat 3 biro (BAUK, BAAK dan BAK). Saat ini, sistem pengkondisian udaranya menggunakan split duct. Dengan perubahan tata letak ruangan tiap biro, maka memerlukan desain ulang sistem pengkondisian udara agar sirkulasi udara berjalan dengan baik.Untuk mendesain ulang sistem pengkondisian udara, dilakukan perhitungan beban pendinginan dan desain saluran udara. Untuk mendesain saluran udara menggunakan metode static regain. Dari hasil perhitungan, beban pendinginan maksimum 79,088 kW. Sistem yang digunakan tetap menggunakan split duct. Biaya pemasangan (saluran udara, supply air diffusers dan return air grilles) sebesar Rp 46.285.000,00.

Keyword : air conditioning system, cooling load, static regain method, split duct

Sumber : http://repository.petra.ac.id/5060/

Create a free website or blog at WordPress.com.