Kumpulan Skripsi & Artikel Jurnal Ilmiah

2009

Tempat penitipan anak

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : JUSTINE, GRACE

Solusi atas kebutuhan orang tua akan suatu wadah yang dapat dipercaya untuk mengasuh, merawat, mendidik anak-anak yang memiliki fasilitas memadai ketika ditinggal bekerja yaitu dengan dibangunnya Tempat Penitipan Anak di Surabaya ini. Tempat penitipan anak ini merupakan fasilitas yang digunakan untuk bermain dan bersosialisasi sambil belajar. Perancangan proyek berdasarkan kebutuhan-kebutuhan fasilitas penunjang tanpa mengabaikan karakter anak-anak, kondisi tapak dari kawasan dimana proyek ini berada. Keberadaan Tempat Penitipan Anak di lokasi yang strategis diharapkan akan memberi nilai ekonomis bagi proyek ini dan diharapkan akan menjadi nilai tambah bagi kawasan sekitarnya dengan memperkaya bentuk dan tampilan arsitektur pada kawasan ini.

Keyword : children, institutional care, design, plans

Sumber : http://repository.petra.ac.id/769/

Tempat penitipan anak di Surabaya

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : KRISTINA, LYDIA

Tempat Penitipan Anak ini merupakan salah satu fasilitas penitipan didukung pendidikan dengan filosofinya yaitu belajar dengan bermain ini didanai oleh pihak yayasan (swasta) dan diperuntukkan bagi masyarakat Surabaya Barat. Proyek ini memadukan pengenalan akan ruang luar dan kelas yang menekankan pada pentingnya bermain pada anak-anak umur prasekolah yaitu di bawah umur 6 tahun untuk melatih sensor motorik, bersosialisasi, dan kepekaan terhadap alam sekitar. Penerapan konsep kedinamisan yang teratur sesuai dengan konsep pendidikan yang ditawarkan yaitu anak tetap menjadi insan yang dinamis, kreatif, mandiri dengan arahan yang benar tetapi tidak mengabaikan kebutuhan anak akan pentingnya bermain di kala usia tersebut. Konsep tercermin pada pola penataan bangunan kompleks yang dinamis dan teratur dengan penyediaan fasilitas-fasilitas sesuai dengan kebutuhan ruang.

Keyword : day care, pre school, children, institutional care, childwelfare, surabaya

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3709/

Pusat terapi bagi anak down’s syndrome (mongoloid) di Surabaya

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : KARTIKA, MARGARETHA

Pusat Terapi bagi Anak Down?s Syndrome (Mongoloid) di Surabaya ini merupakan suatu proyek milik swasta yang bergerak di bidang pemulihan bagi anak Down?s Syndrome ( Mongoloid) dimana mereka menderita kelainan mental . Fasilitas terapi yang direncanakan meliputi : Ruang luar ( tempat bermain dan bersosilaisasi) dan Ruang dalam ( galeri , terapi anak dan remaja ,serbaguna serta ruang makan dan asrama sebagai penunjang). Proyek ini diharapkan dapat melatih keterampilan bantu diri , kognitif , motorik , sensori integrasi dan interpersonal anak. Pendekatan yang dipakai adalah mengamati dari perilaku anak Down?s Syndrome dimana diketahui bahwa perilaku mereka cenderung labil , diam ,pemalu , penyendiri . maka dari itu , dengan proses terapi ini diharapkan anak dapat menjadi lebih aktif , dinamis , bersosial ,mandiri, stabil dan periang.Maka dari itu anak memerlukan suatu rangsangan dari lingkungan sekitar. Konsep yang diambil adalah rangsangan dimana elemen dari bangunan ( ruang luar dan ruang dalam ) yang menjadi bagian dari terapi diharapkan dapat merangsang perkembangan anak baik dari fisik ataupun mental.

Keyword : therapy, children, mongoloid, behavioural design approach , play therapy , indoor character, outdoor character

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1086/

Graha pembinaan perempuan di Surabaya

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : FRANSISCA, ANNE

Graha Pembinaan Perempuan di Surabaya ini merupakan proyek milik GBI Kristus Pencipta yang bergerak di bidang pelatihan anak jalanan khusus perempuan. Fasilitas yang direncanakan meliputi kantor pengelola, pelatihan memasak, membuat kue, konveksi, kerajinan tangan, hunian, ruang serbaguna dan kapel. Sesuai dengan sifat pembinaan, didalamnya terdapat keteraturan. Sedangkan anak-anak jalanan sendiri bersifat tidak teratur maka konsep perancangannya mengacu pada “Di dalam keteraturan terdapat ketidakteraturan”. Oleh karena itu dalam perancangannya diterapkan bentuk persegi panjang yang saling berimposisi (ketidakteraturan) dan bentuk-bentuk bujursangkar yang berulang (keteraturan). Penerapan konsep tetap memperhatikan unsur-unsur perancangan sehingga diambil pendalaman beban panas pada bangunan.

Keyword : mentoring of women, facilities, design concepts, child welfare, children, institutional care, surabaya

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3722/

Pusat pemulihan penganiayaan anak

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : WIDYAWATI, ANIK

Laporan Perancangan ini disusun untuk memenuhi tugas akhir mata kuliah Merancang AR. 4500 periode XLIV pada Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Kristen Petra Surabaya. Adapun Judul proyek yang dipilih adalah: Pusat Pemulihan Penganiayaan Anak Pada laporan diuraikan mengenai proses perencanaan suatu fasilitas untuk pemulihan anak-anak yang teraniaya. Dimana Pusat Pemulihan Penganiayaan Anak ini berusaha untuk memberikan suatu wadah untuk memulihkan anak-anak yang teraniaya. Pemulihan penganiayaan anak di Indonesia selama ini hanya melalui konseling-konseling biasa tanpa ada tindak lanjut yang khusus. Sehingga anak-anak yang teraniaya terus menerus mengalami penganiayaan tanpa ada tindakan untuk dipisahkan dari pelaku penganiayaan yang misalnya tinggal dalam satu rumah. Proses perencanaan dan perancangan suatu fasilitas pemulihan penganiayaan anak dilakukan baik secara rawat jalan maupun rawat inap. Fasilitas rawat jalan disediakan bagi anak korban aniaya dimana pelakunya tidak tinggal dalam satu rumah dan kasus yang dialami tidak berat. Fasilitas rawat inap disediakan bagi anak yang mengalami penganiayaan cukup berat dan pelakunya tinggal dalam satu rumah. Proyek ini ditujukan pada anak berusia empat sampai 18 tahun. Proyek ini merupakan suatu badan yang bersifat sosial di bawah wadah gereja. Bertujuan untuk mengembalikan hak-hak anak dan memulihkan kondisi anak. Terdapat fasilitas-fasilitas, konselor, tenaga medis dan pendeta yang membantu proses pemulihan anak. Ruang lingkup pelayanan mencakup provinsi Jawa Timur, namun tidak menutup kemungkinan di luar propinsi Jawa Timur.

Keyword : day care, design, plans, children

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1089/

Sekolah yang berorientasi pada pengembangan bakat dan kreativitas anak

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SOEHARNINGSIH, EVY

Sekolah yang Berorientasi pada Pengembangan Bakat dan Kreativitas Anak merupakan sebuah sekolah yang berfungsi sebagai gedung pendidikan bagi anak usia Taman Kanak-kanak hingga Sekolah Dasar yang sistem pendidikannya mengikuti sistem pendidikan Singapura yang sistem pengajarannya dilakukan dengan lebih banyak kegiatan bersama dan belajar sambil bermain. Dimana bermain juga berkaitan erat dengan kreatifitas terutama pada kemampuan untuk berpikir secara lateral, dan lebih fleksibel dalam berpikir. Yang pendidikannya lebih difokuskan pada pengembangan bakat dan kreativitas. Hal ini dimaksudkan agar di masa depan, anak dapat siap terjun ke masyarakat dan sukses dengan bakat dan kemampuannya.

Keyword : play, school, children

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3727/

The Effects of Marcus’ materialistic life style on his children and grandchildren in Helman’s The Little Foxes and Another Part of The Forest

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SUGIANTORO, SHERLY

In this thesis, I discuss the materialistic life style of the Hubbard families. I want to reveal Marcus? materialistic life style as the father or the leader in the Hubbard family and the effects of his materialistic life style on his children and grandchildren. To get criticisms and information about the effects of Marcus? materialistic life style I use library and internet researches. Hellman?s plays The Little Foxes and Another Part of the Forest are the primary data. In my analysis I use literary approach and employ the literary tools of characterization and conflict. I also need the concept of materialistic life style to support my analysis. This play talks about the Hubbards who at last have the same life style as Marcus. The characters discussed here are Marcus (the father), Ben, Oscar, Regina (the children), Leo and Alexandra (the grandchildren). The children were not born to have materialistic life style but are taught by their father in their daily life. As my findings, I prove that the life style of the father is inherited by their children, and transmitted to their grandchildren. They live for money and do not have love. However, one person, Alexandra does not become like the other members of the family because she learns that living like them will result in the same tragedy and even more.

Keyword : effect, materialistic, ife style, children, grandchildren

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2086/

Pusat pengembangan kreativitas anak cacat fisik di Surabaya

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : WENNY, LIE

Pusat Pengembangan Kreativitas Anak Cacat Fisik di Surabaya ini merupakan sebuah tempat yang ditujukan bagi anak cacat fisik (tuna netra, tuna rungu, dan tuna daksa) untuk mengembangkan bakat dan potensi yang dimilikinya sehingga mampu menjadi anak yang kreatif seperti dengan anak normal. Adapun fasilitas yang direncanakan meliputi: fasilitas umum (hall utama, auditorium, showroom, kantin), fasilitas pengembangan kreativitas (kelas musik, kelas bahasa asing dan kelas komputer, serta kelas seni), kantor, ruang konsultasi dan medik. Pendekatan yang dipakai adalah pendekatan perilaku dari ketiga jenis cacat tersebut, yang mana berpengaruh terhadap perancangan bangunan, baik di dalam maupun di luar bangunan.

Keyword : creativity, development, handicapped, children, facilities, behavioral approach, day care, building design

Sumber : http://repository.petra.ac.id/4294/

A comparison on the children aged three’s and five performances in doing a sentence repetition test

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : , NOVIANI

This study is a comparative study on children aged three?s and five`s performances in doing a sentence repetition test. The research focuses on children aged three and five, because by the age of three the child has been able to express something not only in the form of simple sentences but also in the form of complex and compound sentences, and at the age of five the child has acquired simple, complex, and compound sentences. The test in this study is used to see the children?s competence in repeating sentences, of which the patterns they have already known and used in their utterances. This research wants to find out the kind of repetition the child would say in applying the model sentences and the kinds of changes that the children make in their repetition of the model sentence. Then, the differences and similarities between the two children in repeating sentences in the sentence repetition test are identified. The theories and study that are used in this study are the theory of first language acquisition from Lightbown (1993), Yule?s theory on the developmental stage of children syntactic acquisition (1996), Brown?s theory on language testing (1994), a sample of a sentence repetition test from Weir`s theory (1993), theory on standard Indonesian grammar, and Dardjowidjojo?s study on Indonesian children language acquisition (2000). The research uses a sentence repetition test, which is made in Indonesian by the writer based on Indonesian structure considering the children?s structure system and vocabulary, as the instrument for collecting data from two subjects, a three-year-old child and a five-year-old child. In the test, the children are required to repeat twenty-four sentences, which consist of various types: declarative, imperative, interrogative, and negative sentences, also of various lengths and complexity: simple, complex, and compound sentences. They have to repeat each sentence exactly as it is heard once, and it is recorded once on a tape. The result of the data analysis shows that both of them repeat the simple sentences well and make changes to some complex and compound sentences. Besides making changes of addition, deletion, substitution, and re-arrangement, they also make pattern changes to some sentences and change the meaning of the sentence in which they make changes. Their differences are particularly on the lexical items that are changed. Finally, it is concluded that the performances in repeating sentences of a three-year-old child and a five-year-old child in this study is more or less the same, as there are only insignificant differences between the children in repeating sentences on the sentence repetition test.

Keyword : language, acquisition, sociolinguistics, children

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2352/

Tempat penitipan anak dan prasekolah di Surabaya

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : MONICA, DIAN

Dalam proyek ini didesain sebuah bangunan Tempat Penitipan Anak dan Prasekolah dengan kapasitas ?200 orang. Fasilitas ini didesain untuk memfasilitasi kebutuhan anak-anak akan pendidikan prasekolah, yang meliputi playgroup dan taman kanak-kanak, serta kebutuhan anak-anak akan sebuah tempat penitipan, dimana mereka bisa merasa seolah-olah berada di rumah sementara kedua orang tuanya bekerja. Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan anak-anak tidak hanya mendapat pendidikan formal saja, tetapi juga mendapat pendidikan tentang sosialisasi, dan sikap hidup mandiri. Tujuan dari pengadaan banguna n ini mengacu pada UU No. 4 Th.1979, yang berisi tentang Kesejahteraan Anak. Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan kualitas anak-anak sebagai generasi penerus bangsa bisa lebih baik.

Keyword : children, daycare, preschool, surabaya, building

Sumber : http://repository.petra.ac.id/4296/

Older Posts »

Create a free website or blog at WordPress.com.