Kumpulan Skripsi & Artikel Jurnal Ilmiah

2009

Perancangan desain komunikasi visual promosi produk care and serve Indonesia “grow young hgf: the aging reverse”

Author : HARTANTO, FRANS

Perancangan Desain Komunikasi Visual Promosi Produk CARE AND SERVE INDONESIA “GROWYOUNG HGF: The Aging Reverse” merupakan proyek fiktif. Pembuatan karya tugas akhir difokuskan pada perancangan desain komunikasi visual sebagai sarana promosi. Konsep perancangan yang dipakai, diambil dari penempatan dari produk atau perusahaan. Dalam istilah periklanan penempatan seringkali disebut dengan positioning. Ini berarti adalah suatu upaya untuk menempatkan produk tersebut di benak konsumen sebagai produk yang dapat memenuhi kepuasan konsumen. Sekaligus sebagai konsep dasar perumusan strategi komunikasi yang akan digunakan dalam Karya Tugas Akhir ini. Sedangkan kata-kata promosi dapat diartikan sebagai pembuatan karya desain yang nantinya diletakkan pada media terpilih, melalui strategi media.

Keyword : advertising, billboard, commercial, graphis design, visual communication, design project, design concept, communication strategy, media strategy

Sumber : http://repository.petra.ac.id/5655/

Perancangan interior Honey’s Spa and Care Center di Surabaya

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : DESSY, JIO

Surabaya adalah kota dengan tingkat stress yang tinggi, sehingga tuntutan akan kebutuhan menjaga kebugaran dan relaksasi semakin meningkat terutama pada masyarakat golongan menengah atas. Spa adalah salah satu cara yang banyak dipilih oleh para masyarakat menengah atas untuk mengembalikan kebugaran dan menghilangkan stress. Sarana spa saat ini sudah banyak bermunculan, namun fasilitas yang ditawarkan cenderung sebatas untuk spa, tanpa memperhatikan siapa target market mereka. Perancangan interior juga lebih ditujukan pada estetika, sedang kenyamanan dan privasi pengunjung, kebutuhan ruang dan fasilitas yang disesuaikan dengan jenis perawatan kurang diperhatikan. Padahal sebagai fasilitas komersil spa yang menjual jasa pelayanan, kenyamanan dan privacy pengunjung harusnya menjadi yang utama walaupun desain harus tetap seimbang dan memperhatikan sisi sebagai fasilitas komersil sehingga sebaiknya tetap fungsional.

Keyword : spa, relaxation, services, commercial

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2107/

Perancangan interior “Total Health” fitness centre di Surabaya

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : , HENDRA

Semakin tingginya taraf hidup masyarakat urban, semakin tinggi pula dampak negatif terhadap kesehatan baik fisik maupun psikis yang ditimbulkan. Gaya hidup masyarakat urban yang serba instan, cepat, hi-tech, dan dinamis membuat dan memaksa setiap manusia modern itu selalu siap dalam kondisi yang prima setiap saat, akan tetapi pada kenyataannya justru terbalik. Minat dan kesadaran akan pentingnya kesehatan masyarakat kota besar ini semakin berkurang, hal ini ditandai dengan makin tingginya penderita obesitas, stress, dan penyakit-penyakit yang sukar disembuhkan. Sarana olahraga seperti halnya fitness centre sebenarnya sudah tidak asing untuk ukuran sebuah kota besar, akan tetapi fasilitas yang ditawarkan cenderung hanya mementingkan segi fungsi sebuah sarana olahraga yaitu kesehatan fisik, sedangkan segi hiburan dan kesehatan psikis jarang diperhatikan. Pernyataan ini bisa dilihat dari beberapa fitness centre yang kehilangan banyak anggotanya setiap tahun karena fasilitas yang ditawarkan berakhir pada kebosanan dan ini akan mempengaruhi segi komersialnya Interaksi sosial yang kurang baik juga timbul sebagai dampak negatif dari hal itu. Sebagai aplikasi dari analogi kedinamisan aktivitas dalam sebuah fitness centre maka dihadirkan pola-pola geometris yang dinamis dan didukung oleh warna-warna primer yang menarik perhatian. Keseimbangan yang asimetris dalam desain juga dimunculkan sebagai aplikasi dari analogi pentingnya kesehatan secara total.

Keyword : fitness centre, total health, social interaction, commercial

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3117/

Perencanaan komunikasi visual promo event “rhythm of the night” dalam rangka ulang tahun ke-3 Kamasutra Bali

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : AGUNG, COKORDE

Kamasutra adalah sebuah kelab yang terdiri dari tempat santai, hiburan dan rumah makan dengan memiliki nuansa lux, eksklusif, berkelas, modern dan sensual dengan menggabungkan perpaduan sentuhan seni India dan Bali, baik dalam segi desain komunikasi visual maupun interiornya. Bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-3 pada tanggal 27 Desember 2004, Kamasutra akan mengadakan sebuah event yang memiliki tema “RHYTHM OF THE NIGHT” makna dari Rhythm Of The Night adalah Irama musik pada malam hari dan irama musik tersebut mempunyai banyak jenis seperti, RandB, Trance, Progresive House, Groove House dan masih banyak lagi jenis musik yang akan disajikan. Agar event ini dapat sampai kepada khalayak yang dituju maka akan didukung dengan sarana berpromosi melalui strategi above the line dan below the line seperti billboard yang akan menjelaskan keberadaan Kamasutra, iklan pada media cetak yaitu koran dan majalah serta didukung oleh oleh media lini bawah ynag lainnya seperti brosur, company profile dan merchandise. Oleh karena itu diperlukan adanya perencanaan promosi yang benar-benar tersusun melalui konsep yang matang dengan pengolahan strategi kreatif dan media yang tepat serta content dan context.

Keyword : advertising, commercial, billboard, visual communication, poster

Sumber : http://repository.petra.ac.id/5657/

Sport mall di Surabaya

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : CHANDRA, ANTHONY

Sport Mall di Surabaya ini merupakan proyek swasta yang bersifat komersial yang bergerak di bidang olahraga dan hiburan. Fasilitas yang direncanakan dalam bangunan meliputi ruang retail/toko baik permanen ataupun non permanen, perkantoran staf dan karyawan, lapangan olah raga, ruang serbaguna, restoran dan cafe, gedung parkir, toko buku olahraga dan pusat informasi olahraga. Sifat komersial ini harus teraplikasi dengan efisien pada tiap anchor mall dan retailnya sehingga konsep perancangannya mengacu pada konsep ruangnya. Oleh karena itu dalam perancangannya direncanakan bangunan massa tunggal dengan interseksi massa-massa kecil yang berfungsi sebagai anchor mall dan mendalami konsep kontinuitas visual antar anchor. Maka komposisi bangunan tetap terlihat massa tunggal dengan banyak ruang dan fungsi yang saling terkait secara visual.

Keyword : retail, anchor, commercial, visual, mass, facilities

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3502/

« Newer Posts

Blog at WordPress.com.