Kumpulan Skripsi & Artikel Jurnal Ilmiah

2009

Kriteria fresh graduate teknik sipil dalam memasuki dunia kerja di perusahaan kontraktor kelas A di Surabaya

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : A.N.NAPPOE;, BENYAMIN

Profesi Ketekniksipilan merupakan sebuah profesi yang sangat luas cakupannya, dimana segenap sendi kehidupan masyarakat tergantung pada kehadiran profesi ini. Sebagai salah satu profesi tertua dimuka bumi, maka profesionalisme merupakan sebuah ukuran kualitas bagi para sarjana teknik sipil dalam dunia kerja yang dihadapinya. Penelitian ini bertujuan menggali berbagai aspek terkait dengan seorang fresh graduate dalam memasuki dunia kerja di perusahaan kontraktor, yang selanjutnya disebut sebagai kriteria dalam penelitian ini. Penelitian ini dilakukan pada 30 perusahaan kontraktor kelas A di Surabaya (berdasarkan data Gapensi) untuk mengetahui tingkat kompetensi dari 82 kriteria yang teridentifikasi untuk posisi project manager dan site engineer. Hasil penelitian ini berupa tingkat kompetensi dari kriteria-kriteria tersebut beserta rankingnya dan tabel perbandingan kriteria antara standar industri konstruksi dengan hasil survei ini. Hasil penelitian ini menunjukkan faktor-faktor penting apa saja yang selayaknya menjadi acuan bagi seorang/rands/i graduate teknik sipil dalam memasuki dunia kerja di perusahaan kontraktor. Hasil penelitian ini diharapkan dapat berguna bagi pengembangan profesionalitas di perusahaan kontraktor dan sebagai bahan pertimbangan bagi institusi pendidikan tinggi untuk membina fresh graduate yang siap pakai sesuai permintaan pasar.

Keyword : criteria, fresh graduate, civil engineering, contractor

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2452/

Analisa studi tentang kemitraan antara pengembang dengan kontraktor pada proyek perumahan di Surabaya dan Sidoarjo

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : FIBRIYANTI, IRAYANI

Menghadapi kondisi ekonomi yang kompetitif ini, kemitraan antara pengembang sebagai pemilik dengan kontraktor pada proyek konstruksi dipakai sebagai strategi bisnis modern. Sasaran penelitian ini adalah mengetahui bagaimana mencapai kesuksesan kemitraan pada proyek konstruksi yang dilatarbelakangi oleh kebutuhan setiap partisipan. Penelitian ini merupakan penelitian studi kepustakaan dan survei kepada 25 perusahaan pengembang perumahan yang memiliki luas lahan diatas 20 Ha serta berlokasi di Surabaya dan Sidoarjo, dan 20 perusahaan kontraktor yang menjadi mitra kerja pengembang tersebut. Analisa data digunakan analisa Mean dan pengujian hipotesa dengan Chi-Sauare, meliputi faktor-faktor keuntungan kemitraan, kerugian kemitraan, pengukuran kesuksesan kemitraan, elemen kunci kemitraan, kebutuhan kemitraan, dan kesuksesan kemitraan. Dari hasil analisa data dengan membandingkan mean tertinggi antara pendapat pengembang, kontraktor, serta gabungan pengembang dan kontraktor, diperoleh bahwa untuk memaksimalkan keuntungan kemitraan adalah dengan menerapkan komunikasi yang baik sehingga proyek dapat selesai sesuai jadwal (mean tertinggi 5.30), sedangkan kerugian kemitraan disebabkan oleh resiko tidak bonafidnya mitra kerja (mean tertinggi 4.95). Pengukuran kesuksesan kemitraan yang sangat berpengaruh dalam kemitraan, secara subjektif yaitu dukungan manajemen, dimana top manajemen menunjukkan dukungan mereka untuk pembentukkan kemitraan dengan menyediakan sumber daya yang cukup, termasuk didalamnya keuangan, waktu, tenaga, dan wewenang (mean tertinggi 5.55), dan secara objektif ada 2 faktor yaitu kualitas pekerjaan (mean tertinggi 5.33) serta jadwal kerja (mean tertinggi 5.36) . Elemen kunci yang penting dalam kemitraan adalah komitmen (mean tertinggi 5.60). Sedangkan 3 alasan penting pengembang melakukan kemitraan dengan kontraktor karena proyek membutuhkan biaya besar (mean tertinggi 5.30), mudah dalam hal pengawasan (mean tertinggi 5.16), dan agar pekerjaan lebih cepat dimulai, dibanding harus merekrut dan melatih pekerja (mean tertinggi 5.25). Untuk mencapai kesuksesan dalam kemitraan, yang paling berpengaruh adalah mengorganisasi pertemuan awal (mean tertinggi 5.28) dan tersedianya sumber daya berupa keuangan (mean tertinggi 5.45) yang memadai.

Keyword : contractor, partnership, developer

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2585/

Studi tentang implementasi dan pendapat kontraktor terhadap program keselamatan kerja pada proyek Mall di Surabaya

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SUTRISNO;, HARIYANTO

Proyek konstruksi sangat rawan terhadap kecelakaan kerja, dalam pe-laksanaannya kontraktor harus memperhatikan aspek keselamatan kerja dengan mengimplementasikan program keselamatan kerja. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui implementasi program keselamatan kerja dan pendapat kontraktor terhadap elemen-elemen program keselamatan kerja. 16 elemen program keselamatan kerja dari hasil studi literatur menjadi konsep dasar penyusunan kuesioner untuk memperoleh pendapat kontraktor dan implementasinya pada proyek konstruksi Mall yang sedang dilaksanakan di Surabaya. Hasil penelitan menunjukkan bahwa kontraktor proyek Mall telah meng-implementasikan ke-16 elemen program keselamatan kerja dengan prosentase sebesar 85,12%. Hal ini menunjukkan adanya keselarasan dengan pendapat para kontraktor bahwa program keselamatan kerja adalah sangat penting. Seluruh kon-traktor proyek mall telah mengalokasikan dana keselamatan kerja sebesar 0,10%-0, 20% dari total biaya proyek. Kesehatan kerja pekerja masih belum diimplemen-tasikan secara optimal, dalam hal ini jaminan keselamatan dan kesehatan kerja bagi seluruh pekerja telah ditanggungkan kepada pihak Jamsostek.

Keyword : contractor, safety program, construction project

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2813/

Pengaruh keterlambatan proyek terhadap pembengkaan biaya proyek

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : WAHYUDI;, RISWANTO

Setiap proyek konstruksi mempunyai jadwal perencanaan dan pelaksanaan yang dibuat dengan tujuan agar proyek dapat selesai tepat waktu dengan biaya sesuai yang direncanakan. Dalam kenyataan di lapangan banyak sekali ditemukan proyek yang mengalami keterlambatan yang berakibat pada pembengkakan biaya proyek. Faktor-faktor penyebabnya dapat diakibatkan oleh kontraktor maupun pemilik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor penyebab keterlambatan proyek dan pembengkakan biaya proyek serta mencari pengaruh keterlambatan proyek terhadap pembengkakan biaya proyek yang diakibatkan oleh kontraktor maupun pemilik. Penelitian ini dibuat dalam bentuk kuesioner dan disebarkan kepada kontraktor di Surabaya. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa gambar rencana proyek yang tidak jelas merupakan faktor penyebab utama keterlambatan proyek akibat kontraktor. Sedangkan faktor keterlambatan penyediaan material merupakan faktor penyebab utama keterlambatan proyek akibat pemilik. Untuk pembengkakan biaya proyek akibat kontraktor, faktor utama penyebabnya adalah banyak hasil pekerjaan yang harus diulang/diperbaiki karena cacat/salah. Dan yang diakibatkan oleh pemilik adalah tingginya frekuensi perubahan pelaksanaan. Selain itu, penelitian ini menunjukkan bahwa setiap keterlambatan proyek mempunyai kecenderungan menyebabkan pembengkakan biaya proyek, yang penyebabnya lebih besar dipengaruhi oleh kontraktor daripada pemilik.

Keyword : the delays of the project, the project cost overruns, contractor, owner

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2834/

Faktor sukses kunci bagi kontraktor perumahan pada real estate

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : ANGELA, RIFIKA

Ada empat aspek yang harus diperhatikan oleh kontraktor perumahan agar dapat membangun rumah tinggal dengan kualitas yang baik, tepat waktu, dan sesuai anggaran. Aspek tersebut yaitu karakteristik proyek, ketentuan kontrak, partisipan proyek, dan proses interaksi. Penelitian dilakukan dengan membagikan kuisioner kepada 12 kontraktor perumahan yang sedang mengerjakan proyek rumah tinggal pada September – Nopember 2006 di Sidoarjo dengan harga jual diatas 500 juta rupiah. Data yang diperoleh dianalisa secara deskriptif dengan menggunakan analisa mean dan secara inferensial dengan analysis of variance (ANOVA) untuk mengetahui pengaruh faktor sukses kunci terhadap kualitas, waktu dan biaya. Secara deskriptif, faktor sukses kunci bagi kontraktor perumahan terhadap kualitas adalah tingkat keahlian tenaga kerja dan pengawasan lapangan; terhadap waktu adalah desain yang lengkap dan tingkat keahlian tenaga kerja; dan terhadap biaya adalah resiko ekonomi. Nilai mean masing-masing faktor tersebut adalah 1,1 (sangat mempengaruhi). Secara inferensial, hasil uji hipotesis menunjukkan bahwa faktor sukses kunci dilihat dari aspek proses interaksi mempunyai pengaruh yang berbeda terhadap kualitas, waktu, dan biaya. Hal ini ditunjukkan dengan P value LSD = 0,8756).

Keyword : key success factor, contractor, housing

Sumber : http://repository.petra.ac.id/4130/

Kriteria-kriteria yang dipakai untuk menentukan pengundangan kontraktor dalam mengikuti tender proyek-proyek Universitas Kristen Petra

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : GUNAWAN;, YUNITAWATY

Universitas Kristen Petra merupakan universitas yang banyak diminati oleh para calon mahasiswa. Hal ini terlihat dari peningkatan jumlah mahasiswa baru setiap tahunnya. Untuk mengatasi jumlah mahasiswa yang meningkat ini, Universitas Kristen Petra tentunya membutuhkan gedung- gedung perkuliahan baru. Dibutuhkan jasa kontraktor untuk membangun gedung perkuliahan baru tersebut. Sebelum proses tender dilaksanakan, Universitas Kristen Petra mengundang beberapa kontraktor yang memenuhi kriteria tertentu. Hal ini dilakukan untuk menjamin bahwa kontraktor tersebut mampu melaksanakan pembangunan gedung tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kriteria-kriteria yang menentukan pengundangan kontraktor untuk mengikuti tender pada proyek-proyek Universitas Kristen Petra. Hasil penelitian menunjukkan owner dan kontraktor berpendapat bahwa kriteria teknis dan manajerial merupakan kriteria yang dominan. Peenlitian ini juga membahas kriteria yang dominan berdasarkan jabatan responden owner dan jenis pekerjaan kontraktor.

Keyword : contractor, criteria, invitation, tender, owner, building

Sumber : http://repository.petra.ac.id/4619/

Analisa kepuasan pengembang terhadap kualitas konstruksi pada perumahan kelas menengah di Surabaya

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : WIBOWO;, SURYO

Proyek pembangunan perumahan membutuhkan pengembang sebagai pemakai jasa dan kontraktor sebagai penyedia jasa. Pada pelaksanaannya, pasti ada masalah yang timbul sehingga perlu dilakukan analisa kepuasan pengembang terhadap kualitas konstruksi. Analisa kepuasan pengembang perlu memperhatikan kualitas konstruksi, yang dilihat dari faktor fisik dan faktor non fisik. Faktor fisik meliputi pekerjaan pra finishing dan pekerjaan finishing. Faktor non fisik meliputi credibility, security, access, communication, understanding the customer, tangibles, reliability, responsiveness, competence, dan courtesy. Penelitian dilakukan dengan melakukan penyebaran kuesioner pada pengembang perumahan kelas menengah di Surabaya dimana perumahan tersebut sedang melakukan pembangunan. Analisa dilakukan dengan distribusi frekuensi, mean dan peringkat, serta importance-performance analysis. Hasil analisa kuesioner menunjukkan faktorfaktor yang mempengaruhi kepuasan pengembang dan tingkat kepuasan pengembang terhadap kualitas konstruksi. Faktor yang paling mempengaruhi kepuasan pengembang pekerjaan pembesian untuk faktor fisik dan competence kontraktor untuk faktor non fisik. Tingkat kepuasan pengembang terhadap kualitas konstruksi pada perumahan kelas menengah di Surabaya untuk faktor fisik dan faktor non fisik masih rata-rata antara memuaskan dan tidak memuaskan.

Keyword : satisfaction, construction quality, developer, contractor

Sumber : http://repository.petra.ac.id/4957/

Harapan dan realita sistem manajemen mutu ISO 9000 dalam penerapannya di perusahaan kontraktor

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SALIM;, FERRYANTO

Era globalisasi pada tahun 2003 berdampak terbukanya perdagangan bebas. Hal ini menyebabkan persaingan bisnis meningkat tajam baik di pasar domestik (nasional) dan global (internasional). Oleh karena itu, perusahaan berusaha memenangkan persaingan dengan meningkatkan mutu produk/jasa ISO 9000 merupakan standar sistem manajemen mutu yang bersifat umum, diakui dunia lnternasional dan dapat diterapkan disegala bidang termasuk bidang konstruksi. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui alasan, hambatan, gap antara harapan dan realita, dan prioritas utama perusahaan yang sedang dan sudah menetapkan ISO 9000 2000 Penelitian ini menggunakan studi literatur dan survei (terhadap perusahaan kontraktor di Surabaya dan Gresik yang sedang dan sudah menerapkan ISO 9000 2000. Pengolahan data menggunakan teknik analisa mean, gap, uji T, dan importance-performance dengan program Microsoft Excel 2000, dan SPSS II 00 Hasil analisa data menunjukkan bahwa alasan terbesar perusahaan menerapkan ISO 9000 yaitu untuk meningkatkan konsistensi dalam pelaksanaan (mean rank 5,40), dan memperbaiki mutu (mean rank 5,40). Hambatan terbesarnya yaitu waktu yang diperlukan untuk melengkapi penerapan (mean rank 4,07) Gap terbesar antara harapan dan realita terdapat pada faktor meningkatkan kepuasan pelanggan (mean rank -0,80). Perusahaan harus menerapkan faktor terhadap peningkatan kepuasan pelanggan sebagai prioritas utama untuk meningkatkan mutu perusahaan.

Keyword : quality management sistem, gap, principle, contractor

Analisis faktor-faktor dalam evaluasi tender berdasarkan penilaian pengembang dan tanggapan dari kontraktor yang bersangkutan

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : LOUIS;, FERDINAND

Seiring dengan meningkatnya persaingan antar kontraktor untuk memenangkan tender, khususnya pada proyek real estate, maka kontraktor perlu memperhatikan faktor-faktor yang menjadi kriteria evaluasi pihak pengembang dalam suatu proses tender. Proses evaluasi tender dilaksanakan dengan urutan sebagai berikut: penilaian kelengkapan administrasi, penilaian teknis, dan penilaian harga. Makalah ini akan menganalisa faktor-faktor dalam evaluasi tender berdasarkan penilaian pengembang dan tanggapan dari kontraktor yang bersangkutan. Penelitian yang dilakukan berupa studi kepustakaan, survei dengan menyebarkan kuesioner dan wawancara dengan pihak pengembang untuk mengetahui apakah faktor-faktor dalam evaluasi tender berdasarkan penilaian pengembang memiliki tingkat kepentingan yang sama besar, serta wawancara dengan pihak kontraktor yang melayani pihak pengembang untuk mengetahui kendala yang dihadapi pada saat mempersiapkan proposal tender. Untuk menganalisa data hasil kuesioner, digunakan analisa mean dan analisa varian yang dilanjutkan dengan uji LSD, sedangkan analisa frekuensi digunakan untuk menganalisa hasil wawancara. Berdasarkan analisa data, diperoleh hasil bahwa faktor-faktor yang lebih diperhatikan pihak pengembang dalam proses evaluasi tender adalah daftar volume pekerjaan dan rincian harga penawaran (mean = 4,64), garansi hasil pekerjaan (mean = 4,6), dan reputasi dan keahlian kontraktor (mean = 4,56). Dari hasil wawancara dengan pihak kontraktor yang melayani pengembang yang telah disurvei sebelumnya, didapat bahwa kontraktor umumnya tidak mendapat kesulitan dalam menyiapkan kelengkapan administrasi dokumen penawaran dalam mengikuti lelang. Reputasi kontraktor penting di mata pengembang. Dalam menentukan harga penawaran, kontraktor lebih menitikberatkan pada harga barang di pasaran, lokasi proyek, dan kebijakan ekonomi pemerintah. Mengenai masalah terjadinya perubahan volume pekerjaan di lapangan, kontraktor berpendapat bahwa hal itu bisa saja dimasukkan sebagai pekerjaan tambah kurang setelah dibicarakan dengan pemilik proyek terlebih dahulu.

Keyword : contractor, real estate, interview, tender evaluation

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1920/

Studi tentang analisa pembengkakan biaya dan waktu pada proyek konstruksi real estate

Filed under: Uncategorized — Tags: , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : OCTAVIA;, IKA

Penelitian ini membahas terjadinya pembengkakan biaya dan waktu yang terjadi pada proyek konstruksi Real Estate, faktor yang menyebabkan terjadinya pembengkakan biaya dan waktu, studi kasus pada beberapa, perusahaan kontraktor Real Estate, dan hubungan antara penyebab pembengkakan biaya dan waktu dengan studi kasus pada perusahaan kontraktor Real Estate di Sidoarjo. Penelitian ini dilakukan terhadap kontraktor Real Estate yang proyeknya berada di wilayah Sidoarjo, dengan cara mendistribusikan kuesioner untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan pembengkakan biaya dan waktu. Juga dilakukan studi kasus pada 3 perusahaan kontraktor Real Estate untuk mengetahui berapa besarnya pembengkakan biaya dan waktu yang dialaminya. HasiL penelitian menunjukkan bahwa penyebab yang paling dominan dari pembengkakan biaya dan waktu pada saat input adalah keadaan keuangan kontraktor yang kurang sehat, dan dana dari pengembang yang tidak cukup. Penyebab paling dominan pada pembengkakan biaya dan waktu pada saat proses konstruksi adalah kualitas tenaga kerja yang rendah dalam mengerjakan aktivitas proyek. Sedangkan penyebab dominan pembengkakan biaya dan waktu pada saat output adalah sistem pembayaran termyn yang tidak jelas. Hasil studi kasus pada Perumahan Pondok Jati menunjukkan bahwa proyek selesai sebelum waktunya dan biaya dibawah anggaran awal yaitu sebesar Rp 55.136.82,00 dalam waktu 18 minggu, itu dibawah rencana yaitu sebesar Rp 67.235.000,10 dalam waktu 38 minggu. Sedangkan untuk perumahan Puri Surya Jaya proyek selesai juga sebelum waktunya dengan biaya lebih kecil dari anggaran, yaitu sebesar Rp 36.694.200,00 dalam waktu 21 minggu, lebih kecil dari rencana sebesar Rp 38.060.018,50 dalam waktu 23 minggu.

Keyword : the increasing cost and time,real estate, contractor

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1960/

Create a free website or blog at WordPress.com.