Kumpulan Skripsi & Artikel Jurnal Ilmiah

2009

Model komunikasi antarbudaya ekspatriat Guangdong Machinery Exp.Imp.Ltd China (GMC) dengan orang Indonesia dalam rangka menjalin kerja sama dengan orang Indonesia di Surabaya

Author : VIRGINI, IMANUEL

Model komunikasi yang terjadi antara ekspatriat Guangdong Machinery Exp. and Imp. Ltd. China (GMC) ketika harus berinteraksi dengan orang Indonesia di Surabaya adalah model komunikasi antarbudaya. Dikatakan sebagai model komunikasi antarbudaya karena adanya perbedaan budaya yang dimiliki antara para ekspatriat GMC dengan orang Indonesia yang semuanya itu dipengaruhi oleh unsur kultur, sosiokultur, dan psikokultur . Metodologi yang digunakan adalah pendekatan deskripsi kualitatif melalui observasi dan wawancara mendalam dengan para informan, sehingga hasilnya dapat menggambarkan secara makro tentang kehidupan dan hubungan interaksi yang terjadi pada ekspatriat dari GMC Cina terhadap orang Indonesia dalam rangka menjalin kerja sama di Surabaya. Hasil dari analisa menunjukan bahwa unsur kultur, sosiokultur dan psikokultur itu muncul lewat penggunaan bahasa daerah ketika para ekspatriat ini berkomunikasi dengan sesama ekspatriatnya, dan penggunaan bahasa Indonesia, Mandarin, Jawa dan Inggris ketika berinteraksi dengan orang Indonesia. Kemudian juga sikap-sikap tertentu yang ditunjukan ketika berinteraksi, baik dengan sesama ekspatriat maupun dengan orang Indonesia, yaitu seperti sikap diam, kecenderungan melakukan kegiatan makan bersama sebagai sarana komunikasi, pembagian job desc yang sesuai, serta adanya niat untuk selalu beradaptasi, dimana ini semua pada dasarnya dipengaruhi oleh kepercayaan mereka pada ajaran Konfusius.

Keyword : guangdong machinery exp. and imp. ltd. china (gmc), communication, culture, multicultural communication, expatriates, language

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2750/

Analisa pengaruh faktor budaya, sosial, personal, dan psikologis terhadap pengambilan keputusan dalam memilih produk restoran waralaba asing

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : AGUSTINUS;, GARY

Penelitian ini mencari adanya pengaruh budaya, sosial. personal, dan psikologis terhadap pengambilan keputusan konsumen memilih waralaba asing di Surabaya. variabel bebasnya adalah: faktor budaya, sosial, personal, dan psikologis. variabel terikatnya pengambilan keputusan konsumen dengan populasi Pengguna jasa restoran waralaba asing dan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh sebanyak 100 orang responden. Sedangkan teknik pengumpulan datanya menggunakan kuesioner. Sementara itu untuk mengetahui kevaliditasan data diperlukan Uji normalitas, uji multikolinieritas. Sedangkan untuk uji hipotesisnya menggunakan regresi berganda yang keseluruhannya diolah menggunakan SPSS versi 13.0 dengan hasil untuk hipotesis pertama sebesar R 0,852 dan f hitung 62,677 lebih besar dari kritik F tabel 2,483 dan signifikan 0,000 kurang dari signifikan (P) 0,05 maupun 0,01, sehingga H0 ditolak dan H1 diterima; sesuai dengan hipotesis pertama yaitu ada pengaruh antara faktor social, factor Budaya, factor Personal, dan factor Psikologis secara serentak terhadap pengambilan keputusan konsumen memilih restoran waralaba asing, dengan tingkat deferensial (df) 95 diperoleh hasil sebesar 4,694 lebih besar dari pada harga kritik tabel 1,663 untuk taraf signifikan 0,05, pengaruh antara faktor budaya dengan faktor pengambilan keputusan konsumen memilih restoran waralaba asing, dengan tingkat deferensial (df) 95 diperoleh hasil sebesar 4,673 lebih besar dari pada harga kritik tabel 1,663 ini berarti ada pengaruh yang sangat signifikan. antara faktor budaya terhadap pengambilan keputusan konsumen memilih restoran waralaba asing secara parsial. Pengaruh antara faktor sosial dengan faktor pengambilan keputusan konsumen memilih restoran waralaba asing, dengan tingkat deferensial (df) 95 diperoleh hasil sebesar 4,694 lebih besar dari pada harga kritik tabel 1,663 untuk taraf signifikan 0,05, ini berarti ada pengaruh yang sangat signifikan. antara faktor sosial terhadap pengambilan keputusan konsumen memilih restoran waralaba asing secara parsial.Pengaruh antara faktor personal dengan faktor pengambilan keputusan konsumen memilih restoran waralaba asing, dengan tingkat deferensial (df) 95 diperoleh hasil sebesar 2,288 lebih besar dari pada harga kritik tabel 1,663 untuk taraf signifikan 0,05, ini berarti ada pengaruh yang signifikan. antara faktor personal terhadap pengambilan keputusan konsumen memilih restoran waralaba asing secara parsial.Pengaruh antara faktor psokologis dengan faktor pengambilan keputusan konsumen memilih restoran waralaba asing, dengan tingkat deferensial (df) 95 diperoleh hasil sebesar 0, 697 lebih besar dari pada harga kritik tabel 4,544 untuk taraf signifikan 0,05 maupun harga kritik tabel pearson 1,663 ini berarti ada pengaruh yang sangat signifikan. antara faktor psikologis terhadap pengambilan keputusan konsumen memilih restoran waralaba asing secara parsial. Berdasarkan dari besarnya nilai masing-masing hasil hitung, maka dapat disimpulkan faktor-faktor yang paling berpengaruh terhadap pengambilan keputusan konsumen adalah variabel Sosial: a. Variabel budaya (x1) dengan nilai 0,602 b. Variabel sosial (x2) dengan nilai 0,727 c. Variabel personal (x3) dengan nilai 0,571 d. Variabel psikologis (x4) dengan nilai 0,697

Keyword : foreign franchise restaurants, culture, social, personal, physiological, decision making

Sumber : http://repository.petra.ac.id/4828/

Tautan antara budaya Dayak dengan etos kerja karyawan PT Papasamsu di kota Sampit, Kalimantan Tengah

Filed under: Uncategorized — Tags: , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : , LIDIAWATI

Ketatnya persaingan dalam perdagangan di Pulau Jawa, menyebabkan para pengusaha mencari berbagai cara agar dapat mempertahankan serta mengembangkan usahanya. Seperti yang dilakukan PT Papasamsu yang bergerak dalam bidang perdagangan SEMBAKO, dimana untuk tetap mempertahankan usahannya, PT Papasamsu membuka cabang perusahaan di luar Pulau Jawa., yaitu di Pulau Kalimantan. Salah satunya adalah di Kota Sampit ? Kalimantan Tengah. Lokasi perusahaan yang berbeda, secara tidak langsung pasti mempengaruhi budaya pada masing-masing daerah. Seperti Kota Sampit dengan Budaya Dayak, sehingga dapat dilihat tautannya dengan etos kerja karyawan PT Papasamsu di Kota Sampit. Dalam penelitian ini digunakan data primer yang diambil langsung dari kuesioner sebanyak 25 responden yang merupakan karyawan PT Papasamsu di Kota Sampit. Selain kuesioner, data yang diambil adalah hasil wawancara orang-orang yang mengetahui lebih dalam tentang Budaya Dayak. Hasil penelitian menunjukan bahwa Budaya Dayak mempunyai tautan dengan etos kerja karyawan PT Papasamsu di Kota Sampit.

Keyword : culture, ethos work of employee

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2773/

The Formula of a new Indonesian fast food restaurant in the Netherlands

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : KURNIAWATI, MELISA

The research presented in this dissertation paper is a study on the opportunity of opening a new Indonesian fast food restaurant in the Netherlands and the consumer behavior related to this industry. Moreover, the result of the research is intended to help any investor to make essentials decisions for the new business so that it will be able to survive and succeed in the marketplace. The research was conducted by doing primary and secondary research, where the primary data was collected through focus group interview. These methods were carried out with a focus on three factors influencing buying behavior which represent three different groups of factors: culture represent environmental group, lifestyle represent person-related group, and product attributes represent properties of the food. The data gathered were organized and analyzed which at the end a 4Ps retail mix was concluded as the formula of a new Indonesian fast food restaurant in Indonesia

Keyword : indonesian food, fast food, consumer behavior, food consumption, 4ps marketing mix, culture, lifestyle, product attributes

Sumber : http://repository.petra.ac.id/5038/

Perancangan prangko budaya seri permainan tradisional rakyat Jawa Timur beserta media pendukungnya

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : MARGONO, KUMALASARI

Prangko budaya seri permainan tradisional rakyat Jawa Timur ini merupakan prangko yang diterbitkan oleh pemerintah dengan mengangkat tema-tema budaya Nusantara, yaitu mengenai bermacam jenis permainan tradisional rakyat dari propinsi Jawa Timur yang divisualisasikan dan dicetak di atas prangko tersebut beserta benda-benda filateli pendukung lainnya. Prangko mempunyai perforasi dan pada bagian depannya memuat nama negara yang menerbitkannya serta nilai nominal tertentu. Sedangkan bagian belakangnya berperekat. Prangko dimaksudkan sebagai tanda pelunasan biaya pengeposan.

Keyword : stamp, philately, culture, traditional games, east java

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3054/

Fasilitas pengembangan dan pengapresiasian seni-budaya di Surabaya

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : ROSALINE, MARIA

Proyek ini merupakan proyek swasta yang ditujukan untuk memfasilitasi kebutuhan masyarakat surabaya akan sebuah gedung yang representatif dan memadai dalam melakukan kegiatan berkesenian. Pendekatan yang digunakan dalam perancangan adalah pendekatan ruang (spasial). Permasalahan yang ingin diangkat sebagai konsep yang melandasi perancangan bangunan adalah bagaimana proyek ini dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat, yang menganggap seni itu seakan-akan terbagi menjadi 2 bagian, antara seni bebas dan seni yang mempunyai aturan-aturan tertentu. Sehingga dari permasalahan tersebut konsep yang terjadi adalah konsep kontradiksi.

Keyword : architecture design, art, culture, auditoriums

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3512/

Sarana wisata budaya madura di Bangkalan

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : BUDI, GALUH

Proyek ini bertujuan untuk mengangkat kebudayaan Madura kembali. Sarana ini merupakan suatu tempat dimana orang dapat memperoleh segala sesuatu yang berkaitan dengan adat istiadat, tradisi, dan seni budaya masyarakat Madura. Sarana yang direncanakan meliputi fasilitas untuk perayaan tradisional kerapan sapi, museum budaya Madura, pelatihan pelatihan mengenai budaya kesenian tradisional Madura. Oleh Karena itu dalam perancangannya, direncanakan bangunan yang mampu memiliki jiwa dari keseharian budaya masyarakat Madura tradisional yang diambil dari tatanan pemukiman tanean lajang dan ditransformasikan kedalam kebutuhan dan fungsi modern.

Keyword : tour facilities, culture, design concepts, recreation center, madura, bangkalan

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3583/

Pusat pagelaran dan kegiatan seni budaya Jawa Tengah di Surabaya

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : MUWARDI, MARTINUS

Proyek Tugas Akhir dengan judul Pusat Pagelaran dan Kegiatan Seni Budaya Jawa Tengah di Surakarta ini direncanakan dengan latar belakang budaya. Proyek yang dimiliki oleh pihak swasta ini merupakan sebuah area yang terdiri atas 10 massa yang saling berkaitan fungsinya, dimana satu sama lain saling menunjang. Lokasi proyek, yaitu di kota Surakarta, yang kental dengan nuansa budaya, sangat menunjang latar belakang budaya Jawa Tengah yang hendak ditampilkan.Proyek ini berangkat dari konsep dasar rumah tradisional Jawa, yang kemudian dipadukan dengan teori Candrasangkala dengan memakai angka tahun proyek ini direncanakan. Akhirnya kesemuanya menciptakan sebuah rancangan arsitektur dengan langgam tradisional Jawa yang dipadukan dengan kemajuan teknologi masa kini.

Keyword : art, central java, culture, surakarta, traditional house, candrasangkala

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3749/

Pengaruh aspek sosial budaya pada interior hotel Niagara di Lawang

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SANJAYA, FERRY

Pengaruh Aspek Sosial Budaya Pada Interior Hotel Niagara di Lawang adalah sebuah penelitian yang mengambil perspektif kurun waktu fase kolonial (1900- 1942), fase dimana bangunan hotel Niagara mulai didirikan. Pada fase ini terdapat sistim pelapisan sosial yang melahirkan adanya persaingan antar individu untuk mendapatkan sebuah penghargaan atau pengakuan kehormatan sosial di kalangan masyarakat lapisan tengah (Cina). Bentuk interaksi persaingan (kompetitif) masyarakat Cina guna mendapatkan penghargaan atau pengakuan kehormatan sosial itu dihadapinya dengan mengacukan aspek kehidupannya pada golongan masyarakat lapisan atas, yaitu Eropa. Demikian pula dengan Liem Sian Yu yang merupakan bagian dari masyarakat lapisan tengah (Cina) sebagai subyek dalam perancangan bangunan hotel Niagara, apa yang dialaminya dalam berinteraksi, yaitu bersaing dalam mendapatkan sebuah ‘penghargaan’ atau pengakuan kehormatan aktualisasi dirinya dari masyarakat di sekitarnya pada masa itu, diwujudkan pada pengacuan gaya, pemilihan dan pengolahan bahan, pemakaian prinsip desain keseimbangan pada salah satu wujud benda hasil kebudayaan milik Liem Sian Yu, yaitu kondisi fisik desain ruang dalam bangunan hotel Niagara.

Keyword : influence, culture, social aspect, colonial phase, interior, hotel niagara

Hotel and cottage resort in Labuhan Bajo, Nusa Tenggara Timur

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SYATRIADI, JERRY

Hotel dan Cottage Resort di Labuhan Bajo, Nusa Tenggara Timur ini merupakan proyek komersial milik swasta yang bergerak dalam bidang pariwisata. Proyek ini ditujukan untuk mengakomodasi pariwisata daerah, membangkitkan arsitektur tradisional setempat, dan mengharmoniskan diri dengan lingkungan alam sekitar yang unik. Pengolahan arsitektur yang menerapkan budaya dan sosial setempat mengambil konsep Trisimbol pada arsitektur eksteriornya dan Dwisimbol pada arsitektur interiornya. Sedangkan konsep arsitektur penggunanya adalah dinamis, dengan bentuk dasar segi delapan yang diambil dari pola desa tradisional setempat. Fasilitas utama meliputi kamar hotel, cottage, kolam renang, restoran, fitness, spa, ruang serbaguna, taman bermain, lapangan tennis, dan voli pantai.

Keyword : hotel, cottage, resort, social, culture, architecture, facilities, labuhan bajo

Sumber : http://repository.petra.ac.id/4338/

Older Posts »

Blog at WordPress.com.