Kumpulan Skripsi & Artikel Jurnal Ilmiah

2009

Studi banding penggunaan sawing PWM dan triangle PWM pada pengaturan kecepatan motor universal 1 phasa, 1/16 HP, 220 V

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SETIAWAN, YOHAN

Penggunaan inverter dalam dunia industri sekarang ini telah menjadi kebutuhan utama, misalnya sebagai pengaturan kecepatan motor AC, UPS (uninterruptabel power supplies) dan lain – lain. Namun seringkali bentuk gelombang output yang dihasilkan tidak sinusoidal dan mengandung harmonisa. Dalam tugas akhir ini akan didesain inverter satu phasa dengan metoda Sawing SPWM dan Triangel SPWM inverter. Dari dua metode dengan Sawing SPWM dan Triangel SPWM inverter akan ditentukan metoda yang terbaik dalam penggunaannya untuk motor universal. Dalam analisa performansi kedua metoda ini, ada beberapa parameter yang digunakan yaitu, frekuensi, tegangan, arus, power factor, putaran dan harmonisa. Data – data tersebut diperoleh dengan penggukuran menggunakan fluke 4 1 B. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa metoda Triangel SPWM inverter memberikan THD (Total Harmonic Distortion) yang lebih kecil jika dibandhgkan dengan Sawing SPWM inverter untuk motor universal 45 Watt, 220 Volt.

Keyword : electric, motors, sawing pwm, triangle pwm

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1238/

Studi perencanaan SUTM 20 KV dengan sistem radial interkoneksi di pulau Bawean PT. PLN (persero) UPJ area Gresik

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : , HIELK

Sistem distribusi Pulau Bawean yang ada sekarang ini menggunakan sistem radial dan belum bisa melayani konsumsi listrik seluruh daerah di Pulau Bawean yang sumber listriknya menggunakan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel. Untuk mengatasi hal ini dan untuk mendapatkan jaringan listrik yang berkualitas dan kontinyu maka diperlukan suatu perencanaan sistem distribusi SUTM 20 KV dengan sistem radial interkoneksi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara pengainatan langsung di lapangan serta penjelasan beberapa staf PT. PLN (PERSERO) UPJ area Gresik. Dari data-data tersebut dilakukan perhitungan untuk menganalisa data-data yang telah dikumpulkan. Dari hasil analisa yang telah dilakukan maka sistem distribusi yang digunakan sekarang ini cukup baik Sedangkan perencanaan yang dilakukan untuk memenuhi seluruh daerah di Pulau Bawean memakai sistem radial interkoneksi dapat meningkatkan kontinuitas pendistribusian listrik. Dan dengan dibuatnya 3 penyulang maka voltage drop yang terjadi pada Penyulang Sangkapura dari 2.3262 % menjadi 0,9539 % Penyulang Tambak dari 4,7398 % menjadi 1.2532 % dan Penyulang Tambahan voltage drop yang terjadi sebesar 1,2832 %.

Keyword : electric, power, distribution, tranmission, transformer, radial interkoneksi, bawean, gresik

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1306/

Aplikasi kartu chip pada sistem prabayar pemakaian listrik

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : OKTAVIA, HENNY

Sistem pembayaran listrik yang ada saat ini memiliki beberapa kelemahan, antara lain sering terjadinya tunggakan listrik ataupun konsumen yang merasa tidak nyaman karena harus mengantre sekian lama. Dan permasalahan di atas timbul suatu ide untuk melakukan pembayaran listrik dengan sistem prabayar menggunakan kartu chip. Tujuan yang hendak dicapai dalam pembuatan tugas akhir ini adalah mengaplikasikan kartu chip sebagai alat prabayar penggunaan listrik. Metode yang digunakan adalah dengan menghitung jumlah putaran pada piringan KWH meter, yang selanjutnya mikrokontroler melakukan pengurangan jumlah unit pada kartu chip. Untuk menghitung jumIah putaran piringan pada KWH meter dipakai sensor photodiode sebagai penerima dan infrared sebagai pemancar. Kartu chip pada tugas akhir ini digantikan dengan serial EEPROM AT93C46, yang pada prinsipnya memiliki cara kerja yang sama dengan kartu chip. Pengujian sistem yang dilakukan adalah dengan memberi suatu beban pada KWH meter sehingga terjadi pengurangan jumlah unit yang setara dengan jumlah putaran piringan KWH meter. Sistem telah dapat bejalan dengan baik, hanya saja masih terdapat kesalahan 6.46 %, yang terjadi karena KWH meter yang tidak dikalibrasi, dilakukannya pembulatan waktu, dan faktor kesalahan manusia dalam melakukan pencatatan waktu.

Keyword : smart, card, watt, meter, computer, programs, electric

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3259/

Studi tentang audit energi listrik pada sistem pendingin di gedung C Universitas Kristen Petra

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : DIAN, AGNES

Indonesia merupakan negara tropis dengan temperatur rata -rata tiap tahunnya sebesar 33 0 C (menurut ASHRAE Handbook). Kondisi ini pada daerah tertentu, khususnya di Surabaya sangat mengganggu kenyamanan dalam beraktivitas. Untuk mengatasi hal tersebut diperlukan Air Conditioner (AC) untuk menciptakan suhu ruangan yang diinginkan. Hal ini menyebabkan konsumsi energi listrik bertambah. AC menyerap energi listrik kurang lebih 40 % dari total penggunaan energi listrik di bangunan perkantoran. Audit energi listrik merupakan analisa penggunaan energi listrik dalam suatu bangunan. Dengan audit energi listrik yang tepat dan benar dapat menyebabkan penggunaan energi listrik yang efisien. Kapasitas AC dalam suatu ruangan dipengaruhi oleh beberapa hal seperti: jumlah orang, penerangan, konduksi, radiasi, dan lain sebagainya. Untuk tugas akhir ini, audit energi dilakukan di Gedung C Universitas Kristen Petra. Dari hasil perhitungan, dengan memperhatikan standar kenyamanan 25 0 C, pemasangan AC di gedung C untuk ruang kelas dan laboratorium masih kurang, sedangkan untuk kantor seperti ruang dosen dan ruang dekan, pemasangan AC cenderung berlebih.

Keyword : audit, energy, electric, comfortable, air conditioner, temperature , refrigation

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3930/

Studi pemodelan dampak tegangan impuls pada transformator daya 150 kV di gardu induk

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : BENYAMIN, MARSELIANUS

Transformator daya merupakan unsur utama dalam penyaluran tenaga listrik. Adanya tegangan impuls pada transformator daya 150 kV baik yang berasal dari fenomena alam yaitu petir atau faktor dari dalam, misalnya switching, dapat mengakibatkan rusaknya isolasi dan kumparan transformator sehingga dapat menyebabkan terganggunya sistem penyaluran tenaga listrik. Oleh karena itu perlunya mempelajari pengaruh yang ditimbulkan oleh tegangan impuls yang masuk secara cepat pada kumparan transformator. Caranya adalah dengan memodelkannya lewat program Matlab dengan besar tegangan impuls adalah 550 kV, 650 kV, dan 750 kV. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, disimpulkan bahwa dengan tegangan impuls berbeda-beda tersebut yang disimulasikan pada kumparan transformator, maka untuk harga tegangan impuls yang semakin meningkat, harga tegangan puncak pada setiap kumparan juga akan semakin meningkat mengikuti kenaikkan harga tegangan impuls yang diberikan yaitu berkisar antara 181,18 kV sampai dengan 745,34 kV.

Keyword : power transformer, impulse voltage, electric, transformers

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3982/

Studi pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) dengan daya 1500 KW di pulau Bawean PT.PLN (persero) UPJ area Gresik

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : RIZAL, ABDUL

Dalam tugas akhir ini dibahas suplai energi tistrik di Pulau Bawean yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD). Hal ini disebabkan oleh semakin bertambahnya penumbuhan penduduk pulau Bawean yang dikuti dengan aktivitas masyarakat pulau bawean terhadap kebutuhan penyediaan listrik yang baik dan kontinyu. Sehingga dibutuhkan suatu metode penyelesaian dengan cara mempelajari dan menganalisa dari data-data yang diperoleh terhadap data-data yang ada di PLTD Pulau Bawean. Dari data yang terdapat pada PLTD pulau Bawean dimana jumlah mesin diesel 6 buah dengan total daya 2500 KVA, daya terpasang 5.597.850 VA dan beban puncak 1300 KW, maka PT. PLN menyew PLTD dari dua perusahaan yaitu CV. Gading Murni dan PT. Bukit daya Abadi dengan total daya sebesar 1500 KW. Untuk itu CV. Gading Murni memikul beban sebesar 80 % (1300 KW) dan PT Bukit Jaya Abadi 20 % (200 KW). Dengan penggunaan 6 buah mesin diesel tersebut diatas (2500 KVA) yang diikuti dengan pertumbuhan beban sebesar 7 %, maka PLTD Pulau Bawean dapat diperkirakan beroperasi selama +/- 7,5 tahun.

Keyword : electric, power, plants, diesel, bawean, gresik

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1107/

Studi perbandingan arus transient dengan menggunakan direct on line, star delta, autotransformer, inverter, dan soft starter pada motor induksi 1,5 HP, 380 V, 3 phasa, 1500 RPM, 50 Hz

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : TEDJAKUSUMA, MONICA

Motor induksi adalah motor yang umumnya digunakan dalam perindustrian. Untuk menjalankannya dengan aman diperlukan alat bantu, dalam Tugas Akhir ini dipilih alat bantu Star Delta, Autotransformator, Inverter, dan Soft Starter yang dibandingkan dengan yang dihubungkan langsung dengan suplai (Direct On Line). Alat yang digunakan untuk mengukur datadata pembanding adalah Power Quality Analyzer Fluke 43. Pengukuran dilakukan pada motor induksi tiga phasa 1.5 Hp, 1500 RPM, 380 V, 50 HZ dan datadata pembanding itu adalah inrush, volts/amps/hertz, power, harmonics dan sags and swells. Dari percobaan dapat diketahui bahwa yang paling baik digunakan adalah Soft Starter karena arus start kecil sebesar 0 – 6 kali arus nominal. Dan yang arus startnya besar atau yang hasilnya kurang baik adalah direct On Line karena arus startnya 9 kali atus nominal.

Keyword : electric, motor, induction, electric inverters, soft starter, star delta, autotransformer

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1118/

Pengaturan kecepatan putaran motor penggerak pompa air 1,5 Pk, 3 phi, 380 v melalui pengaturan frekuensi dengan bantuan inverter omron 3G3IV dan otomatisasi PLC C28P

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : MARDANI, FANDY

Kebutuhan harian akan air adalah mutlak. Karena itu dibutuhkan peralatan bantu yang mampu menyuplai air sesuai dengan kapasitas kebutuhan. Pompa air dapat memindahkan air dari permukaan rendah ke permukaan lebih tinggi. Namun seringkali pemakaian pompa tidak sebanding dengan kapasitas kebutuhan dan pornpa seringkali dioperasikan terus menerus sehingga ada daya listrik dan air terbuang percuma. Dalam Tugas akhir ini, pemakaian pompa air akan dikontrol, dalam arti putaran motor penggerak pomp bisa diatur sehingga debit output pompa sesuai dengan beban pemakaian air. Pengaturan putaran motor dilakukan oleh Inverter dengan merubah frekuensi. Selain itu juga dirancang system otomatisasi dengan PLC dengan Limit Switch sebagai sensor ketinggian di Tandon air atas sebagai input variasi frekuensi pada inverter dan Pressure Switch sebagai On-off otomatis pompa dengan prinsip tekanan. Pada pengujian performansi alat, ternyata menunjukkan bahwa efisiensi total sistem cukup kecil. Untuk pengaturan frekuensi 35-50 Hz, efisiensi totalnya hanya mencapai 10-1 3%. Jadi efisiensi total sangat dipengaruhi oleh efisiensi motor, inverter, dan pornpa. jadi tidak terlalu dipengaruhi oleh perubahan frekuensi putaran motor.

Keyword : electric, motors, induction, controllers, plc c28p, omron 3g3iv, water, pump

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1145/

Studi tentang pembagian beban pada generator set (2×1.25 MVA) di Tunjungan Plaza II

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : , HARRIS

Tunjungan Plaza II dengan pengelola PT. Pakuwon Jati sebagai salah satu pusat perbelanjaan dan pusat bisnis yang hesar di Surabaya ini, mengutamakan penyediaan sumber listrik yang kontinyu guna melayani pengunjung maupun penyewa. Tunjungan Plaza II disuplai oleh dua sumber listrik yaitu PLN yang dipakai menyuplai beban dari jam 22.00 sampai 18.00 yang termasuk jam Low Tariff dan dua unit generator set ( 2 x 1, 25 MVA ) yang diparalel untuk menyuplai beban dari jam 18.00 sampai 22.00 yang termasuk jam High Tariff. Tujuan penelitian ini untuk mempelajari pembagian beban yang disuplai oleh kedua generator set pada jam 18.00 sampai 22.00. Hal ini dilakukan untuk mengetahui cara pengaturan pembagian beban sehingga effisiensi genset yang maksimal dapat diperoleh. Dari hasil analisa yang dilakukan menunjukkan bahwa dengan penggunaan load balancing unit, maka genset di TP II memikul beban masing-masing sebesar 50 % dari total beban 2433,62 KVA yaitu 1216,8115 KVA. Beban yang dipikul masing-masing genset besarnya adalah 97,34492 % dari beban penuh masing-masing genset.

Keyword : electric, generators, diesel, plants, power, tunjungan plaza

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1216/

Blog at WordPress.com.