Kumpulan Skripsi & Artikel Jurnal Ilmiah

2009

Penelitian self compacting concrete dengan fly ash dan silica fume terhadap absorpsi dan kuat tekan

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : CHRISTINA;, VANDA

Self Compacting Concrete ( SCC ) merupakan beton yang dapat memadat sendiri tanpa vibrator sehingga ukuran dan proporsi agregat kasar harus dibatasi. SCC memerlukan mineral admixtures berupa fly ash dan silica fume serta chemical admixture berupa viscocrete yang berviskositas tinggi agar flowable. Hal ini menyebabkan SCC bersifat watertight concrete yang dapat digunakan pada struktur beton yang berhubungan dengan air. Selama ini penggunaan SCC di lapangan tidak diuji tingkat absorpsinya. Dari penelitian terdahulu tentang SCC, didapatkan penggunaan optimal fly ash adalah 20% dan 30%. Sedangkan dari P.T. Sika sebagai produsen silica fume, didapatkan penggunaan optimal silica fume adalah 5% dan 10% dari berat binder. Komposisi yang diteliti diperoleh dari trial mix agar persyaratan flowability, yaitu filling ability dan passing ability dapat terpenuhi. Pengujian filling ability dilakukan dengan slump cone, sedangkan passing ability dengan L ? Shaped Box. Tes absorpsi dilakukan pada umur beton 7 dan 28 hari, sedangkan tes kuat tekan pada umur 7, 14, 28 dan 56 hari. Komposisi yang diuji adalah semen dengan fly ash 8 : 2 dan 7 : 3 serta semen dengan silica fume 9.5 : 0.5 dan 9 :1, masing – masing komposisi diberi dosis viscocrete 1%, 1.5% dan 2% dari berat semen. Hasil pengujian menunjukkan dosis viscocrete optimal agar memenuhi syarat flowability adalah 1.5%. Komposisi optimal untuk menghasilkan nilai absorpsi yang rendah adalah fly ash 20% dan viscocrete 2%, serta silica fume 5% dan viscocrete 2%. Sedangkan komposisi optimal untuk menghasilkan kuat tekan yang tinggi adalah fly ash 30% dan viscocrete 2%, serta silica fume 10% dan viscocrete 1.5%.

Keyword : self compacting concrete, fly ash, silica fume, viscocrete, flowability, absorption, compressive strength

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3409/

Penelitian mengenai pengaruh polypropylene fibre pada self compacting concrete terhadap kuat tekan dan kuat tarik

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : GUNAWAN, JEFRY

Self Compacting Concrete ( SCC ) merupakan campuran beton yang mampu memadat sendiri tanpa menggunakan vibrator. SCC memerlukan mineral admixtures berupa fly ash serta chemical admixture berupa viscocrete yang berviskositas tinggi agar flowable. Beton juga memiliki kekurangan dalam penggunaannya yaitu kuat tarik yang rendah. Oleh sebab itu, dalam penelitian ini digunakan polypropylene fibre sehingga dapat meningkatkan kuat tarik pada beton. Pada penelitian ini, syarat-syarat SCC harus diperiksa. Pengujian filling ability dilakukan dengan menggunakan slump cone, sedangkan passing ability dengan L ? shaped box. Polypropylene fibre yang diberikan dalam campuran beton sebesar 0.6 kg/m 3 dari total volume beton. Untuk komposisi semen dengan fly ash dipakai 8 : 2 dan 7 : 3 yang masing – masing komposisi diberi dosis viscocrete 1.5% dan 2% dari berat total binder. Untuk test kuat tekan dan kuat tarik dilakukan pada umur 7, 14, 28 dan 56 hari. Hasil pengujian menunjukkan bahwa komposisi fly ash dan dosis viscocrete optimal untuk menghasilkan kuat tekan yang tinggi adalah komposisi fly ash 30% dan dosis viscocrete 1.5%. Sedangkan untuk kuat tarik yang tinggi dihasilkan dari komposisi fly ash 20% dengan dosis viscocrete 2%. Penambahan polypropylene fibre pada SCC tidak memperlihatkan kenaikan kuat tarik sedangkan untuk kuat tekannya lebih rendah.

Keyword : self compacting concrete, fly ash, polypropylene fibre, viscocrete, flowability, compressive strength, tensile strength

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2843/

Create a free website or blog at WordPress.com.