Kumpulan Skripsi & Artikel Jurnal Ilmiah

2009

Komposisi dan karakteristik beton geopolimer dari fly ash tipe c dan tipe f

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : KOSNATHA;, SANDY

Beton geopolymer yang merupakan beton dengan bahan dasar 100 % fly ash merupakan material yang cukup potensial digunakan sebagai bahan pengganti semen. Tujuan dari penelitian ini adalah membandingkan beton geopolymer yang dibuat dengan dua jenis fly ash yang berbeda, yaitu tipe C dan tipe F. Dalam penelitian ini dilakukan pembuatan beton geopolymer dengan berbagai macam parameter antara lain komposisi sodium hidroksida, sodium silikat, perbandingan water/binder, dan pengaruh proses curing yang digunakan. Pengaruh umur terhadap kekuatan beton juga akan ditinjau dalam penelitian ini. Kekuatan tekan beton geopolymer yang menggunakan fly ash tipe C ternyata lebih lebih tinggi daripada tipe F, baik yang menggunakan curing dengan oven maupun pada suhu ruang. Di samping itu penambahan umur tidak terlalu berpengaruh terhadap kekuatan tekan. Penggunaan oven memberikan peningkatan kekuatan awal yang tinggi.

Keyword : geopolymer concrete, fly ash, compressive strength

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3676/

Komposisi alkaline aktivator dan fly ash untuk beton geopolimer mutu tinggi

Author : YUWONO, CALVIN

Beton geopolymer atau beton dengan bahan dasar 100% fly ash ini merupakan salah satu alternatif pengganti beton yang pada umumnya menggunakan semen sebagai bahan dasar. Fly ash sendiri tidak dapat mengeras seperti halnya semen, maka dibutuhkan alkaline aktivator untuk mengikat fly ash. Beton geopolymer merupakan suatu material baru dan cukup potensial untuk digunakan di dalam dunia konstruksi. Tujuan dari penelitian ini adalah mencari komposisi mix design beton geopolymer mutu tinggi. Di dalam penelitian ini, parameter yang digunakan adalah perbandingan sodium silikat dan sodium hidroksida, konsentrasi sodium hidroksida, penggunaan superplasticiser, persiapan alkaline aktivator yang digunakan, faktor air-fly ash, kekuatan beton berdasarkan umur, perbandingan fly ash dan pasir, dan pengamatan terhadap pola keruntuhan yang terjadi. Hasilnya menunjukan bahwa perbandingan sodium silikat : sodium hidroksida yang paling efektif adalah 2.5. Konsentrasi sodium hidroksida yang menghasilkan kuat tekan beton tertinggi dalam penelitian ini adalah 8 Molar. Kuat tekan beton geopolymer yang dihasilkan paling optimum dalam penelitian ini adalah 75.77 MPa.

Keyword : geopolymer concrete, alkaline activator, compressive strength, fly ash, sodium silicate, sodium hydroxide, superplasticiser

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2858/

Create a free website or blog at WordPress.com.