Kumpulan Skripsi & Artikel Jurnal Ilmiah

2009

Pengaruh ukuran cetakan dan kontrol penuangan terhadap struktur mikro pada proses direct chill casting

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : CHIEN, WANG

Proses Direct Chill Casting (DCC) umumnya digunakan untuk menghasilkan ingot. Faktor-faktor yang diduga berpengaruh terhadap proses DCC adalah ukuran cetakan dan kontrol penuangan. Oleh karena itu penelitian ini mengkaji lebih lanjut mengenai pengaruh ukuran cetakan dan kontrol penuangan terhadap struktur mikro produk cor. Produk cor yang berbentuk silinder pejal dihasilkan dengan menggunakan variasi ukuran diameter cetakan 79 mm dan 80 mm serta variasi kontrol penuangan dengan waktu buka lubang tundish 9 ? 1 detik dan 13 ? 1 detik. Pengujian yang dilakukan adalah metalografi dan kekerasan. Pengamatan struktur mikro (metalografi) dilakukan dengan mikroskop optik serta pengujian kekerasan dengan alat uji Rockwell. Produk cor yang mengalami pengujian adalah bagian atas, tengah, dan bawah silinder yang masing-masing diamati dan diuji pada penampang lintangnya pada posisi tepi, tengah, dan pusat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa silinder pejal dengan proses DCC memiliki bentuk butir dendrit equiaxed dengan ukuran yang tidak seragam pada tiap posisi. Pada ukuran diameter cetakan 79 mm dihasilkan butir dendrit equiaxed yang lebih kecil dan nilai kekerasan yang lebih tinggi dibandingkan ukuran diameter cetakan 80 mm. Pada waktu buka lubang tundish 9 ? 1 detik dihasilkan butir dendrit equiaxed yang lebih besar dan nilai kekerasan yang lebih rendah dibandingkan waktu buka 13 ? 1 detik.

Keyword : direct chill casting, micro structure, hardness

Sumber : http://repository.petra.ac.id/5145/

Pembuatan peralatan praktikum jominy test dan pengujiannya

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SIDHARTA, SAMUEL

Kekerasan rnerupakan salah satu sifat mekanik penting didalam logam. Setiap logam, khususnya baja dapat dikeraskan dengan memodifikasi struktur mikronya, tanpa menambahkan unsur paduan. Tetapi tidak semua baja dapat dikeraskan dengan cara tersebut, oleh sebab itu diperlukan pengujian hardenability. Salah satu metode pengujian hardenability yang sering digunakan yaitu jominy test. Dalam Tugas Akhir ini telah dibuat suatu peralatan praktikum jominy test. Pengujian keabsahan atau kelayakan alat tersebut dilakukan dengan melakukan pengujian jominy test terhadap tiga macam spesimen baja yang berbeda, yaitu: baja AISI 1045, AISI 4140 dan AISI 4340. Dimana hasil kurva hardenability dari ketiga spesimen baja tersebut dibandingkan dengan hardenability masing-masing pada referensi atau literatur yang sudah ada. Kurva hardenability yang diperoleh sebagai hasil pengujian masuk didalam range hardenability band untuk masing-masing spesimen baja, sehingga peralatan yang digunakan dalam melakukan pengujian jominy test tersebut layak dipakai untuk kegiatan praktikum di laboratorium metalurgi Universitas Kristen Petra.

Keyword : hardness, steel, hardenability, jominy test, hardenability band

Studi pengaruh radius putar cetakan terhadap sifat kekerasan dan struktur mikro aluminium 356.0 pada pengecoran sentrifugal vertikal

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : , SUGIYONO

Pengecoran sentrifugal mampu meningkatkan sifat kekerasan produk pengecoran dengan memperkecil ukuran butir sehingga jumlah butir bertambah. Hasil penelitian ini menunjukkan terjadinya peningkatan rata-rata kekerasan spesimen hasil pengecoran sentrifugal sebesar 26-30% dibandingkan hasil pengecoran gravitasi. Selain itu penelitian juga menunjukkan bahwa pertambahan radius putar cetakan menghasilkan struktur mikro dengan ukuran butir yang semakin kecil. Ukuran butir yang terkecil terdapat pada struktur mikro spesimen hasil pengecoran sentrifugal dengan radius putar terjauh (55 mm). Spesimen ini juga memiliki tingkat rata-rata kekerasan yang paling tinggi (63,979 HRB).

Keyword : vertical centrifugal casting, microstructure, hardness, grain size

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2995/

Pembuatan keramik alumina dengan proces slip casting

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : EKO, DENNY

Penelitian ini mempelajari pengaruh variasi % berat alumina terhadap penyusutan, porositas, kekerasan, dan bulk density yang dihasilkan pada pembuatan keramik alumina. Metode pembuatan keramik alumina dilakukan dengan proses slip casting dengan variasi berat alumina dalam slip, yaitu 40%, 50%, dan 60% berat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bulk density maupun kekerasan yang dihasilkan sampel dengan 60% berat alumina paling tinggi yaitu 49,56% berat jenis teoritis dan 334,67 Kgf/mm? dibanding sampel dengan 50% berat alumina yaitu 46,72% berat jenis teoritis dan kekerasan 282,67 Kgf/mm?. Sampel dengan 40% berat alumina memiliki berat jenis teoritis paling rendah yaitu 40% berat jenis teoritis. Hal ini didukung oleh pangamatan struktur mikro dengan SEM yang menunjukkan porositas paling rendah pada 60% berat alumina. Hal yang sama diperoleh pada penyusutan yang juga menunjukkan paling rendah pada sampel dengan 60% berat alumina. Hasil diatas dikarenakan oleh sampel dengan 60% berat alumina memiliki kontak antar partikel paling banyak dibanding 50% dan 40% berat alumina sehingga proses difusi selama proses sinter terjadi paling efektif.

Keyword : sintering temperature, alumina, slip casting, shrinkage, porosity, hardness, bulk density

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3035/

Pengaruh media pendingin terhadap kekerasan dan struktur mikro pada uji hardenability grossman

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : WULANDARI, ELIZABETH

Salah satu dari beberapa sifat mekanik yang penting didalam logam adalah kekerasan. Mengubah kekerasan logam dapat dilakukan dengan memodifikasi struktur mikro tanpa menambahkan unsur paduan. Salah satu metode yang digunakan untuk pengujian hardenabillity yaitu Grossman test. Sebagai bahan pengujian digunakan dua spesimen baja yang berbeda, yaitu : AISI 1045 dan AISI 4140. Masing-masing spesimen dimodifikasi dengan 3 macam pendingin, yaitu air, brine dan oli. Setelah itu dilakukan pengujian untuk mendapatkan data kekerasan logam yang telah di quench, serta menganalisa kekerasan dan struktur mikro logam.

Keyword : hardness, steel, hardenability, grossman test, quench

Sumber : http://repository.petra.ac.id/5306/

Analisa pengaruh variasi kecepatan turun dan temperatur tuang pada proses direct chill casting terhadap sifat mekanik round

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : RACHMADI, SILVESTER

Direct chill casting merupakan proses pengecoran dengan pembekuan cepat yang dipengaruhi oleh faktor temperatur tuang dan kecepatan turun bottom block . Pembekuan cepat akan mempengaruhi sifat mekaniknya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa sejauh mana pengaruh temperatur tuang dan kecepatan turun bottom block terhadap sifat mekanik produk yang dihasilkan. Penelitian dilakukan dengan memvariasikan kecepatan turun bottom block sebesar 57 mm/menit dan 67 mm/menit dengan temperatur tuang sebesar 750 0 C, 775 0 C dan 800 0 C. Analisa sifat mekanik yang dilakukan meliputi pengujian kekerasan dan kekuatan tarik. Nilai kekerasan dan kekuatan tarik yang didapat akan dibandingkan satu dengan yang lain untuk mengetahui variasi mana yang dapat menghasilkan produk cor yang paling tinggi nilai kekerasan dan kekuatan tariknya. Dari hasil penelitian didapatkan nilai kekerasan yang cenderung tidak seragam pada potongan melintang yaitu dari posisi tepi ke pusat dan pada potongan membujur dari bagian bawah ke atas. Nilai kekerasan dan kekuatan tarik yang paling tinggi ini didapatkan pada variasi kecepatan turun bottom block sebesar 57 mm/menit dan temperatur tuang sebesar 775 0 C.

Keyword : chill, casting, mechanical properties, hardness, tensile strength, aluminium

Sumber : http://repository.petra.ac.id/4821/

Create a free website or blog at WordPress.com.