Kumpulan Skripsi & Artikel Jurnal Ilmiah

2009

Perencanaan filter pasif untuk mesin PP1 winder extruder 1 di PT Yanaprima Hastapersada Sidoarjo

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : HADIBOWO, EKO

PT. Yanaprima Hastapersada adalah perusahaan yang bergerak pada bidang produksi karung plastik. Peralatan-peralatan elektronika seperti inverter yang merupakan beban non-linier, banyak digunakan dalam proses produksi di PT. Yanaprima Hastapersada. Pembuatan tugas akhir ini dimaksudkan untuk mempelajari desain filter pasif yang digunakan untuk meredamkan arus harmonisa yang timbul pada mesin Winder Extruder 1 di PT. Yanaprima Hastapersada, Sidoarjo. Harmonisa disebabkan oleh beban non linier yang menyebabkan bentuk gelombang arus maupun tegangan idealnya adalah sinusoidal murni akan menjadi cacat akibat distorsi harmonisa yang terjadi. Harmonisa mengakibatkan menurunnya kualitas daya pada peralatan atau pada sistem tenaga listrik di industri. Dari hasil pengukuran diketahui bahwa pada mesin Winder Extruder 1 di PT. Yanaprima Hastapersada, Sidoarjo terdapat harmonisa dengan persentase ITHD sebesar 29.73 % yang melebihi batas standar IEEE 519-1992 yang diijinkan yaitu sebesar 15 %. Harmonisa yang dominan adalah harmonisa ke-5 dan ke-7. Peredaman harmonisa dapat dilakukan dengan memasang filter pasif (shunt type). Komponen filter pasif yang dibutuhkan adalah 152 i F dan156 i F untuk kapasitor dan induktor dengan nilai sebesar 3,0213 mH (15,9 A) dan 1,4519 Melalui simulasi rangkaian menggunakan program Psim 6.1 dapat dilihat bahwa filter pasif menunjukkan hasil yang baik, yaitu dari 27,07 % ITHD tanpa menggunakan filter menjadi 14,10 % ITHD dengan menggunakan filter pasif harmonisa ke-5 dan ke-7, dan telah memenuhi standar IEEE 519-1992 tentang limit tegangan dan arus harmonisa yang diperbolehkan.

Keyword : harmonics, passive filter, ithd, vthd

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3881/

Evaluasi penggunaan filter harmonisa (kompensator daya reaktif) terhadap sistem kelistrikan di pabrik Semen Gresik,Tuban III

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : HERMAN, JOHANES

Dengan semakin berkembangnya penerapan teknologi elektronika dalam bidang industri, maka semakin banyak pula beban non linier yang dipergunakan. Namun, beban non linier tersebut mempunyai kendala pada bentuk gelombangnya yaitu berbentuk gelombang sinus yang tak sempurna. Gelombang sinus tak sempurna ini mempunyai berbagai kerugian. Diantaranya adalah peralatan menjadi lebih cepat panas, lifetime peralatan menjadi berkurang, interferensi sinyal (gangguan pada saluran telepon), dan tegangan berlebih. Pada Pabrik Semen Gresik, Tuban III mempunyai beban non linier yang berjumlah cukup banyak. Maka, untuk mengatasi pengaruh beban non linier tersebut masuk ke system kelistrikan, dipergunakanlah filter harmonisa sebanyak 8 buah. Dimana filter tersebut bekerja pada 5 frekuensi berbeda. Kelima frekuensi tersebut adalah 100 Hz, 150 Hz, 250 Hz, 350 Hz, dan 550 Hz. Dari hasil pengukuran dan simulasi menggunakan software ETAP Power Station Versi 4.00C didapatkan bahwa pemilihan filter harmonisa tersebut telah mampu mengatasi harmonisa yang timbul, selain ITHD busbar SS VII masih lebih besar dari standar yang diijinkan (ITHD=12) yaitu 12,05. Selain digunakan sebagai filter harmonisa, filter tersebut juga dimanfaatkan untuk mengkompensasi daya reaktif dari 0,72 menjadi 0,985.

Keyword : harmonics, filter, reactive power, electric power, distribution, semen gresik, tuban

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3983/

Studi pengaruh harmonisa tiga fasa di gardu trafo tiang 160 kVA yang berdampak terhadap penambahan losses di PLN APJ Surabaya Utara

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SUDARSO, YOSEPH

Beban non linier dapat mengakibatkan munculnya harmonisa yang merupakan ancaman bahaya bagi konsumen maupun bagi PLN yang merupakan pihak penyedia energi listrik. Tingkat harmonisa yang tinggi sangat berpengaruh pada trafo tiang, salah satu pengaruhnya adalah adanya penambahan losses pada trafo tiang. Dalam Tugas Akhir ini dilakukan pengukuran terhadap gardu trafo tiang 160 kVA yang berada di daerah APJ Surabaya Utara. Dari hasil analisa pengukuran, didapatkan bahwa tingkat harmonisa yang tinggi dapat menambah losses pada gardu trafo tiang. Gardu trafo tiang 160 kVA yang harmonisanya paling tinggi berada pada trafo tiang di Kedung Cowek 177, di mana sebelum terkena harmonisa lossesnya sebesar 2.4 kW (1,5%) dan setelah terkena harmonisa sebesar 14,02% (fasa R), 16,57% (fasa S), 14,38% (fasa T), maka losses yang ditimbulkan sebesar 9.13 kW (6,35%), di mana Total losses yang di keluarkan trafo 160 kVA di Kedung Cowek 177 sebesar 525,12 kWH per harinya dan 16.278,72 kWH per bulannya.

Keyword : 160 kva post pole transformer, harmonics, losses

Sumber : http://repository.petra.ac.id/4172/

Studi harmonisa pada utilitas listrik perumahaan yang disebabkan oleh beban nonlinier

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : DWIPAYANA, DION

Dunia kita semakin canggih dengan kehadiran teknologi-teknologi terkini, sehingga makin banyak utilitas listrik perumahan yang digunakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Beban-beban utilitas listrik perumahan sekarang ini tidak hanya terdiri dari beban linier, tetapi juga beban-beban nonlinier misalnya televisi, komputer, microwave, lampu fluorescent dan lain sebagainya. Tujuan Tugas Akhir ini yaitu melakukan pemodelan dan prediksi tingkat harmonisa pada utilitas listrik perumahan. Pemodelan dan prediksi Tugas Akhir ini menggunakan harmonic analysis dengan program ETAP PowerStation versi 4.0.0 C pada golongan rumah R1, R2 dan R3. Pada Tugas Akhir ini pengukuran dilakukan pada 5 rumah R1, 5 rumah R2 dan 2 rumah R3. Pengukuran dilakukan pada beban nonlinier dan kwh-meter di tiap rumah R1, R2 dan R3 dengan menggunakan Fluke 41 B. Hasil pengukuran kwh-meter pada rumah R1, R2 dan R3 dibandingkan untuk mendapatkan analisa tentang VTHD, ITHD, faktor daya dan frekuensi. Hasil analisa menunjukkan bahwa VTHD, faktor daya (PF) dan frekuensi pada golongan rumah R1, R2 dan R3 sesuai dengan standar. VTHD (maksimum 5%) pada R1 hasilnya 1,3% – 4,8%, R2 hasilnya 1,1% -? 3,6% dan R3 hasilnya 1,7% – 1,8%. Sedangkan ITHD pada golongan rumah R1, R2 dan R3 telah sesuai standar, tetapi ada rumah R1, R2 dan R3 yang tidak sesuai dengan standar yang ditentukan. Hasil analisa juga mendapatkan kesimpulan bahwa lampu hemat energi merupakan peralatan elektronik yang menimbulkan harmonisa paling besar. Besarnya harmonisa yang timbul pada tiap-tiap rumah tergantung dari banyaknya peralatan elektronik yang digunakan.

Keyword : non linier load, harmonics, housing electricity utility

Sumber : http://repository.petra.ac.id/4176/

Studi pengaruh harmonisa tiga fasa pada gardu trafo tiang 200 kVA yang berdampak terhadap kenaikan arus netral di PLN APJ Surabaya Utara

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : IRYAWAN, ALEX

Harmonisa adalah gangguan yang terjadi pada sistem distribusi tenaga listrik akibat terjadinya distorsi gelombang arus dan tegangan. Akhir-akhir ini, masalah harmonisa semakin bertambah seiring dengan bertambahnya penggunaan peralatan yang mempunyai karakteristik non linier, hal ini menyebabkan kenaikan arus netral pada Gardu Trafo Tiang 200 kVA. Dalam Tugas Akhir ini, dilakukan pengukuran harmonisa dan arus netral pada sepuluh buah Gardu Trafo Tiang 200 kVA yang berada di wilayah APJ Surabaya Utara. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa VTHD pada sepuluh buah Gardu Trafo Tiang 200 kVA tidak melebihi standar IEEE 519 (3%), yaitu antara 0.09%-1.81%. Sedangkan ITHD nya sebagian sudah tidak sesuai standar, dengan ITHD terukur antara 0.37%-11.92% (standar IEEE 519 maksimum 5%). Untuk nilai unbalance arusnya sebagian ada yang melebihi standar IEEE Std. 446-1980 (20%), yaitu antara 0.39%-28.1%. Dari analisa diperoleh bahwa kenaikan arus netral dapat disebabkan karena adanya harmonisa dan unbalance pada ketiga arus fasanya. Harmonisa yang menyebabkan kenaikan arus netral terutama harmonisa urutan nol (zero sequence harmonic).

Keyword : 200 kva post pole transformers, harmonics, neutral current

Sumber : http://repository.petra.ac.id/4177/

Studi harmonisa tegangan dan arus di Gedung A Universitas Kristen Petra

Filed under: Uncategorized — Tags: — dvanhlast @ 7:31 am

Author : BUDI, SANTO

Gedung A Universitas Kristen Petra adalah gedung perkuliahan jurusan Manajemen Perhotelan yang memiliki laboratorium dengan berbagai macam peralatan listrik yang ada di dalamnya. Kualitas tegangan dan arus sangat penting dibutuhkan agar setiap peralatan memiliki life time yang panjang. Pengukuran harmonisa tegangan dan arus di gedung A Universitas Kristen Petra menggunakan Fluke 41B dan ETAP Power Station versi 4.0.0C tidak menunjukkan adanya perbedaan yang berarti. Dengan ETAP Power Station versi 4.0. mampu melakukan berbagai jenis pengukuran dan melakukan perencanaan pengembangan jaringan listrik dengan baik. Peralatan-peralatan seperti inverter, konverter, rectifier, UPS, driver motor, lampu fluorescent dan lain-lain yang termasuk dalam beban nonlinier adalah penyebab utama hadirnya harmonisa tegangan dan arus. Harmonisa sendiri berarti sebuah komponen sinusoidal dari gelombang periodik yang memiliki frekuensi kelipatan dari frekuensi dasarnya. Karena harmonisa tegangan dan arus pada gedung A Universitas Kristen Petra Surabaya tidak melebihi batasan harmonisa maksimum yaitu jika menggunakan Fluke 41B pada PAC.l maka VTHD = 1.08% dan ITHD = 6.01%, sedangkan pada PU dengan VTHD = 1.41% dan ITHD = 5.85 % . Dan jika menggunakan ETAP Power Station versi 4.0.0C pada PAC.l maka VTHD = 0.14% dan ITHD – 0.4%, sedangkan pada PU dengan VTHD = 0.14% dan ITHD = 0.48% Dimana harga THD baik pada PAC.l dan PU masih memenuhi standar. Maka dapat disimpulkan kualitas tegangan dan arus pada gedung A Universitas Kristen Petra Surabaya sudah baik.

Keyword : harmonics

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1222/

Blog at WordPress.com.