Kumpulan Skripsi & Artikel Jurnal Ilmiah

2009

Analisa faktor- faktor yang mendorong tingkat perubahan perilaku belanja konsumen dari pasar tradisional ke Giant Hypermarket, Margorejo, Surabaya

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : LIMANJAYA;, HENDRI

Faktor-faktor yang Mendorong Tingkat Perubahan Belanja Konsumen konsumen dari pasar tradisional ke Giant Hypermarket di pengaruhi oleh faktor psikologis, antara lain: gaya hidup, gengsi, dan kenyamanan; dan faktor stimulus, antara lain harga, kelengkapan produk, tempat parkir, dan insentif. Dan perubahan perilaku belanja konsumen di golongkan menjadi 3, yaitu: coba- coba, pindah, dan cari alternatif.

Keyword : lifestyle, prestige, comfortable, price, complete product, parking area, incentive

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1318/

Pengaruh pelatihan, insentif dan suasana kerja terhadap kinerja karyawan di PT. Sinar Indah Perkasa

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : GUNAWAN;, WILLIAM

Penelitian ini untuk difokuskan pada faktor pelatihan, insentif dan suasana kerja, dimana penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pelatihan, insentif dan susana kerja terhadap kinerja karyawan di PT. Sinar Indah Perkasa. Populasi serta sampel dalam penelitian ini adalah karyawan PT. Sinar Indah Perkasa dengan menggunakan metode sensus yaitu teknik pengambilan sampel dengan menyertakan seluruh populasi yang ada yaitu karyawan PT. Sinar Indah Perkasa. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linier berganda. Sedangkan hasil analisis didapatkan pelatihan yang diadakan pada PT. Sinar Indah Perkasa berpengaruh secara positif terhadap kinerja karyawan. lnsentif yang diberikan PT. Sinar lndah Perkasa berpengaruh secara positif terhadap kinerja karyawan. Suasana kerja yang ada dalam PT. Sinar Indah Perkasa berpengaruh secara posi tif terhadap kinerja karyawan.

Keyword : training, incentive, working condition, employees performance

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1514/

Peningkatan kualitas dengan pemberian insentif pada pekerja borongan di PT “X”

Filed under: Uncategorized — Tags: , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : NITIHARDJO, ALBERT

P.T. “X” merupakan perusahaan mebel yang memproduksi mebel-mebel dari bahan partikel board menerapkan sistem borongan pada sebagian besar proses produksinya. Sistem borongan ini lebih mementingkan kuantitas daripada kualitas produk, akibatnya terjadi tingkat kecacatan yang tinggi khususnya pada proses borongan yang manual. Tugas akhir ini bertujuan memperbaiki kualitas produk dengan penentuan sistem insentif. Penelitian dilakukan di setiap proses produksi dan ditemukan proses forming dan proses sheet merupakan proses yang kecacatannya tertinggi. Proses forming tingkat kecacatannya sebesar 20,804% dan pada proses sheet sebesar 23,54%. Perancangan sistem insentif reward and punishment dilakukan setelah mengetahui behavior dari para pekerja di sana. Dilakukan implementasi sistem insentif reward and punishment dan didapatkan penurunan tingkat kecacatan yang significant. Tingkat kecacatan proses forming turun menjadi sebesar 6,488% dan proses sheet turun menjadi sebesar 11,955%.

Keyword : quality improvement, incentive

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1687/

Pengaruh financial reward dan nonfinancial reward terhadap produktivitas kerja karyawan bagian produksi di PT UWBM Waru Sidoarjo

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : LIMANTO, YULLINDA

Penelitian ini merupakan studi kasus yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh Financial dan Nonfinancial Reward secara parsial dan simultan terhadap produktivitas kerja karyawan bagian produksi di PT. UWBM. Model yang digunakan untuk menerangkan financial reward adalah upah pokok, tunjangan dan insentif. Jenis data adalah kuantitatif dan skala pengukuran rasio. Sedangkan nonfinancial reward terdiri dari isi kerja dan lingkungan kerja. Jenis data adalah kualitatif dengan skala pengukuran ordinal. Alat statistik yang digunakan adalah regresi linear berganda. Data dianalisis dengan menggunakan software statistik SPSS 10.0 for windows. Penelitian ini membuktikan financial reward dan nonfinancial reward yang terdiri atas upah pokok, insentif, isi kerja dan lingkungan kerja secara simultan berpengaruh terhadap produktivitas kerja karyawan bagian produksi di PT. UWBM. Karena terjadi multikolinearitas maka variabel tunjangan tidak dimasukkan dalam model regresi. Upah pokok, insentif, isi kerja dan lingkungan kerja secara parsial berpengaruh terhadap produktivitas kerja karyawan bagian produksi di PT. UWBM.

Keyword : base salary, benefits, incentive, job content, job environment and labor productivity

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2509/

Tingkat kepuasan karyawan operasional foodcourt “X” yang dilihat dari cara pemberian upah yang berdasarkan senioritas pekerja dan pemberian insentif tahunan dalam bentuk rekreasi

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : AGUSTINA, RIKA

Kepuasan kerja karyawan merupakan salah satu faktor yang penting bagi karyawan. Dimana dengan adanya kepuasan kerja yang dirasakan oleh karyawan, tentunya hal ini akan memberikan suatu umpan balik yang positif kepada perusahaan. Karena dengan adanya kepuasan kerja yang didapatkan oleh karyawan dari tempat kerjanya, maka hal tersebut akan mendorong karyawan tersebut untuk berusaha dan bekerja dengan lebih baik. Kepuasan kerja tersebut antara lainnya dapat dilihat dari berbagai faktor, yaitu penghargaan yang diberikan oleh perusahaan kepada para karyawan. Penghargaan yang dimaksud meliputi cara pemberian upah dan insentif yang ditetapkan oleh perusahaan. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan metode kualitatif dengan menggunakan analisa deskriptif, evaluatif dan konlusif. Penulis juga menggunakan teknik analisa data dengan metode triangulasi untuk menjamin kredibilitas hasil dari penelitian ini. Hasil dari penelitian ini, diketahui bahwa karyawan operasional Foodcourt “X” telah mendapatkan kepuasan kerja yang dilihat dari cara pemberian upah yang berdasarkan pada senioritas pekerja, tetapi para karyawan operasional tersebut masih belum mendapatkan kepuasan kerja dari cara pemberian insentif tahunan berupa rekreasi yang diberikan oleh perusahaan kepada para karyawan operasional tersebut.

Keyword : employee satisfaction, wages, seniority, incentive, recreation, food court x

Sumber : http://repository.petra.ac.id/4832/

Create a free website or blog at WordPress.com.