Kumpulan Skripsi & Artikel Jurnal Ilmiah

2009

Identifikasi penyebab keterlambatan pengiriman produk jadi di PT Bahari Mitra Surya dengan analisa manufacturing resource planning (MRP II)

Author : CHANDRA, LYDIA

PT Bahari Mitra Surya adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi mebel. Keterlambatan dalam melakukan pengiriman produk jadi ke konsumen dapat menyebabkan tingkat kepuasan konsumen menurun. Oleh karena itu perlu dilakukan evaluasi terhadap kinerja MRP II yang ada di perusahaan. Tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui kinerja dari tiap bagian, mengetahui bagian mana yang lemah, dan memberikan usulan perbaikan. Dari hasil perhitungan kinerja tiap indikator, ada kelemahan di bagian release reability dan schedulle performance pada pengiriman produk jadi yang disebabkan oleh keterlambatan pengiriman bahan baku dari supplier. Usulan yang dapat diberikan kepada perusahaan adalah dengan cara memperpendek lead time pesanan diterima atau dengan membuat inventori bahan baku. Hasil yang didapat melalui cara inventori adalah pengurangan keterlambatan bahan baku sebesar 81,24%.

Keyword : inventory control, manufacturing, production planning, manufacturing resource planning, performance analysis, production planning and inventory control (ppic)

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2822/

Advertisements

Perancangan sistem perencanaan produksi dan pengendalian persediaan pada Frollino Pastry di Surabaya

Filed under: Uncategorized — Tags: , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : CHANDRA, GRACIA

Frollino pastry memproduksi berbagai macam roti. Dari berbagai macam roti ini, yang menjadi masalah adalah jenis bakery dan pastry. Bakery hanya bertahan 1 hari, sedangkan pastry bisa bertahan 2 hari, apalagi karakteristik permintaan kedua produk yang tidak pasti untuk tiap harinya. Oleh karena itu, perusahaan membutuhkan suatu sistem perencanaan produksi dan pengendalian persediaan yang baik. Pendekatan yang digunakan untuk menyelesaikan permasalahan ini yaitu dengan Newsboy Problem, yang khusus digunakan untuk perencanaan produksi produk-produk yang tidak dapat disimpan (perishable product). Sedangkan untuk pengendalian persediaan digunakan MRP dengan metode lot sizing Wagner Within yang sudah dimodifikasi. Dari hasil perhitungan didapatkan sistem usulan mengalami penurunan rata-rata biaya kerugian per hari dibandingkan dengan sistem perusahaan sebesar Rp.8.857,00 (4,53%) untuk bakery, dan sebesar Rp. 11.857,00 (22,6%) untuk pastry. Dan untuk biaya pengendalian persediaan per bulan dapat diturunkan sebesar Rp.33.625,00 (0,36%).

Keyword : production planning system, inventory control

Sumber : http://repository.petra.ac.id/4073/

Perancanangan sistem informasi persediaan bahan baku di PT Surabaya Perdana Rotopack

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SOETANTO, JOHANES

Persediaan bahan baku merupakan salah satu aspek penting dalam fungsi manajemen. Kelebihan maupun kekurangan bahan baku selalu menimbulkan dampak yang merugikan dan dapat mempengaruhi total biaya produksi. Hal inilah yang mendorong pentingnya penerapan pengendalian persediaan sehingga dapat meminimumkan total biaya. Untuk menunjang penerapan sistem persediaan, perlu diperhatikan masalah sistem informasi yang berkaitan dengan pengendalian persediaan. Kelancaran dan keakuratan arus informasi antar bagian akan mempermudah pihak perusahaan dalam pengambilan keputusan. Untuk mengantisipasi ketidakpastian permintaan bahan baku di masa mendatang diperlukan suatu analisis peramalan. Peramalan menggunakan metode Box Jenkins yang menganalisa data historis dan menentukan model yang sesuai dengan dasar statistik. Dari hasil peramalan diketahui jumlah permintaan bahan baku yang akan datang, sehingga dapat dicari perkiraan jumlah masing-masing bahan baku yang dibutuhkan. Kebijakan persediaan yang diterapkan adalah continuos-review, dimana tingkat persediaan selalu dimonitor secara kontinu dan pesanan sebesar Q dilakukan pada saat tingkat persediaan mencapai titik pemesanan kembali. Perancangan sistem informasi persediaan yang terpadu dan berbasis komputer akan menghasilkan informasi yang tepat waktu, tepat guna, tepat biaya dan akurat. Rancangan dibuat berdasarkan prosedur persediaan yang diterapkan diperusahaan dan memberikan usulan perbaikan yang diperlukan serta dipadukan dengan sistem persediaan hasil rancangan. Penggunaan basis data bertujuan meningkatkan ketepatan, kecepatan dan keamanan memperoleh informasi persediaan, sehingga dapat meningkatkan pengontrolan persediaan. Untuk menunjang realisasi dari hasil rancangan maka dibuat program basis data dengan menggunakan software Visual-Foxpro sehingga hasil rancangan semakin mudah diaplikasikan dalam perusahaan.

Keyword : information system, inventory control, production cost

Perancangan sistem produksi dan pengendalian bahan baku perusahaan krupuk

Author : EDDY, FITRI

Perancangan sistem produksi dan pengendalian bahan baku sangat diperlukan dalam perusahaan. Perancangan sistem produksi dilakukan agar proses produksi dapat berjalan sesuai dengan perencanaan yang dilakukan. Bahan baku yang berlebihan merupakan suatu kerugian bagi perusahaan. Pengendalian bahan baku yang tepat diperlukan untuk mengatasi kelebihan bahan baku tersebut. Pengendalian bahan baku dilakukan dengan cara menentukan jumlah pesanan (lot sizing) yang tepat pada waktu yang tepat. Peramalan permintaan digunakan sebagai landasan untuk menentukan jumlah pemesanan bahan baku. Peramalan permintaannya yaitu peramalan time series, dengan perencanaan agregat menggunakan metode Integer Linear Programming. Perencanaan kebutuhan bahan baku (MRP) ditentukan dengan menggunakan lot sizing yang terbaik berdasarkan total biaya terkecil. Metode lot sizing yang diperoleh kemudian dilakukan perbandingan dengan perencanaan bahan baku yang dilakukan oleh perusahaan. Hasil perbandingan yang diperoleh menunjukkan bahwa total biaya dari perhitungan menggunakan lot sizing dengan metode Wagner Whitin Algorithm lebih kecil dari total biaya yang terjadi pada perusahaan saat ini.

Keyword : inventory control, production planning, work measurement, integer linear programming, lot sizing, meterial, requirement planning

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2850/

Perencanaan MRP di P.T. “X”

Filed under: Uncategorized — Tags: , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SUGIARTO, ALBERTUS

Penelitian yang dilakukan dalam Tugas Akhir ini bertujuan untuk menyusun sistem perencanaan persediaan yang baik bagi P.T. “X” dengan cara membandingkan tingkat biaya persediaan saat menggunakan metode perencanaan persediaan lama dan metode perencanaan persediaan baru. Menggunakan metode perencanaan persediaan MRP dengan metode lot sizing L-4-L, diperoleh tingkat biaya persediaan yang lebih rendah daripada jika menggunakan metode tradisional. Juga diketahui bahwa nilai persediaan bahan baku jauh lebih besar dari pada persediaan WIP atau produk jadi dan dengan metode pengendali persediaan MRP biaya persediaan dapat ditekan sebesar 56.82%.

Keyword : inventory control, mrp

Sumber : http://repository.petra.ac.id/5254/

Perancangan penjadwalan perawatan mesin dan pemesanan komponen di PT. Gema Ista Raya

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : KUNCORO, WELLY

PT. Gema Ista Raya merupakan perusahaan yang memproduksi sarden kalengan dengan bahan baku ikan. Selama ini perusahaan hanya melakukan penggantian komponen pada saat terjadinya kerusakan (Corrective Replacement) sehingga perusahaan harus kehilangan waktu produksi selama perbaikan berlangsung. Oleh karena itu perusahaan membutuhkan penjadwalan penggantian komponen yang terencana dan teratur. Selain itu perusahaan juga membutuhkan sistem pengendalian persediaan komponen untuk meminimalkan resiko tidak tersedianya komponen pada saat dibutuhkan. Selama ini komponen yang paling sering mengalami kerusakan adalah Saringan, Bearing, Conveyor Belt, V-Belt dan Heater Element. Tujuan tugas akhir ini adalah untuk menjadwalkan penggantian komponen yang paling sering mengalami kerusakan agar biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan optimal dan juga menyusun sistem persediaan komponen yang tepat. Perancangan sistem pengendalian ini menggunakan metode EOQ untuk mendapatkan jumlah pemesanan optimal, kapan sebaiknya pemesanan dilakukan dan juga biaya yang dibutuhkan. Hasil yang didapatkan dari pengerjaan tugas akhir ini adalah waktu penggantian komponen yang optimal, jumlah pemesanan yang optimal, waktu antar pemesanan yang optimal dan juga total biaya persediaan yang dibutuhkan oleh perusahaan.

Keyword : component replacement, reliability, inventory control, EOQ

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1614/

Sistem perencanaan produksi dan kebutuhan material di PT X

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : POERNOMO, IMELDA

PT X merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang produksi bahan baku untuk sabun dan sampo. Secara keseluruhan, terdapat 18 produk yang dihasilkan oleh perusahaan ini. Penulis melakukan perancangan sistem perencanaan kebutuhan material di perusahaan ini, karena adanya permasalahan perencanaan dan penyediaan material. Sistem ini diawali dengan peramalan yang dilakukan terhadap produk make to stock dan make to demand. Pada produk make to stock, peramalan dilakukan untuk merencanakan produksi. Pada produk make to demand, peramalan dilakukan untuk mengetahui safety stock produk. Langkah ini dilanjutkan dengan penyusunan MPS dan MRP. Analisa dilakukan dengan membandingkan antara sistem awal dan sistem usulan. Perbandingan yang dilakukan meliputi perbandingan akurasi peramalan dan biaya inventori. Sistem yang lebih baik adalah sistem dengan error yang rendah, dan biaya inventori lebih kecil. Setelah dilakukan perbandingan, didapatkan bahwa sistem usulan lebih baik dibanding sistem awal, baik dalam akurasi peramalan, maupun biaya inventori yang lebih rendah. Salah satu hasil, MAD produk A minggu 4 Mei 2004 pada sistem usulan adalah 38.25, sementara pada sistem awal, MAD produk A minggu 4 Mei 2004 adalah 41.75.

Keyword : inventory control, production management, production planning, forecast, material requirement planning

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2886/

Analisa Manufacturing Resource Planning (MRP II) untuk produk filamen dan anchor di PT Cahaya Angkasa Abadi

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : HIMAWAN;, FENDY

PT Cahaya Angkasa Abadi adalah perusahaan yang memproduksi filamen dan anchor. Untuk memproduksi filamen dibutuhkan waktu selama beberapa hari sehingga kesalahan rencana produksi akan berakibat keterlambatan pengiriman dalam hitungan hari. Oleh karena itu diperlukan evaluasi kinerja MRP II dengan cara menentukan indikator performansi dan menghitung performansinya. Tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui performansi dari tiap bagian, kinerja dari hubungan keterkaitan tiap bagian, mengetahui bagian mana yang lemah dan memberikan usulan perbaikan. Dari hasil perhitungan performansi tiap indikator, ada kelemahan di bagian MPS dan MRP. Hasil usulan perbaikan setelah disimulasikan pada suatu produk dari suatu periode, terdapat perbaikan performansi MPS dari 1.26 menjadi 0.996, performansi kapasitas dari 1.48 menjadi 1.17, dan performansi MRP dari 0.885 menjadi 1.

Keyword : production, planning, inventory control, manufacturing, resource, planning , filamen

Sumber : http://repository.petra.ac.id/4882/

Inventory control di PT. XYZ

Filed under: Uncategorized — Tags: , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : RATNASARI, RENATA

Dewasa ini persaingan di dunia industri modern semakin ketat sehingga dibutuhkan adanya perencanaan dari suatu aktifitas produksi. PT.XYZ yang merupakan salah satu perusahaan plastic packaging dan produksinya berdasarkan pesanan berusaha untuk memenuhi keinginan konsumen akan ketepatan waktu pengiriman, jumlah dan tipe pesanan. Untuk memenuhi hal ini, PT.XYZ berusaha melaksanakan perencanaan produksi dan inventory control dengan baik. Dalam perencanaan inventory ini mencakup sistem penataan gudang yang efektif dan efisien untuk meminimalkan kesalahan dalam pengiriman, dalam hal jumlah maupun tipe pesanan serta pengontrolan dalam penggunaan material untuk produksi. Dari hasil analisa mengenai perbandingan layout awal dan layout usulan dalam penataan gudang, ternyata layout usulan memiliki beberapa kelebihan yang tidak dimiliki oleh layout awal. Selain itu, untuk pengontrolan inventory dibutuhkan adanya ketepatan kedatangan dari supplier serta ketepatan forecast dari customer.

Keyword : inventory control, material planning

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2545/

Perencanaan penerapan reability centered maintenace (RCM) di PT. Kertarajasa Raya

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : , VENNY

P.T. Kertarajasa Raya bergerak di bidang perajutan karung dimana salah satu produknya adalah woven bag dan jumbo bag. Jumlah mesin produksi dan komponennya sangat banyak terutama pada departemen circular loom. Untuk meningkatkan produktivitas maka dilakukan dengan mendesain sistem penjadwalan maintenance, yang dimulai dengan pengumpulan komponen kritis, waktu penggantian komponen dan menghitung waktu penggantian optimal dengan biaya penggantian yang optimal. Agar penjadwalan sistem maintenance berjalan dengan baik maka harus didukung dengan sistem persediaan yang baik pula. Sistem persediaan komponen pada perusahaan ini menggunakan metode EOQ (Economic Order Quantity). Dengan metode ini dapat diketahui jumlah pemesanan yang ekonomis dan waktu yang tepat untuk melakukan pemesanan kembali.

Keyword : plant maintenance, scheduling of replacement component, inventory control

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2891/

Older Posts »

Create a free website or blog at WordPress.com.