Kumpulan Skripsi & Artikel Jurnal Ilmiah

2009

Perancangan interior pusat penjualan hasil laut pantai Kenjeran di Surabaya

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : WIJAYA, LENNY

Di Surabaya, pusat belanja tradisional kini telah banyak tertinggal dengan pusat-pusat rekreasi dan belanja modern. Surabaya perlu sebuah wadah yang mampu menghidupkan kembali minat masyarakat dan juga budaya daerah yang semakin tersingkirkan tersebut. Sampai saat ini pelestarian budaya tradisional tersebut masih perlu mendapatkan penanganan yang intensif, upaya itu dapat dilakukan dengan merelokasi dan meredesain pusat-pusat rekreasi rakyat. Dalam karya desain perancangan interior Pusat Penjualan Hasil Laut Pantai Kenjeran di Surabaya ini dirancang dengan mengamati pusat-pusat penjualan dan pasar tradisional yang dianggap sebagai salah satu bentuk budaya rakyat.

Keyword : kenjeran beach sea product sale center, market, java culture

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3078/

Inkulturasi budaya Jawa dalam interior Gereja Katolik Redemptor Mundi di Surabaya

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SETYAPRANA, JESSYCA

Gereja Redemptor Mundi merupakan gereja Katolik bergaya Jawa yang berlokasi di jalan Dukuh Kupang Barat I no 7 Surabaya. Dalam ensiklopedi gereja dikatakan bahwa gereja katolik tidak terpisahkan oleh inkulturasi. Hal inilah yang mendasari tiap penataannya. pada gereja ini terdapat bermacam-macam bahan, dan penggunaan elemen Jawa, sedangkan gereja Katolik memiliki tatanan tersendiri yang disebut liturgi. Yang mendasari penelitian ini adalah apakah elemen dari budaya Jawa tersebut memiliki makna yang sama dengan yang dimaksudkan pada liturgi sehingga dapat serasi berdampingan dalam sebuah interior gereja Katolik. Hal ini dilihat pada unsur-unsur phisik gereja, yang meliputi: (1) pola sirkulasi dan zoning, (2) fisik, dan (3) fasilitas. Dari penelitian ini diketahui bahwa tidak keseluruhan unsur phisik pada gereja Redemptor Mundi mengalami inkulturasi, elemen yang tidak memiliki kesamaaan makna tersebut digunakan sebagai elemen dekorasi saja untuk menunjukkan keberadaan budaya Jawa dalam interior gereja tersebut.

Keyword : interior of catholic church, liturgy, cultural inculturation, java culture

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3180/

Create a free website or blog at WordPress.com.