Kumpulan Skripsi & Artikel Jurnal Ilmiah

2009

Perancangan dan pembuatan software untuk minimalisasi biaya pembelian bahan baku pada departemen food and beverages Hotel Kartika Graha

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SUTANTO, VIVI

Departemen Food and Beverages Hotel Kartika Graha mengalami masalah dalam menentukan jumlah bahan baku yang akan dibeli dengan biaya yang minimal untuk memproduksi tiap item. Selama ini Kepala Departemen Food and Beverages hanya menggunakan perkiraan dan pengalaman dalam menentukannya. Aplikasi Tugas Akhir ini diharapkan dapat membantu mengatasinya. Pada aplikasi ini dilakukan peramalan penjualan untuk mendapatkan jumlah produksi tiap item yang optimal. Metode peramalan yang digunakan adalah Moving Average, Single Exponential Smoothing, Double Exponential Smoothing dan Winter. Untuk mencari biaya pembelian bahan baku yang minimal digunakan metode lot sizing yaitu Lot for Lot, Economic Order Quantity, Least Unit Cost, Part Period Balancing dan Wagner Within. Pembuatan aplikasi ini menggunakan software Borland Delphi 7.0 dan Microsoft Access 2000 sebagai database. Dari hasil peramalan dapat dicari nilai forecast error, yaitu Mean Absolute Deviation, Mean Absolute Percentage Error dan Mean Square Error yang menunjukkan efektivitas suatu model peramalan. Hasil dari lot sizing adalah total biaya pembelian bahan baku yang minimal. Hasil peramalan dan lot sizing, dibuat laporan Material Requirement Planning (MRP) untuk mengetahui jumlah bahan baku yang harus dibeli.

Keyword : forecasting, lot sizing, mrp

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1709/

Menentukan kombinasi metode lot-sizing dan sequencing rules menggunakan simulasi study kasus di PT. Indofood Sukses Makmur, bogasari flour mills, Surabaya

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : ARYANI, OLIVIA

Metode Material Requirements Planning (MRP) ini nampaknya telah menjadi suatu solusi dari berbagai masalah dalam industri terutama masalah pengkontrolan inventory. Meskipun demikian masalah dalam MRP tidak hanya sampai disini saja tetapi menyangkut dua hal keputusan mengenai lot sizing dan sequencing rules yang dipakai dalam meningkatkan performance sistem. Pada Tugas Akhir ini menjelaskan tentang simulasi study yang mempelajari effect yang terjadi dengan mengkombinasikan beberapa metode dari lot sizing dan sequencing rules.Hasil dari simulasi tersebut menyatakan bahwa terjadi interaksi effect antara lot sizing dan sequencing rules yang akan menyebabkan perubahan dalam performance sistem. Dengan pemilihan kombinasi yang benar dari berbagai metode yang ada maka akan meningkatkan performance sistem

Keyword : lot sizing, sequencing rules, inventory control, material management

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2565/

Perencanaan produksi aggregate dan bahan baku dengan goal programming di PT Alas Petala Makmur

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SULISTIO, DARSONO

Perencanaan produksi merupakan kegiatan yang sangat penting dari seluruh kegiatan produksi suatu perusahaan. Untuk perusahaan yang memproduksi banyak item produk, maka perencanaan akan menjadi lebih rumit. Untuk itu dibuat suatu perencanaan produksi aggregate. Dalam berproduksi perusahaan memiliki tujuan-tujuan yang ingin dicapai, dimana tujuan-tujuan tersebut sering tidak sejalan antara satu dengan lainnya. Oleh karena itu perlu dibuat suatu perencanaan produksi yang dapat mengakomodasikan tujuan-tujuan tersebut dengan baik. Model goal programming dapat digunakan untuk membuat rencana produksi aggregate yang mengakomodasi lebih dari satu tujuan yang ingin dicapai oleh perusahaan. Peramalan permintaan produk merupakan input untuk perencanaan produksi aggregate. Dari perencanaan aggregate kemudian dilanjutkan ke rencana bahan baku. Rencana bahan baku dibuat dalam bentuk ukuran lot pembelian yang ekonomis. Penerapan model goal programming di PT Alas Petala Makmur dengan tujuan memeksimumkan profit, meminimumkan jumlah produk subkontrak, meminimumkan biaya overtime tenaga kerja dan meminimumkan jumlah inventory. Hasil yang diperoleh menunjukan bahwa model goal programming dapat mengakomodasi tiga tujuan yang ingin dicapai perusahaan sedangkan tujuan untuk meminimumkan jumlah inventory produk jadi tidak terpenuhi. Perbandingan antara rencana dan realisasi menunjukan bahwa rencana produksi aggregate dengan model goal programming dapat mengurangi biaya overtime tenaga kerja sebesar 45% dari biaya yang digunakan realisasi. Untuk perencanaan bahan baku dilakukan berdasarkan metode wagner whitin (WW) .

Keyword : planning, aggregate production planning, goal programming, lot sizing

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2761/

Perancangan sistem produksi dan pengendalian bahan baku perusahaan krupuk

Author : EDDY, FITRI

Perancangan sistem produksi dan pengendalian bahan baku sangat diperlukan dalam perusahaan. Perancangan sistem produksi dilakukan agar proses produksi dapat berjalan sesuai dengan perencanaan yang dilakukan. Bahan baku yang berlebihan merupakan suatu kerugian bagi perusahaan. Pengendalian bahan baku yang tepat diperlukan untuk mengatasi kelebihan bahan baku tersebut. Pengendalian bahan baku dilakukan dengan cara menentukan jumlah pesanan (lot sizing) yang tepat pada waktu yang tepat. Peramalan permintaan digunakan sebagai landasan untuk menentukan jumlah pemesanan bahan baku. Peramalan permintaannya yaitu peramalan time series, dengan perencanaan agregat menggunakan metode Integer Linear Programming. Perencanaan kebutuhan bahan baku (MRP) ditentukan dengan menggunakan lot sizing yang terbaik berdasarkan total biaya terkecil. Metode lot sizing yang diperoleh kemudian dilakukan perbandingan dengan perencanaan bahan baku yang dilakukan oleh perusahaan. Hasil perbandingan yang diperoleh menunjukkan bahwa total biaya dari perhitungan menggunakan lot sizing dengan metode Wagner Whitin Algorithm lebih kecil dari total biaya yang terjadi pada perusahaan saat ini.

Keyword : inventory control, production planning, work measurement, integer linear programming, lot sizing, meterial, requirement planning

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2850/

Perancangan sistem perencanaan produksi dan pengendalian bahan baku departemen spinning di PT Lotus Indah Textil

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : KOENTADI, DEVY

Departemen Spinning merupakan salah satu departemen yang ada di PT Lotus Indah Textile. Departemen Spinning memproduksi benang dengan menggunakan bahan baku polyester. Saat ini departemen Spinning belum memiliki sistem perencanaan produksi dan pengendalian bahan baku yang baik sehingga menyebabkan tingginya biaya inventori. Oleh karena itu dirancang suatu usulan sistem perencanaan produksi dan pengendalian bahan baku yang mengacu pada sistem Material Requirement Planning. Metode pemesanan bahan baku yang sekarang digunakan perusahaan menyebabkan biaya simpan yang tinggi. Metode lot sizing yang digunakan adalah Wagner-Within algorithm, yang mana metode ini memberikan biaya inventori paling minimum dengan penghematan sebesar Rp. 15.953.187,00 untuk bulan Mei 2004.

Keyword : system design, production planning, mrp, lot sizing, lotus indah textile, spinning

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2860/

Perancangan dan pembuatan aplikasi untuk menunjang manajemen persediaan bahan baku pada perusahaan aki ‘X’ menggunakan sistem material requirement planning (MRP)

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : GUNAWAN, YOUNGKY

Perusahaan aki `X? mengalami masalah dalam menentukan jumlah bahan baku yang dibutuhkan dan waktu pembelian dari bahan baku agar biaya yang dikeluarkan minimal. Selama ini Kepala bagian produksi hanya menggunakan perkiraan dan pengalaman dalam menentukan jumlahnya. Aplikasi Tugas Akhir ini diharapkan dapat membantu mengatasinya. Pada aplikasi ini dilakukan perhitungan komposisi bahan baku tiap item. Peramalan penjualan untuk mendapatkan jumlah produksi tiap group item yang optimal. Metode peramalan yang digunakan adalah Moving Average, Weighted Moving Average, Exponential Smoothing and Linear Trend. Untuk mencari biaya pembelian bahan baku yang minimal digunakan metode lot sizing yaitu Lot for Lot, Economic Order Quantity, Period Order Quantity, Part Period Balancing. Pembuatan aplikasi ini menggunakan software Borland Delphi 7.0 dan Microsoft Access 2000 sebagai database. Hasil dari program aplikasi ini adalah jumlah bahan baku yang harus dipesan serta waktu pemesanan untuk tiap bahan baku. Bahan baku yang dipesan sesuai dengan jumlah perkiraan permintaan aki untuk masa yang akan datang berdasarkan metode peramalan yang dipilih. Diharapkan informasi ini akan memberikan pertimbangan tambahan untuk mengatur persediaan bahan baku.

Keyword : forecasting, lot sizing, mrp

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3552/

Pengendalian persediaan bahan baku dengan metode MRP pada PT. Halim Jaya Sakti

Filed under: Uncategorized — Tags: , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : , LINDAWATI

PT Halira Jaya Sakti adalah perusahaan yang memproduksi sandal yang terdiri dari berbagai model dengan beberapa ukuran. Perusahaan memerlukan suatu perencanaan kebutuhan bahan baku supaya proses produksi berjalan sesuai dengan yang telah direncanakan dan dengan biaya yang seminimum mungkin. Persediaan bahan baku berpengaruh terhadap jalannya produksi sehingga harus direncanakan agar barang jadi akan tersedia di saat konsumen membutuhkannya. Untuk menentukan jumlah produk yang akan diproduksi maka digunakan sistem peramalan yaitu Metode Dekomposisi. Untuk memperoleh perencanaan persediaan bahan baku sandal supaya kebutuhan material dapat terpenuhi pada saat dibutuhkan, maka diperlukan teknik lot sizing dengan meminimalkan total biaya inventori. Teknik lot sizing yang digunakan adalah Lot Jor Lot, EOQ, Lea.st Unit Cost, Part Period Balancing dan Wagner Whitin Algorithm.

Keyword : mrp, lot sizing

Pengendalian persediaan bahan baku dengan metode MRP di PT Subaindo Cahaya Polintraco

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : LUN, KHO

PT Subaindo Cahaya Polintraco merupakan industri pembuatan springbed dengan berbagai macam tipe dan ukuran. Perusahaan membutuhkan suatu perencanaan bahan baku supaya produksi dapat berjalan sesuai dengan yang telah direncanakan sebelumnya. Perencanaan bahan baku sangat berpengaruh terhadap jalannya produksi. kalau perencanaan bahan baku suatu perusahaan baik maka produksi akan berjalan dengan lancar demikian sebaliknya kalau perencanaan bahan baku suatu perusahaan buruk maka dapat menghambat produksi. Untuk menentukan jumlah produk yang harus di produksi oleh perusahaan dalam suatu periode dapat diketahui dari peramalan dengan menggunakan metode Dekomposisi Multiplikatif. Dalam memenuhi kebutuhan akan bahan baku maka perlu adanya persediaan bahan baku. Perencanaan persediaan bahan baku tersebut menggunakan teknik Loi Sizing untuk meminimalkan total biaya inventori. Teknik Lot Sizing yang digunakan adalah Lot for Lot, EOO, Least Unit Cost, Part Period Balancing dan Wagner Within Algorithm.

Keyword : forecasting, mrp, lot sizing

Blog at WordPress.com.