Kumpulan Skripsi & Artikel Jurnal Ilmiah

2009

Mal otomotif di Surabaya

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : JOHANES, ANDREY

Mal Otomotif di Surabaya ini merupakan proyek milik suatu badan swasta. Adapun tujuan dari proyek ini adalah melayani kebutuhan para penggemar otomotif dalam memenuhi kebutuhan mereka akan informasi dan penjualan barang-barang otomotif, ajang kumpul dan tukar pikiran bersama. Dan bagi para produsen otomotif adalah sebuah kesempatan besar untuk bersaing meningkatan penjualan dan menunjukkan eksistensi produk dari merk masing-masing. Fasilitas yang ada pada proyek ini meliputi showroom otomotif, “workshop” atau bengkel aksesoris yang langsung melayani pemasangan otomotif langsung di tempat, serta adanya fasilitas-fasilitas pendukung seperti multifunction-hall untuk pameran ataupun kontes otomotif, foodcourt, cafe dan restaurant. Pendekatan yang dipakai adalah metaphor, dimana metaphor tersebut dicerminkan melalui dari bentuk body mobil itu sendiri, dan diwujudkan ke dalam desain arsitektur melalui bentuk streamline bangunan.

Keyword : mall, automotive, facilities, design concept, streamline

Sumber : http://repository.petra.ac.id/4134/

Analysis of factors that affecting customers buying decision toward City of Tomorrow mall units

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : HALIM;, RAYMOND

City Of Tomorrow mall is the first mall in super block concept in Surabaya, Located in Circle of Waru in South Surabaya. The Mall is developed by Coldwell Banker Capital and sponsored by Lippo Karawaci. The mall units are sold over 60%. There are several factors that influencing customer buying decision. Therefore the writers are researching the most significant factors that influencing the customer buying decision. From the primary and secondary data and information, the writers could know about mall buyers and researching about the factors that influencing customer buying decision toward city of tomorrow mall. ln this final thesis, the writers are attempting to find out the most significant factors that influencing customer buying decision toward city of tomorrow mall units. The writer uses exploratory research, non probability sampling, and SPSS version 15.0 for analyzing the research. The results of the research revealed that external placing and internal placing factors and promotional tools and mortgages payment method is the most influential factors. Then actually the products, price, business cycle, demography, interest rates and mortgages rates are less significant or not considered as most influential factors for the customer in buying decision toward city of tomorrow mall unit.

Keyword : marketing factors, environment factors, property business, consumer buying decision, kiosk, space, units, mall

Sumber : http://repository.petra.ac.id/5130/

Analisis hubungan antara aktivitas leisure dengan kegiatan olah raga fitness di mall

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : NATALI, ELSA

Melihat fenomena yang terjadi dewasa ini di Indonesia, khususnya di kota Surabaya, banyak berdiri pusat-pusat perbelanjaan atau mall-mall baru. Mall merupakan trend baru bagi masyarakat kota Surabaya untuk berwisata dalam kota, dan saat ini mall dapat dikatakan sebagai tujuan utama bagi sebagian besar masyarakat kota Surabaya untuk menjalankan aktivitas leisure mereka. Paradigma leisure pada awalnya hanya sebagai waktu luang yang dipergunakan orang untuk berekreasi, namun pada era sekarang paradigma leisure mulai berkembang menjadi lebih luas dan masuk pada bidang-bidang yang lain, misalnya pada bidang olah raga. Hal ini dapat dilihat dari mulai bermunculannya pusat-pusat kebugaran (fitness center) yang tidak hanya berlokasi di sports center saja, tetapi juga di dalam mall sehingga muncul kecurigaan akan adanya perubahan paradigma leisure, karena pada awalnya fitness adalah untuk kesehatan. Sejak adanya fitness center di sebuah pusat perbelanjaan (mall), maka kemungkinan besar motivasi seseorang untuk fitness sudah menyimpang dari konsep kesehatan menjadi konsep leisure. Maka dari itu, penulis tertarik untuk meneliti apakah memang terjadi pergeseran paradigma leisure yang dalam hal ini orang pergi ke tempat fitness bukan lagi dengan motivasi kesehatan akan tetapi untuk beraktivitas leisure. Dalam penelitian ini terdapat dua variabel penting yang akan digunakan, yaitu variabel aktivitas leisure dan variabel kegiatan olah raga fitness.

Keyword : leisure activity, fitness-sport activity, mall

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2802/

Mall di Surabaya Barat

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : DARMAWAN, YOEHANES

Adapun proyek mall ini dikembangkan bersamaan dengan maraknya antusiasme pasar di sektor pusat perbelanjaan yang kini boleh dikata sedang booming, karena kalau diperhatikan banyak sekali hadir pusat-pusat perbelanjaan apalagi kini sudah sampai pada tingkat SuperMall, yang katanya hadirnya sebuah konsep baru ini turut andil dalam menggairahkan bahkan memberi warna baru dalam budaya “berbelanja” di Indonesia lebih-lebih di Surabaya ini. Akan tetapi sejalan dengan maraknya suasana seperti tersebut di atas, juga tidak menampik pula munculnya kekhawatiran akan pemikiran bahwa “demam” itu bisa saja menjadi sekedar trend sesaat akibat suguhan desain yang tampil dalam kuantitas besar akan tetapi tidak disertai dengan diversifikasi wujud desain dalam arti yang sebenarnya; bukan sekedar tempelan wajah pada bangunan yang bersangkutan seperti yang terjadi dewasa ini. Oleh karena itu dalam proyek mall kali ini, dikembangkan dengan memanggul konsep baru baik dalam hal desain yang boleh dikata cukup “berani” maupun dalam hal konsep belanja di dalamnya. Adapun “warna” yang dibawa dalam desain mall kali ini menampilkan ide-ide kreatif dari sisi struktur, yang sebenarnya struktur dapat pula menjadi salah satu komoditi yang menarik untuk diekspos; bahkan menjadi salah satu peluang dalam mewarnai desain mall ini hingga pada akhirnya bisa hadir dengan memberikan attractive point. Sebagaimana seperti dijelaskan sebelumnya warna baru yang dibawa oleh proyek ini tidak hanya berupa wujud fisik saja tetapi sebagai konsekuensi logis akibat diterapkannya struktur yang me”muntir” itu turut menuntut menghadirkan ruang ritel dengan konsep open floor dan floor to floor meskipun di samping itu juga masih terdapat ruang ritel dengan tipe stan-stan seperti pada umumnya. Itu semua dilakukan demi merangkul terwujudnya suatu kenyamanan penggunanya terlebih pengunjung di dalamnya, sekaligus sirkulasi yang senyaman mungkin bagi para penggunanya meskipun tidak memungkiri kenyataan bahwa tidak ada desain (yang paling mahal sekalipun) tampil benar-benar sempurna betul.

Keyword : mall, design concepts, shopping concepts, structure approachings

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3706/

Blog at WordPress.com.