Kumpulan Skripsi & Artikel Jurnal Ilmiah

2009

Otomatisasi mesin penghalus permukaan benda kerja dengan menggunakan mikro kontroller AT89C51

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : YOFRI, KRISTIAN

Mikrokontroller merupakan suatu alternatif sistem kendali yang mudah dalam penggunaannya, dikarenakan perubahan dari pengendalian yang diinginkan dapat dilakukan hanya dengan mengubah program yang dimasukkan sehingga tidak perlu lagi mengubah perangkat keras sistem kendali. Dalam Tugas Akhir ini dibuat sistem kontrol pada Mesin pemoles benda kerja dengan menggunakan rnikro kontroller AT89C51 yang dirangkai dalam suatu minimum sistem DT-5I. Pada minimum sistem DT-51 memiliki 3 Port I/O 8 bit yaitu Port A, B dan C yang masing-masing digunakan untuk mengendalikan mesin pemoles tersebut. Pengujian sistem dilakukan untuk mengetahui seberapa jauh performa dari sistem pengendali tersebut, yaitu : ketepatan perhitungan waktu, besar ketidaktepatan pada pemosisian amplas, ketidaktepatan yang terjadi setelah proses dan hasil pemolesan yang didapat berupa waktu proses yang dibutuhkan untuk material kuningan, aluminium dan besi.

Keyword : microcontroller, cast iron, aluminium, bronze

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1375/

Digital kwh meter dengan sistem prabayar

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SEPUTRO, TOTO

Sebuah KWH meter analog yang biasa digunakan oleh PLN pada rumah tinggal. Mempunyai beberapa kelemahan, diantaranya pengaruh usia dan cuaca membuat penunjuk angka buram dan kurang bisa dilihat, berakibat kesalahan baca pada penggunaan daya listrik dan pencatatan rekening listrik yang bisa merugikan pengguna listrik. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dibuatlah sebuah digital KWH meter dengan sistem prabayar, dengan kelebihan tampilan digital yang menyala dan berukuran cukup besar, dengan sistem prabayar menggantikan cara pembayaran umumnya, dengan menggunakan kartu prabayar elektronik pengganti tagihan bulanan. Digital KWH meter ini dikontrol oleh sebuah mikrokontroler dengan tipe AVR90S8515 dan menggunakan sebuah sensor digital tipe ADE7757 yang berfungsi untuk membaca tegangan dan arus (dengan beban mencapai 500 Watt) untuk mengetahui besar energi yang digunakan pada instalasi rumah. Seven Segment sebagai penampil data besaran energi listrik yang digunakan di rumah. Dari komponen-komponen tersebut dihasilkan sebuah KWH meter moderen dengan tampilan digital yang dapat mengukur besaran penggunaan energi, dengan batasan maksimal beban 500 watt. Dengan sebuah sistem pembayaran moderen membeli sebuah voucher elektronik, berisi besaran digital (berfungsi sebagai pulsa) sebagai pembanding besaran energi yang digunakan. Secara otomatis sistem ini memutuskan tegangan rumah bila besaran tersebut mencapai nilai 0. Seluruh rangkaian membutuhkan daya 446,5mW diharapkan tidak merugikan PLN.

Keyword : digitized kwh meter, electric meters, microcontroller

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3477/

Prototype remote pintu garasi menggunakan media bluetooth

Filed under: Uncategorized — Tags: , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : ADINATA, HENDRA

Kemajuan teknologi didunia ini sangat pesat. Salah satunya adalah teknologi di bidang komunikasi. Teknologi ini ingin diterapkan pada kehidupan sehari-hari, salah satunya adalah pintu garasi. Pintu garasi sering kali dibuka manual pada saat pemilik rumah pulang. Remote berteknologi bluetooth yang dapat dimanfaatkan untuk membuka atau menutup garasi mobil mereka. Sedangkan di sisi garasi mobil, hampir mustahil disediakan satu bluetooth module untuk stand by di garasi mobil. Terdapat bluetooth module yang dapat langsung dihubungkan ke microcontroller yaitu EmbeddedBlue TM 500. Bluetooth module ini berfungsi sebagai converter data yang dikirim oleh bluetooth device dengan sistem bluetooth agar dapat diterima dan dibaca oleh microcontroller. EmbeddedBlue TM 500 ini memakai komunikasi serial UART seperti halnya pada komunikasi serial pada microcontroller. Microcontroller yang dipakai adalah AT89S52. Setelah dilakukan pengujian alat, EmbeddedBlue TM 500 dan USB Bluetooth Dongle dapat berkomunikasi sampai jarak ?18 meter. Selain itu, komunikasi bluetooth sulit dilakukan apabila ada penghalang beberapa tembok.

Keyword : bluetooth, microcontroller

Sumber : http://repository.petra.ac.id/4369/

Aplikasi RFID pada sistem parkir prabayar dengan menggunakan MCS 51

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : , KARTONO

Sistem parkir yang berlaku saat ini masih bersifat manual dengan menggunakan karcis parkir sebagai bukti parkir kendaraan dan pembayaran biaya parkir kendaraan dilakukan secara tunai. Sistem parkir yang demikian memiliki kelemahan antara lain, kurangnya tingkat keamanan dan dapat menimbulkan praktek korupsi pada petugas parkir. Dari permasalahan tersebut, maka timbul ide untuk membuat suatu sistem parkir prabayar yang dapat mengidentifikasikan identitas pemilik kendaraan berupa nama, alamat, nomor pelat kendaraan dan jumlah uang. Metode yang digunakan adalah menggunakan RFID reader pada modul pintu masuk atau keluar untuk membaca tag yang terdapat pada kartu parkir, hasil pembacaan akan dikirimkan secara serial oleh mikrokontroler pada modul pintu masuk atau keluar untuk diidentifikasi oleh mikrokontroler pada modul server. Hasil identifikasi akan dikirimkan ke modul pintu masuk atau keluar untuk ditampilkan pada LCD. Bila tampilan pada LCD sesuai dengan STNK, maka kendaraan dapat memasuki atau keluar dari area parkir. Prototype sistem parkir prabayar ini menggunakan mikrokontroler AT89S52, mampu menyimpan 512 kartu parkir dan identitas pemilik kendaraan dengan menggunakan EEPROM 2864 dan 28256 dan dapat dikomunikasikan pada jarak sejauh 80 meter dengan menggunakan RS485. Sistem telah berjalan dengan baik, terbukti dengan dapat mengidentifikasi identitas pemilik kendaraan berupa nama, alamat, nomor pelat kendaraan dan jumlah uang.

Keyword : prepaid park system, identification, RFID tag, RFID reader, microcontroller, RS485, EEPROM

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1855/

Komunikasi antar ruangan suatu gedung menggunakan handy talky (selective call)

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : PUTRA, SURYA

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk berkomunikasi antar ruangan dalam suatu gedung, di antaranya dengan sistem PABX dan komunikasi via radio HT. Pada sistem PABX menggunakan line telepon sebagai perantaranya, dimana terdapat kendala jika terjadi perubahan tata ruang. Sistem yang kedua yaitu dengan menggunakan radio HT. Namun penggunaan HT juga memiliki kelemahan. Di antaranya adalah suara dapat didengar oleh semua pengguna HT pada frekuensi yang sama. Sehingga orang yang tidak berkepentingan akan terganggu. Oleh karena itu perlu adanya suatu sistem komunikasi dalam suatu gedung yang dapat mengatasi masalah tersebut. Sistem Komunikasi Antar Ruangan Suatu Gedung dengan Menggunakan Handy Talky (Selective Call) dibuat untuk mengatasi masalah tersebut. Sistem ini dikendalikan oleh mikrokontroler yang dihubungkan ke sebuah radio modem yang menggunakan HT sebagai media perantaranya. Mikrokontroler yang digunakan adalah AT90S2313, dan untuk modemnya digunakan IC XR2206 dan IC XR2211. Dari hasil pengujian sistem, didapatkan bahwa hanya HT yang dihubungi yang dapat mendengarkan suara yang masuk, sehingga tidak mengganggu pemilik HT lain dengan frekuensi yang sama pada gedung itu. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, peluang sukses dalam pengiriman data agar dapat berjalan sesuai yang diharapkan sebesar 86 %.

Keyword : handy talky, microcontroller, modem, mobile communication

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3481/

Perancangan dan pembuatan alat ukur kelenturan damper loudspeaker secara digital

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : ARIFAH, NUR

Perancangan alat ukut kelenturan damper loudspeaker menggunakan kumparan dengan inti ferrite sebagai sensor kelenturan. Tegangan DC yang merupakan output dari sensor dikonversi menjadi data digital untuk diolah oleh mikrokontroler. Hasil pengolahan dari mikrokontroler ditampilkan dalam bentuk display LCD. Dari hasil pengujian, dengan simpangan 1 mm sampai 5 mm menhasilkan tegangan DC antara 1,36 V sampai 1,60 V, yang selanjutnya digunakan sebagai perhitungan untuk mendapatkan besar kelenturan damper loudspeaker yang sementara belum dapat ditampilkan dalam LCD. Dari hasil pengukuran didapatkan bahwa tipe damper YD103-42 F95 C22 mempuntai kelenturan 0,3 mm/gr, YD100-153-F75 C23 mempunyai kelenturan 0,3 mm/gr, YD 100-17A-F105-C21B mempunyai kelenturan 0,2 mm/gr, dan tipe damper YD100-17A-F115-C21B mempunyai kelenturan 0,2 mm/gr.

Keyword : loudspeaker damper compliance, magnetic induction, microcontroller

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1861/

Sistem kendali plc jarak jauh via SMS

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : IFIANTO, DANIEL

Dewasa ini pengontrolan PLC jarak jauh menjadi alternatif untuk efisiensi dalam manufakturing. Perkembangan teknologi komunikasi yang pesat mendukung kemajuan dalam pengontrolan. Sistem kendali jarak jauh untuk PLC ini merupakan suatu alat yang menjembatani komunikasi PLC dengan telepon seluler. Alat ini menyediakan akses kontrol PLC jarak jauh dengan kemudahan akses dari berbagai tempat dan memiliki biaya murah. Tugas akhir ini memberi ide bagaimana mengendalikan PLC dari jarak jauh via SMS dengan sistem ini. Sistem ini diimplementasikan mikrokontroler keluarga AVR untuk mengendalikan telepon seluler, mengolah data SMS dan meneruskan perintah dari pengirim SMS ke PLC serta meneruskan respon PLC ke pihak pengirim. Perintah yang diberikan dapat berupa perintah untuk membaca maupun menulis data ke PLC dan perintah sistem. Sedangkan respon dari PLC sendiri berupa data yang dapat dibaca dan mengendalikan plant secara sederhana. Hasil pengujian sistem menunjukan adanya kinerja yang baik dari sistem ini dalam mengendalikan PLC dari jarak jauh dengan sarana SMS.

Keyword : remote controlling, programmable logic controller, microcontroller, sms

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3486/

Programmable ozone generator

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : CAHYA, VICKY

Ozone adalah gas yang sangat reaktif, oleh karena itu ozone banyak digunakan dalam berbagai bidang terutama dalam bidang yang membutuhkan sterilisasi. Dengan diaplikasikan ozone dalam banyak hal, dimana kebutuhan dari konsentrasi ozone tersebut bervariasi dan waktu pemakaian yang juga bervariasi, maka dibutuhkan sebuah alat ozone genarator yang fleksible. Tugas akhir ini merancang sebuah unit ozone generator, yang dapat terprogram sehingga dapat digunakan dalam berbagai aplikasi. Salah satu cara untuk membentuk ozone adalah dengan metode Corona Discharge, yaitu membentuk tegangan tinggi diantara dua buah elektroda dan melewatkan udara di antara dua elektroda tersebut. Ozone generator ini memiliki kemampuan untuk terprogram pada output ozone dan adanya fasilitas timer sehingga dapat diatur lama pelarutan ozone di dalam air. Perancangan unit ozone generator ini memakai controller tipe AT89C52 dan untuk pembangkit tegangan tinggi digunakan sebuah transformator flyback dari televisi. Dengan output ozone yang kurang mencukupi (0,01 ppm), maka alat yang dirancang ini tidak dapat bekerja secara optimal. Sehingga sebagai pengembangan, diharapkan unit ini dapat menghasilkan output ozone yang lebih besar (min 0,04 ppm). sehingga dapat diaplikasikan pada suatu proses pembersihan kuman dan zat-zat pengotor lainnya. Dan dengan menambahkan fasilitas-fasilitas yang lain akan didapatkan sebuah unit ozone generator yang dapat bekerja secara optimal (pendeknya waktu yang dibutuhkan dalam membunuh kuman).

Keyword : ozone generator, corona discharge, microcontroller

Perencanaan dan pembuatan sistem programmable private automatic branch exchange dengan menggunakan mikrokontroler at89c51

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : ARNOLD, VICTOR

Programmable PABX dengan mikrokontroler AT89C51 merupakan suatu sistem switching telepon yang dapat dipilih fiturnya oleh pengguna. Fitur-fiturnya antara lain pengubahan nomor extension, dapat melakukan emergency call, hunting, konferensi dan blokir extension. Programmable PABX ini saat pertama kali dinyalakan maka pengguna diminta untuk mengisi data terlebih dahulu seperti nomor extension telepon, nomor urutan hunting, rekaman suara pembuka dan musik. Setelah itu, PABX akan memeriksa secara bergilir dari saluran extension sampai saluran eksternal. Saat salah satu saluran aktif maka PABX secara otomatis akan aktif dan memeriksa tujuan penelpon dan kemudian membandingkan dengan data nomor yang dimasukkan pada awal PABX diaktifkan. Apabila benar maka akan dihubungkan dengan tujuan, tetapi apabila salah maka yang terdengar adalah suara sinyal sibuk. Fitur programmable pada PABX ini berjalan dengan baik tetapi masih terdapat sedikit crosstalk sedangkan fitur lainnya masih belum berjalan dengan sempurna dikarenakan masih adanya kekurangan pada perangkat lunaknya.

Keyword : PABX, switching, microcontroller, switch, telephone, extension, ring, signal, telephone supply, off hook

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1871/

Perancangan dan pembuatan embedded web cam dengan mikrokontroller MCS-51

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : JAYADI, SAPTO

Dewasa ini teknologi internet berkembang sangat pesat sehingga mendukung kemunculan peralatan yang embedded. Dengan teknologi embedded ini akan memudahkan untuk menghubungkan berbagai macam peralatan ke jaringan internet. Salah satunya aplikasinya adalah peralatan monitoring untuk tempat kerja. Umumnya pada jaman ini pada gedung-gedung perusahaan, baik pabrik maupun kantor sudah terpasang jaringan ethernet untuk menghubungkan komputer-komputer yang ada di perusahaan itu. Dengan memanfaatkan jaringan itu bisa digunakan untuk memasang embedded web cam untuk memudahkan monitoring suatu tempat. Embedded Web Cam itu terdiri dari embedded web server SitePlayer, kamera CMUcam, dan mikrokontroler MCS-51. SitePlayer digunakan untuk menghubungkan mikrokontroler ke jaringan ethernet. Akses ke peralatan tersebut menggunakan komputer untuk memudahkan interface dan fleksibilitas. Pengguna mengakses web pages di embedded web server SitePlayer melalui web browser. Dari browser yang terdapat Java Applet untuk interface dengan sistem. Embedded Web Cam ini dapat menampilkan gambar dalam satu subnet (pada jaringan lokal) dengan menggunakan protokol UDP dengan waktu sekitar 56 detik. Bila digunakan untuk aplikasi keamanan yang membutuhkan pengamatan secara kontinyu, sistem ini kurang dapat diandalkan karena jeda waktu antar pengambilan gambar cukup lama.

Keyword : internet, embedded web cam, site player, ethernet, pc, browser, local network, java applet, microcontroller

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3807/

« Newer PostsOlder Posts »

Create a free website or blog at WordPress.com.