Kumpulan Skripsi & Artikel Jurnal Ilmiah

2009

Pengaturan kecepatan putaran motor penggerak pompa air 1,5 Pk, 3 phi, 380 v melalui pengaturan frekuensi dengan bantuan inverter omron 3G3IV dan otomatisasi PLC C28P

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : MARDANI, FANDY

Kebutuhan harian akan air adalah mutlak. Karena itu dibutuhkan peralatan bantu yang mampu menyuplai air sesuai dengan kapasitas kebutuhan. Pompa air dapat memindahkan air dari permukaan rendah ke permukaan lebih tinggi. Namun seringkali pemakaian pompa tidak sebanding dengan kapasitas kebutuhan dan pornpa seringkali dioperasikan terus menerus sehingga ada daya listrik dan air terbuang percuma. Dalam Tugas akhir ini, pemakaian pompa air akan dikontrol, dalam arti putaran motor penggerak pomp bisa diatur sehingga debit output pompa sesuai dengan beban pemakaian air. Pengaturan putaran motor dilakukan oleh Inverter dengan merubah frekuensi. Selain itu juga dirancang system otomatisasi dengan PLC dengan Limit Switch sebagai sensor ketinggian di Tandon air atas sebagai input variasi frekuensi pada inverter dan Pressure Switch sebagai On-off otomatis pompa dengan prinsip tekanan. Pada pengujian performansi alat, ternyata menunjukkan bahwa efisiensi total sistem cukup kecil. Untuk pengaturan frekuensi 35-50 Hz, efisiensi totalnya hanya mencapai 10-1 3%. Jadi efisiensi total sangat dipengaruhi oleh efisiensi motor, inverter, dan pornpa. jadi tidak terlalu dipengaruhi oleh perubahan frekuensi putaran motor.

Keyword : electric, motors, induction, controllers, plc c28p, omron 3g3iv, water, pump

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1145/

Studi banding penggunaan sawing PWM dan triangle PWM pada pengaturan kecepatan motor universal 1 phasa, 1/16 HP, 220 V

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SETIAWAN, YOHAN

Penggunaan inverter dalam dunia industri sekarang ini telah menjadi kebutuhan utama, misalnya sebagai pengaturan kecepatan motor AC, UPS (uninterruptabel power supplies) dan lain – lain. Namun seringkali bentuk gelombang output yang dihasilkan tidak sinusoidal dan mengandung harmonisa. Dalam tugas akhir ini akan didesain inverter satu phasa dengan metoda Sawing SPWM dan Triangel SPWM inverter. Dari dua metode dengan Sawing SPWM dan Triangel SPWM inverter akan ditentukan metoda yang terbaik dalam penggunaannya untuk motor universal. Dalam analisa performansi kedua metoda ini, ada beberapa parameter yang digunakan yaitu, frekuensi, tegangan, arus, power factor, putaran dan harmonisa. Data – data tersebut diperoleh dengan penggukuran menggunakan fluke 4 1 B. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa metoda Triangel SPWM inverter memberikan THD (Total Harmonic Distortion) yang lebih kecil jika dibandhgkan dengan Sawing SPWM inverter untuk motor universal 45 Watt, 220 Volt.

Keyword : electric, motors, sawing pwm, triangle pwm

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1238/

Audit energi listrik di plant 1 biskuit PT. Garudafood Putra Putri Jaya desa Krikilan km 28 Driyorejo Gresik

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : PRISCILLA, MARISA

PT. Garudafood Putra Putri Jaya adalah salah satu perusahaan besar yang bergerak di bidang industri makanan ringan seperti biskuit dan wafer. Perusahaan ini menggunakan daya listrik dari PLN yang dialirkan ke plant 1 dan plant 2. PT. Garudafood Putra Putri Jaya ini dipakai sebagai tempat observasi Tugas Akhir ini. Pembahasan Tugas Akhir hanya dikhususkan pada plant 1 dengan total beban terpasang sebesar 1825,85 kW. Fokus observasi adalah pada beban motor dengan total daya 639,02 kW atau setara dengan 34,99% beban terpasang. Pada Tugas Akhir ini dilakukan analisa efisiensi penggunaan daya listrik pada motor, serta memberikan rekomendasi untuk mengganti motor berefisiensi rendah dengan motor yang lebih efisien. Dengan demikian, setelah dilakukan prosedur audit energi diharapkan akan ada penghematan pemakaian daya listrik di plant 1. Dari hasil analisa didapatkan kesimpulan bahwa penggantian motor di plant 1 membutuhkan capital cost sebesar Rp 620.312.000,- sedangkan penghematan daya setiap tahunnya yaitu sebesar 35,9367 kW. Jika dinominalkan dalam rupiah, penghematan ini menjadi Rp 132.520.174,90/tahun. Dengan menggunakan metode analisa simple payback, maka diperoleh payback period dari capital cost adalah 4,681 tahun.

Keyword : electrical energy audit, motors, efficiency, payback period

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3869/

Blog at WordPress.com.