Kumpulan Skripsi & Artikel Jurnal Ilmiah

2009

Simulasi odour recognition dengan menggunakan fuzzy logic

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : , BILLY

Odour Sensor Technology has increased rapidly, therefore this can be used to detect an odour. Each odour has its own characteristic, this can be used to identify the odour. The purpose of this final project is to detect an odour using fuzzy logic methodology. There were DAT Files which any 15 kinds of odour. The data were created from 4 sensors: TGS 2600, TGS 2610, TGS 2611 and TGS 2620. Each kind of odour had 20 concentrated representing the odour used as the database. The others data would be used as the data testing to detect a kind of odour. The method of recognition was used Fuzzy Logic methodology. This project used 2 types of Fuzzy Logic system. The first Fuzzy Logic system produced accuracy up to 96% and the second Fuzzy Logic system produced accuracy up to 99%.

Keyword : automatic, control, computer, program, fuzzy, logic, odour, recognition

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2018/

Mobile robot penjejak bau dengan menggunakan Taguchi Gas Sensor (TGS)

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : BUNTORO, ANTONIUS

Robot penjelajah merupakan mobile robot kecil yang mampu mengikuti jejak bau yang ditinggalkan oleh zat-zat tertentu. Perkembangan sensor yang semakin maju menghasilkan adanya suatu sensor yang memiliki kemampuan seperti indera penciuman pada manusia. Dalam tugas akhir ini akan dibuat sebuah robot berdasarkan ide untuk membantu manusia dalam menjelajahi medan-medan beradiasi tinggi guna mencari kebocoran gas. Perencanaan perilaku robot mengacu pada pergerakan semut (zig-zag). Konstruksi dari robot menggunakan microcontroller AT89C2051 sebagai pusat kontrol dan menggunakan roda sebagai sistem gerak yang dihasilkan oleh stepper motor. Adapun sensor gas yang digunakan adalah model Taguchi Gas Sensor (TGS) tipe 2620 yang merupakan produk dari Figaro Inc. Dari hasil pengujian didapatkan bahwa sensor ini memiliki respon terhadap keberadaan suatu zat yang relatif cepat yaitu sekitar 5 detik dan memiliki respon terhadap penurunan konsentrasi yang relatif lamban yaitu sekitar 1 menit. Penggunaan sensor ini untuk aplikasi mobile robot dirasa kurang efektif mengingat sensor memiliki respon yang lambat sedangkan mobile robot membutuhkan gerak yang cepat.

Keyword : odour, sensor, mobile robot, microcontroller

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3887/

Create a free website or blog at WordPress.com.