Kumpulan Skripsi & Artikel Jurnal Ilmiah

2009

Pencampuran portland cement, fly ash, dan bentonite untuk konstruksi slurry wall

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : WIRABAYU;, SUPRIYANTO

Tugas akhir ini membahas penggunaan campuran Portland cement (PC), fly ash (FA), dan bentonite untuk konstruksi slurry wall. Tanah yang digunakan adalah tanah dari daerah Surabaya Barat (Margomulyo). Variasi campuran yang digunakan adalah bentonite 3% dan 6%, Portland cement antara 0-12%, dan fly ash antara 0-12% dari berat kering tanah. Hasil percobaan memperlihatkan bahwa campuran bentonite, Portland cement dan fly ash dengan waktu perawatan dapat meningkatkan kekuatan geser tanah (su) dari tanah asli yang kecil sekali (mendekati nol) menjadi sekitar 0.7 kg/cm 2 . Peningkatan kekuatan maksimum campuran terjadi pada tanah yang dirawat selama 28 hari. Pencampuran Portland cement, fly ash, dan bentonite dapat menurunkan koefisien permeability tanah asli dari 2.5xl0″6 cm/dt menjadi lxl0″7 cm/dt.

Keyword : fly ash, portland cement, bentonite

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1820/

Pengaruh penambahan semen Portland dan silica fume terhadap sifat tanah ekspansif

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : TONO, LIUS

Tanah ekspansif yang memiliki sifat kembang susut yang besar dapat menimbulkan gangguan pada bangunan diatasnya. Untuk mengatasi hal ini biasanya diatasi dengan perbaikan tanah. Pada penelitian ini dipelajari pengaruh penambahan semen dan silica fume terhadap sifat tanah ekspansif. Ada tiga campuran yang digunakan, yaitu 5% semen ditambah 10% silica fume, 5% semen ditambah 20% silica fume, dan 5% semen ditambah 30% silica fume. Masing-masing campuran dicoba dengan waktu curing 7 hari dan 14 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan silica fume mampu mengurangi pengembangan tanah dan meningkatkan nilai CBR. Secara umum terlihat bahwa nilai CBR untuk contoh tanah dicampur dengan semen dan silica fume yang direndam mempunyai kekuatan yang relative sama dengan sample tanah yang tidak direndam. Tanah yang dicampur dengan 5% semen portland dan 30% silica fume dapat meningkatkan nilai CBR soaked pada penetrasi 0.2″, sampai 120% dibandingkan dengan yang dicampur 5% semen saja.

Keyword : expansive soil, portland cement, silicafume, CBR soaked

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2310/

Stabilisasi tanah pasir dengan abu ampas tebu, limbah karbit dan porland cement

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SUSANTO;, YOHAN

Bagasse ash and Carbide waste are the residues of industrial processed which are not used. Previous research shows that the mix of bagasse ash and carbide waste with ratio of 1:3 will increase the ability and strength of sand. This research presents the effect of addition of portland cement (PC) to the strength and durability of sands, bagasse ash and carbide waste mixture. The effect of curing method to the durability and strength of samples were also observed. The result shows that the strength of the sample increases with the addition of PC. Besides, by the addition of PC to the mixture also increases the durability of sample to weathering.

Keyword : bagasse ash, carbide waste, portland cement, stabilization, sand

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2842/

Pengaruh penambahan fiber dan semen terhadap campuran pasir, abu ampas tebu dan limbah karbit

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : AJI, BINTORO

Abu ampas tebu merupakan hasil dari pembakaran ampas tebu pada produksi gula yang, mempunyai kandungan SiO2 sebanyak ?60% dan biasanva tidak terpakai. Sedangkan limbah karbit, merupakan pembuangan sisa-sisa produksi pembuatan gas tabung yang mempunyai kandungan CaO sebanyak ?60%. Fiber adalah materi yang dapat dengan mudah diperoleh dari pabrik. Penelitian ini mempelajari pengaruh penambahan fiber dan semen terhadap kekuatan campuran pasir, ampas tebu dan limbah karbit. Hasil penelitian yang dilakukan, menunjukkan terjadinya peningkatan kekuatan dan kestabilan tanah pasir terhadap siklus wetting-driying test. Kekuatan maksimum terjadi pada campuran dengan komposisi fiber 0,8 kg/(m 3 campuran) dan semen 7,5% yaitu sekitar 42 kg/m 2 .

Keyword : sugar cane, carbide, waste, portland cement, fibre, ash

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3498/

Enhancing the durability of concrete blocks used for fisher walls (Peningkatan Durabilitas Penggunaan Batako untuk Tembok pada Tambak)

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : LIBRATA, YOSEPH

Pada lingkungan yang mengandung kadar sulfat yang tinggi tidak semua material bangunan dapat bertahan lama, oleh karena itu perlu dilakukan pemilihan material bangunan yang mempunyai daya tahan terhadap sulfat yang tinggi mengingat sulfat bersifat merusak. Untuk menahan serangan sulfat tersebut diperlukan durabilitas batako yang cukup tinggi, untuk meningkatkan durabilitas batako tersebut kami menggunakan 2 cara, yaitu dengan mengubah komposisi dari batako tersebut dan dengan mengganti semen PC (Portland Cement) yang digunakan untuk membuat batako dengan semen pozzolan atau biasa disebut dengan semen PPC (Pozzolan Portland Cement). Untuk komposisi dasar yang kami gunakan sebagai patokan adalah semen (PC) : agregat = 1 : 9, dari komposisi dasar tersebut kami melakukan metode kombinasi sampel yang disebut dengan metode factorial design. Dari metode tersebut dapat kami simpulkan bahwa untuk campuran semen (PC) : agregat 1,2 : 8,8 dengan Compression Strength sebesar 72,77 Kg/cm 2 adalah campuran terkuat untuk semen (PC) dan untuk semen pozzolan (PPC) komposisi terkuatnya adalah semen pozzolan (PPC) : agregat = 1,2 : 9,2 dengan Compression Strength sebesar 84,71 Kg/cm 2

Keyword : concrete blocks, sulfate attacks, portland cement, pozzoland , wall

Sumber : http://repository.petra.ac.id/4578/

Create a free website or blog at WordPress.com.