Kumpulan Skripsi & Artikel Jurnal Ilmiah

2009

Penjadualan produksi flexible flowshops dengan sequence-dependent setup times PT Cahaya Angkasa Abadi

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : NOVIANTI, HERMIN

Penyusunan tugas akhir ini berfokus pada metode relaksasi Lagrangian untuk menyelesaikan masalah penjadualan flexible flowshops dengan sequece-dependent setup effects. Masalah ini diformulasikan sebagai problem separable integer programming dengan kendala sinkronisasi antara penjadualan part dan mesin. Relaksasi Lagrangian merelaksasi problem dengan kendala sinkronisasi ini melalui Lagrangian multipliers dan mendekomposisi problem awal menjadi subproblem penjadualan part dan mesin sehingga lebih mudah dari problem awalnya. Dalam setiap subproblem terdapat aliran jaringan untuk menggambarkan perubahan status mesin dan keseimbangan aliran part. Metode surrogate subgradient diaplikasikan untuk mengoptimalkan Lagrangian multipliers guna mendapatkan biaya minimum pada aliran jaringan untuk penyelesaian subproblem. Heuristik kemudian digunakan untuk memperoleh solusi yang memenuhi kendala sinkronisasi melalui struktur jaringan, Lagrangian multipliers, dan slack time.

Keyword : production planning, scheduling, management, flexible flowshops, sequence-dependent setup, lagrangian relaxation

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2681/

Advertisements

Sistem perencanaan produksi dan kebutuhan material di PT X

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : POERNOMO, IMELDA

PT X merupakan sebuah perusahaan yang bergerak di bidang produksi bahan baku untuk sabun dan sampo. Secara keseluruhan, terdapat 18 produk yang dihasilkan oleh perusahaan ini. Penulis melakukan perancangan sistem perencanaan kebutuhan material di perusahaan ini, karena adanya permasalahan perencanaan dan penyediaan material. Sistem ini diawali dengan peramalan yang dilakukan terhadap produk make to stock dan make to demand. Pada produk make to stock, peramalan dilakukan untuk merencanakan produksi. Pada produk make to demand, peramalan dilakukan untuk mengetahui safety stock produk. Langkah ini dilanjutkan dengan penyusunan MPS dan MRP. Analisa dilakukan dengan membandingkan antara sistem awal dan sistem usulan. Perbandingan yang dilakukan meliputi perbandingan akurasi peramalan dan biaya inventori. Sistem yang lebih baik adalah sistem dengan error yang rendah, dan biaya inventori lebih kecil. Setelah dilakukan perbandingan, didapatkan bahwa sistem usulan lebih baik dibanding sistem awal, baik dalam akurasi peramalan, maupun biaya inventori yang lebih rendah. Salah satu hasil, MAD produk A minggu 4 Mei 2004 pada sistem usulan adalah 38.25, sementara pada sistem awal, MAD produk A minggu 4 Mei 2004 adalah 41.75.

Keyword : inventory control, production management, production planning, forecast, material requirement planning

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2886/

Perencanaan produksi di perusahaan “XXX”

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : S, CHARLES

Perencanaan produksi merupakan suatu masalah yang penting bagi suatu perusahaan. Dengan adanya banyak permintaan yang berfluktuatif maka diperlukan perencanaan produksi yang baik. Perencanaan produksi itu banyak dipengaruhi oleh faktor permintaan, kapasitas sumber daya baik itu kapasitas mesin maupun tenaga kerja, serta biaya yang berhubungan dengan pembuatan produk. Berdasarkan permintaan masa lalu maka dilakukan peramalan untuk memprediksi tingkat permintaan pada periode mendatang terhitung September 2002 sampai Desember 2002. Dari hasil peramalan maka dilakukan perencanaan produksi dengan memperhatikan kapasitas produksi yang tersedia dengan tujuan meminimasi total biaya produksi. Metode yang dipakai dalam menyelesaikan masalah perencanaan produksi secara agregat adalah metode Programa Linier dengan menggunakan program microsoft Excel. Hasil dari perencanaan agregat kemudian didisagregasi guna mendapatkan berapa item yang akan dibuat. Dari hasil-hasil perencanaan ini menunjukkan bahwa perusahaan harus melakukan produksi reguler dan subkontrak. Sub kontrak dipandang penting karena kapasitas produksi yang tersedia di perusahaan tidak mencukupi untuk memenuhi seluruh permintaan.

Keyword : production planning, forecasting, aggregate production planning, disaggregate production planning

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1667/

Perencanaan produksi di Cv. Sujaru

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : KRISTIANTO, FERDY

Perancangan sistem yang dilakukan difokuskan pada masalah yang terjadi dalam suatu industri lilin dimana dalam industri tersebut masih belum memiliki suatu sistem perencanaan dan penjadwalan produksi yang bagus. Sistem yang selama ini dijalankan adalah sistem yang didapatkan melalui pengalaman dan trial and error. Sistem tersebut menyebabkan kelebihan stock yang mengakibatkan biaya jam kerja lembur yang harus dikeluarkan oleh perusaha an karena kurang tepatnya penentuan target produksi dan jumlah pemesanan bahan baku. Tujuan dari sistem yang dirancang adalah suatu sistem meliputi peramalan, perencanaan produksi, perhitungan jumlah kebutuhan material, pemesanan dan pengendalian persediaan serta penjadwalan. Untuk mencapai tujuan yang ada digunakan konsep Production Planning and Inventory Control. Penelitian ini menghasilkan output suatu sistem PPIC yang baru dan menyeluruh meliputi safety stock dan perhitungan produksi yang dapat dihitung dengan bantuan peramalan.

Keyword : production planning, system design, sujaru

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2713/

Perancangan sistem perencanaan produksi PT Daimaster

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : RUDY, ANDREW;

PT Daimaster merupakan sebuah perusahaan industri yang bergerak di bidang pembuatan berbagai macam produk yang terbuat dari injeksi plastik di Surabaya. Produk utamanya antara lain adalah roda kursi kantor yang diproduksi secara massal dan berbagai produk dari bahan plastik seperti pigora, rak compact disc, dan lain sebagainya yang diproduksi sesuai dengan permintaan (job order). Perencanaan produksi yang berlangsung saat ini masih dilakukan secara manual dengan pertimbangan pengalaman dari pihak manajemen sehingga kurang sesuai dan tidak responsif terhadap tuntutan customer yang menghendaki pengiriman barang yang tepat waktu. Oleh karena itu dirancang suatu sistem perencanaan produksi yang terintegrasi dengan perencanaan kapasitas yang akurat, penyusunan MPS (Master Production Schedule), penyusunan MRP (Material Requirement Planning) serta perhitungan besarnya inventori dan model peramalan yang tepat untuk produk-produk berkarakter make to stock.

Keyword : industrial management, production planning, mps, mrp, daimaster

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2892/

Perencanaan produksi dan kebutuhan bahan baku di CV “X”

Filed under: Uncategorized — Tags: , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : PRAWIRO, EDDY

Perencanaan produksi dan kebutuhan bahan baku merupakan hal yang sangat penting bagi CV ‘X’ yang bergerak dalam pembuatan minuman ringan. Perencanaan produksi dan kebutuhan bahan baku dapat digunakan untuk dapat mengendalikan dan mengontrol seluruh kegiatan produksi dan kebutuhan bahan bakunya sehingga total biaya yang dihasilkan dapat diminimalkan. Fluktuasi permintaan produk minuman ringan yang tidak menentu membuat perlunya dilakukan peramalan untuk mengetahui jumlah permintaan di masa mendatang. Peramalan yang digunakan adalah peramalan time series. Adanya keterbatasan kapasitas produksi di dalam perusahaan juga membuat perlunya dilakukan peramalan agregat untuk dapat mengantisipasi adanya back order. Peramalan agregat ini menggunakan metode liner programing, selanjutnya dilakukan perencanaan kebutuhan bahan baku (Material Requirement Planning) untuk tiap jenis minuman ringan dengan menggunakan metode terbaik yang dapat menghasilkan total biaya terkecil. Pengendalian persediaan bahan baku meliputi berapa besar pemesanan yang harus dilakukan dan kapan pemesanan tersebut dilakukan agar kelebihan atau kekurangan bahan baku dapat diantisipasi. Perencanaan produksi yang telah dibuat, kemudian diimplementasikan untuk membuktikan apakah perencanaan yang dilakukan memberikan dampak positif bagi perusahaan. Hasil implementasi tersebut ternyata memberikan dampak yang positif bagi perusahaan.

Keyword : raw material, production planning

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1699/

Analisa perbaikan sistem produksi dari shift 1 di PT Multicone Paperindo

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : STEPHANUS, WILLIAM

Tugas akhir ini membahas tentang perbaikan sistem produksi dari 2 shift menjadi 1 shift di PT Multicone Paperindo, perusahaan ini memproduksi conepaper dengan tipe job order. Adapun masalah yang dihadapi PT Multicone paperindo adalah bagaimana cara memperbaiki sistem kerja perusahaan agar lebih efisien dan efektif. Langkah-langkah yang dilakukan dalam pelaksanaan penelitian ini adalah pengambilan data, pengukuran waktu proses, menghitung jumlah mesin, menghitung biaya pengeluaran dengan menggunakan tabel bunga diskrit dan membandingkan dengan alternatif yang ada. Dimana metode ini mengabungkan beberapa kriteria produktivitas sesuai dengan kepentingan perusahaan. Penulis memiliki beberapa alternatif untuk perusahaan yang dilihat dari pengeluaran tahunan, dengan menggunakan mesin matic maka biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk memperbaiki sistem kerja maka dapat lebih efisien tiap tahunnya.

Keyword : measurement, cost analyze, production planning

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2737/

Peningkatan kapasitas produksi di PT Wangta Agung I

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : MELIZA, HENNY

Pada suatu industri manufaktur, produksi merupakan suatu hal yang sangat penting dimana dapat mempengaruhi industri tersebut. Kapasitas produksi yang dimiliki oleh suatu perusahaan dapat memberikan gambaran sehubungan dengan kemampuan untuk memenuhi permintaan pasar. Oleh karena itu, diperlukan suatu pengoptimalan sumber-sumber daya yang ada dan perencanaan kebutuhan material yang baik demi meningkatnya kapasitas produksi. Dalam meningkatkan kapasitas produksi di PT Wangta Agung I, maka dilakukan beberapa perbaikan baik dari segi perbaikan metode kerja, maupun dari segi pengalokasian tenaga kerja. Dari beberapa perbaikan yang telah dilakukan dapat terjadi peningkatan hasil produksi terutama pada departemen jahit.

Keyword : wangta agung, production capacity, production planning, inventory control, industrial management

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2905/

Diet catering

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : FRANSISCA, MARIA

Keyword : catering, marketing planning, production planning

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1745/

Perancangan peningkatan produktivitas pada perusahaan aluminium X

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : WIGUNA, MALIA

Perusahaan Aluminium X ini merupakan Home Industry yang bergerak di bidang aluminium yang mana diperlukan untuk kebutuhan rumah tangga, kantor, serta toko. Perbaikan yang direncanakan meliputi proses produksi yang ada di home industry tersebut, serta yang berhubungan dengan proses produksi tersebut. Sesuai dengan masalah-masalah yang timbul di home industry tersebut, maka konsep perancangannya mengacu pada penyelesaian masalah-masalah tersebut. Oleh karena itu dalam perancangannya direncanakan adanya perbaikan layout pabrik, pencatatan logistik, pengukuran waktu produktif, dan pedoman penggunaan material.

Keyword : production planning, time study, work measurement

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2741/

Older Posts »

Blog at WordPress.com.