Kumpulan Skripsi & Artikel Jurnal Ilmiah

2009

Start up dan optimalization production process at PT Sinar Unigrain Indonesia

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : WAHYUDI, SUGIANTO

PT Sinar Unigrain Indonesia merupakan perusahaan yang baru saja berdiri. Perusahaan ini bergerak di bidang manufaktur terutama dalam produksi beras jagung ( semolina ), yang digunakan sebagai bahan baku snack, beer, dan lainnya. Proses start up merupakan suatu proses persiapan sebelum proses produksi dapat berjalan dengan lancar. Jadi pada proses start up inilah setiap masalah akan dianalisa dan diperbaiki sehingga proses produksi dapat berjalan dengan lancar dan optimal.

Keyword : manufacture, production, start up and optimalization production process

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2526/

Perancangan dan pembuatan sistem pendukung keputusan untuk optimalisasi kuantitas produksi sesuai dengan permintaan customer di Cake Shop “X”

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SETIAWATI, CHRISTINE

Cake Shop di Hotel Shangri-la Surabaya mengalami masalah dalam menentukan jumlah produksi tiap-tiap item. Selama ini service manager pastry/bakery menggunakan intuisi dan pengalaman dalam menentukan jumlah tiap jenis item yang akan dibuat. Aplikasi sistem pendukung keputusan yang dibuat dalam Tugas Akhir ini diharapkan dapat membantu service manager pastry/bakery dalam mengambil keputusan mengenai jumlah produksi. Dengan adanya permasalahan tersebut maka akan dilakukan peramalan penjualan untuk mendapatkan jumlah produksi per hari yang optimal dan tepat bagi tiap-tiap jenis item. Metode peramalan yang digunakan adalah moving average models dan exponential smoothing models. Pembuatan sistem pendukung keputusan ini menggunakan software Borland Delphi 5.0 dan Microsoft Access 2000 sebagai databasenya. Lewat peramalan yang dilakukan dalam aplikasi sistem pendukung keputusan ini maka akan dihasilkan nilai peramalan penjualan suatu item pada hari tertentu sesuai input dari user. Seluruh metode peramalan yang tersedia pada aplikasi dapat digunakan dan akan dihasilkan nilai forecast error, nilai MAD, MSE, dan tracking signal yang menunjukkan efektivitas suatu model peramalan. Metode yang sebaiknya dipilih untuk aplikasi ini adalah winters? method karena metode ini menyediakan 3 parameter untuk memperhalus nilai base, trend, dan musiman. Dari hasil pengujian ditunjukkan pula bahwa forecast error terkecil, yaitu bernilai 0, diraih sebanyak 2 kali ketika user memilih winters? method sebagai forecasting modelnya.

Keyword : decision support, forecasting, production, moving average, exponential, database, management, design, computer program

Sumber : http://repository.petra.ac.id/4091/

Pengukuran dan analisa kinerja dengan menggunakan metode balanced scorecard di PT. “X”

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : OCTAVIA, RENNY

Penelitian ini merupakan studi kasus tentang pengukuran kinerja dengan metode Balanced Scorecard di PT”X”. Penelitian ini dilakukan karena pengukuran yang ada selama ini hanya menggunakan pengukuran dari sudut pandang finansial. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah membangun sistem pengukuran kinerja dengan metode Balanced Scorecard (sistem pengukuran yang menggunakan pengukuran dari 4 perpective, yaitu financial, customer, Internal business process, dan learning and growth per (pective) dan menganalisa kinerja PT”X” untuk mengetahui faktor utama yang dapat meningkatkan kinerja perusahaan secara keseluruhan. Data-data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuatitatif bagian keuangan, penjua1an, produksi, personalia; wawancara dan metode pengamatan di bagian produksi dan manajemen. Penelitian dimulai dengan mentranslasikan visi dan strategi perusahaan kedalam setiap tujuan yang akan dicapai pada 4 pespective sehingga terbentuk sistem pengukuran yang terintegrasi, kemudian dilakukan perencanaan strategi untuk masing-masing perspective. Setelah itu dilakukan pembobotan pada masing-masing ukuran yang sudah ditetapkan, untuk membangun sjstem pengukuran kinerja. Berdasarkan pada hasil perancangan kinerja tersebut, dilakukan penilaian kinerja di PT”X” untuk tahun 1999 dan 2000, sehingga dapat diketahui kinerja untuk masing-masing ukuran maupun kinerja secara keseluruhan. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya kinerja yang meningkat untuk financial, customer dan learning and growth perspective, sedangkan untuk internal busines~. process perspective menunjukkan kinerja yang tetap berada di level yang buruk. Berdasarkan analisa, faktor utama yang dapat meningkatkan kinerja perusahaan secara keseluruhan adalah pada penyelesaian order tepat waktu untuk produk ekspor, perbaikan proses kualitas yang dipengaruhi oleh peningkatan %pemenuhan target produksi.

Keyword : production, planning, work, balanced scorecard

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1298/

Penjadualan dan inventory control produk-produk job order di PT. X Sidoarjo

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : ANGGRAENI, DEVY

PT. X merupakan perusahaan swasta yang bergerak di bidang pembuatan kemasan dengan bahan dasar biji plastik. Sifat pekerjaannya adalah job order yaitu memproduksi sesuai kebutuhan/permintaan pelanggan. Perkembangan PT. X dapat dilihat dari peningkatan jumlah permintaan dan jenis produk yang diminta oleh pelanggan setiap tahunnya. Dengan adanya peningkatan tersebut, diperlukan perluasan perusahaan yang juga menuntut tenaga kerja berkualitas dan sistem perusahaan yang lebih teratur dan baik karena permasalahan yang dihadapi juga semakin kompleks.

Keyword : job order, company spread, inventory control, production

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2569/

Penerapan petri nets pada perencanaan jangka pendek dan inisialisasi panjadwalan produksi di PT. Iga Abadi

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : HARVEY, WILLIAM

Optimalisasi produktifitas, efisiensi dan efektifitas sistem produksi tak bisa lepas dari perencanaan dan penjadwalan produksi. Setiap industri selalu berusaha mengoptimalkan produktifitas sistemnya, hal ini terutama terlihat dalam industri manufaktur. Industri manufaktur dengan sistem produksi job-shop seperti PT. IGA ABADI, seringkali mengalami kendala dalam melakukan perencanaan dan penjadwalan produksi yang dapat mengoptimaikan inventori back logging , sekaligus makespan dengan memperhitungkan seluruh kemampuan dan batasan sumber daya yang ada. Penerapan Petri Net dalam perencanaan jangka pendek dan inisialisasi penjadwalan merupakan salah satu metode yang dapat digunakan untuk mencapai tujuan yang diinginkan, yaitu penentuan perencanaan jangka pendek yang dapat meminimumkan total bobot inventori dan backlogging, serta inisialisasi penjadwalan yang dapat meminimumkan makespan.

Keyword : production, planning, management, scheduling, iga abadi

Perancangan dan pembuatan sistem informasi administrasi pada perusahaan industri selep kopi Sumber Makmur

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : WINOTO, CIPTO

UD. Sumber Makmur merupakan sebuah perusahaan yang bergerak pada bidang industri selep biji kopi mentah. Sistem informasi administrasi pada perusahaan merupakan sistem manual atau paper based systems. Hal ini terlihat mulai dari pembelian, proses produksi hingga penjualan masih dilakukan pencatatan secara manual, dengan menggunakan media kertas. Adanya kelemahan- kelemahan yang dimiliki sistem tersebut yang mendorong perusahaan untuk mengganti sistem yang digunakan. Maka diharapkan dengan sistem yang baru, akan meminimalisir kesalahan dan meningkatkan kinerja perusahaan. Perancangan sistem informasi administrasi pada perusahaan ini akan didasarkan dengan pengembangan basis data yang dimiliki perusahaan. Yang selanjutnya akan dibuat aplikasi yang akan menjadi pengganti sistem lama yang dimiliki perusahaan tersebut. Aplikasi ini menggunakan bahasa pemrograman Borland Delphi 6 dan untuk sistem basis data-nya menggunakan Microsoft SQL Server 2000. Dengan adanya program yang menangani sistem administrasi pada UD. Sumber Makmur, kegiatan administrasi menjadi lebih terotomatisasi. Hal ini ditunjukkan adanya pencatatan mulai dari order dan transaksi baik pembelian maupun penjualan, pemakaian bahan dan hasil produksi, proses absensi dan pembayaran gaji karyawan, hingga pembuatan laporan-laporan sesuai dengan kebutuhan perusahaan, yang dapat ditunjang oleh program ini.

Keyword : administration, information system, production, purchasing, sales, coffee seed, database, management, design

Sumber : http://repository.petra.ac.id/4105/

Perencanaan produksi di UD Payung

Filed under: Uncategorized — Tags: , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : BUDIMAN, ARIEF

UD. PAYUNG merupakan perusahaan yang menerapkan sistem “Customer Oriented” oleh karena itu kepuasan pelanggan sangat diutamakan. Perencanaan produksi harus dibuat sebaik mungkin, demikian pula dengan perencanaan persediaan bahan baku. Dalam membuat perencanaan produksi perlu meramalkan permintaan masa yang akan datang. Metode peramalan yang dipakai adalah Double Exponential Smoothing, dengan menggunakan bantuan software Minitab. Setelah itu juga perlunya diketahui waktu standart agar kapasitas produksi dan penentuan lead time produksi dapat ditentukan. Kesimpulan dari penelitian ini, kapasitas pabrik setiap harinya untuk Paving Stone dapat memproduksi 3.200 buah paving stone dan untuk genteng beton dapat memproduksi 650 buah Genteng Beton setiap harinya.

Keyword : production, lead time

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1350/

Desain dan implementasi sistem informasi pengadaan barang pada perusahaan PT ‘X’

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : HANDIANTO, AGUSTINUS

Pada suatu perusahaan, sistem informasi pengadaan barang mempunyai peranan yang sangat penting karena sebagian besar aktivitas produksi bergantung pada bagian pengadaan barang. Pada perusahaan PT `X? bagian pengadaan barang ditangani oleh departemen Purchasing. Agar sistem informasi pengadaan barang dapat lebih efisien dan teratur maka dibuat suatu aplikasi yang dapat menangani permintaan barang dari departemen yang meminta barang hingga barang diterima oleh departemen tersebut. Sebagai implementasinya, aplikasi ini dibangun berbasiskan komputer dalam bentuk interface berupa form yang menggunakan Borland Delphi 5.0 database yang menggunakan Microsoft Access 2000. Pada tiap-tiap departemen mempunyai form sesuai dengan kebutuhannya dan hanya memiliki satu database yang dapat diakses oleh seluruh departemen. Form-form yang dibuat antara lain: untuk tiap-tiap departemen menggunakan form Non Raw Material dan untuk departemen Produksi menggunakan form Raw Material, form persetujuan permintaan barang dari kepala departemen maupun Manager Operational, form pemilihan barang, form pengelompokan barang dan form pembuatan PO oleh departemen Purchasing, hingga form kedatangan barang yang ditangani oleh departemen Warehouse serta form pengecekan barang yang ditangani oleh departemen Quality Control. Hasil yang diperoleh dari sistem ini adalah : perpindahan form dari satu departemen ke departemen atau bagian lain menjadi lebih cepat, pengarsipan menjadi lebih mudah, nomor pada suatu form dibuat urut secara otomatis untuk menghindari kesalahan ketik atau penggandaan penomoran, masing-masing departemen menpunyai data sendiri tetapi tetap terintegrasi dengan bagian Purchasing sehingga departemen Purchasing dapat melakukan pemesanan barang dengan lebih mudah, dan Purchase Order untuk bagian Purchasing telah dilakukan kalkulasi secara otomatis sehingga kesalahan perhitungan dapat lebih diminimalkan.

Keyword : information system, design, production

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2881/

Integrasi perencanaan produksi agregat dan perencanaan kebutuhan mesin di PT. Nusantara Plywood

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : KRISNAWATI, SELIA

Masalah biaya produksi merupakan masalah yang dihadapi oleh semua perusahaan dimana biaya produksi tersebut meliputi dua faktor penting yaitu faktor tenaga kerja dan mesin. Semakin perusahaan dapat mengoptimalkan biaya dari penggunaan tenaga kerja dan mesin maka biaya yang harus dikeluarkan oleh perusahaan dapat semakin ditekan. Pada umumnya perusahaan melakukan perencanaan dari kedua faktor tersebut secara terpisah seperti menghitung kebutuhan tenaga kerja dengan menggunakan model perencanaan produksi agregat kemudian kebutuhan mesinnya dihitung menyesuaikan ataupun sebaliknya. Model integrasi perencanaan produksi agregat dan perencanaan kebutuhan mesin memperhitungkan kedua faktor tersebut, yaitu faktor tenaga kerja dan mesin secara bersamaan sehinga diharapkan biaya yang harus dikeluarkan oleh perusahaan dapat menjadi lebih kecil. Namun hal ini juga sangat bergantung pada karakteristik masing-masing perusahaan. Ada perusahaan yang menganggap lebih menguntungkan jika mengoptimalkan tenaga kerja daripada mengoptimalkan mesin, ada juga yang sebaliknya, serta ada juga yang menganggap lebih menguntungkan jika kedua faktor tersebut dioptimalkan secara bersamaan. Dalam tugas akhir ini akan dilakukan perhitungan dari ketiga model perencanaan tersebut untuk melakukan perbandingan pada P.T. Nusantara Plywood. Adapun tujuan dari perbandingan tersebut adalah untuk mengetahui manakah dari ketiga model tersebut yang paling sesuai dengan karaberistik P.T. Nusantara Plywood. Dari hasil perhitungan diperoleh hasil bahwa perhitungan total biaya dengan menggunakan model integrasi perencanaan produksi agegat dan perencanaan kebutuhan mesin menghasilkan total biaya yang paling minimum yaitu sebesar Rp28.86 1.743.180,- apabila dibandingkan dengan total biaya model perencanaan produksi agregat yaitu sebesar Rp -25.474.282.430,- dan total biaya model perencanaan kebutuhan mesin yaitu sebesar Rp -28.446.3 17.550,- dimana nilai negatif di sini diperoleh dari hasil penjualan mesin pada akhir periode ke 8.

Keyword : production, planning, industrial, engineering, nusantara plywood, integrasi

Perancangan dan pembuatan sistem informasi proses produksi pada perusahaan keramik PT. Golden Potterindo Industri

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : EVALANI, DIANA

Sistem Informasi Proses Produksi yang diterapkan pada PT. Golden Potterindo Industri masih dilakukan dengan sistem manual. Penyimpanan data hasil produksi juga dilakukan dengan cara manual yaitu dicatat pada buku. Hal ini tidak efisien dan memperbesar resiko kesalahan manusia, serta membutuhkan waktu yang cukup banyak dalam pencatatan dan penyimpanan data hasil produksi. Laporan-laporan yang disajikan juga tidak lengkap karena data yang diperlukan untuk membuatnya tidak tersusun dengan baik sehingga kesulitan dalam pembuatannya. Laporan yang dibuat masih dengan cara manual. Untuk mengatasi permasalahan yang ada, maka dilakukan perancangan aplikasi sistem informasi proses produksi yang meliputi pembuatan laporan-laporan yang diperlukan, penjadwalan proses produksi secara otomatisasi dan penyimpanan data yang terkomputerisasi dengan menggunakan Borland Delphi 7.0 dan database Paradox 7 Kesimpulan dari Tugas Akhir ini adalah sistem informasi proses produksi yang terkomputerisasi dapat menyimpan dan menyajikan data hasil produksi tiap bagian dan hasil produksi para pegawai. Penjadwalan proses produksi secara otomatisasi mempercepat dalam menentukan jadwal proses produksi. Menghasilkan laporan-laporan yang diperlukan oleh pihak manajemen untuk membantu mengambil keputusan. Nilai pada hasil pengujian adalah 3,557 yang berarti penggunaan program secara keseluruhan adalah baik.

Keyword : database, design, management, computer programs, production, information system, schedulling, reports

Sumber : http://repository.petra.ac.id/4236/

Older Posts »

Create a free website or blog at WordPress.com.