Kumpulan Skripsi & Artikel Jurnal Ilmiah

2009

Simulasi kontrol peralatan pada sebuah kamar hotel

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : HARTANTO, RUDY

Kontrol peralatan kamar hotel yang dimiliki oleh sebagian besar hotel pada umumnya bekerja secara manual, seperti dimmer dan korden. Tugas akhir ini membahas kontrol ruangan yang mensimulasikan kontrol ruangan hotel secara digital. Simulasi kontrol ruangan hotel ini terdiri atas: dimmer Iampu yang dikendalikan secara digital dengan daya maksimum dibatasi 500 watt, speed control sebagai simulasi dari dimmer kipas angin dengan daya maksimum yang dibatasi 500 watt, dan pengendalian servo motor sebagai kontrol untuk membuka dan menutup korden. Pembuatan model simulasi ini dibagi dalam beberapa bagian yaitu bagian rangkaian dimmer dan bagian microcontroller. Bagian dimmer dibagi menjadi dua bagian yaitu dimmer lampu dan dimmer kipas angin sebagai simulasi dari fan AC. Bagian lain adalah servo motor untuk membuka dan menutup korden yang semuanya itu dikontrol dengan menggunakan remote. Dari hasil pengujian dimmer untuk pengontrolan nyala lampu dan fan, didapatkan hasil yang cukup baik yaitu delay angle atau signal yang terpotong mulai dari sudut 6″ hingga sudut 265″ yang menyebabkan lampu menyala terang atau redup, dan delay angle sebesar 180″ hingga 360″ untuk fan yang menyebabkan fan dapat berputar maksimum hingga mati. Servo motor untuk pengontrolan korden juga sudah teruji dengan baik dengan bisa mengenali adanya sensor limit swicth sebagai pembatas korden yang sudah terbuka atau tertutup secara penuh.

Keyword : automatic control, computer, programs, intel at89c51, intel at89c2051, microcontroller, hotel

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1129/

Pemanfaatan MCS-51 pada pengaturan posisi lampu untuk efek sudut pencahayaan

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : NOVIANTO, MULYO

Untuk mendapatkan hasil pemotretan yang baik di dalam studio foto, dibutuhkan sinar yang merata. Untuk mencapai tujuan tersebut para fotografer mengarahkan lampu-lampu kilat ke arah obyek sehingga hasil yang didapat lebih baik. Dalam mengarahkan lampu para fotografer harus melakukan secara manual yaitu mengatur posisi lampu dan payung ke arah obyek setelah itu fotografer mengukur intensitas cahaya dengan menggunakan light meter. Tetapi tidak mudah bagi seorang fotografer untuk mengatur posisi lampu kilat sehingga menghasilkan sudut efek cahaya yang baik. Dengan adanya permasalahan di atas maka pada tugas akhir ini di buat suatu sistem untuk mengarahkan lampu secara otomatis menuju obyek. Pada sistem ini terdapat tiga bagian utama yaitu mekanik, hardware dan software. Mekanik terdiri dari dua motor stepper, payung, lampu kilat, dan tempat sensor. Pada hardware terdiri dari sensor LDR, instrumentation amplifier multiplexer, ADC, minimum system 89C5 1. Software didesain untuk membaca sensor dan menggerakkan motor stepper sampai Iampu mengarah pada obyek. Berbagai pengujian telah dilakukan untuk menguji kemampuan dari sistem. Error rata-rata dari sistem ini adalah 12%. Error terkecil yang dicapai adalah 3,3% dan error terbesar adalah 26%.

Keyword : mcs-51, microcontroller, automatic, control, computer, programs, lighting, exposure, photo studio

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1959/

Aplikasi kartu chip pada sistem prabayar pemakaian listrik

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : OKTAVIA, HENNY

Sistem pembayaran listrik yang ada saat ini memiliki beberapa kelemahan, antara lain sering terjadinya tunggakan listrik ataupun konsumen yang merasa tidak nyaman karena harus mengantre sekian lama. Dan permasalahan di atas timbul suatu ide untuk melakukan pembayaran listrik dengan sistem prabayar menggunakan kartu chip. Tujuan yang hendak dicapai dalam pembuatan tugas akhir ini adalah mengaplikasikan kartu chip sebagai alat prabayar penggunaan listrik. Metode yang digunakan adalah dengan menghitung jumlah putaran pada piringan KWH meter, yang selanjutnya mikrokontroler melakukan pengurangan jumlah unit pada kartu chip. Untuk menghitung jumIah putaran piringan pada KWH meter dipakai sensor photodiode sebagai penerima dan infrared sebagai pemancar. Kartu chip pada tugas akhir ini digantikan dengan serial EEPROM AT93C46, yang pada prinsipnya memiliki cara kerja yang sama dengan kartu chip. Pengujian sistem yang dilakukan adalah dengan memberi suatu beban pada KWH meter sehingga terjadi pengurangan jumlah unit yang setara dengan jumlah putaran piringan KWH meter. Sistem telah dapat bejalan dengan baik, hanya saja masih terdapat kesalahan 6.46 %, yang terjadi karena KWH meter yang tidak dikalibrasi, dilakukannya pembulatan waktu, dan faktor kesalahan manusia dalam melakukan pencatatan waktu.

Keyword : smart, card, watt, meter, computer, programs, electric

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3259/

Create a free website or blog at WordPress.com.