Kumpulan Skripsi & Artikel Jurnal Ilmiah

2009

Studi perbandingan perencanaan sistem rangka pemikul momen khusus (SRPMK) yang didesain menurut SNI 03-2847-2002 dan SNI 03-2847-1992

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : KRISTANTO;, JEFRY

Studi ini memberikan gambaran perbandingan prosedur desain dan pemeriksaan kinerja Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) yang didesain menurut SNI 03-2847-2002 dan SNI 03-2847-1992. Pemeriksaan kinerja struktur dilakukan dengan analisis pushover dan analisis time history. Bangunan yang ditinjau yaitu bangunan struktur rangka beton bertulang simetris 10 tingkat dengan tinggi antar tingkat 3.5 m, 4 bentang masing-masing 8 m. Beban gempa yang dipakai dalam analisis time history adalah gempa El Centro 18 Mei 1940 komponen North-South yang dimodifikasi sesuai dengan SNI 03-1726-2002 dengan periode ulang 100, 200, 500 dan 1000 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah tulangan lentur dan geser pada balok yang didesain berdasarkan SNI 03-2847-2002 dan SNI 03-2847-1992 masih relatif sama. Sebaliknya jumlah tulangan lentur dan geser pada kolom, sangat berbeda untuk kedua peraturan. Tulangan lentur kolom yang didesain berdasarkan SNI 03-2847-2002 lebih sedikit dibandingkan dengan SNI 03-2847- 1992, namun jumlah tulangan gesernya lebih banyak. Walaupun demikian kedua struktur mempunyai tingkat kinerja yang sama-sama baik.

Keyword : pushover analysis, time history analysis, SNI 03-2847-2002, SNI 03-2847-1992, SRPMK, SNI 03-1726-2002

Sumber : http://repository.petra.ac.id/927/

Kinerja bangunan tahan gempa yang didesain menurut SNI 03-2847-1992 dan SNI 03-2847-2002 di wilayah 6 peta gempa Indonesia

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : CHANDRA;, JIMMY

SNI 03-2847-2002 diterbitkan untuk menggantikan SNI 03-2847-1992 dengan disertai beberapa perubahan. Salah satu perubahan yang cukup signifikan adalah pada faktor perbesaran jumlah momen nominal kolom terhadap jumlah momen nominal balok. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinerja struktur Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) yang didesain dengan SNI 03-2847-1992 dan SNI 03-2847-2002 pada wilayah 6 peta gempa Indonesia untuk jenis tanah lunak sesuai dengan SNI 03-1726-2002. Struktur beton bertulang yang ditinjau pada penelitian ini berupa bangunan 6 dan 10 lantai dengan denah simetris, tinggi antar lantai 3,5 m. Pemeriksaan kinerja struktur dilakukan dengan analisa statis pushover nonlinier dan analisa dinamis time history nonlinier. Untuk analisa pushover, pola pembebanan yang dipakai adalah sesuai dengan respons struktur ragam pertama (mode 1), sedangkan beban gempa dalam analisa time history adalah gempa satu arah dengan menggunakan gempa El Centro 18 Mei 1940 komponen North-South yang dimodifikasi sesuai dengan respons spektrum berdasarkan SNI 03-1726-2002. Hasil penelitian menunjukkan bahwa displacement dan drift dari struktur yang didesain menggunakan SNI 03-2847-1992 dan SNI 03-2847-2002 tidak jauh berbeda. Secara umum, bangunan 6 lantai tidak memenuhi persyaratan “kolom kuat balok lemah”, baik bangunan yang didesain berdasarkan SNI 03-2847-1992 maupun SNI 03-2847-2002. Sedangkan untuk bangunan 10 lantai, secara umum kinerja bangunan memenuhi persyaratan “kolom kuat balok lemah”, kecuali untuk bangunan yang didesain berdasarkan SNI 03-2847-2002, yang dianalisa dengan metode time history.

Keyword : pushover analysis, performance, earthquake

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3829/

Evaluasi kinerja inelastik struktur rangka beton bertulang terhadap gempa dua arah

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : HIDAYAT, CHONDRO

Analisis statik non- linier pushover merupakan analisis non-linier yang cukup sederhana, namun diharapkan dapat meramalkan perilaku seismik struktur secara akurat. Studi ini mempelajari tingkat keakuratan analisis pushover dalam meramalkan perilaku seismik struktur rangka beton bertulang simetris secara 3 dimensi bila terjadi gempa dua arah, karena pada kenyataannya sebagian besar gempa yang terjadi memiliki dua komponen arah yang saling tegak lurus dan tidak dapat diramalkan arah terjadinya. Makalah ini memberikan gambaran pemeriksaan kinerja struktur bangunan 6 dan 10 tingkat, yang dianalisa dengan analisis pushover dan analisis riwayat waktu sebagai pembandingnya. Beban gempa yang dipakai dalam analisis riwayat waktu adalah gempa El Centro 18 Mei 1940 komponen North – South dan komponen East – West yang dimodifikasi sesuai dengan konsep ke-5 SNI 1726-2002 dengan periode ulang 27, 67, 135, 260, 500 dan 1050 tahun. Perbandingan besar kedua gempa modifikasi yang saling tegak lurus tersebut adalah sama dengan perbandingan besar peak ground acceleration dari kedua gempa asli tersebut, yakni 0.615. Pembebanan gempa modifikasi dilakukan dalam arah sudut pembebanan 0 o , 22.5 o dan 45 o , berlawanan arah jarum jam terhadap sumbu global bangunan. Data output yang digunakan dalam membandingkan kedua analisis di atas adalah kurva kapasitas, posisi sendi plastis, simpangan antar tingkat dan evaluasi tingkat kinerja struktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis pushover masih bisa diandalkan untuk meramalkan perilaku inelastik struktur rangka beton bertulang yang simetris akibat pembebanan gempa dua arah yang ditinjau secara tiga dimensi.

Keyword : non- linear, static, pushover analysis, dynamic time history, analysis, earthquake, symmetrical, reinforced, concrete, frame, structure

Sumber : http://repository.petra.ac.id/4606/

Create a free website or blog at WordPress.com.