Kumpulan Skripsi & Artikel Jurnal Ilmiah

2009

Perancangan pengendalian kualitas untuk mengurangi tingkat kecacatan di PT. Surya Indometal

Filed under: Uncategorized — Tags: — dvanhlast @ 7:31 am

Author : ROSITA, MEYLIA

Kualitas merupakan karakteristik produk yang selalu diperhatikan perusahaan. Tingginya tingkat kecacatan menyebabkan perusahaan tidak mampu bersaing di pasar, Penyebab suatu produk cacat biasa timbul dari lima sumber, yaitu kesalahan manusia atau operator, mesin yang dipasang tidak wajar, bahan baku yang tidak sesuai, lingkungan yang tidak mendukung, dan metode kerja yang salah. PT. Surya Indometal adalah perusahaan yang bergerak di bidang industri berbagai peralatan alumunium, produk andalannya adalah flusher. Tujuan dari penelitian tugas akhir ini adalah untuk menurunkan tingkat kecacatan yang cukup tinggi yang ada di PT. Surya Indometal. Hal ini berusaha diatasi dengan perancangan pengendalian kualitas, dengan diberikan usulan-usulan perbaikan sistem kualitas kemudian melakukan implementasi. Melalui pengendalian kualitas diharapkan mampu menyidik dengan cepat terjadinya sebab-sebab terduga sehingga tindakan perbaikan dapat dilakukan sedini mungkin dan pencapaian standar mutu serta pengendalian proses tetap terpelihara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menerapkan perancangan pengendalian kualitas dapat mengurangi persentase cacat yang terjadi. Ini terbukti dari persentase cacat sebelum dan sesudah dilakukan perbaikan terdapat perbedaan yang signifikan.

Keyword : quality control

Advertisements

Sistem pengendalian kualitas produk filament untuk menurunkan tingkat kecacatan dengan menggunakan expert system di PT. Cahaya Angkasa Abadi

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : YULIANA, SHELLY

PT Cahaya Angkasa Abadi adalah perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang pembuatan filament lampu. Sistem pengendalian kualitas sudah merupakan kebutuhan mutlak bagi perusahaan untuk dapat mengidentifikasi dan mengendalikan kualitas produk, sehingga diharapkan dapat menghasilkan mutu produk yang baik dan meningkatkan daya saing perusahaan terhadap pesaingnya. Sistem pengendalian kualitas PT. CAA yang berjalan sekarang masih kurang baik, dimana tingkat kecacatan yang terjadi tinggi, berkisar antara 10- 17%. Quality control yang dilakukan masih kurang memenuhi syarat karena setelah pemeriksaan sampel sebanyak satu batch, maka sampel tersebut sikembalikan dan dicampur kembali ke dalam batch awal dan untuk pemeriksaan berikutnya akan diambil sampel baru lagi. Tugas akhir ini mengidentifikasi penyebab kecacatan utama dan berusaha memberikan usulan bagi kemajuan perusahaan. Analisa yang dilakukan meliputi peta kendali atribut (p chart) baik awal dan akhir hasil implementasi usulan, pembuatan desain acceptance sampling, control plan, dokumen-dokumen terhadap pengendalian penyebab kecacatan utama, program expert system yang digunakan untuk penelusuran penyebab kecacatan, uji proporsi dan tingkat kecacatan akhir. Identifikasi yang telah dilakukan menunjukkan bahwa proses primary coil dan double coil memiliki tingkat kecacatan terbesar ? 17% dengan penyebab utama reject adalah coil tidak rata. Hasil implementasi usulan memberikan penurunan tingkat kecacatan yang significant terhadap penyebab kecacatan utama dan rata-rata tingkat kecacatan produk akhir sebesar 5,74%, sehingga keseluruhan tingkat kecacatan produk akhir dapat mencapai target yang diinginkan oleh pihak perusahaan yaitu sebesar ? 5%.

Keyword : design of quality system, expert system, quality control

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2679/

Penurunan variabilitas kadar air pakan udang di PT “X”

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : LAYARTA, IRENE

Variabilitas merupakan salah satu kendala yang dihadapi oleh kebanyakan industri manufaktur. PT X, perusahaan yang memproduksi pakan udang, memfokuskan pada pencapaian kestabilan kualitas (variabilitas rendah) dengan kemampuan proses yang baik Pada tugas akhir ini, penelitian dilakukan untuk mengurangi variabilitas kadar air pakan udang jenis lokal. Penelitian difokuskan pada mesin dryer yang memegang peranan penting dalam pengurangan kadar air pakan udang. Pengikuran variabilitas dan analisa kapabilitas proses dilakukan untuk mengevaluasi proses, sedangkan analisa multi-vari dan diagram sebab akibat digunakan untuk menginvestigasi penyebab variabilitas kadar air pada proses produksi pakan udang. Usulan perbaikan diberikan untuk mengurangi variabilitas kadar air. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengurangan variabilitas kadar air pakan

Keyword : products control, quality of product, quality control, variability, process capability, multi-varia analysis

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2890/

Peningkatan produktivitas di PT. Panggung Electronic Corporation

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : DHARMADJI, FENNY

Magang kerja sebagai Tugas Akhir ini dilakukan di PT. Panggung Electric Corporation. Pembahasan yang dilakukan hanya meliputi departemen televisi khususnya Final / Packing Assembly Line. Perusahaan ingin meningkatkan produktivitas dengan upaya mengurangi idle time dan defect. Metode yang dipakai adalah keseimbangan lintasan dan pengendalian kualitas. Dari hasil perancangan keseimbangan lintasan didapat elemen kerja operator yang lebih seimbang, jumlah operator optimal dan peningkatan output produksi. Untuk 14 inch jumlah tenaga berkurang dari 32 operator menjadi 30. Sedangkan untuk 20 inch jumlah tenaga berkurang dari 34 operator menjadi 32. Pengendalian kualitas yang telah dilakukan menunjukkan adanya penurunan dari jenis penyebab defect yang terjadi, dimana hal ini merupakan salah satu cara dalam meningkatkan produktivitas.

Keyword : television, line balancing, quality control

Sumber : http://repository.petra.ac.id/849/

Desain eksperimen dengan metode Taguchi pada proses vulkanisir ban di Grandprix Indoagung

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : JULIANTI, DIANA

Pada proses vulkanisir ban ditemukan banyak pengerjaan ulang karena tidak tepatnya metode pengerjaan yang dilakukan. Untuk menghasilkan ban yang berkualitas tinggi maka perlu diketahui faktor-faktor apa saja, dan pada level berapa, yang mempengaruhi kualitas ban secara signifikan. Untuk memecahkan masalah ini dilakukan eksperimen menggunakan metode Taguchi. Dari rangkaian eksperimen yang dilakukan ditemukan bahwa faktor-faktor yang paling berpengaruh adalah faktor temperatur masak, tekanan, dan lama pemasakan ban pada mesin vulkanisir. Dari penelitian didapatkan level yang memberikan hasil paling baik adalah pada temperature 150 ?C, tekanan 150 psi, lama masak 90 menit

Keyword : tyre vulcanization process, taguchi method, quality control

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2699/

Penurunan tingkat kecacatan bahan baku dan hasil produksi PT Lestari Karya Makmur

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : PALINANDO, DAVYN

PT Lestari Karya Makmur merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha pembuatan karton bergelombang. Perusahaan tersebut ingin mengetahui penyebab terjadinya kecacatan yang dihasilkan pada kedatangan rol kertas dan pada proses produksi yang ada. Tujuan yang ingin dicapai oleh perusahaan adalah penurunan jumlah kecacatan yang terjadi pada kedatangan rol kertas dan pada proses produksi yang ada. Alat bantu yang digunakan dalam melakukan analisa penyebab kecacatan adalah diagram pareto dan diagram sebab akibat. Kesimpulan yang diambil adalah penurunan kecacatan terjadi pada bagian penerimaan rol kertas dan bagian corrugating serta usulan perbaikan untuk bagian flexo, glue, dan stitching.

Keyword : lestari karya maknur, defective, pareto diagram, cause and effect diagram, quality control

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2898/

Analisa loss produk dan pengendalian kualitas di PT Sinar Sosro

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : RATNANINGRUM, IDA

PT Sinar Sosro merupakan suatu perusahaan minuman yang ingin mengetahui dimana titik potensial terjadinya loss pada lantai produksi serta bagaimana pengendalian kualitas dan kecacatan utama yang terjadi pada proses produksi. Pengambilan data didapatkan melalui observasi pada lantai produksi dan data perusahaan.Dari analisa diketahui titik-titik potensial terjadinya loss adalah botol pecah yang terisi teh cair manis, tetesan mesin filler, dan tetesan dari pencucian bag filter. Untuk proses produksi, PT Sinar Sosro telah melakukan pengendalian kualitas dengan baik dan dari pareto diagram berdasarkan prinsip 80-20, didapatkan 5 kecacatan utama, yaitu TBS kosong tertutup, TBS tutup miring, TBS benda asing dan isi berkerak, TBS volume kurang, dan TBS botol pecah isi. Dengan menggunakan fishbone diketahui penyebab untuk loss dan kecacatan yang terjadi, dimana sebagian besar disebabkan karena kesalahan setting mesin dan umur peralatan yang sudah tua. Berdasarkan dari hasil analisa yang diperoleh penulis memberikan usulan perbaikan berupa training karyawan dan maintenance dengan lebih detail.

Keyword : loss, quality control, main defect

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1541/

Analisa fluktuasi denier benang di PT. X

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SULISTIO, WIMPI

Proses produksi yang dilakukan di PT. X menyangkut pembuatan benang. Adanya permasalahan dalam proses pembuatan benang yaitu fluktuasi denier benang yang cukup tinggi, menyebabkan perusahaan harus melakukan bermacam-macam percobaan yang bertujuan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Percobaan-percobaan yang dilakukan antara lain pengambilan data setting mesin, pembandingan denier secara horizontal dan secara vertikal, analisa hasil test benang, pembuktian hubungan die lips mesin dengan tebal film yang dihasilkan.

Keyword : tape denier, experiment, quality control

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2709/

Persiapn ISO 9001:2000 di PT Subur Alam Sembada

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : MEGAWATI, SILVIA

ISO 9001:2000 merupakan standar sistem manajemen kualitas yang mengatur hubungan antara pemasok, perusahaan dan pelanggan yang dikembangkan oleh sebuah organisasi ISO (International Organization for Standardization). Organisasi ISO ini berpusat di Geneva, Switzerland dimana anggotanya terdiri dari badan standarisasi nasional yang meliputi berbagai negara. Aplikasi prinsip-prinsip sistem manajemen mutu tidak hanya menghasilkan keuntungan langsung tetapi juga memberikan kontribusi kepada biaya dan resiko bisnis. Perhitungan keuntungan, biaya dan resiko adalah mutlak bagi perusahaan, pelanggan dan para pihak yang berkepentingan. Oleh karena itu, PT Subur Alam Sembada mulai mempersiapkan untuk menerapkan ISO 9001:2000. Pada tahap evaluasi awal, didapatkan hasil bahwa prosentase kesesuaian PT Subur Alam Sembada terhadap persyaratan ISO 9001:2000 sebesar 54.94%. Setelah dilakukan perancangan sistem manajemen mutu, didapatkan hasil bahwa PT Subur Alam Sembada telah memenuhi persyaratan ISO 9001:2000 sebesar 83.33%.

Keyword : quality control, iso 9001:200, subur alam sembada, quality management system

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2899/

Perhitungan kapasitas mesin dan perancangan pengendalian kualitas di PT “X”

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : EMMANUEL, OLEN

PT X merupakan industri yang bergerak di bidang pemotongan plastik. Untuk meningkatkan produktivitasnya, maka perusahaan dituntut untuk mengoptimalkan kapasitas dari mesin-mesin tersebut. Oleh karena itu, diperlukan perhitungan kapasitas aktual dari mesin sehingga dapat dibandingkan dengan kapasitas target. Perbedaan antara kapasitas aktual dengan kapasitas target ini disebut selisih kapasitas. Perhitungan kapasitas aktual mesin dilakukan dengan melakukan pengurangan waktu kerja atas waktu baku operasi-operasi yang ada. Usaha mengoptimalkan kapasitas mesin yang ada harus diimbangi dengan perbaikan proses pengendalian kualitas. Hal ini dilakukan untuk mengurangi resiko terkirimnya produk cacat ke customer. Oleh karena itu, dilakukan perancangan pengendalian kualitas dengan menggunakan Military Standard 105E.

Keyword : actual capacity, capacity difference, quality control, military standard 105E

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1542/

Older Posts »

Blog at WordPress.com.