Kumpulan Skripsi & Artikel Jurnal Ilmiah

2009

Aplikasi quality function deployment dalam upaya peningkatan kepuasan pelanggan di PT. Preshion Engineering Plastec

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : WINARTA, IRENE

PT. Preshion Engineering Plastec merupakan perusahaan plastic injection molding multi-nasional yang khusus untuk pembuatan komponen elektronik. Adanya komplain dari konsumen tentang kualitas produk yang kurang baik, masalah pengiriman yang tidak tepat waktu, serta banyaknya persaingan yang ketat antara perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha yang sejenis, menyebabkan perusahaan harus berusaha untuk dapat menguasai pasar dan mempertahankan pelanggannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan suatu hasil tentang keinginan dan kebutuhan konsumen dalam hal kualitas produk plastic injection molding, serta untuk mengetahui harapan dan persepsi pelanggan terhadap kualitas layanan PT. Preshion Engineering Plastec. Untuk dapat memenuhi tujuan tersebut, maka penelitian ini menggunakan dua metode yang berbeda, yaitu: metode Quality Function Deployment (QFD) untuk meneliti tentang kualitas produk yang diinginkan oleh konsumen dan metode Analisa Gap untuk meneliti tentang kualitas layanan yang diterima oleh konsumen. Dari penelitian ini, didapatkan hasil bahwa hal yang paling penting bagi konsumen dalam hal kualitas produk adalah penampilan fisik dari produk, antara lain: hasil pengecatan yang baik, ukuran dan bentuk produk yang sesuai pesanan serta tidak adanya kecacatan pada produk. Sedangkan hal yang paling penting bagi konsumen dalam hal kualitas layanan, adalah keandalan dari kualitas layanan, antara lain: on time delivery, order yang ditangani dengan cepat dan komplain yang segera diperhatikan oleh pihak perusahaan.

Keyword : consumer, satisfaction, quality control, quality function deployment, gap analysis

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2571/

Upaya peningkatan layanan EF english first Surabaya dengan menggunakan metode quality function deployment

Filed under: Uncategorized — Tags: — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SONNY, ANDREAS

English First merupakan salah satu lembaga kursus bahasa Inggris yang mempunyai tiga cabang di Surabaya yaitu di Kayun, Delta Plaza dan di Bukit Mas. Sebagai perusahaan jasa, EF harus mampu menyajikan layanan yang terbaik bagi konsumennya. Untuk itu EF kualitas layanan EF perlu ditingkatkan mengingat terdapat beberapa keluhan dari siswa tentang palayanan dan fasilitas yang ada di EF Surabaya. Pada Tugas Akhir ini, dilakukan beberapa usulan peningkatan layanan di EF Surabaya dengan menggunakan metode Quality Function Deployment (QFD). Melalui metode QFD ini, beberapa keinginan siswa EF ditampung dan diolah kedalam matriks-matrik House of Quality (HoQ). Dari HoQ ini akan didapatkan beberapa faktor yang mempengaruhi kualitas layanan EF Surabaya yang kemudian di analisa untuk mendapatkan usulan-usulan perbaikan layanan. Usulan perbaikan ini diharapkan dapat meningkatkan kepuasan siswa dan meningkatkan jumlah siswa yang bergabung EF Surabaya.

Keyword : quality function deployment

Sumber : http://repository.petra.ac.id/5256/

Usaha peningkatan kualitas layanan di Tops Supermarket dengan model quality function deploymant yang terintergrasi

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : AGUSTINI, LENNY

Pengukuran kepuasan konsumen seharusnya dilakukan secara berkala oleh suatu perusahaan sebagai evaluasi dan perbaikan kinerja. Hasil pengukuran dapat digunakan untuk peningkatan kinerja atribut-atribut yang merupakan kelemahan perusahaan tersebut. Quality Function Deployment (QFD) digunakan sebagai usaha perbaikan dalam mengurangi gap yang terjadi. Terdapat dua kelemahan dalam QFD yang perlu diperbaiki. Pertama, QFD mengasumsikan kepuasan konsumen berhubungan linier dengan peningkatan kinerja. Kedua, QFD belum dapat mengidentifikasikan atribut yang dapat dikembangkan lebih lanjut. Karena itu dilakukan pengintegrasian Kano model dan Servqual pada QFD untuk memberikan solusi bagi kelemahan tersebut.

Keyword : consumer, marketing, quality function deployment, servqual, customer satisfaction

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2594/

Determining customer needs based on service quality deminsions through Quality Function Deployment (QFD)

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : INDIASTUTIK, FEBBE

Most companies are necessary to recognize a customer need and believe they can satisfy him better than others companies. There are typical measures in the majority of U.S. Businesses, but they often failed to reveal the reality of the customers? wants and needs. To ensure continued business success, every company should have processes in place to constantly monitor and update its knowledge of customers? wants, needs and level of satisfaction. (Day, 1993, p.1) The hard work of determining customer needs in a restaurant (De Jonge Dikkert restaurant, Amstelveen, The Netherlands) based on service quality dimensions, through Quality Function Deployment (QFD). The writer?s hopes, the analysis of service quality through QFD method in this thesis can be useful to the owner and the management of De Jonge Dikkert Restaurant, supporting all arrangement that is prepared for meeting customer satisfaction and giving competitive value as well. This thesis uses questionnaires, interview, and observation for the sources gathering methods. Questionnaires were used for listing all customer needs, and then they are categorized into five dimensions of services quality. Interview and observation were used for finding technical design elements and evaluating competitor assessments. The writer had an interview with the restaurant manager of De Jonge Dikkert restaurant and observed all restaurant operation in 10 months trainee ship. All information from questionnaires, interview, and observation were collected, they are used to create QFD matrices (House of Quality). QFD matrix has been created, not only using data collected, but also analyzing the combination between one data and another data.

Keyword : service quality, quality function deployment, qfd, house of quality

Sumber : http://repository.petra.ac.id/4766/

Analisa kepuasan konsumen dengan metode quality function deployment untuk meningkatkan mutu pelayanan di instalasi rawat inap RSUD DR. Soetomo

Filed under: Uncategorized — Tags: , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : RANTE, DIANA

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kepuasan konsumen di RSUD Dr. Soetomo kemudian memberikan usulan perbaikan untuk meningkatkan mutu pelayanan. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan penyebaran kuesioner kepada konsumen. Data dianalisa dengan menggunakan metode Quality Function Deployment berupa pembuatan matriks House Of Quality. Terdapat 61 variabel atau faktor yang merupakan suara konsumen dan 25 respon teknis yang digunakan untuk memenuhi suara konsumen tersebut. Penelitian ini membuktikan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kepuasan konsumen di RSUD Dr. Soetomo adalah kamar bebas dari serangga, dokter ahli di bidangnya, peralatan medik lengkap, ada hiburan di dalam kamar, sirkulasi udara di dalam kamar baik, kamar mandi bersih, peralatan medik berfungsi dengan baik, biaya rawat inap sepadan dengan pelayanan dan fasilitas yang diberikan, mutu obat-obatan terjamin, dan peralatan medik modern.

Keyword : quality function deployment, house of quality

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2683/

Peningkatan kualitas layanan stasiun radio ‘SKFM’ di kediri dengan metode servqual dan quality function deployment

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : YUNITA, INDAH

Menghadapi tingkat persaingan yang ketat di antara perusahaan stasiun radio, Radio SKFM Kediri memiliki kelemahan yang dikeluhkan oleh pendengarnya. Ada keluhan yang terkait dengan peralatan (fisik) dan ada pula yang terkait dengan layanan. Radio SKFM berkeinginan memberikan layanan yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pendengar. Menyadari paradigma tersebut maka Radio SKFM menganggap perlu melakukan penelitian terhadap kualitas layanannya. Tujuannya adalah mengetahui kesenjangan antara harapan dan persepsi pendengar. Metode yang digunakan untuk mengukur kualitas layanan adalah metode service quality (Servqual) dan Quality Function Deployment (QFD). Dalam penelitian ini dilakukan analisa gap untuk mencari gap antara persepsi dan harapan pendengar terhadap kualitas layanan Radio SKFM. Hasil penelitian gap menunjukkan adanya kesenjangan negatif pada semua dimensi layanan. Hal ini berarti bahwa harapan pendengar lebih tinggi daripada kenyataan layanan yang diterimanya. Hasil analisa House of Quality merekomendasikan usulan perbaikan kualitas layanan untuk dilakukan oleh Radio SKFM. Perbaikan-perbaikan tersebut adalah training SDM, membuat jadwal perawatan tetap (tower, mesin dan perangkat), menambah fasilitas komunikasi, dan membuat kebijakan stasiun radio dalam bidang siaran.

Keyword : servqual, quality function deployment, house of quality, total quality management, qualty control

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2948/

Quality system improvement of decoration to despatch department PT. Doulton

Filed under: Uncategorized — Tags: , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SANJAYA, FONI

Now quality become very important in competition to get customer. In order to always give best quality to the customer, PT. Doulton use quality system in its production processes. This report is about evaluation and improvement of the current quality system. There are some problem in the current quality system, such as what priority to reduce defect and what customer need. What unknown requirements that needed by customer. Between company perception and customer perception about quality of products is different or not. How company can fullfill the customer requirements in its production processes. How to improve quality control to enhance effectiveness and efficiency. First step to improve the current quality system is to use ‘pareto/SPC, and have been found that biggest causes of pitcher (too bad quality of product) and second (2 nd class of quality) is not the same. Then, to know priority which kind of defect more important to reduce first will be used QFD methods, the QFD methods also will get the voice of the customer, its important rating and also how the company can fullfill the voice of the customer (The Technical Requirements). The result from QFD the highest ‘voice of customer’ is ‘perfection of ceramic body shape/no body fault’ and the most important ‘technical requirements’ is ‘do quality control in all production processes’.

Keyword : statistical process control, quality function deployment

Sumber : http://repository.petra.ac.id/678/

Desain pembuatan alat penggiling daging berdasarkan metode quality function deployment

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : ANSON, CHARLES

Daging merupakan bahan pangan yang penting dalam memenuhi kebutuhan gizi. Salah satu proses untuk mengolah daging adalah penggilingan. Alat penggiling yang umum digunakan adalah penggiling yang digerakkan secara manual yang terbuat dari bahan besi cor. Besi cor sangat mudah mengalami korosi dan dapat menyebabkan kerusakan lemak pada daging, sehingga perlu dilakukan peninjauan ulang terhadap desain alat tersebut. Metode Quality Function Deployment (QFD) adalah suatu metodologi pengembangan yang kuat dengan cakupan aplikasi yang luas. Tujuan utama QFD dalam studi ini adalah untuk menerapkan konstruksi suatu metode desain yang berorientasi kepada pelanggan dan menguji kemampuan aplikasi QFD dalam perencanaan desain dan proses suatu alat penggiling daging. Pengumpulan data suara konsumen dilakukan mengawali metode QFD, dirangkum dan diterjemahkan dalam bahasa teknis, kemudian dianalisa dalam 3 fase QFD yaitu desain, detail, dan proses. Hasil analisa berupa spesifikasi teknis produk tersebut. Prototipe yang dibuat adalah bagian ulir/screw yang merupakan bagian utama dari alat penggiling. Proses pembuatan yang dilakukan adalah pengecoran dengan cetakan pasir. Setelah itu, dilakukan pengujian kekasaran permukaan dan pengujian visual cacat permukaan. Dari produk ulir/screw yang telah dibuat ditunjukkan hasil yang dicapai berupa perbaikan kehigienisan, tercatat pada pemilihan material yang tahan korosi yaitu aluminium paduan 514.0 dan menurunnya kekasaran permukaan yang mencapai 62,2% tanpa finishing dari 8,128 ?m menjadi 4,1 ?m dengan target sebesar 1,654 ?m, dan dapat diturunkan lagi sampai pada 1,43 ?m dengan finishing.

Keyword : quality function deployment, the house of quality, meat grinder

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3034/

Analisa kinerja unit rawat jalan RS “X” Surabaya

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : , JULIANI

Penelitian ini dilakukan untuk mengukur dan menganalisa kinerja Unit Rawat Jalan RS “X” dari empat perspektif yaitu perspektif keuangan, konsumen, proses bisnis internal, pembelajaran dan pertumbuhan. Dari hasil analisa kinerja ini diberikan usulan perbaikan yang memungkinkan untuk diimplementasikan guna memperbaiki kinerja . Data yang diperlukan diperoleh dari dokumentasi RS, wawancara, dan kuisioner yang selanjutnya dianalisa dengan Balanced Scorecard. Data perspektif konsumen dianalisa dengan Quality Function Deployment yang menghasilkan matriks House of Quality yang membantu RS “X” dalam memahami dan memenuhi kebutuhan konsumen. Dasar penilaian untuk Balanced Scorecard adalah 1,00-1,40 yang berarti kinerjanya buruk, 1,41-2,00 yang berarti kinerjanya baik. Hasil penilaian keseluruhan adalah 1,75 yang berarti kinerja Unit Rawat Jalan RS “X” adalah baik. Hanya saja untuk perspektif konsumen menunjukkan hasil penilaian 1,15 yang berarti kinerjanya masih kurang baik, karena itu perlu ditingkatkan.

Keyword : performance measurement, balanced scorecard, quality function deployment

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1013/

Studi tentang weighting scale pada QFD product dan QFD service

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : THERESIA, ELLYZABET

Perusahaan manufaktur maupun jasa dalam meningkatkan kualitas produk atau layanannya dengan menggunakan metode QFD, seringkali menggunakan weighting scale 1-3-9 dalam perhitungan bobot kolom. Padahal masih ada weighting scale lain yang mungkin bisa digunakan, seperti misalnya 1-2-3, 1-2-4, 1-3-5, 1-4-7, dan 1-4-16 (Jong, Kwang, 2000). Tujuan studi ini adalah untuk mengetahui adanya perubahan technical importance ratings pada product dan service, mengetahui perubahan mana yang lebih banyak terjadi antara product dan service, serta mengetahui apakah hasil penelitian mendukung teori adanya perubahan dalam jurnal tersebut atau tidak. Pembuatan HoQ product dan HoQ service ini melibatkan suara konsumen yang dikumpulkan melalui kuesioner, kemudian dihubungkan dengan parameter-parameter teknis dari pihak industri. Selanjutnya dilakukan perhitungan bobot kolom dengan menggunakan weighting scale yang berbeda serta pengujian korelasi rank Kendall?s tau. Hasil dari studi ini menunjukkan tidak adanya perubahan technical importance ratings yang terjadi pada respon teknis product dan juga service, setelah melalui pengujian korelasi rank. Selain itu antara kasus product dan kasus service ini tidak ada yang menunjukkan perubahan mana yang lebih banyak sehingga hasil penelitian yang didapat tidak mendukung teori dalam jurnal.

Keyword : quality function deployment, weighting scale, product, service sector

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3866/

Older Posts »

Blog at WordPress.com.