Kumpulan Skripsi & Artikel Jurnal Ilmiah

2009

Pengaruh fly ash terhadap permeabilitas dan collapsability cetakan pasir

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SULISTIO, JULIANTO

Untuk mendapatkan produk hasil cor yang bagus, dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor tersebut adalah permeabilitas dan collapsability cetakan pasir. Permeabilitas cetakan pasir dapat dikatakan bagus, apabila dapat menyalurkan udara dalam cetakan pasir, sehingga udara dapat keluar sempurna. Collapsability cetakan pasir dikatakan baik, apabila dapat dengan mudahnya mengeluarkan hasil pengecoran dari cetakan pasir. Dalam penelitian ini, fly ash digunakan dalam cetakan pasir untuk mengetahui pengaruhnya terhadap permeabilitas dan collapsability cetakan pasir. Penelitian ini dilakukan dengan membuat beberapa spesimen dengan komposisi fly ash yang dipakai 0 % sampai 3 %. Pengujian terhadap spesimenspesimen ini dilakukan dengan menguji lima sampel untuk masing-masing spesimen. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah fly ash dapat meningkatkan permeabilitas dan collapsability cetakan pasir.

Keyword : fly ash, sand casting, permeabilitas, collapsability

Sumber : http://repository.petra.ac.id/5078/

Desain proses pembuatan handle, pengunci dan impeler pompa oli dengan proses pengecoran cetakan pasir

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : HARYONO, FANDIK

Di pasaran terdapat berbagai jenis pompa, salah satunya adalah pompa oli. Beberapa bagian dari pompa oli adalah handle, pengunci dan impeler. Handle, pengunci dan impeler pompa oli ini biasanya terbuat dari bahan besi cor. Besi cor memiliki kelemahan yaitu gelas sehingga mudah retak jika terkena benturan. Penelitian dilakukan supaya logam lain dapat dipakai sebagai pengganti besi cor. Penelitian ini membuat handle, pengunci dan impeler pompa oli dengan menggunakan metode cetakan pasir. Dalam penelitian ini untuk mengganti handle, pengunci dan impeler pompa oli menjadi lebih ringan, maka dipilih bahan aluminium paduan sebagai bahan pengganti besi cor. Alasan penggantian material untuk pembuatan handle, pengunci dan impeler dari besi cor menjadi aluminium adalah untuk menghilangkan kelemahan besi cor yaitu gelas. Pasir cetak yang digunakan untuk cetakan ini adalah pasir gunung, dimana pasir gunung ini dapat langsung digunakan untuk membuat cetakan pasir hanya dengan menambahkan air saja. Dari penelitian yang dilakukan dihasilkan 20 produk dan rata-rata memiliki kehalusan permukaan yang baik. Hasil penelitian menunjukkan penggantian bahan besi cor menjadi aluminium sebagai bahan baku pembuatan handle, pengunci dan impeler adalah baik. Oleh karena itu, dalam produksi massal pembuatan handle, pengunci dan impeler dari bahan aluminium perlu dipertimbangkan sebagai pengganti handle, pengunci dan impeler dari besi cor. Bahan aluminium ini dapat memenuhi syarat untuk bahan baku pompa oli karena memiliki sifat yang dibutuhkan seperti kuat, keras, tahan korosi dan ringan.

Keyword : handle, moor, impeller, sand casting, aluminum

Sumber : http://repository.petra.ac.id/838/

Desain proses pembuatan rumah pompa oli dengan proses pengecoran cetakan pasir

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : , HENDRI

Pompa oli merupakan sebuah pompa yang didesain untuk memompa ke luar fluida yaitu oli yang berada dalam suatu wadah seperti drum ataupun tangki. Pompa oli biasanya dijual secara utuh dan tidak tersedia suku cadangnya. Penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan rumah pompa oli yang dapat dipakai sebagai suku cadang dari pompa oli. Selain itu, pompa oli ini biasanya terbuat dari bahan besi cor sehingga mengakibatkan pompa oli tersebut menjadi berat. Penelitian dilakukan supaya logam lain yang lebih ringan dalam hal ini aluminium dapat dipakai sebagai pengganti besi cor tanpa mengurangi sifat-sifat dari pompa oli itu sendiri. Pada penelitian ini, pembuatan rumah pompa menggunakan metode pengecoran cetakan pasir. Untuk menghasilkan produk rumah pompa oli yang lebih ringan, maka dipilih bahan aluminium paduan sebagai bahan pengganti besi cor. Pasir cetak yang digunakan adalah pasir gunung, dimana pasir gunung ini dapat langsung digunakan untuk membuat cetakan pasir hanya dengan menambahkan air saja. Cacat produk rumah pompa yang dihasilkan diharapkan tidak lebih dari 10%. Dari penelitian yang dilakukan dihasilkan 24 produk yang rata-rata memiliki kehalusan permukaan yang baik dengan cacat produk tidak lebih dari 10%. Hasil penelitian menunjukkan setelah melakukan pengujian baik tekanan, kebocoran serta kapasitas pada produk rumah pompa diketahui bahwa rumah pompa oli dari bahan aluminium dapat menggantikan pompa oli dengan bahan besi cor dengan tidak mengurangi fungsi pompa oli yang sebenarnya.

Keyword : oil pump, sand casting, aluminum

Sumber : http://repository.petra.ac.id/839/

Analisa pengaruh paduan alumunium-silikon terhadap nilai casting modulus

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SETYATI, LILY

Casting modulus merupakan sifat intrinsik pada proses pengecoran, yang berhubungan dengan lamanya pembekuan yang dialami logam cor. Secara geometri, bearti perbandingan volume logam cair dengan luas penampang. Cacat shrinkage disebabkan oleh kegagalan fungsi riser untuk mengkompensasi penyusutan pada produk cor. Dari penelitian yang sebelumnya [6] diketahui bahwa dengan nilai casting modulus riser yang lebih besar sama dengan nilai casting modulus produk cor tidak ditemukan adanya cacat shrinkage. Temperatur beku yang dimiliki tiap logam berbeda satu dengan yang lainnya. Struktur paduan terdiri dari tiga bagian yaitu larutan padat, senyawa antar logam, serta logam murni yang masing-masing bagian tersebut memiliki temperatur beku yang berbeda. Dari kedua hal diatas timbul pertanyaan, yakni pada komposisi paduan yang berbeda (aluminium-silikon 7 % dan alumunium-silikon 12,5 %) apakah cacat shrinkage tetap terjadi atau tidak dengan nilai casting modulus yang tetap ? Cacat shrinkage baik permukaan maupun cavity diperbaiki oleh pengoptimalan fungsi riser serta besarnya konduktivitas panas pada struktur paduan. Pengoptimalan fungsi riser didapat dengan mempertahankan kondisi cairnya, yang berhubungan dengan laju perpindahan panas. Ukuran butir model riser I dan model riser II untuk masing-masing struktur paduan besarnya sama.

Keyword : metal casting, casting modulus, sand casting

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3389/

Studi pengaruh penambahan serbuk batterai bekas pada pengecoran aluminium dengan cetakan pasir

Author : WIRASMARA, AGITA

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan penambahan serbuk baterai bekas sebanyak 0.15 % berat, 0.25 % berat, dan 0.30 % berat ternyata tidak dapat meminimalisasi kecacatan porositas. Analisa SEM dan EDAX pada spesimen dengan 0.30 % berat penambahan serbuk baterai bekas menunjukkan adanya unsur C (karbon) sebanyak 34.76 % berat. Adanya unsur C tersebut menyebabkan penebalan batas butir pada struktur mikro tiap spesimen penambahan serbuk baterai bekas. Penebalan batas butir tersebut disebabkan unsur C pada serbuk baterai bekas. Hasil ICP pada slag dari spesimen 0.30 % berat penambahan serbuk baterai bekas menunjukkan terdapatnya unsur mangan (Mn) sebanyak 6.60 % berat. Unsur Mn merupakan sumber terpenting dalam pembentukan slag. Serbuk baterai cenderung berperan sebagai fluxing berupa higroscopic flux yang lembab, hal tersebut dikarenakan di dalam serbuk baterai bekas mengandung hidrogen sebanyak 4.85 % berat. Higroscopic flux yang lembab menyebabkan penyerapan hidrogen yang dapat menimbulkan timbulnya cacat porositas shrinkage. Pengamatan struktur mikro pada spesimen penambahan serbuk baterai bekas ditemukan ukurun butir relatif lebih kecil jika dibandingkan dengan ukuran butir ingot. Hal tersebut mengindikasikan kenaikan kekerasan sebesar 6 %.

Keyword : sand casting, used battery powder, scanning electron microscope, SEM, energy dispersive analysis x ray, EDAX, inductively coupled plasma, ICP, fluxing

Sumber : http://repository.petra.ac.id/4198/

Perencanaan dan pembuatan sok air pompa air diesel dengan proses pengecoran cetakan pasir

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : PRIYANTO, ASWIN

Pompa air diesel adalah pompa yang digunakan untuk memompa air dari suatu tempat ke tempat lain. Pompa ini bisa digunakan untuk air tawar dan air asin. Sok air adalah salah satu bagian dari diesel pompa air yang dilalui oleh air dan biasanya terbuat dari plastik. Penelitian ini bertujuan supaya logam yang juga ringan dalam hal ini aluminium dapat dipakai sebagai pengganti plastik sehingga memiliki karakteristik lebih kuat, kokoh, dan tahan aus. Pada penelitian ini, pembuatan sok air menggunakan metode pengecoran cetakan pasir. Untuk menghasilkan produk sok air yang juga ringan, kuat, dan kokoh maka dipilih bahan aluminium paduan sebagai bahan pengganti plastik. Dari hasil penelitian didapatkan produk yang dibuat sejumlah 10 buah yang memiliki kehalusan permukaan yang baik dan dimensi yang sesuai dengan produk asli. Dari hasil pengujian baik pengujian cacat dan pengujian dimensi, cacat produk yang dihasilkan tidak lebih dari 10 %.

Keyword : water socket, sand casting, aluminium

Sumber : http://repository.petra.ac.id/5305/

Pemilihan material alternatif dan pembuatan rumah pompa sirkulasi dengan proses pengecoran

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : JOHANNES, RUDIYANTO

Pompa sirkulasi air ini merupakan jenis pompa sentrifugal yang digunakan untuk mengalirkan fluida pada radiator generating set (gen-set) mesin las listrik sebagai pendingin. Umumnya komponen pompa sirkulasi air yaitu rumah pompa terbuat dari material besi tuang kelabu. Material tersebut memiliki beberapa kendala yaitu berat dan mudah korosi. Pada penelitian ini, rumah pompa akan dibuat dengan material yang lebih ringan dan tahan korosi. Pembuatan rumah pompa ini menggunakan metode pengecoran pasir. Material alternatif berupa aluminium dan kuningan. Pemilihan masing-masing tipe aluminium dan kuningan didasarkan pada karakteristik dan lingkungan kerja dari rumah pompa. Dari hasil penelitian, dilakukan pengujian kebocoran pada rumah pompa dengan material ADC 12. Diketahui bahwa performa yang dihasilkan dari pengujian tersebut mempunyai kesamaan dengan pompa sirkulasi sebelumnya. Berdasarkan hasil penelitian, rumah pompa ADC 12 ini dapat menggantikan pompa sirkulasi besi tuang kelabu.

Keyword : house pump, sand casting, adc 12

Sumber : http://repository.petra.ac.id/5484/

Pemilihan material dan pembuatan water pump impeller Isuzu Panther dengan proses pengecoran cetakan pasir

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : MULJADI, ARMAND

Water pump mobil berfungsi untuk mensirkulasikan air dari radiator ke mesin. Dipasaran komponen water pump yaitu impeller masih terbuat dari besi cor. Material impeller dari besi cor memiliki kelemahan yaitu berat dan mudah korosi. Pada tugas akhir ini dilakukan pembuatan impeller water pump yang lebih ringan dan tahan korosi. Pemilihan material bertujuan mencari alternatif pengganti besi cor, dipilih dua material pembanding yaitu aluminium dan kuningan. Pemilihan masing-masing tipe untuk kuningan dan aluminium berdasarkan general purpose-nya yang sesuai dengan kondisi kerja dari impeller. Sedangkan untuk proses produksinya tidak dirubah tetap dengan proses pengecoran. Hasil pengujian head dan kapasitas dengan material yang baru terbuat dari aluminium, diketahui bahwa performa water pump tidak terjadi perbedaan yang signifikan dengan water pump yang terbuat dari besi cor. Untuk cacat hot tears yang menjadi prioritas utama tidak terjadi. Berdasarkan hal diatas, maka aluminium dapat menggantikan besi cor sebagai bahan impeller.

Keyword : impeller, sand casting, strength to weight ratio, hot tears defect, water pump perform test

Sumber : http://repository.petra.ac.id/5521/

Perbandingan produk pulley sand casting, shell moulding dam plaster moulding ditinjau dari tekno-ekonomis

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : WIJAYA, ROBBY

Dalam pemilihan proses produksi, metode yang akan digunakan biasanya disesuaikan dengan kebutuhan yang ada. Metode yang dipakai berpengaruh terhadap sifat mekanis, cacat, kualitas permukaan, waktu serta biaya yang dibutuhkan. Dari penelitian ini diharapkan dapat membandingkan dan menentukan antara Sand Casting, Shell Moulding, dan Plaster Moulding, metode apa yang akan dipilih jika kita memproduksi Pulley. Pemilihan jenis metode tidak hanya didasarkan pada kualitas hasil tetapi juga biaya serta efisiensi waktu yang diperlukan untuk memproduksi Pulley. Kualitas produk Pulley yang telah diteliti kekerasan, Surface Test serta Blowhole, apakah dipengaruhi sistem pengecoran terutama Sand Casting, Shell Moulding serta Plaster Moulding. Kualitas produk Pulley yang telah diteliti kekerasan, surface test serta blowhole temyata dipengaruhi oleh metode yang digunakan. Dari ketiga metode diatas, metode yang sederhana, murah serta kekerasan yang tinggi adalah Sand Casting.. Dari hasil percobaan ketiga metode tersebut secara garis besar metode Sand Casting dan Shell Moulding mempunyai hasil yang baik.

Keyword : sand casting, shell moulding, plaster moulding, production quality

Perencanaan dan pembuatan replika wisudawan dengan proses sand casting

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : KRISTIANTO, DAVID

Replika wisudawan merupakan patung yang berfungsi sebagai memorable souvenir. Dalam tugas akhir ini penulis mendisain patung replika wisudawan terbuat dari bahan aluminium dan dibuat dengan metode sand casting. Penulis merancang pola yang meliputi bentuk pola, sistem saluran dan riser. Selain itu penulis menganalisa parameter yang diperlukan saat proses pengecoran berlangsung, yaitu komposisi pasir cetak dan temperatur penuangan. Hasil dari proses pengecoran dapat dikatakan baik dari segi estetika sebab benda dapat terbentuk sempurna. Setelah dilakukan proses finishing produk terlihat cukup menarik.

Keyword : souvenir, aluminum, sand casting

Sumber : http://repository.petra.ac.id/5650/

Older Posts »

Create a free website or blog at WordPress.com.