Kumpulan Skripsi & Artikel Jurnal Ilmiah

2009

Pemilihan sistem saluran pada proses pengecoran dengan menggunakan program delphi

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : DANNY, STEFANUS

Salah satu yang harus diperhatikan untuk membuat produk dengan kualitas yang tinggi melalui proses pengecoran cetakan pasir adalah merancang dan memilih sistem salurannya dengan baik. Merancang dan memilih sistem saluran dengan baik memerlukan waktu yang lama. Sistem saluran yang harus dirancang dengan baik adalah dimensi dari saluran turun, pengalir, saluran masuk, dan penambah. Sistem Pakar adalah salah satu cabang program komputer yang bergerak di dalam kecerdasan buatan. Oleh karena itu dalam perancangan dan pemilihan sistem saluran produk cor menggunakan sistem pakar yang membantu untuk mempersingkat waktu. Validasi program yang telah dikembangkan menggunakan pengecoran cetakan pasir dengan 2 macam produk yang berbeda. Hasil dari validasi program dapat memenuhi harapan yang diinginkan oleh penulis.

Keyword : expert systems, sand casting, gating systems, short time, software validation

Pengaruh opened riser dan blind riser terhadap cacat shrinkage produk cor cetakan pasir

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SUTANTIO, JANUWARDI

Jenis riser dan diameter riser mempengaruhi terjadinya cacat penyusutan pada produk cor cetakan pasir. Dimana jenis riser dan diameter riser yang berbeda mempengaruhi laju pembekuan logam cair pada produk cor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis riser dan casting modulus riser terhadap cacat penyusutan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan jenis opened riser dan blind riser dengan diameter riser yang berbeda. Produk cor hasil dari penelitian ini akan diamati secara visual untuk dibandingkan cacat penyusutannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis opened riser hasilnya lebih baik dibandingkan jenis blind riser. Dan agar tidak terjadi cacat penyusutan pada produk cor maka nilai casting modulus riser harus lebih besar daripada nilai casting modulus produk cor.

Keyword : sand casting, type of riser , casting modulus

Sumber : http://repository.petra.ac.id/4822/

Desain proses pembuatan tutup rumah pompa oli dengan proses pengecoran cetakan pasir

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : AGUS, GUNAWAN

Pompa oli adalah pompa yang digunakan untuk menyedot oli yang terdapat dalam drum. Pompa oli yang ada di pasaran biasanya terbuat dari bahan besi cor. Karakteristik dari pompa oli ini adalah kuat, kokoh dan tahan aus, tetapi pompa oli ini tergolong pompa yang cukup berat karena hampir semua komponennya terbuat dari bahan besi cor. Pada penelitian ini dilakukan pembuatan bagian dari pompa tersebut yaitu tutup rumah pompa kanan dan kiri, tetapi dengan menggunakan bahan aluminium. Proses pengecoran yang digunakan adalah proses pengecoran dengan cetakan pasir. Dan pasir cetak yang digunakan adalah pasir gunung yang telah memiliki kadar lempung cukup, sehingga dapat langsung digunakan untuk membuat cetakan pasir hanya dengan menambahkan air saja. Dari hasil penelitian didapatkan produk yang dibuat sejumlah 20 buah rata-rata memiliki kehalusan permukaan yang baik. Dan hasil rakitan tutup rumah pompa dengan bagian-bagian pompa seperti impeller, handle dan rumah pompa dapat berfungsi dengan baik dan tidak terdapat kebocoran.

Keyword : oil pump, sand casting, aluminium

Sumber : http://repository.petra.ac.id/835/

Pengaruh fly ash terhadap permeabilitas dan collapsability cetakan pasir

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SULISTIO, JULIANTO

Untuk mendapatkan produk hasil cor yang bagus, dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor tersebut adalah permeabilitas dan collapsability cetakan pasir. Permeabilitas cetakan pasir dapat dikatakan bagus, apabila dapat menyalurkan udara dalam cetakan pasir, sehingga udara dapat keluar sempurna. Collapsability cetakan pasir dikatakan baik, apabila dapat dengan mudahnya mengeluarkan hasil pengecoran dari cetakan pasir. Dalam penelitian ini, fly ash digunakan dalam cetakan pasir untuk mengetahui pengaruhnya terhadap permeabilitas dan collapsability cetakan pasir. Penelitian ini dilakukan dengan membuat beberapa spesimen dengan komposisi fly ash yang dipakai 0 % sampai 3 %. Pengujian terhadap spesimenspesimen ini dilakukan dengan menguji lima sampel untuk masing-masing spesimen. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah fly ash dapat meningkatkan permeabilitas dan collapsability cetakan pasir.

Keyword : fly ash, sand casting, permeabilitas, collapsability

Sumber : http://repository.petra.ac.id/5078/

Desain proses pembuatan handle, pengunci dan impeler pompa oli dengan proses pengecoran cetakan pasir

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : HARYONO, FANDIK

Di pasaran terdapat berbagai jenis pompa, salah satunya adalah pompa oli. Beberapa bagian dari pompa oli adalah handle, pengunci dan impeler. Handle, pengunci dan impeler pompa oli ini biasanya terbuat dari bahan besi cor. Besi cor memiliki kelemahan yaitu gelas sehingga mudah retak jika terkena benturan. Penelitian dilakukan supaya logam lain dapat dipakai sebagai pengganti besi cor. Penelitian ini membuat handle, pengunci dan impeler pompa oli dengan menggunakan metode cetakan pasir. Dalam penelitian ini untuk mengganti handle, pengunci dan impeler pompa oli menjadi lebih ringan, maka dipilih bahan aluminium paduan sebagai bahan pengganti besi cor. Alasan penggantian material untuk pembuatan handle, pengunci dan impeler dari besi cor menjadi aluminium adalah untuk menghilangkan kelemahan besi cor yaitu gelas. Pasir cetak yang digunakan untuk cetakan ini adalah pasir gunung, dimana pasir gunung ini dapat langsung digunakan untuk membuat cetakan pasir hanya dengan menambahkan air saja. Dari penelitian yang dilakukan dihasilkan 20 produk dan rata-rata memiliki kehalusan permukaan yang baik. Hasil penelitian menunjukkan penggantian bahan besi cor menjadi aluminium sebagai bahan baku pembuatan handle, pengunci dan impeler adalah baik. Oleh karena itu, dalam produksi massal pembuatan handle, pengunci dan impeler dari bahan aluminium perlu dipertimbangkan sebagai pengganti handle, pengunci dan impeler dari besi cor. Bahan aluminium ini dapat memenuhi syarat untuk bahan baku pompa oli karena memiliki sifat yang dibutuhkan seperti kuat, keras, tahan korosi dan ringan.

Keyword : handle, moor, impeller, sand casting, aluminum

Sumber : http://repository.petra.ac.id/838/

Desain proses pembuatan rumah pompa oli dengan proses pengecoran cetakan pasir

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : , HENDRI

Pompa oli merupakan sebuah pompa yang didesain untuk memompa ke luar fluida yaitu oli yang berada dalam suatu wadah seperti drum ataupun tangki. Pompa oli biasanya dijual secara utuh dan tidak tersedia suku cadangnya. Penelitian ini diharapkan dapat menghasilkan rumah pompa oli yang dapat dipakai sebagai suku cadang dari pompa oli. Selain itu, pompa oli ini biasanya terbuat dari bahan besi cor sehingga mengakibatkan pompa oli tersebut menjadi berat. Penelitian dilakukan supaya logam lain yang lebih ringan dalam hal ini aluminium dapat dipakai sebagai pengganti besi cor tanpa mengurangi sifat-sifat dari pompa oli itu sendiri. Pada penelitian ini, pembuatan rumah pompa menggunakan metode pengecoran cetakan pasir. Untuk menghasilkan produk rumah pompa oli yang lebih ringan, maka dipilih bahan aluminium paduan sebagai bahan pengganti besi cor. Pasir cetak yang digunakan adalah pasir gunung, dimana pasir gunung ini dapat langsung digunakan untuk membuat cetakan pasir hanya dengan menambahkan air saja. Cacat produk rumah pompa yang dihasilkan diharapkan tidak lebih dari 10%. Dari penelitian yang dilakukan dihasilkan 24 produk yang rata-rata memiliki kehalusan permukaan yang baik dengan cacat produk tidak lebih dari 10%. Hasil penelitian menunjukkan setelah melakukan pengujian baik tekanan, kebocoran serta kapasitas pada produk rumah pompa diketahui bahwa rumah pompa oli dari bahan aluminium dapat menggantikan pompa oli dengan bahan besi cor dengan tidak mengurangi fungsi pompa oli yang sebenarnya.

Keyword : oil pump, sand casting, aluminum

Sumber : http://repository.petra.ac.id/839/

Analisa pengaruh paduan alumunium-silikon terhadap nilai casting modulus

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SETYATI, LILY

Casting modulus merupakan sifat intrinsik pada proses pengecoran, yang berhubungan dengan lamanya pembekuan yang dialami logam cor. Secara geometri, bearti perbandingan volume logam cair dengan luas penampang. Cacat shrinkage disebabkan oleh kegagalan fungsi riser untuk mengkompensasi penyusutan pada produk cor. Dari penelitian yang sebelumnya [6] diketahui bahwa dengan nilai casting modulus riser yang lebih besar sama dengan nilai casting modulus produk cor tidak ditemukan adanya cacat shrinkage. Temperatur beku yang dimiliki tiap logam berbeda satu dengan yang lainnya. Struktur paduan terdiri dari tiga bagian yaitu larutan padat, senyawa antar logam, serta logam murni yang masing-masing bagian tersebut memiliki temperatur beku yang berbeda. Dari kedua hal diatas timbul pertanyaan, yakni pada komposisi paduan yang berbeda (aluminium-silikon 7 % dan alumunium-silikon 12,5 %) apakah cacat shrinkage tetap terjadi atau tidak dengan nilai casting modulus yang tetap ? Cacat shrinkage baik permukaan maupun cavity diperbaiki oleh pengoptimalan fungsi riser serta besarnya konduktivitas panas pada struktur paduan. Pengoptimalan fungsi riser didapat dengan mempertahankan kondisi cairnya, yang berhubungan dengan laju perpindahan panas. Ukuran butir model riser I dan model riser II untuk masing-masing struktur paduan besarnya sama.

Keyword : metal casting, casting modulus, sand casting

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3389/

Studi pengaruh penambahan serbuk batterai bekas pada pengecoran aluminium dengan cetakan pasir

Author : WIRASMARA, AGITA

Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan penambahan serbuk baterai bekas sebanyak 0.15 % berat, 0.25 % berat, dan 0.30 % berat ternyata tidak dapat meminimalisasi kecacatan porositas. Analisa SEM dan EDAX pada spesimen dengan 0.30 % berat penambahan serbuk baterai bekas menunjukkan adanya unsur C (karbon) sebanyak 34.76 % berat. Adanya unsur C tersebut menyebabkan penebalan batas butir pada struktur mikro tiap spesimen penambahan serbuk baterai bekas. Penebalan batas butir tersebut disebabkan unsur C pada serbuk baterai bekas. Hasil ICP pada slag dari spesimen 0.30 % berat penambahan serbuk baterai bekas menunjukkan terdapatnya unsur mangan (Mn) sebanyak 6.60 % berat. Unsur Mn merupakan sumber terpenting dalam pembentukan slag. Serbuk baterai cenderung berperan sebagai fluxing berupa higroscopic flux yang lembab, hal tersebut dikarenakan di dalam serbuk baterai bekas mengandung hidrogen sebanyak 4.85 % berat. Higroscopic flux yang lembab menyebabkan penyerapan hidrogen yang dapat menimbulkan timbulnya cacat porositas shrinkage. Pengamatan struktur mikro pada spesimen penambahan serbuk baterai bekas ditemukan ukurun butir relatif lebih kecil jika dibandingkan dengan ukuran butir ingot. Hal tersebut mengindikasikan kenaikan kekerasan sebesar 6 %.

Keyword : sand casting, used battery powder, scanning electron microscope, SEM, energy dispersive analysis x ray, EDAX, inductively coupled plasma, ICP, fluxing

Sumber : http://repository.petra.ac.id/4198/

Perencanaan dan pembuatan sok air pompa air diesel dengan proses pengecoran cetakan pasir

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : PRIYANTO, ASWIN

Pompa air diesel adalah pompa yang digunakan untuk memompa air dari suatu tempat ke tempat lain. Pompa ini bisa digunakan untuk air tawar dan air asin. Sok air adalah salah satu bagian dari diesel pompa air yang dilalui oleh air dan biasanya terbuat dari plastik. Penelitian ini bertujuan supaya logam yang juga ringan dalam hal ini aluminium dapat dipakai sebagai pengganti plastik sehingga memiliki karakteristik lebih kuat, kokoh, dan tahan aus. Pada penelitian ini, pembuatan sok air menggunakan metode pengecoran cetakan pasir. Untuk menghasilkan produk sok air yang juga ringan, kuat, dan kokoh maka dipilih bahan aluminium paduan sebagai bahan pengganti plastik. Dari hasil penelitian didapatkan produk yang dibuat sejumlah 10 buah yang memiliki kehalusan permukaan yang baik dan dimensi yang sesuai dengan produk asli. Dari hasil pengujian baik pengujian cacat dan pengujian dimensi, cacat produk yang dihasilkan tidak lebih dari 10 %.

Keyword : water socket, sand casting, aluminium

Sumber : http://repository.petra.ac.id/5305/

Pemilihan material alternatif dan pembuatan rumah pompa sirkulasi dengan proses pengecoran

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : JOHANNES, RUDIYANTO

Pompa sirkulasi air ini merupakan jenis pompa sentrifugal yang digunakan untuk mengalirkan fluida pada radiator generating set (gen-set) mesin las listrik sebagai pendingin. Umumnya komponen pompa sirkulasi air yaitu rumah pompa terbuat dari material besi tuang kelabu. Material tersebut memiliki beberapa kendala yaitu berat dan mudah korosi. Pada penelitian ini, rumah pompa akan dibuat dengan material yang lebih ringan dan tahan korosi. Pembuatan rumah pompa ini menggunakan metode pengecoran pasir. Material alternatif berupa aluminium dan kuningan. Pemilihan masing-masing tipe aluminium dan kuningan didasarkan pada karakteristik dan lingkungan kerja dari rumah pompa. Dari hasil penelitian, dilakukan pengujian kebocoran pada rumah pompa dengan material ADC 12. Diketahui bahwa performa yang dihasilkan dari pengujian tersebut mempunyai kesamaan dengan pompa sirkulasi sebelumnya. Berdasarkan hasil penelitian, rumah pompa ADC 12 ini dapat menggantikan pompa sirkulasi besi tuang kelabu.

Keyword : house pump, sand casting, adc 12

Sumber : http://repository.petra.ac.id/5484/

Older Posts »

Blog at WordPress.com.