Kumpulan Skripsi & Artikel Jurnal Ilmiah

2009

Optimasi lini produksi di P.T. Segoro Ecomulyo Textille melalui pendekatan simulasi

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SETYOWATI, YUKE

Segoro Ecomulyo Textille adalah suatu perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan benang. Permasalahan yang dijumpai di perusahaan ini adalah lini produksi yang kurang optimal yang menyebabkan hasil produksi tidak optimal. Dalam kenyataan, tidaklah mudah untuk melakukan langkah-langkah perbaikari yang bersifat trial and error dalam menyelesaikan masalah yang timbul, karena untuk melakukan perbaikan-perbaikan tersebut memerlukan biaya dan waktu yang tidak sedikit dengan resiko yang besar. Dalam hal seperti ini simulasi sangatlah membantu untuk menganalisa dan mendeteksi permasalahan-permasalahan yang timbul serta mencari jalan keluar dan permasalahan yang dihadapi. Oleh karena itu dalam pembuatan tugas akhir ini dibuat simulasi dengan menggunakan bantuan software Promodel 3.0 untuk menganalisa keadaan sistem yang ada mula-mula. Berdasarkan hasil analisa sistem mula-mula, maka dilakukan perbaikan-perbaikan yang bersifat usulan, baik berupa penambahan dan pengurangan operator maupun penambahan mesin. Di samping itu pula dilakukan analisa biaya terhadap perubahan-perubahan yang terjadi. Berdasarkan hasil analisa usulan diperoleh bahwa usulan 4, yaitu pengalihan operator Campur menjadi operator Carding mendatangkan profit yang lebih besar yaitu Rp. 23.760.000 jika dibandingkan dengan model awal yang hanya mendatangkan profit sebesar Rp. 19.800.000 begitu pula dengan produk yang dihasilkan oleh usulan 4 adalah 66 bal sedangkan model awal hanya menghasilkan 55 bal.

Keyword : optimation, line production, trial and error model, simulation, software promodel

Advertisements

Analisa produktivitas tenaga kerja cacat dan normal di PT. Sinar Mulia Harapan

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SULTANTO, HOKIYONO

Dalam tugas akhir ini dibahas mengenai peningkatan produktivitas tenaga kerja cacat dan normal di PT Sinar Mulia Harapan, sebuah perusahaan yang memproduksi barang-barang logam. Peningkatan produktivitas ini dilakukan dengan pengalokasian tenaga kerja pada tempat yang le bih sesuai. Pengukuran waktu proses dan allowance dilakukan untuk setiap proses, baik untuk tenaga kerja cacat maupun normal. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa waktu proses untuk tenaga kerja cacat lebih kecil dibandingkan waktu proses untuk tenaga kerja normal, sedangkan banyaknya allowance yang dibutuhakn sama. Model awal dibuat untuk mendapatkan informasi mengenai bottleneck dan output produksi. Selanjutnya, dibuat beberapa model usulan dengan menempatkan tenaga kerja normal di proses-proses yang memiliki waktu proses yang lebih kecil, sedangkan tenaga kerja cacat dialokasikan ke proses-proses dengan waktu proses yang lebih besar. Model usulan yang dipilih adalah model usulan yang menghasilkan profit terbesar dengan peningkatan produktivitas tenaga kerja sekitar 26%.

Keyword : industry, work measurement, productivity, simulation, bottleneck, handicapped

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2837/

Sistem pakar pemilihan pahat untuk mesin milling

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : BUDIONO, JONATHAN

Sistem pakar adalah sistem berbasis pengetahuan yang merupakan salah satu cabang dari ilmu komputer yang lebih dikenal sebagai kecerdasan buatan. Pahat memegang peranan yang penting pada proses permesinan. Salah satu kegunaan dari mesin milling adalah meratakan permukaan benda kerja. Operasi permesinan pada mesin milling dipengaruhi oleh berbagai parameter permesinan, seperti pemakanan per mata potong pahat, kedalaman pemotongan, kecepatan potong, laju penghasilan geram. Kesalahan pemilihan pahat yang digunakan diyakini akan memberikan dampak pada kekasaran permukaan benda kerja yang dihasilkan. Sistem pakar ini dirancang agar mampu melakukan proses simulasi, sehingga dari hasil simulasi ini akan didapatkan pilihan sudut potong utama pahat yang sesuai dengan kondisi operasi permesinan yang dilakukan.

Keyword : expert system, machining parameters, simulation, surface roughness, major cutting edge

Upaya meminimasi bottle-neck di lini produksi PT. Halimjaya Sakti dengan pendekatan simulasi

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : , YENNY

Dalam tugas akhir ini dibahas mengenai upaya untuk mengatasi penimbunan barang setengah jadi di lantai produksi. Masalah ini dikenal dengan nama bottle-neck. Penyebab bottle-neck adalah ketidakseimbangan kecepatan proses-proses produksi yang ada dan pengaturan unit sumber daya yang kurang tepat. Pada umumnya, jika masalah bottle-neck dapat diatasi, maka output produksi juga akan meningkat. Cara yang digunakan adalah pendekatan simulasi dan dibantu oleh software Pro Model. Pertama-tama, dilakukan pengumpulan data waktu dan jarak yang akan menjadi input pada software. Dari general report simulasi didapatkan informasi mengenai bagian-bagian proses yang mengalami bottle-neck. Bagian-bagian proses yang bermasalah akan dianalisa untuk menentukan jumlah operator dan mesin yang dibutuhkan, sehingga dapat tercapai kesetimbangan lintasan. Bagian lokasi lain yang juga perlu dianalisa adalah conveyor. Berdasarkan model awal, disusunlah suatu usulan yang kemudian dikembangkan menjadi tiga usulan lain. Model usulan yang dipilih akan menjadi acuan untuk menentukan jumlah unit kerja di lokasi proses produksi yang mengalami masalah bottle-neck. Dengan upaya kesetimbangan lintasan, maka diperoleh penurunan jumlah antrian sebesar 1.4% dan peningkatan output produksi mingguan sebesar 4.05%

Keyword : production planning, simulation, bottleneck

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2849/

Perbandingan kinerja sistem lift dengan sistem eskalator pada Gedung P Universitas Kristen Petra Surabaya

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : LANDE, MILKA

Standar tingkat pelayanan untuk transportasi vertikal adalah penting untuk menjaga kelancaran pergerakan dalam suatu gedung. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja sistem lif pada Gedung P Universitas Kristen Petra. Selanjutnya melakukan studi perbandingan untuk kondisi dimana gedung P hanya dilayani oleh sistem eskalator. Hasil penelitian untuk kondisi saat ini (Do-Nothing) adalah sebagai berikut, Grup I : Percentage Population (%POP) = 14,5%, Average Waiting Time (AWT) = 12,1 detik, Percent Car Load (PCL) = 55% dan Grup H: %POP = 16,1%, AWT = 8,9 detik, PCL = 49%. Hasil menunjukkan bahwa kinerja sistem lif masih memenuhi standar tingkat pelayanan. Pada kondisi kapasitas tertinggi, %POP untuk Grup I dan Grup II adalah 6,6% dan 7,2% sedangkan untuk kondisi Do-Nothing 2013 adalah 6,3% dan 6,6%, pada kondisi ini kinerja sistem lif tidak lagi memenuhi standar pelayanan. Hasil simulasi sistem eskalator menunjukkan bahwa persentase volume pergerakan terhadap kapasitas efektif 1 unit eskalator, 5.361 orang perjam, untuk kondisi saat ini, kapasitas tertinggi dan Do-Nothing 2013 adalah 27,53%, 54,41%, dan 64,06%. Hasil simulasi biaya keseluruhan dalam satu tahun menunjukkan bahwa biaya yang dikeluarkan untuk sistem eskalator lebih besar dibanding sistem lif.

Keyword : level of service, movement, simulation

Studi keseimbangan lintasan di PT Inti Duta Lestari Plasindo dengan simulasi

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : HENRY, MICHAEL

PT Inti Duta Lestari Plasindo berkeinginan memperbaiki keseimbangan lintasan proses perakitan keempat produk alat semprot utamanya, yaitu Asena tipe 3A, FS, HD, S7060 yang diharapkan mampu menciptakan keseimbangan lintasan yang lebih baik yang terlihat dari penurunan jumlah antrian, utilitas operator yang ideal, dan output yang dihasilkan menjadi lebih banyak. Perancangan model awal disesuaikan dengan kondisi lantai produksi yang diperoleh melalui pembelajaran aliran proses perakitan dan pengumpulan data yang kemudian dituangkan dalam program simulasi. Perancangan model awal ini digunakan untuk menguji kevaliditasan model yang nantinya akan dibuat landasan model usulan perbaikan keseimbangan lintasan. Perancangan model usulan perbaikan dilakukan dengan metode trial and error guna mendapatkan keseimbangan lintasan yang lebih baik. Hasil analisa dari usulan perbaikan yang telah dibuat mampu menurunkan 37.32% jumlah antrian, menurunkan utilitas operator sebesar 0.9% serta meningkatkan jumlah output sebesar 50.06%. Dengan demikian usulan perbaikan ini terbukti mampu menciptakan keseimbangan lintasan yang lebih baik dan output yang dihasilkan mengalami peningkatan bagi kepentingan perusahaan untuk nantinya diimplementasikan pada pertengahan tahun ini.

Keyword : line balancing, simulation, production management, production control

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2884/

Pengoptimalan lini produksi di PT.”X” melalui pendekatan simulasi

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : PRAWIRO, GUSTAV

Dalam suatu industri sering dijumpai suatu masalah-masalah yang kasat namun dapat memberikan suatu dampak yang besar bagi kelangsungan suatu perusahaan. Hal ini pulalah yang terjadi di P.T “X” yaitu suatu perusahaan yang berada di Sidoarjo yang bergerak dalam bidang pembuatan aksesoris sepatu. Sistem produksi yang tidak lancar di P.T “X” menyebabkan tejadinya bottleneck pada beberapa departemen. Suatu pennasalahan tentulah harus dicari jalan keluarnya. Namun, dalam suatu dunia industri nyata tidak dapat dilakukan suatu langkah perbaikan yang bersifat trial and error untuk menyelesaikan masalah tersebut. Simulasi merupakan suatu alat bantu yang sangat berguna untuk mendeteksi terjadinya permasalahan dalam dunia industri dan mencari jalan keluar suatu pennasalahan yang tejadi pada perusahaan-perusahaan industri. Oleh karena itu dalam tugas akhir ini digunakan simulasi dengan bantuan software Promodel 3.0 untuk menganalisa keadaan sistem awal. Berdasarkan hasil analisa simulasi awal dilakukan langkah-langkah perbaikan yang bersifat suatu usulan, yaitu melalui perubahan layout dengan menggunakan metode Craft dan metode Blocplan, penambahan tenaga kerja pada departemen packing dan departemen perakitan serta analisa biaya terhadap keuangan P.T “X” apabila dilakukan penambahan tenaga kerja. Hasil analisa simulasi usulan menunjukkan penambahan tenaga kerja di P.T “X” terutama di departemen perakitan dan packing dapat mengurangi terjadinya bottleneck di P.T “X’ sehingga dapat dihasilkan suatu produksi yang lancar. Perubahan jumlah tenaga kerja sebanyak 7 orang di departemen perakitan dan 12 orang di departemen packing menghasilkan keuntungan yang paling besar yaitu Rp 63. I 12.01 1,- setiap bulan. Perubahan layout dari Blocplan maupun Craft dapat mengurangi nilai momen perpindahan, namun output per bulan yang dihasilkan dari perubahan layout tersebut masih tidak dapat memenuhi rata-rata peramalan demand per bulan.

Keyword : production, planning, research, simulation, methods

Sumber : http://repository.petra.ac.id/828/

Peningkatan kapasitas produksi dengan perbaikan metode kerja dan pengalokasian tenaga kerja di CV. Waru Indah

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SARI, REGINA

Masalah yang dihadapi CV. Waru Indah ialah seringkali terjadi masalah bottleneck yaitu menumpuknya barang setengah jadi di lantai produksi sehingga perusahaan kesulitan mencapai target produksi sehingga harus melakukan kerja lembur. Salah satu penyebabnya adalah ketidakseimbangan kecepatan proses yang satu dengan proses yang lain. Tujuan dari penelitian tugas akhir ini adalah untuk mengatasi masalah bottleneck sehingga meningkatkan kapasitas produksi perusahaan. Penelitian ini dilakukan dengan cara melakukan perbaikan metode kerja dengan menggunakan Peta Pekerja dan Mesin dan pengalokasian operator. Metode perbaikan kemudian dianalisa dan dijalankan dengan menggunakan simulasi dengan bantuan software Promodel 3.5. Hasil model tersebut kemudian dianalisa untuk mengetahui bagian mana saja yang mengalami bottleneck. Alternatif usulan perbaikan sistem dilakukan dengan perbaikan metode kerja dan pengalokasian operator pada bagian tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan pengalokasian pembantu operator rip 2 sebagai pembantu operator fingerjoint dan pengurangan 1 mesin rip saw, dapat meningkatkan kapasitas produksi dari 60 pak / minggu menjadi 90 pak / minggu. Perusahaan sudah dapat memenuhi target produksi sebesar 75 pak / minggu. Selain itu, bottleneck mengalami penurunan pada mesin fingerjoint dan mesin cross cut sehingga utilitas operator juga meningkat. Setelah dilakukan pengalokasian operator dan pengurangan 1 mesin rip saw, terjadi pengurangan operator sebanyak 3 orang yang berasal dari 1 orang pembantu operator rip 2 dan 2 orang yang berasal dari pengurangan 1 mesin rip saw.

Keyword : simulation, bottleneck, fingerjoint, wood, waru indah, management

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2935/

Perancangan perbaikan tata letak fasilitas untuk peningkatan produktivitas di PT Lotus Indah Textile Industries

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SETIAWAN, CANDRA

Dalam tugas akhir ini dibahas mengenai penerapan tata letak fasilitas di PT Lotus Indah Textile Industries, sebuah perusahaan tekstile yang memproduksi benang, karpet, dan non-woven. Setelah melakukan interview dengan kepala produksi departemen spinning ternyata perusahaan ingin melakukan efisiensi dan penurunan jumlah tenaga kerja agar dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan. Oleh karena itu diperlukan penambahan chutefeed dan penataan ulang tata letak fasilitas. Perbaikan tata letak fasilitas yang dilakukan dengan menggunakan metode corelap, craft, blocplan, dan kombinasi. Hasil analisa optimal antara keempat metode tersebut akan disimulasikan yang akan dipilih sebagai usulan kepada perusahaan untuk menyelesaikan masalah perusahaan. Selanjutnya membuat perencanaan dari segi ekonomi teknik untuk mengetahui keuntungan yang akan diperoleh. Hasil perancangan ulang tata letak fasilitas yang baru dapat mempermudah transportasi yang terjadi antar departemen, sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan meningkatkan pendapatan perusahaan.

Keyword : facility layout, engineering economy, simulation

Sumber : http://repository.petra.ac.id/985/

Simulasi pendaftaran rencana studi di Universitas Kristen Petra dalam bentuk aplikasi WAP

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : NEN, TAN

Sistem Pendaftaran Rencana Studi yang sudah ada di Universitas Kristen Petra saat ini adalah menggunakan form scanner dan melalui web ASIT. Karena adanya beberapa kekurangan dari sistem yang sudah ada, maka diharapkan adanya suatu sistem baru yang dapat mendukung sistem yang sudah ada. Teknologi WAP hadir untuk menjawab tantangan jaman informasi dimana setiap orang berhak mendapat informasi secara cepat tanpa mengenal waktu dan tempat. WAP yang diletakkan di dalam teknologi telepon selular, memungkinkan setiap orang yang memilikinya mengakses sumber informasi yang ada di internet. Dan mengingat sifat ponsel yang mudah dibawa ke mana saja pengakses bisa menjangkau sumber informasi kapanpun dan dimanapun. Tujuan dari Tugas akhir ini adalah untuk membuat simulasi dari pendaftaran rencana studi di Universitas Kristen Petra dalam bentuk aplikasi yang menggunakan teknologi WAP. Dengan adanya simulasi ini diharapkan aplikasi yang dibuat dapat membantu dan mendukung sistem pendaftaran rencana studi yang sudah ada di Universitas Kristen Petra. Hasil dari tugas akhir ini adalah suatu aplikasi WAP untuk Pendaftaran rencana studi di Universitas Kristen Petra yang dapat diakses oleh semua mahasiswa dimanapun dan kapanpun ia berada. Aplikasi WAP ini mempunyai 3 fasilitas yaitu Kartu Hasil Studi untuk menampilkan nilai mahasiswa selama satu semester, Transkrip lokal untuk menampilkan nilai semua mata kuliah yang pernah diambil oleh seorang mahasiswa, Pendaftaran Rencana Studi untuk pendaftaran mata kuliah yang akan diambil.

Keyword : wap technology, simulation, internet, study registration planning

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3422/

Older Posts »

Blog at WordPress.com.