Kumpulan Skripsi & Artikel Jurnal Ilmiah

2009

Studi keseimbangan lintasan di PT Inti Duta Lestari Plasindo dengan simulasi

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : HENRY, MICHAEL

PT Inti Duta Lestari Plasindo berkeinginan memperbaiki keseimbangan lintasan proses perakitan keempat produk alat semprot utamanya, yaitu Asena tipe 3A, FS, HD, S7060 yang diharapkan mampu menciptakan keseimbangan lintasan yang lebih baik yang terlihat dari penurunan jumlah antrian, utilitas operator yang ideal, dan output yang dihasilkan menjadi lebih banyak. Perancangan model awal disesuaikan dengan kondisi lantai produksi yang diperoleh melalui pembelajaran aliran proses perakitan dan pengumpulan data yang kemudian dituangkan dalam program simulasi. Perancangan model awal ini digunakan untuk menguji kevaliditasan model yang nantinya akan dibuat landasan model usulan perbaikan keseimbangan lintasan. Perancangan model usulan perbaikan dilakukan dengan metode trial and error guna mendapatkan keseimbangan lintasan yang lebih baik. Hasil analisa dari usulan perbaikan yang telah dibuat mampu menurunkan 37.32% jumlah antrian, menurunkan utilitas operator sebesar 0.9% serta meningkatkan jumlah output sebesar 50.06%. Dengan demikian usulan perbaikan ini terbukti mampu menciptakan keseimbangan lintasan yang lebih baik dan output yang dihasilkan mengalami peningkatan bagi kepentingan perusahaan untuk nantinya diimplementasikan pada pertengahan tahun ini.

Keyword : line balancing, simulation, production management, production control

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2884/

Pengoptimalan lini produksi di PT.”X” melalui pendekatan simulasi

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : PRAWIRO, GUSTAV

Dalam suatu industri sering dijumpai suatu masalah-masalah yang kasat namun dapat memberikan suatu dampak yang besar bagi kelangsungan suatu perusahaan. Hal ini pulalah yang terjadi di P.T “X” yaitu suatu perusahaan yang berada di Sidoarjo yang bergerak dalam bidang pembuatan aksesoris sepatu. Sistem produksi yang tidak lancar di P.T “X” menyebabkan tejadinya bottleneck pada beberapa departemen. Suatu pennasalahan tentulah harus dicari jalan keluarnya. Namun, dalam suatu dunia industri nyata tidak dapat dilakukan suatu langkah perbaikan yang bersifat trial and error untuk menyelesaikan masalah tersebut. Simulasi merupakan suatu alat bantu yang sangat berguna untuk mendeteksi terjadinya permasalahan dalam dunia industri dan mencari jalan keluar suatu pennasalahan yang tejadi pada perusahaan-perusahaan industri. Oleh karena itu dalam tugas akhir ini digunakan simulasi dengan bantuan software Promodel 3.0 untuk menganalisa keadaan sistem awal. Berdasarkan hasil analisa simulasi awal dilakukan langkah-langkah perbaikan yang bersifat suatu usulan, yaitu melalui perubahan layout dengan menggunakan metode Craft dan metode Blocplan, penambahan tenaga kerja pada departemen packing dan departemen perakitan serta analisa biaya terhadap keuangan P.T “X” apabila dilakukan penambahan tenaga kerja. Hasil analisa simulasi usulan menunjukkan penambahan tenaga kerja di P.T “X” terutama di departemen perakitan dan packing dapat mengurangi terjadinya bottleneck di P.T “X’ sehingga dapat dihasilkan suatu produksi yang lancar. Perubahan jumlah tenaga kerja sebanyak 7 orang di departemen perakitan dan 12 orang di departemen packing menghasilkan keuntungan yang paling besar yaitu Rp 63. I 12.01 1,- setiap bulan. Perubahan layout dari Blocplan maupun Craft dapat mengurangi nilai momen perpindahan, namun output per bulan yang dihasilkan dari perubahan layout tersebut masih tidak dapat memenuhi rata-rata peramalan demand per bulan.

Keyword : production, planning, research, simulation, methods

Sumber : http://repository.petra.ac.id/828/

Peningkatan kapasitas produksi dengan perbaikan metode kerja dan pengalokasian tenaga kerja di CV. Waru Indah

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SARI, REGINA

Masalah yang dihadapi CV. Waru Indah ialah seringkali terjadi masalah bottleneck yaitu menumpuknya barang setengah jadi di lantai produksi sehingga perusahaan kesulitan mencapai target produksi sehingga harus melakukan kerja lembur. Salah satu penyebabnya adalah ketidakseimbangan kecepatan proses yang satu dengan proses yang lain. Tujuan dari penelitian tugas akhir ini adalah untuk mengatasi masalah bottleneck sehingga meningkatkan kapasitas produksi perusahaan. Penelitian ini dilakukan dengan cara melakukan perbaikan metode kerja dengan menggunakan Peta Pekerja dan Mesin dan pengalokasian operator. Metode perbaikan kemudian dianalisa dan dijalankan dengan menggunakan simulasi dengan bantuan software Promodel 3.5. Hasil model tersebut kemudian dianalisa untuk mengetahui bagian mana saja yang mengalami bottleneck. Alternatif usulan perbaikan sistem dilakukan dengan perbaikan metode kerja dan pengalokasian operator pada bagian tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan pengalokasian pembantu operator rip 2 sebagai pembantu operator fingerjoint dan pengurangan 1 mesin rip saw, dapat meningkatkan kapasitas produksi dari 60 pak / minggu menjadi 90 pak / minggu. Perusahaan sudah dapat memenuhi target produksi sebesar 75 pak / minggu. Selain itu, bottleneck mengalami penurunan pada mesin fingerjoint dan mesin cross cut sehingga utilitas operator juga meningkat. Setelah dilakukan pengalokasian operator dan pengurangan 1 mesin rip saw, terjadi pengurangan operator sebanyak 3 orang yang berasal dari 1 orang pembantu operator rip 2 dan 2 orang yang berasal dari pengurangan 1 mesin rip saw.

Keyword : simulation, bottleneck, fingerjoint, wood, waru indah, management

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2935/

Perancangan perbaikan tata letak fasilitas untuk peningkatan produktivitas di PT Lotus Indah Textile Industries

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SETIAWAN, CANDRA

Dalam tugas akhir ini dibahas mengenai penerapan tata letak fasilitas di PT Lotus Indah Textile Industries, sebuah perusahaan tekstile yang memproduksi benang, karpet, dan non-woven. Setelah melakukan interview dengan kepala produksi departemen spinning ternyata perusahaan ingin melakukan efisiensi dan penurunan jumlah tenaga kerja agar dapat meningkatkan produktivitas dan pendapatan. Oleh karena itu diperlukan penambahan chutefeed dan penataan ulang tata letak fasilitas. Perbaikan tata letak fasilitas yang dilakukan dengan menggunakan metode corelap, craft, blocplan, dan kombinasi. Hasil analisa optimal antara keempat metode tersebut akan disimulasikan yang akan dipilih sebagai usulan kepada perusahaan untuk menyelesaikan masalah perusahaan. Selanjutnya membuat perencanaan dari segi ekonomi teknik untuk mengetahui keuntungan yang akan diperoleh. Hasil perancangan ulang tata letak fasilitas yang baru dapat mempermudah transportasi yang terjadi antar departemen, sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan meningkatkan pendapatan perusahaan.

Keyword : facility layout, engineering economy, simulation

Sumber : http://repository.petra.ac.id/985/

Simulasi pendaftaran rencana studi di Universitas Kristen Petra dalam bentuk aplikasi WAP

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : NEN, TAN

Sistem Pendaftaran Rencana Studi yang sudah ada di Universitas Kristen Petra saat ini adalah menggunakan form scanner dan melalui web ASIT. Karena adanya beberapa kekurangan dari sistem yang sudah ada, maka diharapkan adanya suatu sistem baru yang dapat mendukung sistem yang sudah ada. Teknologi WAP hadir untuk menjawab tantangan jaman informasi dimana setiap orang berhak mendapat informasi secara cepat tanpa mengenal waktu dan tempat. WAP yang diletakkan di dalam teknologi telepon selular, memungkinkan setiap orang yang memilikinya mengakses sumber informasi yang ada di internet. Dan mengingat sifat ponsel yang mudah dibawa ke mana saja pengakses bisa menjangkau sumber informasi kapanpun dan dimanapun. Tujuan dari Tugas akhir ini adalah untuk membuat simulasi dari pendaftaran rencana studi di Universitas Kristen Petra dalam bentuk aplikasi yang menggunakan teknologi WAP. Dengan adanya simulasi ini diharapkan aplikasi yang dibuat dapat membantu dan mendukung sistem pendaftaran rencana studi yang sudah ada di Universitas Kristen Petra. Hasil dari tugas akhir ini adalah suatu aplikasi WAP untuk Pendaftaran rencana studi di Universitas Kristen Petra yang dapat diakses oleh semua mahasiswa dimanapun dan kapanpun ia berada. Aplikasi WAP ini mempunyai 3 fasilitas yaitu Kartu Hasil Studi untuk menampilkan nilai mahasiswa selama satu semester, Transkrip lokal untuk menampilkan nilai semua mata kuliah yang pernah diambil oleh seorang mahasiswa, Pendaftaran Rencana Studi untuk pendaftaran mata kuliah yang akan diambil.

Keyword : wap technology, simulation, internet, study registration planning

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3422/

Simulasi di PT. Sepanjang Baut Sejahtera untuk mengurangi bottle neck dengan pertimbangan biaya

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : KURNIAWAN, ROBERT

Tugas Akhir ini bertujuan untuk mengurangi bottle neck yang ada sehingga dapat meningkatkan kapasitas produksinya agar permintaan konsumen dapat terpenuhi. Penelitian ini menggunakan simulasi untuk mengetahui di bagian-bagian mana yang terjadi bottle neck sehingga dapat dilakukan perbaikan untuk meningkatkan kapasitas produksinya. Analisa biaya juga dilakukan terhadap model-model usulan untuk mengetahui tingkat keuntungan dan berapa lama investasi tersebut akan kembali. Laporan ini menyimpulkan bahwa model usulan ketiga dapat diterapkan pada produksi DC 03 dan CHBF 1 sedangkan untuk produksi FA 01 dapat menggunakan sistem produksi yang digunakan saat ini dan kekurangan produksinya yang hanya sedikit dapat ditutupi dengan menggunakan sistem lembur.

Keyword : reducing bottle neck, simulation, investment analysis

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1070/

Program simulasi perhitungan kinerja Backhoe-dump truck pada pemindahan tanah mekanis

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : RENATAN;, DANIEL

Dalam pekerjaan galian bawah tanah yang berukuran besar, excavator terutama backhoe sering digunakan, dan pada pelaksanaannya dibantu oleh alat pengangkut, seperti dump truck yang berfungsi untuk mengangkut tanah hasil galian dan membuangnya ke tempat pembuangan (dump site). Agar backhoe dan dump truck menghasilkan kinerja gabungan yang optimal, perlu dilakukan perhitungan terhadap produktivitas dan waktu siklus dari kedua alat tersebut, dimana biasanya digunakan metode Ideal Output (Peurifoy, 1979) atau General Output Formula (Rochmanhadi, 1985) yang juga memperhitungkan kelas material, sudut putar, kondisi galian, kondisi pekerjaan, kondisi manajemen, serta kemampuan backhoe dan dump truck. Banyaknya faktor tersebut akan membutuhkan waktu perhitungan yang cukup lama dan hasil yang didapatkan akan kurang optimal terutama bila dihitung dengan cara manual. Untuk mengatasi hal itu dibuatlah program komputer bernama B-D Simulator. B-D Simulator adalah program untuk membantu kontraktor mempercepat perhitungan kinerja gabungan backhoe-dump truck menggunakan General Output Formula dengan tetap memperhitungkan faktor – faktor yang ada di atas.

Keyword : backhoe, dump truck, performance, productivities, cycle times, simulation

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3427/

Perancangan dan simulasi sistem produksi di PT.”X”

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : CHAHYO, BUDIAWAN;

Tugas Akhir (TA) ini bertujuan untuk merancang dan mensimulasikan Sistem produksi. Saat ini perusahaan ingin memperbaiki sistem produksinya supaya produk yang dihasilkan dapat memiliki daya saing yang tinggi di pasaran dalam hal harga maupun kualitasnya. Metode yang digunakan untuk pemecahan masalah yang terjadi dengan menggunakan sistem simulasi yang menggunakan software Promodel. Ada dua tahap yang harus dilakukan. Tahap pertama adalah melakukan pembuatan model awal, dimana tujuannya adalah membawa situasi yang ada di lapangan ke dalam sistem simulasi dan kemudian menganalisanya. Tahap kedua adalah pembuatan model berdasar metode MRP sfx kemudian dianalisa untuk melihat model mana yang lebih baik untuk digunakan di perusahaan. Didapatkan dari hasil analisa bahwa sistem baru lebih baik daripada sistem lama dalam hal efisiensi dan Work In Process ( W P ) . Meskipun output yang dihasilkan sama, tetapi efisiensi sistem meningkat dan jumlah WIP menurun. Diharapkan sistem baru ini dapat mengatasi masalah yang dihadapi oleh perusahaan.

Keyword : production, planning, simulation

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1186/

Penentuan pergantian mata pisau potong pada mesin extruder besar line 40 dengan pendekatan simulasi di PT X

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SINJOYO;, ERIC

PT X merupakan perusahaan yang bergerak dalam industri pakan ikan. Permasalahan yang sering terjadi di perusahaan ini adalah pergantian mata pisau yang tidak tepat, sehingga persentase pakan serpih yang dihasilkan cukup besar dan output pakan baik menjadi tidak maksimal. Tujuan Tugas Akhir ini adalah mendapatkan waktu atau tonase pergantian mata pisau yang lebih baik dari keadaan awal. Penelitian ini hanya dilakukan pada mesin extruder besar line 40. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini yaitu pendekatan simulasi. Hasil dari simulasi keadaan awal menentukan perancangan usulan yang berkaitan dengan waktu dan tonase pergantian mata pisau yang lebih baik. Dari hasil penelitian didapatkan pergantian mata pisau berdasarkan waktu adalah setiap 16 jam dan pergantian berdasarkan tonase adalah setiap 51 ton. Pergantian mata pisau yang lebih baik dilakukan adalah pergantian setiap 51 ton karena output pakan baik meningkat dan persentase pakan serpih menurun.

Keyword : simulation, big extruder, crosscut blade

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3873/

Studi penggunaan bondgraph untuk mata kuliah rangkaian listrik

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : , JOHAN

Metode yang telah lama ada dalam penyelesaian permasalahan rangkaian listrik adalah Hukum Ohm, Hukum Kirchhoff (KCL/KVL), Teorema Superposisi, Teorema Thevenin, dan Teorema Norton. Hukum Ohm dan Hukum Kirchhoff merupakan dasar hukum pada Teorema Superposisi, Teorema Thevenin, dan Teorema Norton. Konsep dasar metode konvensional ini adalah arus dan tegangan. Alternatif lain dalam penyelesaian permasalahan rangkaian listrik adalah Bondgraph. Bondgraph adalah pemodelan yang juga telah lama ada. Pemodelan sistem dapat menekan biaya jadi rendah dibandingkan dengan pembuatan sistem sesungguhnya. Pemodelan dilakukan dengan cara mengimplementasikan elemen-elemen listrik ke dalam elemen-elemen bondgraph. Konsep dasar bondgraph adalah energi dan perpindahannya. Studi dilakukan dengan mengambil beberapa jenis rangkaian listrik dan diselesaikan dengan menggunakan metode rangkaian listrik (sebagai metode pembanding) serta metode bondgraph. Pembandingan dan analisa hasil yang didapat dilakukan secara analitis (bentuk matematika) dan simulasi. Penyelesaian metode rangkaian listrik diplot dengan software Matlab 6.5, sedangkan penyelesaian metode bondgraph disimulasikan dengan software 20-sim 3.3. Penyelesaian permasalahan rangkaian listrik dengan metode bondgraph menjadi lebih mudah dengan bantuan software 20-sim 3.3 dari University of Twente, Belanda. Secara analitis metode bondgraph menghasilkan state rangkaian, sedangkan analitis metode rangkaian listrik menghasilkan suatu nilai/fungsi. Grafik yang dihasilkan software Matlab 6.5 dan software 20-sim 3.3 adalah sama.

Keyword : electric circuit, bondgraph, 20-sim 3.3, simulation, state space

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1853/

Older Posts »

Create a free website or blog at WordPress.com.