Kumpulan Skripsi & Artikel Jurnal Ilmiah

2009

Stage beam controller

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : WIDYANTO, ALBERTUS

Stage beam controller yang banyak dipakai saat ini masih menggunakan kabel power yang panjang dan masih menggunakan banyak saklar untuk mengontrol seluruh lampu panggungnya, hal ini kurang efektif sehingga operator rawan membuat kesalahan dalam mengontrol permainan lampu panggung. Sedangkan kabel power besar yang berserakan apabila terkelupas mudah menimbulkan kebakaran, dan setiap saat mengancam keselamatan jiwa operator yang bersangkutan. Oleh karena itu diperlukan suatu stage beam controller yang mudah dalam pengoperasiannya, dan aman. Sistem ini dibuat menjadi 2 buah bagian yang dapat diprogram. Sistem I terletak pada ruang kontrol menggunakan keypad matriks 4×4, mikrokontroler AT89S52 dan memori AT24C16, sedangkan sistem II terletak pada bagian panggung juga menggunakan mikrokontroler AT89S52 dan Triac Q4004L4 sebagai driver lampunya. Untuk keperluan komunikasi kedua sistem dengan jarak tidak lebih dari 50m digunakan komunikasi secara serial menggunakan MAX232. Pengujian dilakukan dengan mencoba menu-menu yang disediakan stage beam controller untuk melakukan pengontrolan permainan lampu panggung. Pengujian tersebut yaitu pengujian pemrograman sistem, pengujian me-load program per langkah atau per tampilan (satu per satu tampilan lampunya), dan yang terakhir pengujian me-load program secara otomatis. Dari pengujian yang dilakukan, stage beam controller sudah dapat berjalan dengan baik.

Keyword : stage beam, controller, saklar

Sumber : http://repository.petra.ac.id/4403/

Stage beam controller by music

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SUTARMIN, FELLIX

Lighting memiliki banyak fungsi selain untuk penerangan, juga dibutuhkan pada dunia entertaiment (diskotik, pub, dll). Pada lighting ini dikontrol dengan sensor suara, dimana lighting ini mengikuti lagu yang sedang diputar oleh seorang disc jokey dari CD atau kaset atau piringan hitam. Pada lighting ini hanya menggunakan 1 (satu) buah lampu, dan menggunakan 2 buah piringan, dimana tiap-tiap piringan digerakkan oleh sebuah motor DC dengan gearbox yang dikontrol oleh microcontroller AT89S51. Masing-masing piringan dibuat 8 buah pola warna dan 8 buah pola bentuk, sehingga diperoleh 64 variasi pola. Lighting ini akan bereaksi (arah putaran piringan akan berubah) saat adanya peak off sebanyak 15 x dari VU meter. Pada pengujian lighting diperoleh jarak jangkau output 3 meter hingga 4 meter dengan menggunakan lampu 50 Watt. Sedangkan untuk kecepatan perubahan pola bentuk sekitar ? 116 pola/menit dan untuk perubahan pola warna ? 123 pola/menit.

Keyword : lighting, stage beam, music controller

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1846/

Create a free website or blog at WordPress.com.