Kumpulan Skripsi & Artikel Jurnal Ilmiah

2009

Penerapan pemeriksaan pajak rutin dalam kaitannya dengan ppn pada PT. X

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SUBAGYA, VERN

Penelitian ini bertujuan untuk mencoba menerapkan pemeriksaan pajak khususnya Pajak Pertambahan Nilai pada PT.X sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, yaitu penelitian terhadap masalah-masalah berupa fakta-fakta saat ini dengan tujuan menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan status dari subyek yang diteliti. Oleh karena itu, penelitian ini berusaha untuk menerapkan pemeriksaan pajak khususnya Pajak Pertambahan Nilai sesuai undang-undang yang berlaku dengan studi kasus pada PT.X. Melalui penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa PT.X telah melakukan penerapan pemeriksaan pajak khususnya Pajak Pertambahan Nilai dengan baik dan benar, sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

Keyword : application, tax, audit

Sumber : http://repository.petra.ac.id/5245/

Advertisements

Evaluasi terhadap metode pengakuan pendapatan yang diterapkan PT. Surya Kencana Adimas dan dampaknya terhadap laporan keuangan

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : TJEN, MEE

Perkembangan dunia usaha semakin lama semakin cepat dan sangat bervariasi. Salah satunya ditandai dengan munculnya perusahaan – perusahaan yang mampu mempekerjakan sejumlah besar karyawan dengan tugas yang bervariasi, mulai dari pembuatan sampai pengemasan produk, bahkan sampai penjualan dan distribusi. Oleh sebab itu, pemilik perusahaan tidak mungkin dapat mengurusi semua fungsi yang ada dalam perusahaan secara individual. Sehingga, mereka melimpahkan wewenangnya kepada pihak – pihak lain, yaitu manajemen.

Keyword : tax, accounting, financial, report, suraya kencana adimas, income

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1284/

Evaluasi perubahan bentuk badan usaha antara perusahaan perseroan dan perseroan terbatas serta implikasinya dari aspek perpajakan

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : CHRISTINA, CHANDRA

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan bentuk badan usaha dari perusahaan perseorangan menjadi perseroan terbatas (PT) mempunyai pengaruh terhadap aspek perpajakan, terutama beban pajak yang harus dibayar perusahaan, Pajak Penghasilan Pasal 21 bagi karyawan PT, dan pembagian keuntungan atau dividen bagi pemilik PT yang dikenakan Pajak Penghasilan Pasal 23. Data laporan keuangan perusahaan digunakan sebagai pendukung penelitian dan berasal dari satu data laporan keuangan, sehingga dapat terlihat jelas jika terdapat perbedaan jumlah dalam laporan keuangan antara perusahaan perseorangan dan PT. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa perubahan bentuk badan usaha dari perusahaan perseorangan menjadi PT lebih menguntungkan bagi pemilik dengan alasan antara lain: pengenaan tarif pajak yang berbeda antara kedua bentuk badan usaha. Hasil perhitungan menunjukkan beban pajak yang harus dibayar oleh PT lebih rendah jika dibandingkan perusahaan perseorangan. Pemilik PT harus menanggung beban pajak atas penghasilan yang diterima PT, juga akan dikenakan lagi beban pajak atas PPh Pasal 21 sebagai karyawan PT. Selain itu juga terdapat pajak dengan pengenaan tarif khusus atas penghasilan yang bersifat tertentu, seperti halnya atas dividen yaitu dikenakan PPh Pasal 23 sebesar 15% dari jumlah bruto atas dividen.

Keyword : tax, accounting, corporations, company

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2355/

Perlakuan pajak penghasilan atas royalti pada PT. “X” di Surabaya

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : KRISNO, VENICA

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana perlakuan perpajakan pada PT.”X” sebagai pihak pembeli franchise (franchisee). Perlakuan perpajakan yang dimaksud adalah bagaimana mendefinisikan royalti yang menjadi obyek pajak PPh pasal 26, cara perhitungan PPh pasal 26 yang harus dipotong oleh PT.”X”, cara pelaporan PPh pasal 26 , cara penyetoran PPh pasal 26 dan juga untuk mengetahui berapa jumlah PPh badan yang harus dibayar oleh PT.”X”. penelitian ini adalah penelitian deskriptif, yang merupakan studi kasus pada PT.”X” di Surabaya. Data dan informasi dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa terdapat kesalahan dalam pencatatan pembayaran royalti dimana PT.”X” menggabunggkan pencatatan pembayaran royalti dengan pembayaran jasa teknik. Selain itu juga dengan adanya penggunaan metode gross-up untuk membebankan PPh pasal 26 dapat menjadi alternative untuk digunakan PT.”X” agar PT.”X” tidak dirugikan karena menanggung PPh pasal 26. Penerapan metode gross-up juga menyebabkan PPh badan yang harus dibayar PT.”X” menjadi lebih kecil.

Keyword : pph pasal 26, royalty, tax

Sumber : http://repository.petra.ac.id/5531/

Penerapan tax planning untuk mengefisiesikan nilai pajak penghasilan pada PT. Jatim Lubritama Gemilang di Surabaya

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : AGNES, KONNY

PT. Jatim Lubritama Gemilang adalah perusahaan yang berdiri pada tahun 1996 dan merupakan distributor minyak pelumas kendaraan bermotor yang bermerek `Pennzoil?. Pada perusahaan yang berbentuk PT, diharuskan untuk membayar pajak sesuai dengan Undang-undang Perpajakan no. 17 tahun 2000. Untuk itu perusahaan perlu mengadakan perencanaan pajak dengan tujuan meminimalkan pajak yang harus dibayar tanpa melanggar Undang-undang yang berlaku. Jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus yaitu meneliti kasus dengan membandingkan pembayaran pajak tanpa tax planning dengan pembayaran pajak dengan tax planning selama 4 tahun. Jenis data yang digunakan adalah laporan keuangan perusahaan, asumsi-asumsi tentang rencana perusahaan 3 tahun kedepan, kebijaksanaan-kebijaksanaan akuntansi perusahaan, pemilihan metode-metode akuntansi yang dipakai oleh perusahaan serta profil perusahaan. Sumber data berasal dari wawancara dengan staff accounting perusahaan, dokumen-dokumen perusahaan dan laporan keuangan perusahaan. Dengan penerapan tax planning pada perusahaan, terjadi penghematan pajak sebesar Rp. 65.642.409 dan peningkatan laba komersial sebesar Rp.42.997.275 selama 4 tahun. Jadi, dapat diambil kesimpulan dengan menerapkan tax planning dapat menguntungkan perusahaan.

Keyword : tax, accounting, income, surabaya

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1899/

Penerapan dan evaluasi perhitungan pajak penghasilan dan pajak pertambahan nilai dalam kaitannya dengan metode transfer pricing

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SUSILO, FEBY

Dalam menghadapi persaingan di era globalisasi ini, perusahaan melakukan pengembangan pasar untuk meningkatkan permintaan pasar. Salah satu cara bagi perusahaan untuk meningkatkan permintaan pasar dengan mendirikan anak perusahaan, lembaga penunjang yang berguna untuk pendukung dalam bisnis PT.”X”. Dalam kegiatannya, PT.”X” melakukan transaksi baik kepada pihak yang mempunyai hubungan istimewa maupun kepada pihak yang tidak mempunyai hubungan istimewa. Perlakuan istimewa terhadap pihak yang mempunyai hubungan istimewa dapat menimbulkan adanya transaksi transfer pricing yang tidak wajar. Oleh karena itu perlu dilakukan koreksi fiskal pajak penghasilan dan pajak pertambahan nilai terhadap harga transfer pricing yang tidak wajar. Metode yang dilakukan untuk menilai kewajaran transaksi transfer pricing oleh PT.”X” adalah metode Comparable Uncontrolled Price. Data yang dipakai dalam penelitian ini adalah perbedaan harga antara pihak yang tidak mempunyai hubungan istimewa dengan pihak yang mempunyai hubungan istimewa. Perlakuan istimewa yang diberikan oleh PT.”X” membawa pengaruh terhadap meningkatnya pajak penghasilan kurang bayar. Selain itu berdampak pula pada kekurangan perusahaan dalam menyetor pajak pertambahan nilai.

Keyword : tax, accounting, transfer pricing

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2369/

Penerapan pajak penghasilan pasal 21 yang ditanggung oleh pemerintah (studi kasus pada PT X di Surabaya)

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : NATALI, DIANA

PPh Pasal 21 DTP merupakan fasilitas pengurangan PPh pasal 21 yang diberikan oleh Pemerintah kepada para pekerja. Tahun 2003, Pemerintah mengeluarkan dua perarturan mengenai PPh pasal 21 DTP yaitu PP No. 5/2003 dan PP No. 47/2003. Kedua peraturan ini mengatur tentang hal yang sama. Pada awalnya Wajib Pajak menghitung PPh pasal 21 DTP untuk bulan Januari-Oktober 2003 dengan mengunakan ketentuan PP No. 5/2003. Namun setelah PP No.47/2003 dikeluarkan pada bulan September 2003, Wajib Pajak harus menghitung PPh pasal 21 DTP untuk bulan Januari-Juni berdasarkan PP No. 5/2003 dan PPh pasal 21 DTP untuk bulan Juli-Desember berdasarkan PP No. 47/2003. Penelitian ini menggunakan data kuantitantif. PT.X merupakan perusahaan garmen dan belum menerapkan PPh pasal 21 DTP secara tepat didalam memotong PPh Pasal 21 atas penghasilan yang diperoleh para pekerja.

Keyword : income tax, government, tax

Sumber : http://repository.petra.ac.id/5648/

Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan metode penyusutan

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : , MULYATINI

Penelitian ini bertujuan untuk mencari faktor- faktor yang mempengaruhi pemilihan metode penyusutan oleh perusahaan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini penelitian deskriptif. Sumber data yang dikumpulkan berupa hasil wawancara yang dilakukan dengan pihak Akuntan Internal perusahaan. Dari hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa metode penyusutan yang paling banyak dipakai oleh perusahaan adalah metode penyusutan garis lurus (straight line method). Faktor utama yang mempengaruhi perusahaan dalam pemilihan metode penyusutan ini adalah faktor kemudahan atau kepraktisan.

Keyword : tax, accounting, depreciation method, descriptive study, interview result, straight line method

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2300/

Perlakuan akuntansi pajak pertambahan nilai terhadap penyerahan barang kena pajak dalam rangka menghitung pajak pertambahan nilai terutang berdasarkan undang-undang no 18 thn 2000 pada PT. “X” di Sby

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : AIRLINA, FANY

Skripsi ini membahas studi kasus yang dilakukan pada PT. “X” di Surabaya. PT. “X” merupakan perusahaan manufaktur yang menjual kepada konsumen secara langsung tanpa adanya pihak perantara. Penulis mencoba melakukan evaluasi pada prosedur perlakuan akuntansi Pajak Pertambahan Nilai terhadap penyerahan Barang Kena Pajak dalam rangka menghitung Pajak Pertambahan Nilai Terutang berdasarkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2000 pada PT. “X”. Dalam studi kasus ini, terdapat perbedaan dalam hal jumlah PPN terutang setiap bulannya antara perhitungan menurut PT. “X” dan perhitungan menurut Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2000 yaitu sebesar Rp. 19.594.111,02. Perbedaan ini timbul karena PT. “X” membuat faktur pajak tidak sesuai dengan yang telah ditetapkan pada Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2000.

Keyword : tax, accounting, value added tax, rules of law 2000 no. 18

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2372/

Perancangan dan pembuatan web simulasi penghitungan dan pembelajaran pajak penghasilan orang pribadi

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : HARYONO, TRI

Selama ini salah satu permasalahan yang terus dihadapi oleh masyarakat diantaranya adalah belum adanya pengertian yang benar mengenai perpajakan, baik dari pengertian pajak itu sendiri, penghitungan pajak, sampai pelaporan dan pembayaran pajak. Bagaimana mungkin pemerintah bisa membebaskan wajib pajaknya untuk menghitung sendiri pajak, melaporkan, dan membayarkannya sedangkan dari wajib pajak sendiri masih banyak yang belum mengerti tentang penghitungan pajak, ketentuan-ketentuan tata cara pelaporan pajak, dan sebagainya. Dari permasalahan tersebut, maka dibuat sebuah web site Simulasi Penghitungan Pajak Penghasilan Pasal 21 dan Pajak Penghasilan Orang Pribadi. Dengan adanya web site ini user bisa melakukan pembelajaran singkat mengenai perpajakan khususnya PPh 21 dan PPh Orang Pribadi, dan user juga bisa melakukan penghitungan PPh 21 sebulan, setahun, dan PPh Orang Pribadinya. Hasil pengujian dengan menggunakan kuisioner kepada mahasiswa dan orang-orang yang mengerti tentang bidang perpajakan didapat nilai 1,37 berdasarkan range 1 sampai dengan 4 dan asumsinya adalah nilai 1 baik dan nilai 4 jelek, sehingga dapat disimpulkan bahwa web site telah berjalan dengan baik, dan membantu user dalam menghitung PPh 21 dan PPh Orang Pribadi. Selain itu web site ini juga memberikan fasilitas tambahan bagi user untuk dapat melakukan penyimpanan terhadap data yang telah diinputkan beserta hasil penghitungan PPh-nya.

Keyword : enumeration, income, salary, tax

Sumber : http://repository.petra.ac.id/4773/

Older Posts »

Create a free website or blog at WordPress.com.