Kumpulan Skripsi & Artikel Jurnal Ilmiah

2009

Studi pengaruh ketidakseimbangan beban terhadap arus netral dan losses pada trafo distribusi PLN UJ Rungkut APJ Surabaya Selatan

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : ISNANTO, YANUAR

Ketidakseimbangan beban pada suatu sistem distribusi tenaga listrik selalu terjadi dan penyebab ketidakseimbangan tersebut adalah pada beban-beban satu fasa pada pelanggan jaringan tegangan rendah. Akibat dari ketidakseimbangan beban tersebut adalah munculnya arus di netral trafo. Arus yang mengalir di netral trafo ini menyebabkan terjadinya losses (rugi-rugi), yaitu losses akibat adanya arus netral pada penghantar netral trafo dan losses akibat arus netral yang mengalir ke tanah. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, disimpulkan bahwa bila terjadi ketidakseimbangan beban yang besar, maka arus netral yang muncul juga semakin besar, akibatnya losses yang terjadi akan semakin besar pula.

Keyword : distribution, transformers, unbalanced load, neutral current, losses, electric power

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3947/

Studi perbandingan pengaruh harmonisa tiga fasa yang menyebabkan ketidakseimbangan beban antara gardu trafo tiang 200 kVA dengan 160 kVA di PLN APJ Surabaya Utara

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SUBIYANTO, ANDREY

Harmonisa adalah gangguan yang terjadi pada sistem distribusi tenaga listrik akibat terjadinya distorsi gelombang arus dan tegangan. Tingkat harmonisa yang tinggi akan sangat berpengaruh pada ketidakseimbangan beban trafo distribusi. Dalam Tugas Akhir ini, dilakukan pengukuran harmonisa pada gardu trafo tiang 160 kVA dan gardu trafo tiang 200 kVA yang berada di daerah APJ Surabaya Utara. Setelah dianalisa, diperoleh TIHD (Total Inter Harmonic Distorton) arus GTT 160 kVA Yzn5 pada lokasi Mulyosari Tengah VII / 2 ( fasa R 0,50 %, fasa S 0,56 %, fasa T 0,49 %, Netral 1,2 %) lebih kecil dari GTT 200 kVA Dyn5 pada lokasi Dharma Husada Indah I ( fasa R 1,02 %, fasa S 0,59 %, fasa T 0,39 %, Netral 5,81 %). Ketidakseimbangan beban GTT 160 kVA Yzn5 pada lokasi Pengampon (40,93 %) lebih besar dari GTT 200 kVA Dyn5 pada lokasi Dharma Husada Indah Utara IV (18,50 %) disebabkan pembebanan trafo GTT 160 kVA (59,24 %) lebih tinggi dibandingkan trafo GTT 200 kVA (38,76 %).

Keyword : post pole transformers, harmonic, unbalanced load

Sumber : http://repository.petra.ac.id/4174/

Create a free website or blog at WordPress.com.