Kumpulan Skripsi & Artikel Jurnal Ilmiah

2009

Perhitungan waktu baku dan analisa kebutuhan tenaga kerja departemen finishing and converting PT Suparma, Tbk

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : WIJAYA, FENNY

Perhitungan Waktu Baku dan Analisa Kebutuhan Tenaga Kerja ini merupakan proyek dari PT Suparma, Tbk. yang bergerak di bidang produksi kertas. Proyek ini disusun untuk menganalisa jumlah kebutuhan tenaga kerja khususnya di departemen Finishing and Converting. Di dalam melaksanakan proyek tersebut, digunakan metode pengukuran langsung dengan jam henti dan work sampling. Selain itu, juga digunakan Peta Pekerja Mesin (Man-Machine Chart) untuk memudahkan penganalisaan. Pada akhirnya diperoleh hasil bahwa sebagian besar proses kerja yang ada di departemen tersebut masih belum efektif di dalam penentuan jumlah tenaga kerjanya sehingga menurut penyusun masih ada kemungkinan untuk melakukan pengurangan jumlah tenaga kerja di beberapa proses kerja.

Keyword : work measurement, standard time, man power planning analysis, man machine chart

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2810/

Analisa produktivitas tenaga kerja cacat dan normal di PT. Sinar Mulia Harapan

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SULTANTO, HOKIYONO

Dalam tugas akhir ini dibahas mengenai peningkatan produktivitas tenaga kerja cacat dan normal di PT Sinar Mulia Harapan, sebuah perusahaan yang memproduksi barang-barang logam. Peningkatan produktivitas ini dilakukan dengan pengalokasian tenaga kerja pada tempat yang le bih sesuai. Pengukuran waktu proses dan allowance dilakukan untuk setiap proses, baik untuk tenaga kerja cacat maupun normal. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa waktu proses untuk tenaga kerja cacat lebih kecil dibandingkan waktu proses untuk tenaga kerja normal, sedangkan banyaknya allowance yang dibutuhakn sama. Model awal dibuat untuk mendapatkan informasi mengenai bottleneck dan output produksi. Selanjutnya, dibuat beberapa model usulan dengan menempatkan tenaga kerja normal di proses-proses yang memiliki waktu proses yang lebih kecil, sedangkan tenaga kerja cacat dialokasikan ke proses-proses dengan waktu proses yang lebih besar. Model usulan yang dipilih adalah model usulan yang menghasilkan profit terbesar dengan peningkatan produktivitas tenaga kerja sekitar 26%.

Keyword : industry, work measurement, productivity, simulation, bottleneck, handicapped

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2837/

Perancangan sistem produksi dan pengendalian bahan baku perusahaan krupuk

Author : EDDY, FITRI

Perancangan sistem produksi dan pengendalian bahan baku sangat diperlukan dalam perusahaan. Perancangan sistem produksi dilakukan agar proses produksi dapat berjalan sesuai dengan perencanaan yang dilakukan. Bahan baku yang berlebihan merupakan suatu kerugian bagi perusahaan. Pengendalian bahan baku yang tepat diperlukan untuk mengatasi kelebihan bahan baku tersebut. Pengendalian bahan baku dilakukan dengan cara menentukan jumlah pesanan (lot sizing) yang tepat pada waktu yang tepat. Peramalan permintaan digunakan sebagai landasan untuk menentukan jumlah pemesanan bahan baku. Peramalan permintaannya yaitu peramalan time series, dengan perencanaan agregat menggunakan metode Integer Linear Programming. Perencanaan kebutuhan bahan baku (MRP) ditentukan dengan menggunakan lot sizing yang terbaik berdasarkan total biaya terkecil. Metode lot sizing yang diperoleh kemudian dilakukan perbandingan dengan perencanaan bahan baku yang dilakukan oleh perusahaan. Hasil perbandingan yang diperoleh menunjukkan bahwa total biaya dari perhitungan menggunakan lot sizing dengan metode Wagner Whitin Algorithm lebih kecil dari total biaya yang terjadi pada perusahaan saat ini.

Keyword : inventory control, production planning, work measurement, integer linear programming, lot sizing, meterial, requirement planning

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2850/

The Appropriate standard time of container unioading and loading and its adjustment to the current effectiveness formula at PT Indra Jaya Swastika

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : HARTANTO;, BUDI

In a well-established company, managers will be happy to see their I subordinates work hard with idle time minimization. However, it will be useless if they cannot identify whether the work is already effective or not. Therefore, it is essential to have a standard time, which provides an objective means of evaluating a worker?s level of performance rather than basing it on personal assumptions or biases. Here, the writers are trying to contribute to PT. Indra Jaya Swastika, where they had a four-month internship, in formulating Standard Time of IJS main operations (Container Unloading and Loading processes) as a benchmark that enables IJS to measure its employees? performance. The writers use Stopwatch Time Study Analysis in formulating the benchmark by dividing the total Unloading and Loading cycles into work elements so that times are collected for each work element, thus we can calculate Total Standard Time for each cycle. In the end, the writers come up with the Standard Time of Unloading and Loading Process of 6 minutes 41 seconds and 9 minutes 28 seconds respectively. Furthermore, based on the Standard Times findings, the writers also found that the IJS current effectiveness measurement formula is inappropriate and therefore should be replaced or modified.

Keyword : work measurement, time study, standard time, benchmark

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1642/

Perancangan perubahan metode pergantian dies pada departemen kawat di PT Surabaya Wire

Filed under: Uncategorized — Tags: , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SETIAWAN, AGUS

PT Surabaya Wire adalah perusahaan yang bergerak pada bidang industri pembuatan kawat paku dan hasil olahannya. Permasalahan yang terjadi adalah banyaknya pergantian dies yang terjadi dalam proses pembuatan kawat paku. Hal ini mengakibatkan downtime mesin menjadi lebih besar. Oleh karena itu dicari metode yang lebih cepat untuk melakukan pergantian dies. Dengan menggunakan metode yang baru diharapkan dapat mengurangi waktu untuk downtime mesin dan meningkatkan hasil produksi.

Keyword : work measurement, time

Sumber : http://repository.petra.ac.id/4012/

Pengukuran kinerja operator packer di divisi B III untuk menunjang perencanaan kerja yang lebih efektif di PT. xXx

Filed under: Uncategorized — Tags: , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SOETOMO, MARCUS

PT Rexplast merupakan perusahaan yang telah lama berdiri, namun dalam perkembangannya tentu saja mengalami masalah selayaknya perusahaan yang lain. Dimana salah satunya adalah masalah yang terkait dengan ketenagakerjaan, maka masalah ini diangkat menjadi topik sehingga nanti perencanaan kerja yang terjadi dapat menjadi lebih optimum.

Keyword : work measurement, production planning

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2593/

Analisa biaya dan pengukuran kerja pada produk amplop dan box file di PT. X

Filed under: Uncategorized — Tags: , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : ELIYANTI, TJENG

Faktor-faktor yang menyebabkan perusahaan melakukan pengembangan produk yaitu daur hidup produk yang semakin pendek, keinginan perusahaan untuk memperluas pasar, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, persaingan antar perusahaan semakin tajam, kebutuhan konsumen meningkat. Oleh karena itu PT. X melakukan pengembangan pada produk amplop dan box file, selain itu juga dilakukan analisa pengukuran kerja agar produksi yang dihasilkan lebih optimal. Berdasarkan hasil analisa pengukuran kerja selanjutnya akan dilakukan analisa biaya untuk menentukan apakah sebaiknya proses pengerjaan amplop dan box file dikerjakan secara ekstern atau intern.

Keyword : cost analysis, work measurement

Sumber : http://repository.petra.ac.id/4024/

Perancangan sistem pengukuran kinerja dengan metode integrated performance measurement systems di PT. Cahaya Angkasa Abadi

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : KARTIKASARI, LIANA

Implementasi pengukuran kinerja telah membantu banyak perusahaan mencapai performansi yang lebih baik. Beberapa konsep pengukuran kinerja yang diaplikasikan ternyata masih memiliki keterbatasan tinjauan yang hanya meliputi bagian keuangan saja. Padahal, untuk menilai performansi kinerja secara keseluruhan, diperlukan tinjauan yang terintegrasi. Tugas akhir ini membahas implementasi pengukuran kinerja dengan metode Integrated Performance Measurement Systems di PT. Cahaya Angkasa Abadi. Perancangan sistem diawali dengan mengidentifikasi stakeholders, kebutuhan-kebutuhan, pesaing, dan objektif, untuk mendapatkan indikator kinerja. Seluruh indikator divalidasi dan dispesifikasi, kemudian diberi bobot menggunakan metode Analytical Hierarchy Process. Performansi kinerja diukur dengan pencapaian masing-masing indikator.

Keyword : production planning, total quality management, work measurement

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2641/

Perancangan peningkatan produktivitas pada perusahaan aluminium X

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : WIGUNA, MALIA

Perusahaan Aluminium X ini merupakan Home Industry yang bergerak di bidang aluminium yang mana diperlukan untuk kebutuhan rumah tangga, kantor, serta toko. Perbaikan yang direncanakan meliputi proses produksi yang ada di home industry tersebut, serta yang berhubungan dengan proses produksi tersebut. Sesuai dengan masalah-masalah yang timbul di home industry tersebut, maka konsep perancangannya mengacu pada penyelesaian masalah-masalah tersebut. Oleh karena itu dalam perancangannya direncanakan adanya perbaikan layout pabrik, pencatatan logistik, pengukuran waktu produktif, dan pedoman penggunaan material.

Keyword : production planning, time study, work measurement

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2741/

Penentuan waktu baku dan analisa perhitungan kebutuhan tenaga kerja stock preparation #1, #2, #3, dan #6 departemen stock preparation PT Suparma Tbk.

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : DARMAWAN, DANNY

Penentuan waktu baku suatu proses akan bermanfaat bagi perusahaan untuk mengetahui apakah proses kerja yang dilakukan selama ini sudah berjalan dengan efektif. Waktu baku yang telah diketahui dapat digunakan oleh perusahaan dalam menentukan berapa banyak tenaga kerja yang diperlukan untuk menyelesaikan proses, termasuk alokasi jumlah tenaga kerja pada setiap bagian dari proses tersebut. Proses yang dilakukan dengan waktu yang tepat dan jumlah tenaga kerja yang tepat akan dapat memberikan nilai

Keyword : standard time, man power planning, suparma, work measurement, work sampling

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2770/

Older Posts »

Create a free website or blog at WordPress.com.