Kumpulan Skripsi & Artikel Jurnal Ilmiah

2009

Perancangan sistem produksi dan pengendalian bahan baku perusahaan krupuk

Author : EDDY, FITRI

Perancangan sistem produksi dan pengendalian bahan baku sangat diperlukan dalam perusahaan. Perancangan sistem produksi dilakukan agar proses produksi dapat berjalan sesuai dengan perencanaan yang dilakukan. Bahan baku yang berlebihan merupakan suatu kerugian bagi perusahaan. Pengendalian bahan baku yang tepat diperlukan untuk mengatasi kelebihan bahan baku tersebut. Pengendalian bahan baku dilakukan dengan cara menentukan jumlah pesanan (lot sizing) yang tepat pada waktu yang tepat. Peramalan permintaan digunakan sebagai landasan untuk menentukan jumlah pemesanan bahan baku. Peramalan permintaannya yaitu peramalan time series, dengan perencanaan agregat menggunakan metode Integer Linear Programming. Perencanaan kebutuhan bahan baku (MRP) ditentukan dengan menggunakan lot sizing yang terbaik berdasarkan total biaya terkecil. Metode lot sizing yang diperoleh kemudian dilakukan perbandingan dengan perencanaan bahan baku yang dilakukan oleh perusahaan. Hasil perbandingan yang diperoleh menunjukkan bahwa total biaya dari perhitungan menggunakan lot sizing dengan metode Wagner Whitin Algorithm lebih kecil dari total biaya yang terjadi pada perusahaan saat ini.

Keyword : inventory control, production planning, work measurement, integer linear programming, lot sizing, meterial, requirement planning

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2850/

The Appropriate standard time of container unioading and loading and its adjustment to the current effectiveness formula at PT Indra Jaya Swastika

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : HARTANTO;, BUDI

In a well-established company, managers will be happy to see their I subordinates work hard with idle time minimization. However, it will be useless if they cannot identify whether the work is already effective or not. Therefore, it is essential to have a standard time, which provides an objective means of evaluating a worker?s level of performance rather than basing it on personal assumptions or biases. Here, the writers are trying to contribute to PT. Indra Jaya Swastika, where they had a four-month internship, in formulating Standard Time of IJS main operations (Container Unloading and Loading processes) as a benchmark that enables IJS to measure its employees? performance. The writers use Stopwatch Time Study Analysis in formulating the benchmark by dividing the total Unloading and Loading cycles into work elements so that times are collected for each work element, thus we can calculate Total Standard Time for each cycle. In the end, the writers come up with the Standard Time of Unloading and Loading Process of 6 minutes 41 seconds and 9 minutes 28 seconds respectively. Furthermore, based on the Standard Times findings, the writers also found that the IJS current effectiveness measurement formula is inappropriate and therefore should be replaced or modified.

Keyword : work measurement, time study, standard time, benchmark

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1642/

Perancangan perubahan metode pergantian dies pada departemen kawat di PT Surabaya Wire

Filed under: Uncategorized — Tags: , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SETIAWAN, AGUS

PT Surabaya Wire adalah perusahaan yang bergerak pada bidang industri pembuatan kawat paku dan hasil olahannya. Permasalahan yang terjadi adalah banyaknya pergantian dies yang terjadi dalam proses pembuatan kawat paku. Hal ini mengakibatkan downtime mesin menjadi lebih besar. Oleh karena itu dicari metode yang lebih cepat untuk melakukan pergantian dies. Dengan menggunakan metode yang baru diharapkan dapat mengurangi waktu untuk downtime mesin dan meningkatkan hasil produksi.

Keyword : work measurement, time

Sumber : http://repository.petra.ac.id/4012/

« Newer Posts

Create a free website or blog at WordPress.com.