Kumpulan Skripsi & Artikel Jurnal Ilmiah

2009

Studi akulturasi budaya Jawa dengan tradisi Buddhist pada Maha Vihara Majapahit Trowulan, Jawa Timur

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : LIMANTO, KURNIAWAN

Maha Vihara Majapahit merupakan sebuah tempat beribadah umat beragama Buddha yang berlokasi di Desa Bejijong, Kota Mojokerto, Jawa Timur. Objek penelitian menggunakan desain interior dan arsitektur ruang Dhammasala yang mengacu pada akulturasi budaya Jawa dengan tradisi Buddhist. Interior ruang Dhammasala ini mengandung identitas budaya Jawa, antara lain arsitektur hingga ragam hias Jawa. Dalam penelitian ini yang dibahas ialah sejauh mana proses akulturasi budaya Jawa dengan tradisi Buddhist dapat diterapkan pada objek penelitian, pengumpulan data dilakukan dengan studi referensi,observasi, dan wawancara langsung dengan membandingkan antara budaya Jawa dengan tradisi Buddhist pada ruang Dhammasala Maha Vihara Majapahit, menggunakan metode deskriptif dengan tabel yang disertai gambar, dan foto, maka dapat diketahui pola akulturasi budaya Jawa dengan tradisi Buddhist pada ruang Dhammasala tersebut, kondisi yang paling dominan terjadi adalah absorbsi budaya Jawa kedalam tradisi Buddhist, hal ini terjadi karena adanya aplikasi budaya Jawa yang dominan kedalam sebuah Vihara yang menganut tradisi Buddhist.

Keyword : aculturation of culture, interior, majapahit wihara

Sumber : http://repository.petra.ac.id/4224/

Pengaruh aspek sosial budaya pada interior hotel Niagara di Lawang

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SANJAYA, FERRY

Pengaruh Aspek Sosial Budaya Pada Interior Hotel Niagara di Lawang adalah sebuah penelitian yang mengambil perspektif kurun waktu fase kolonial (1900- 1942), fase dimana bangunan hotel Niagara mulai didirikan. Pada fase ini terdapat sistim pelapisan sosial yang melahirkan adanya persaingan antar individu untuk mendapatkan sebuah penghargaan atau pengakuan kehormatan sosial di kalangan masyarakat lapisan tengah (Cina). Bentuk interaksi persaingan (kompetitif) masyarakat Cina guna mendapatkan penghargaan atau pengakuan kehormatan sosial itu dihadapinya dengan mengacukan aspek kehidupannya pada golongan masyarakat lapisan atas, yaitu Eropa. Demikian pula dengan Liem Sian Yu yang merupakan bagian dari masyarakat lapisan tengah (Cina) sebagai subyek dalam perancangan bangunan hotel Niagara, apa yang dialaminya dalam berinteraksi, yaitu bersaing dalam mendapatkan sebuah ‘penghargaan’ atau pengakuan kehormatan aktualisasi dirinya dari masyarakat di sekitarnya pada masa itu, diwujudkan pada pengacuan gaya, pemilihan dan pengolahan bahan, pemakaian prinsip desain keseimbangan pada salah satu wujud benda hasil kebudayaan milik Liem Sian Yu, yaitu kondisi fisik desain ruang dalam bangunan hotel Niagara.

Keyword : influence, culture, social aspect, colonial phase, interior, hotel niagara

Perancangan interior full time training in Jakarta (FTTJ) di Bukit Sentul – Bogor

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : LAKSONO, TRI

Proyek perancangan ini merupakan proyek yang bergerak dalam bidang kerohanian. Tujuan lembaga ini adalah untuk memperlengkapi orang-orang muda dengan pengetahuan yang benar kepada iman Kristen. Perancangan ini dilakukan khusus pada Ruang Kelas dan ruang Multifungsi. Sesuai dengan teladan dalam Alkitab yang mengajarkan tentang Tubuh Kristus, maka konsep perancangan Interior ini mengacu pada “Kawanan domba” dengan tema “Kehangatan dan Keakraban”. Oleh karena itu dalam perancangannya, Interior FTTJ menggunakan bahan-bahan yang “hangat dan akrab” serta komposisi garis dan bidang yang tetap memiliki kesatuan.

Keyword : full time, interior, design concept, bukit sentul, jakarta

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3282/

Kajian fenomenologi pada interior Gereja Maria Assumpta di Klaten

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : , FARISA

Gereja Maria Assumpta di Klaten merupakan salah satu gereja karya Romo Mangun yang berkonsep Rumah Jawa. Konsep ini diterapkan untuk mewujudkan gereja Pasca Konsili Vatikan II, di mana gereja sebagai Paguyuban Akrab Para Beriman yang Serba Sederhana. Secara umum gereja ini dianggap telah memenuhi persyaratan arsitektural dan desain interior. Anggapan ini menjadi berbeda bila ditinjau dari fenomenologi. Peneliti bermaksud mengungkap fenomena yang ada dari sudut pandang pengalaman umat dalam menggunakan ruang dengan menggunakan metode keterlibatan dan eksplorasi bersama (joint encounter and exploration) untuk proses analisis datanya. Dalam metode ini, peneliti (sebagai orang yang memiliki pengetahuan tentang arsitektur/desain interior) dan orang-orang yang diteliti bersama-sama mengungkap dan menggali pengalaman bersama. Pengalaman bersama ini akan mengungkap fenomena berbeda dari anggapan umum yang cenderung menganggap Gereja Maria Assumpta sebagai sebuah bangunan yang berkonsep rumah Jawa telah memenuhi persyaratan arsitektural dan desain interior.

Keyword : phenomenology of experience, interior, maria assumpta church

Sumber : http://repository.petra.ac.id/4229/

Perancangan Interior museum gamelan di Surabaya

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : LISTYANI, ELVIRA

Perancangan Inlerior Museum Gamelan di Surabaya ini dibuat untuk memberikan suatu wadah yang dapat membangkitkan minat masyarakat akan kebudayaan daerah khususnya alat musik gamelan Jawa. Museum Gamelan ini merupakan museum yang memberikan informasi, pendidikan ,dan rekreasi, dimana harus memperhatikan organisasi ruang, sirkulasi ruang, fasilitas yang mendukung fungsi ruang untuk penyampaian informasi kepada masyarakat, dan estetika ruang. Sarana yang terdapat didalamnya meliputi area pamer utama, area pamer temporer, ruang karawitan, toko souvenir, dan kafe. Konsep perancangan berawal dari tujuan museum gamelan itu sendiri, yaitu dengan menciptakan suasana yang memadukan budaya jawa dengan komposisi modern. Konsep tersebut dapat mempengaruhi perancangan perabot, elemen-elemen interior, dan unsur-unsur dekoratifnya.

Keyword : gamelan museum, interior, design concept

Sumber : http://repository.petra.ac.id/709/

Studi interior pada rumah abu Han di Surabaya

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : ERNAWATI, MARIA

Rumah Abu Han yang terletak di Jalan Karet 72 Surabaya merupakan salah satu bangunan peninggalan Cina pada masa penjaja han Belanda di Surabaya. Rumah ini dibangun pada tahun 1843 oleh Han Bwee Koo, salah seorang anak Han Siong Kong yang menjadi Kapitein der Chineezen pada masa kolonial Belanda. Sampai sekarang, kondisi fisik rumah ini masih utuh dan terpelihara dengan baik. Rumah Abu Han ini bersifat private dan menjadi milik bersama seluruh keturunan keluarga Han Siong Kong saja, digunakan oleh keturunan keluarga Han sebagai rumah sembahyang kepada para leluhur keluarga mereka yang telah meninggal, pada peringatan hari tertentu atau acara tertentu. Perwujudan fisik interior Rumah Abu Han merupakan refleksi nilai-nilai sosial budaya, tradisi, dan gaya hidup pemiliknya dan juga masyarakat setempat, sebagai faktor nonfisik dominan. Namun, pengaruh kondisi lingkungan alam sekitar dan iklim setempat pada masa itu sebagai faktor fisik juga tidak dapat diabaikan. Dari penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa wujud fisik interior Rumah Abu Han secara keseluruhan memperlihatkan adanya perpaduan pengaruh yang harmonis antara unsur gaya Cina, Belanda, dan Jawa.

Keyword : dusty house of han, Interior, cultural influence, decoration, chiness home

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3317/

Kontinutitas dan perubahan pada interior rumah di kawasan Laweyan Solo (studi kasus: rumah keluarga Subandono)

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : PUSPITASARI, VENNY

Laweyan merupakan satu kawasan bersejarah di kota Solo yang dulunya merupakan pusat ekonomi, dimana sebagian besar penduduknya merupakan pengusaha batik. Rumah di jalan dr. Radjiman 523 dan jalan Sidoluhur 18 merupakan rumah salah satu pengusaha batik yang dibangun tahun 1928 dan kini diwarisi oleh keluarga Subandono. Dilihat dari tahun pembuatannya maka memungkinkan adanya bagian bangunan yang berubah dan tetap. Fenomena seperti ini disebut sebagai fenomena kontinuitas dan perubahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagian-bagian interior rumah yang berubah dan yang tetap, serta mengetahui faktor-faktor penyebabnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di kedua rumah terjadi kontinuitas dan perubahan, dimana kontinuitas terjadi karena faktor pemilik rumah adalah pewaris dari pemilik awal, bangunan rumah tersebut merupakan bangunan monumental yang dirancang dan dibangun dengan kualitas baik, dan bangunan dalam kondisi yang terawat. Sedangkan perubahan terjadi karena faktor: perubahan tren/gaya, kebutuhan ruang penghuni rumah, dan mata pencaharian yang berbeda antara pemilik sekarang dengan pendahulunya.

Keyword : continuity, change, interior

Sumber : http://repository.petra.ac.id/4262/

Penerapan warna pada interior ruang rawat inap pasien paviliun kelas vvip dan vip di Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Surabaya

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : AYU, GST

Warna memegang peranan penting dalam kehidupan manusia. Salah satunya adalah dalam bidang kesehatan karena pentingnya warna dan kesadaran akan manfaatnya diakui secara resmi dan digunakan sebagai sarana penyembuhan. Atas dasar pertimbangan tersebut maka penulis tertarik untuk meneliti warna dalam penerapannya pada fasilitas healing environment yaitu Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Surabaya khususnya pada interior ruang rawat inap pasien paviliun kelas VVIP dan VIP mengingat kedua hal ini saling berkaitan satu sama lainnya. Sebagai salah satu unsur desain yang penting, efek warna sangat menentukan terhadap penciptaan suasana ruang dan penerapannya tampak pada setiap elemen-elemen interior seperti plafon, dinding, lantai, perabot dan unsur dekorasi. Untuk mengetahui bagaimana penerapan warna pada interior ruang rawat inap pasien paviliun kelas VVIP dan VIP di Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Surabaya dilakukan melalui penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan studi pustaka, wawancara dan observasi langsung. Analisis data dilakukan melalui studi komparatif antara warna menurut kajian literatur dengan penerapannya di ruang rawat inap pasien paviliun Kelas VVIP dan VIP di Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Surabaya dengan menggunakan metode deskriptif. Dari hasil analisis data diketahui bahwa warna sudah diterapkan pada interior ruang rawat inap pasien paviliun Kelas VVIP dan VIP di Rumah Sakit Umum (RSU) Haji Surabaya antara lain pada elemen perabot dan unsur dekorasi dan hal ini disesuaikan menurut standarisasi umum penerapan warna pada interior rumah sakit karena warna yang diterapkan biasanya berhubungan dengan efek psikologis penyembuhan.

Keyword : color, interior, in-part rooms

Sumber : http://repository.petra.ac.id/870/

Perancangan interior playgroup dan taman kanak-kanak di Intan Permata Hati Cabang Darmo Permai III Surabaya

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SUWONO, SHELLY

Proyek Perancangan Interior dan Taman Kanak-Kanak di Intan Permata Hati Cabang Darmo Permai III Surabaya ini dibuat berdasarkan kebutuhan akan suatu wadah pendidikan pra-sekolah yang dapat meningkatkan kreativitas anak-anak tersebut. Lingkup proyek ini meliputi: ruang kelas, ruang komputer, ruang perpustakaan, ruang senam/ olah raga, ruang kesenian, ruang guru, ruang bimbingan konseling, UKS, pantry, ruang penyimpanan alat kebersihan, toilet guru dan toilet murid. Sasaran pengguna proyek adalah interior yang dapat menumbuhkan dan mengembangkan benih kreativitas anak. Selain interiornya, sasaran yang kedua adalah anak-anak usia 2-5 tahun (balita). Konsep tema perancangan yaitu yang ditunjang melalui perancangan interior didasari oleh kreativitas yang dihubungkan dengan permainan puzzle. Konsep perancangan tersebut berpengaruh pada proses perancangan perabot, style ( bentuk dan warna ), komponen ruang ( lantai, dinding, plafond ) dan unsur-unsur dekoratif yang ada. Anak-anak yang berada di sekolah ini diharapkan dapat bebas bergerak/beraktivitas sehingga dapat berkreativitas dengan baik. Kesan yang ingin disampaikan melalui penampilan interior ini adalah untuk mengingatkan bahwa permainan juga dapat membantu meningkatkan kreativitas dan kecerdasan anak. Perancangan ini diharapkan dapat berguna sebagai wadah untuk meningkatkan kreativitas anak sehingga anak-anak tersebut memiliki pola pikir dan kepribadian yang baik.

Keyword : playgroup, interior, kindergarten, playground, decoration

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3320/

Pengaruh langgam kolonial Belanda pada desain interior Gereja Kristen Indonesia cabang Pregolan Bunder Surabaya

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : JULISTIA, HARRY

Gereja Kristen Indonesia Pregolan Bunder yang terletak di jalan Pregolan Bunder 36 Surabaya merupakan salah satu bangunan peninggalan Kolonial Belanda pada masa penjajahan Belanda di Surabaya. Gereja ini mulai dibangun pada tahun 1918 dan selesai dalam kurun waktu 3 tahun, yaitu pada tahun 1921. Hingga saat ini, kondisi fisik bangunan dan interior gereja masih utuh dan terpelihara dengan baik. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kondisi fisik interior bangunan gereja GKI Pregolan bunder Surabaya dipengaruhi seutuhnya oleh langgam desain Kolonial Belanda yang berkembang di Surabaya pada periode tahun 1870 – tahun 1920an.

Keyword : gki, interior, dutch colonial style

Sumber : http://repository.petra.ac.id/5442/

Older Posts »

Create a free website or blog at WordPress.com.