Kumpulan Skripsi & Artikel Jurnal Ilmiah

2009

Perancangan dan pembuatan alat ukur kelenturan damper loudspeaker secara digital

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : ARIFAH, NUR

Perancangan alat ukut kelenturan damper loudspeaker menggunakan kumparan dengan inti ferrite sebagai sensor kelenturan. Tegangan DC yang merupakan output dari sensor dikonversi menjadi data digital untuk diolah oleh mikrokontroler. Hasil pengolahan dari mikrokontroler ditampilkan dalam bentuk display LCD. Dari hasil pengujian, dengan simpangan 1 mm sampai 5 mm menhasilkan tegangan DC antara 1,36 V sampai 1,60 V, yang selanjutnya digunakan sebagai perhitungan untuk mendapatkan besar kelenturan damper loudspeaker yang sementara belum dapat ditampilkan dalam LCD. Dari hasil pengukuran didapatkan bahwa tipe damper YD103-42 F95 C22 mempuntai kelenturan 0,3 mm/gr, YD100-153-F75 C23 mempunyai kelenturan 0,3 mm/gr, YD 100-17A-F105-C21B mempunyai kelenturan 0,2 mm/gr, dan tipe damper YD100-17A-F115-C21B mempunyai kelenturan 0,2 mm/gr.

Keyword : loudspeaker damper compliance, magnetic induction, microcontroller

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1861/

Sistem kendali plc jarak jauh via SMS

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : IFIANTO, DANIEL

Dewasa ini pengontrolan PLC jarak jauh menjadi alternatif untuk efisiensi dalam manufakturing. Perkembangan teknologi komunikasi yang pesat mendukung kemajuan dalam pengontrolan. Sistem kendali jarak jauh untuk PLC ini merupakan suatu alat yang menjembatani komunikasi PLC dengan telepon seluler. Alat ini menyediakan akses kontrol PLC jarak jauh dengan kemudahan akses dari berbagai tempat dan memiliki biaya murah. Tugas akhir ini memberi ide bagaimana mengendalikan PLC dari jarak jauh via SMS dengan sistem ini. Sistem ini diimplementasikan mikrokontroler keluarga AVR untuk mengendalikan telepon seluler, mengolah data SMS dan meneruskan perintah dari pengirim SMS ke PLC serta meneruskan respon PLC ke pihak pengirim. Perintah yang diberikan dapat berupa perintah untuk membaca maupun menulis data ke PLC dan perintah sistem. Sedangkan respon dari PLC sendiri berupa data yang dapat dibaca dan mengendalikan plant secara sederhana. Hasil pengujian sistem menunjukan adanya kinerja yang baik dari sistem ini dalam mengendalikan PLC dari jarak jauh dengan sarana SMS.

Keyword : remote controlling, programmable logic controller, microcontroller, sms

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3486/

Programmable ozone generator

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : CAHYA, VICKY

Ozone adalah gas yang sangat reaktif, oleh karena itu ozone banyak digunakan dalam berbagai bidang terutama dalam bidang yang membutuhkan sterilisasi. Dengan diaplikasikan ozone dalam banyak hal, dimana kebutuhan dari konsentrasi ozone tersebut bervariasi dan waktu pemakaian yang juga bervariasi, maka dibutuhkan sebuah alat ozone genarator yang fleksible. Tugas akhir ini merancang sebuah unit ozone generator, yang dapat terprogram sehingga dapat digunakan dalam berbagai aplikasi. Salah satu cara untuk membentuk ozone adalah dengan metode Corona Discharge, yaitu membentuk tegangan tinggi diantara dua buah elektroda dan melewatkan udara di antara dua elektroda tersebut. Ozone generator ini memiliki kemampuan untuk terprogram pada output ozone dan adanya fasilitas timer sehingga dapat diatur lama pelarutan ozone di dalam air. Perancangan unit ozone generator ini memakai controller tipe AT89C52 dan untuk pembangkit tegangan tinggi digunakan sebuah transformator flyback dari televisi. Dengan output ozone yang kurang mencukupi (0,01 ppm), maka alat yang dirancang ini tidak dapat bekerja secara optimal. Sehingga sebagai pengembangan, diharapkan unit ini dapat menghasilkan output ozone yang lebih besar (min 0,04 ppm). sehingga dapat diaplikasikan pada suatu proses pembersihan kuman dan zat-zat pengotor lainnya. Dan dengan menambahkan fasilitas-fasilitas yang lain akan didapatkan sebuah unit ozone generator yang dapat bekerja secara optimal (pendeknya waktu yang dibutuhkan dalam membunuh kuman).

Keyword : ozone generator, corona discharge, microcontroller

Perencanaan dan pembuatan sistem programmable private automatic branch exchange dengan menggunakan mikrokontroler at89c51

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : ARNOLD, VICTOR

Programmable PABX dengan mikrokontroler AT89C51 merupakan suatu sistem switching telepon yang dapat dipilih fiturnya oleh pengguna. Fitur-fiturnya antara lain pengubahan nomor extension, dapat melakukan emergency call, hunting, konferensi dan blokir extension. Programmable PABX ini saat pertama kali dinyalakan maka pengguna diminta untuk mengisi data terlebih dahulu seperti nomor extension telepon, nomor urutan hunting, rekaman suara pembuka dan musik. Setelah itu, PABX akan memeriksa secara bergilir dari saluran extension sampai saluran eksternal. Saat salah satu saluran aktif maka PABX secara otomatis akan aktif dan memeriksa tujuan penelpon dan kemudian membandingkan dengan data nomor yang dimasukkan pada awal PABX diaktifkan. Apabila benar maka akan dihubungkan dengan tujuan, tetapi apabila salah maka yang terdengar adalah suara sinyal sibuk. Fitur programmable pada PABX ini berjalan dengan baik tetapi masih terdapat sedikit crosstalk sedangkan fitur lainnya masih belum berjalan dengan sempurna dikarenakan masih adanya kekurangan pada perangkat lunaknya.

Keyword : PABX, switching, microcontroller, switch, telephone, extension, ring, signal, telephone supply, off hook

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1871/

Perancangan dan pembuatan embedded web cam dengan mikrokontroller MCS-51

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : JAYADI, SAPTO

Dewasa ini teknologi internet berkembang sangat pesat sehingga mendukung kemunculan peralatan yang embedded. Dengan teknologi embedded ini akan memudahkan untuk menghubungkan berbagai macam peralatan ke jaringan internet. Salah satunya aplikasinya adalah peralatan monitoring untuk tempat kerja. Umumnya pada jaman ini pada gedung-gedung perusahaan, baik pabrik maupun kantor sudah terpasang jaringan ethernet untuk menghubungkan komputer-komputer yang ada di perusahaan itu. Dengan memanfaatkan jaringan itu bisa digunakan untuk memasang embedded web cam untuk memudahkan monitoring suatu tempat. Embedded Web Cam itu terdiri dari embedded web server SitePlayer, kamera CMUcam, dan mikrokontroler MCS-51. SitePlayer digunakan untuk menghubungkan mikrokontroler ke jaringan ethernet. Akses ke peralatan tersebut menggunakan komputer untuk memudahkan interface dan fleksibilitas. Pengguna mengakses web pages di embedded web server SitePlayer melalui web browser. Dari browser yang terdapat Java Applet untuk interface dengan sistem. Embedded Web Cam ini dapat menampilkan gambar dalam satu subnet (pada jaringan lokal) dengan menggunakan protokol UDP dengan waktu sekitar 56 detik. Bila digunakan untuk aplikasi keamanan yang membutuhkan pengamatan secara kontinyu, sistem ini kurang dapat diandalkan karena jeda waktu antar pengambilan gambar cukup lama.

Keyword : internet, embedded web cam, site player, ethernet, pc, browser, local network, java applet, microcontroller

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3807/

Penggunaan pc untuk wartel dengan koneksi RS-485

Filed under: Uncategorized — Tags: , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : WIJANARKA, BAMBANG

Kemajuan teknologi elcktronika dan kumputer memungkinkan orang untuk berkomunikasi melalui telepon dan berbicara dengan orang lain meskipun jarak antara kedua orang tersebut sangat jauh. Karena kebutuhan akan komunikasi tersebut maka adanya usaha jasa Wartel. Wartel yang umum ialah wartel yang hanya tergantung pada satu PC saja, baik pendeteksian telepon sampai penghitungan pulsa. Wartel seperti ini kurang efisien karena jika ada penambahan KBU, harus mendesain ulang caid yang ada di dalam komputer, selain itu sistem pengkabelan yang rumit. Untuk mengatasi kekurangan itu, maka digunakan sistem RS-485 yang multipoint, antara PC dengan mikrokontroler. Dengan penggunaan mikrokontroler maka penambahan KBU, hanya dilakukan dengan menambah mikrokontroler saja. Prototype alat yang dibuat di dalam tugas akhir ini terdiri atas PC yang berisi data nomor telepon, mikrokontroler MCS-51 juga rangkaian hook detector yang berfungsi untuk mendeteksi on/off hook telepon, rangkaian pendeteksi sinyal 425 Hz berfungsi sebagai pendeteksi sinyal telepon dengan frekuensi 425 Hz, rangkaian DTMF dan display seven-segment. Hasil pengujian diperoleh bahwa sinyal telepon dengan frekuensi 425 Hz dapat digunakan sebagai pendeteksian dimulainya suatu pembicaraan, dengan delay sekitar 1 detik. Komunikasi dengan RS-4S5 memudahkan untuk penambahan suatu unit mikrokontroler (KBU) dan menyederhanakan sistem pengkabelan.

Keyword : wartel, microcontroller

Pemanfaatan MCS-51 pada pengaturan posisi lampu untuk efek sudut pencahayaan

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : NOVIANTO, MULYO

Untuk mendapatkan hasil pemotretan yang baik di dalam studio foto, dibutuhkan sinar yang merata. Untuk mencapai tujuan tersebut para fotografer mengarahkan lampu-lampu kilat ke arah obyek sehingga hasil yang didapat lebih baik. Dalam mengarahkan lampu para fotografer harus melakukan secara manual yaitu mengatur posisi lampu dan payung ke arah obyek setelah itu fotografer mengukur intensitas cahaya dengan menggunakan light meter. Tetapi tidak mudah bagi seorang fotografer untuk mengatur posisi lampu kilat sehingga menghasilkan sudut efek cahaya yang baik. Dengan adanya permasalahan di atas maka pada tugas akhir ini di buat suatu sistem untuk mengarahkan lampu secara otomatis menuju obyek. Pada sistem ini terdapat tiga bagian utama yaitu mekanik, hardware dan software. Mekanik terdiri dari dua motor stepper, payung, lampu kilat, dan tempat sensor. Pada hardware terdiri dari sensor LDR, instrumentation amplifier multiplexer, ADC, minimum system 89C5 1. Software didesain untuk membaca sensor dan menggerakkan motor stepper sampai Iampu mengarah pada obyek. Berbagai pengujian telah dilakukan untuk menguji kemampuan dari sistem. Error rata-rata dari sistem ini adalah 12%. Error terkecil yang dicapai adalah 3,3% dan error terbesar adalah 26%.

Keyword : mcs-51, microcontroller, automatic, control, computer, programs, lighting, exposure, photo studio

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1959/

Mobile robot penjejak bau dengan menggunakan Taguchi Gas Sensor (TGS)

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : BUNTORO, ANTONIUS

Robot penjelajah merupakan mobile robot kecil yang mampu mengikuti jejak bau yang ditinggalkan oleh zat-zat tertentu. Perkembangan sensor yang semakin maju menghasilkan adanya suatu sensor yang memiliki kemampuan seperti indera penciuman pada manusia. Dalam tugas akhir ini akan dibuat sebuah robot berdasarkan ide untuk membantu manusia dalam menjelajahi medan-medan beradiasi tinggi guna mencari kebocoran gas. Perencanaan perilaku robot mengacu pada pergerakan semut (zig-zag). Konstruksi dari robot menggunakan microcontroller AT89C2051 sebagai pusat kontrol dan menggunakan roda sebagai sistem gerak yang dihasilkan oleh stepper motor. Adapun sensor gas yang digunakan adalah model Taguchi Gas Sensor (TGS) tipe 2620 yang merupakan produk dari Figaro Inc. Dari hasil pengujian didapatkan bahwa sensor ini memiliki respon terhadap keberadaan suatu zat yang relatif cepat yaitu sekitar 5 detik dan memiliki respon terhadap penurunan konsentrasi yang relatif lamban yaitu sekitar 1 menit. Penggunaan sensor ini untuk aplikasi mobile robot dirasa kurang efektif mengingat sensor memiliki respon yang lambat sedangkan mobile robot membutuhkan gerak yang cepat.

Keyword : odour, sensor, mobile robot, microcontroller

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3887/

Robot mobil mengikuti sumber panas

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : DJAJAPRANATA, ALI

Kemajuan teknologi yang pesat saat ini mendorong setiap manusia untuk meningkatkan dan mengembangkan kemampuan di bidang teknologi, salah satunya dalam bidang robot. Robot mobil mengikuti sumber panas ini merupakan pengembangan dari mobile robot, dimana mobile robot ini didesain berbentuk mobil dengan dilengkapi sensor temperatur untuk mengikuti sumber panas. Untuk mewujudkan robot mobil ini, maka digunakan body mobil sebagai rangka, motor DC beserta driver-nya untuk menggerakkan robot mobil, sensor temperatur LM335 yang dilengkapi kipas untuk membedakan sumber panas, microcontroller AT89C2051 untuk kontrol robot mobil, limit switch untuk mendeteksi halangan, dan sumber panas yang berupa hair dryer. Robot mobil ini juga dilengkapi dengan beberapa fitur yaitu: dual speed yang bertujuan agar robot mobil dapat mengkuti sumber panas dengan dua kecepatan yang berbeda dan gerak mundur yang bertujuan agar robot mobil dapat bergerak mundur apabila sensor temperatur LM335 pada robot mobil terlalu panas. Dari pengujian-pengujian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa robot mobil dapat mengikuti sumber panas dengan jarak yang relatif konstan sekitar 30-40 cm, dengan sudut sumber panas sekitar ?30? dari arah depan robot mobil.

Keyword : car robot, temperature sensor, microcontroller, dual speed

Rancang bangun pembuatan mikrokontroller sistem kontrol traksi elektrikal vehicle model dengan sistem kontrol PID fuzzy

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : BINTORO, FERRY

Dari hasil-hasil penelitian ilmiah yang pernah dilakukan, sistem kontrol traksi (TCS) mampu mempertahankan stabilitas kendaraan, yaitu pada permukaan jalan dengan koefisien gesek adhesive ?L yang rendah dengan cara mengontrol ratio slip diantara ban dan permukaan jalan. Penulisan ini merencanakan dan membuat model/prototype mikrocontroller sistem kontrol traksi (TCS) kendaraan dengan bantuan software computer dan hardware. Hasil analisis teoritis dikatakan bahwa sistem kontrol dengan akses gain PID dan Fuzzy memberikan respon hasil yang significant yang berbeda (Ian Hardianto Siahaan, Thesis: Sistem Kontrol Traksi dengan Sistem Kontrol PID Fuzzy). Waktu saat kontrol traksi terjadi, dengan delay time yang sama dengan hasil eksperimen 1 detik. Respon stabil bersama pada slip 0,10-0,20 bisa dicapai pada respon stabil dari kedua kondisi dengan nilai terbesar. Rancang bangun microcontroller ini bermaksud untuk mengontrol spin agar tidak terjadi dan selanjutnya dilakukan dengan kontroller Fuzzy.

Keyword : prototype, microcontroller, fuzzy, spin

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3279/

Older Posts »

Blog at WordPress.com.