Kumpulan Skripsi & Artikel Jurnal Ilmiah

2009

Upaya peningkatan produktivitas pada line mounting di PT Panggung Electric Corporation

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : DAMAIYANTI, VERA

PT PANGGUNG ELECTRIC CORPORATION adalah perusahaan yang bergerak di perakitan barang elektronik. Permasalahan yang dihadapi perusahaan adalah adanya peluang untuk meningkatkan produktivitas dengan cara keseimbangan lintasan produksi dan penurunan performances losses. Penelitian hanya dilakukan di Departemen Televisi pada line Mounting. Dengan mengurangi defect pada ICT sehingga diperoleh peningkatan jumlah produk yang tidak mengalami perbaikan proses dari 12 pcs/ hari menjadi 143 pcs/ hari untuk chasis China, dan 98 pcs/ hari menjadi 255 pcs/ hari untuk chasis Korea. Selain itu didukung oleh pengurangan waktu terbuang akibat proses switching model dan defect spanning yang diakibatkan oleh hasil solder HVT tidak bagus.

Keyword : productivity, line balancing, performances losses, defect

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2574/

Advertisements

Pengukuran kerja, penerapan pengendalian kualitas dan peningkatan kapasitas produksi di PT. Golden Footwear Indotama

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : MARGARETTA;, MARTA

PT. Golden Footwear Indotama adalah sebuah perusahaan dengan bidang usaha alas kaki khusus sepatu injection. Adapun brand yang di produksi di PT. Golden Footwear Indotama adalah New Era dan Start. Pengukuran kerja adalah metode penetapan keseimbangan antara jalur manusia yang dikontribusikan dengan unit keluaran yang dihasilkan. Hasil pengukuran yang dilakukan akan menghasilkan waktu baku yang dapat dijadikan sebagai waktu standard bagi semua pekerja. Elemen dasar dari pengukuran kerja adalah pemikiran usaha pencapaian efisiensi kerja dan pemikiran untuk mempertimbangkan perilaku manusia. Pengendalian kualitas merupakan hal yang sangat penting untuk mendapatkan sepatu yang berkualitas. Dimana tujuan dari pengendalian kualitas adalah untuk meminimalkan kecacatan. Karena adanya kecacatan membuat perusahaan harus melakukan rework kembali. Produktivitas sangat penting untuk mengetahui apakah perusahaan tersebut produktif atau tidak. Dengan nilai produktivitas akan diketahui apakah proses produksi telah difungsikan secara tepat untuk menghasilkan output yang optimal juga untuk mengetahui apakah input dipakai secara efisien.

Keyword : work measure, quality control, productivity

Studi mengenai produktivitas tenaga kerja di Proyek Queen Victoria

Filed under: Uncategorized — Tags: , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : YUDI, GUSTAM;

Dalam perencanaan anggaran biaya konstruksi diperlukan suatu acuan dasar berupa analisa biaya konstruksi yang disusun melalui kegiatan penelitian produktivitas tenaga kerja di lapangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai produktivitas tenaga kerja untuk pekerjaan pembesian, bekisiting, pasang bata merah, plesteran, plafon, dan tegel dengan menggunakan metode time study. Serta membandingkannya dengan nilai produktivitas menurut harga borong, teori Soedradjat 1994, dan SNI 2001. Time Study didasarkan pada pengukuran pekerjaan dilapangan dengan melakukan pencatatan waktu. Dari harga borong mandor, produktivitas dihitung berdasarkan tingkat upah pekerja. Pada teori Soedradjat 1994, produktivitas didasarkan pada jam kerja pekerja untuk menyelesaikan sejumlah volume pekerjaan tertentu. Sedangkan pada SNI 2001, perhitungan produktivitas didasarkan pada standard time dan tingkat upah pekerja. Metode time study dilakukan di proyek Queen Victoria. Nilai produktivitasnya kemudian dibandingkan dengan harga borong, Soedradjat 1994, dan SNI 2001. Dari hasil studi yang dilakukan, nilai produktivitas rata-rata tertinggi pekerjaan pembesian pada SNI 2001 adalah 14.925 kg/manhour, bekisting pada time study adalah 1.26 m2/manhour, bata merah pada Soedradjat 1994 adalah 1.468 m2/manhour, plesteran pada Soedradjat 1994 adalah 3.636 m2/manhour, plafon pada time study adalah 4.443 m2/manhour, dan tegel pada time study adalah 2.47 m2/manhour.

Keyword : productivity, worker

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2840/

The Improvement of human resource department towards it?s effectiveness in working system to boost the company?s performance

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : CAHYADI, ARIES

The Promotion era in Indonesia is up-and-coming, many agencies try to find new places and attract the company who need it. These days, the company?s have many choices for whom they will place the ad. As the time goes by, the company also needs to pay more attention towards its human resource quality since it will affect the company?s performance. The existence system in the Human Resources Department could become the primary source of analysis. The analysis will focus on the Human Resources function especially the training and development program. Then the efficiency of the work system inside the company can be measured. It will also discovered the importance of having training and development towards its level of efficiency. That is why when the industry become tougher, many companies should improve the quality of the human resources in order to maintain and develop in the future.

Keyword : effectiveness, productivity, performance, training and development

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1155/

Klasifikasi upah berdasarkan produktivitas pekerja, untuk berbagai macam pekerjaan konstruksi

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : HARTONO;, CHRISTIAN

Biaya untuk pekerjaan sebuah bangunan dan struktur lainnya yang biasanya dikenal dengan biaya kontruksi, merupakan faktor yang perlu diketahui oleh setipa orang yang berkecimpung dalam dunia kontruksi. Biaya kontruksi di sini dapat diinterpretasikan sebagai biaya untuk setiap jenis pekerjaan konstruksi. Disini biaya upah pekerjaan memegang peranan penting bagi kontraktor dalam menentukan harga suatu proyek konstruksi. Biaya upah pekerjaan ini sangat berkaitan dengan produktivitas pekerjanya. Di dalam memeproleh produktivitas pekerjaan di dunia konstrukdi maka penelitian ini melakukan studi literatur beberapa pekerjaan kontruksi yaitu pekerjaan galian tanah, pekerjaan bekisting, pekerjaan penulangan, pekerjaan pengecoran dan pekerjaan pemasangan batu bata. Penelitian atau studi ini mencoba menetukan beberapa macam upah pekerjaan konstruksi menggunakan data dari produktivitas pekerja dari berbagai studi literatur bersumber pada literatur di Inggris dan di Indonesia. melalui studi literatur tersebut dapat diperoleh klasifikasi tingkat upah pekerjaan tiap-tiap kota yakni kota Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, Lamongan dan Bangkalan.

Keyword : productivity, manhours, labour cost

Sumber : http://repository.petra.ac.id/5326/

Peningkatan produktivitas dengan metode lean manufacturing di PT. FSCM Manufacturing

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : ANDREW, ANTHONIUS

Selama ini di PT. FSCM Manufacturing masih banyak terdapat losstime, losstime yang terjadi ini menyebabkan penurunan produktivitas dari perusahaan.Untuk mengetahui jenis-jenis losstime di bagian body area presshop dan penyebab-penyebabnya, digunakan diagram pareto. Selain itu untuk menangani losstime tersebut, dirancang usulan untuk mengurangi losstime serta meningkat produktivitas dari bagian body area presshop Dari pengolahan data, didapatkan losstime terbesar adalah proses ganti model untuk mengatasi masalah tersebut digunakan metode SMED, dengan metode ini losstime berhasil dikurangi dari 4932 detik menjadi 2740 detik. Serta untuk meningkatkan produktivitas dilakukan metode Lean Manufacturing yang dapat meningkatkan produktivitas dari 85,58 pcs/man hour menjadi 137,17 pcs/man hour.

Keyword : losstime, lean manufacturing, productivity, smed, body, dies

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2603/

Perancanangan metode dan fasilitas kerja dengan pendekatan ergonomi di PT. Halimjaya Sakti

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : MINDORA, FENNI

Tenaga kerja manual merupakan salah faktor yang harus diperhatikan oleh perusahaan. Dengan pendekatar ergonomi dapat dirancang suatu metode dan fasilitas kerja yang membuat tenaga kerja manual bekerja dengan nyaman. Perancangan metode dan fasilitas kerja ini dilakukan pada bagian penjahitan, packing dan pembungkusan. Fasilitas kerja yang baru dibuat berdasarkan data-data antropometri mengenai dimensi tubuh para pekerja yang ada. Setelah dilakukan perancangan metode dan fasilitas kerja yang baru, dilakukan implementasi pada ketiga bagian tersebut dan kemudian dilakukan analisa perbandingan antara metode dan fasilitas kerja sebelum dan sesudah perancangan. Analisa perbandingan yang dilakukan meliputi tiga bagian, yaitu analisa produktivitas, analisa biomekanik, analisa kenyamanan. Analisa biomekanik dilakukan dalam keadaan statis untuk mengetahui besar gaya dan momen pada tubuh dalam keadaan tidak bergerak, sedangkan analisa kenyamanan dilakukan dengan mengadakan wawancara pada pekerja mengenai metode dan fasilitas kerja sebelum dan sesudah perancangan. Setelah dilakukan analisa, didapatkan hasil bahwa dengan kenyamanan dalam bekerja dapat mempercepat waktu baku pada bagian penjahitan sebesar 7.5%, 13.6% pada bagian packing dan 14.61% pada bagian pembungkusan. Momen pada punggung yang dihasilkan setelah menggunakaan metode dan fasilitas kerja yang baru juga semakin kecil, dan hal ini membuat beban otot yang dikeluarkan punggung juga semakin kecil, sehingga dalam bekerja tidak akan cepat lelah.

Keyword : ergonomics, biomecanics, productivity

Peningkatan produktivitas pada line final dan packing assembling 2 di PT Panggung Electric Corporation

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : BUDI, HENRY

PT PANGGUNG ELECTRIC CORPORATION adalah sebuah perusahaan perakitan alat-alat elektronik. Permasalahan perusahaan terutama pada Unit TV adalah menaikkan produktivitas dengan menaikkan target produksi dengan jumlah karyawan tetap. Perbaikan target dilakukan pada Line FA2 dan PA2 untuk TV ukuran 14 inch dan 20 inch. Target awal 1000 unit perhari menjadi 1200 unit perhari untuk TV 14, sedang untuk TV 20 inch target awal 800 unit perhari menjadi 1000 unit perhari. Kenaikan target ini membutuhkan pengaturan ulang stasiun kerja, penurunan jumlah produk cacat, dan pengukuran produktivitas tenaga kerja (untuk dilakukan perbaikan).

Keyword : industrial management, productivity, line balancing, work sampling

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2900/

Productivity improvement by MTM analysis at PT Schneider Electric

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SULISTYANINGSIH, RATNA

PT Schneider Elektrik merupakan sebuah perusahaan milik Perancis yang memproduksi MCB dan panel untuk kepentingan distribusi elektrik, kontrol industri dan otomasi. Saat ini, departemen MCB sudah memiliki waktu standar yang dihitung dengan stopwatch. Dengan waktu standar tersebut, kantor pusat di Perancis tidak dapat melakukan perbandingan dengan cabang perusahaan yng lain. Oleh karena itu, kantor pusat menetapkan suatu metode analisa gerakan yang harus digunakan di setiap cabang perusahaan yaitu Motion Time Measurement (MTM). Setelah MTM dari setiap proses dan produk dibuat, MTM tersebut harus dianalisa. Dari analisa MTM akan didapatkan perbaikan untuk proses-proses yang ada. Beberapa perbaikan yang dibuat, kemudian akan dimplementasikan, diantaranya: desaintray untuk proses welding S4, proses welding S3, mengkombinasikan proses welding S56, pijakan kaki untuk meja kerja welding S56, jig untuk proses pewarnaan Magnetic Tripping Unit, perbaikan metode perakitan M23 dan meja kerja untuk proses PLN box. Ada dua implementasi yang sudah dapat diukur, yaitu perbaikan saluran pada proses welding S4 dan metode penggabungan proses welding S56. Perbaikan pada proses welding S4 dapat meningkatkan produktivitas per jam pada proses tersebut sebanyak 42.08 buah. Sedangkan penggabungan metode welding S56 dapat menaikkan produktivitas per jam pada proses tersebut sebanyak 56,4 buah. Perbaikan pada proses yang lain masih belum dapat diukur karena masih dilakukan dalam waktu yang singkat.

Keyword : motion time measurement, time standard, improvement, productivity

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1470/

Perancangan interior kantor pabrik Nestle Kejayan

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : KALONICA, VANIA

Nestle Indonesia, produsen makanan terbesar di dunia sedang mengadakan perluasan pabrik dalam rangka berkompetisi dalam pasar global. Tugas akhir ini mengangkat kantor pabrik yang sedang dibangun tersebut sebagai obyek perancangan. Mengingat kantor berfungsi sebagai area transisi yang menampung aktivitas-aktivitas penting pegawai pabrik, maka diperlukan desain interior yang tepat. Lebih lagi, lingkungan fisik kantor adalah hal yang penting berkaitan dengan kepuasan kerja dan produktivitas pekerja. Oleh karena itu, konsep desainnya harus mengacu pada pemenuhan kebutuhan fisologis maupun psikologis pengguna untuk mencapai kedua aspek tersebut. Di samping itu, konsep juga dilandasi oleh kebijakan-kebijakan kerja Nestle, yakni kualitas, keamanan, kebersihan, dan lingkungan.

Keyword : job satisfaction, productivity, safety, hygiene

Sumber : http://repository.petra.ac.id/5357/

Older Posts »

Create a free website or blog at WordPress.com.