Kumpulan Skripsi & Artikel Jurnal Ilmiah

2009

Pengukuran produktivitas pekerja sebagai dasar perhitungan upah kerja pada anggaran biaya

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : RUSTAN;, RUDY

Biaya upah kerja merupakan salah satu faktor yang penting dalam proyek konstruksi. Untuk mengetahui biaya upah kerja diperlukan suatu pengukuran produktivitas tenaga kerja. Data produktivitas inilah yang nantinya akan membantu kontraktor dalam perbaikan perencanaan proyek yang merup akan salah satu langkah untuk mendapatkan anggaran biaya. Suatu studi penelitian telah dilakukan pada proyek Ruko untuk mendapatkan hasil produktivitas dari berbagai jenis pekerjaan. Hasil dari Produktivitas masing-masing pekerjaan tersebut dihitung dengan bantuan Microsoft Excel untuk mendapatkan regresi linier dan korelasi. Hasil tersebut dapat digunakan u n t u k menentukan perkiraan biaya upah kerja pada tiap jenis pekerjaan Hasil analisa data berupa tabel hasil produktivitas dan upah kerja, dan persamaan hasil regresi linier. Kesimpulan yang didapatkan adalah nilai rata-rata prodiiktivitas, nilai rata- rata upah kerja, dan persamaan hasil regresi linier untuk setiap jenis pekerjaan yang diamati Kata kunci: upah kerja, produktivitas, Miccosoft Excel, regresi linier dan korelasi

Keyword : construction, industry, management, labor, cost, productivity

Sumber : http://repository.petra.ac.id/941/

Pengaruh beban kerja dan gaji terhadap produktivitas management trainee di BreadTalk premium boutique bakery Surabaya

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : HENDRO, MELINA;

BreadTalk adalah perusahaan yang bergerak di bidang pastry dan bakery. Saat ini BreadTalk telah membuka tiga outlet di Surabaya bertempat di Galaxy Mall, Supermall Pakuwon Indah dan Plaza Surabaya. BreadTalk menggunakan management trainee untuk mengelola outlet BreadTalk yang berada di Surabaya dan Bali. Management trainee ditempatkan di Central Kitchen sebagai pusat operasional BreadTalk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beban kerja dan gaji yang seharusnya diberikan oleh perusahaan kepada management trainee terhadap kesesuaian beban kerja dan gaji secara umum dan untuk mengetahui pengaruh kedua hal tersebut terhadap produktivitas management trainee. Penulis menggunakan penelitian kualitatif. Informan dari penelitian adalah tiga orang management trainee dan seorang area auditor. Metode pengambilan data yang digunakan adalah dengan melakukan wawancara terhadap keempat informan tersebut serta melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja dan gaji yang diberikan oleh perusahaan terhadap management trainee mempengaruhi produktivitas yang diukur melalui performance appraisal dari masing-masing management trainee. Beban Kerja dan gaji yang diberikan oleh perusahaan juga tidak sesuai dengan beban kerja dan gaji secara umum.

Keyword : working load, salary, management trainee, productivity, breadtalk

Sumber : http://repository.petra.ac.id/4388/

Analisa pengukuran kerja penjadwalan produksi di P.T. E-T- A Indonesia

Filed under: Uncategorized — Tags: — dvanhlast @ 7:31 am

Author : CAROLINE, ANITA

P.T. E-T-A adalah suatu perusahaan manufaktur yang bergerak dalam pembuatan MCB (Mini (‘ircuil Breaker). Dalam meningkatkan produktivitas maka diharapkan adanya pengalokasian pembebanan mesin atau manusia secara tepat. Sekarang ini P.T. E-T-A juga dalam upaya memperbaiki sistem penjadwalan yang ada untuk lebih merealisasikan pengiriman tepat waktu. Untuk mendapatkan pembebanan mesin atau operator yang tepat maka dilakukan perhitungan waktu baku. Perhitungan waktu baku ini difungsikan untuk mendapatkan keseimbangan lintasan. Sistem penjadwalan produksi usulan memakai metode EDD (Earliest Due date) dimana order yang memiliki due date terdekat diprioritaskan untuk dikerjakan terlebih dahulu. Sebagai pendukung dalam sistem penjadwalan digunakan alat bantu software yaitu Microsoft Excel. Dengan adanya keseimbangan lintasan maka terjadi penyusutan jumlah operator sehingga dapat meningkatkan produktivitas tiap operator. Selain itu dengan didapatkannya waktu baku tiap pengerjaan maka kapasitas penuh untuk masing-masing MCB dapat diketahui. Pada penjadwalan produksi usulan, PPC berfungsi sebagai pemegang kendali dalam penjadwalan produksi. Penjadwalan produksi usulan memakai form form schedulwg agar membuat penjadwalan lebih tersistem.

Keyword : productivity

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1907/

Hubungan overtime dengan produktivitas pekerjaan pembesian (studi kasus pada proyek X, Y, dan Z)

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : BUDI, GUNTUR

Salah satu strategi yang digunakan untuk mengatasi deadline proyek adalah overtime. Namun kontraktor dan mandor seringkali tidak memperhitungkan secara tepat dampak dari overtime. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui hubungan overtime dengan produktivitas pekerjaan pembesian dan juga untuk mendapatkan standard time pekerjaan bending, cutting, penyetelan dan ereksi kolom pada saat jam normal dan overtime. Untuk mencapai tujuan ini dilakukan dua metode penelitian yaitu perhitungan data historis dan rated activity sampling. Dari garis regresi linear grafik perhitungan data historis proyek X, Y, dan Z didapatkan bahwa semakin banyak persentase overtime (%OT) maka produktivitas pekerja pembesian semakin meningkat. Namun, dari analisa statistik SPSS 13.0 didapatkan bahwa hubungan tersebut memiliki signifikansi non-linear. Sedangkan dari rated activity sampling, diketahui bahwa standard time pekerjaan 100 kali bending didapatkan sebesar 13 menit, standard time pekerjaan 100 kali cutting didapatkan sebesar 55,18 menit, dan standard time pekerjaan 100 kg penyetelan dan ereksi kolom didapatkan sebesar 81,1 menit.

Keyword : productivity, overtime, rated activity sampling, standard time

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2814/

Analisa pengaruh pembagian shift kerja dan perolehan penghargaan terhadap motivasi dan produktivitas kerja karyawan operasional laundry di Garden Palace dan Garden Hotel Surabaya

Author : MARCO, ROY

Laundry department adalah sebuah departemen yang berdiri sendiri, dimana dalam pengoperasiannya laundry department dibagi menjadi tiga shift kerja yaitu shift pagi, shift siang dan shift malam, dimana setiap shift berlangsung selama delapan jam. Garden Palace dan Garden Hotel Surabaya membuat suatu program Employee of The Month untuk meningkatkan motivasi dan produktivitas karyawan. Berdasarkan situasi diatas penulis merumuskan masalah ?Bagaimana Analisa Pengaruh Pembagian Shift Kerja dan Penghargaan Terhadap Motivasi dan Produktivitas Karyawan Operasional Laundry di Garden Palace Hotel dan Garden Hotel Surabaya?. Tujuan dari rumusan masalah tersebut adalah untuk mengetahui pengaruh pembagian shift kerja dan penghargaan terhadap motivasi dan produktivitas karyawan operasional laundry di Garden Palace Hotel dan Garden Hotel Surabaya. Penulis menganalisa dengan mengumpulkan data-data dari hotel kemudian wawancarai sepuluh orang informan, penulis juga menggunakan kuesioner, yang dibagikan pada 19 karyawan operasional. Pada bab 4 dapat dilihat hasil wawancara beserta hasil data kuesioner mengenai pengaruh pembagian shift kerja dan penghargaan terhadap motivasi dan produktivitas karyawan operasional laundry. Bab 5 menyimpulkan bahwa pembagian shift kerja tidak dapat mempengaruhi motivasi dan produktivitas kerja karyawan operasional laundry sedangkan penghargaan dapat mempengaruhi motivasi dan produktivitas kerja karyawan operasional laundry.

Keyword : working shifts classification, appreciation, motivation, productivity, salary, social relation, working condition, facility, security, supervision, technology

Sumber : http://repository.petra.ac.id/950/

Studi tentang pengamatan standar waktu dan produktivitas pekerjaan konstruksi : Studi kasus pada proyek Ruko Gubeng Station selama bulan September 2003 – Nopember 2003

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : ANDREANA, AMELIA

Produktivitas menentukan keberhasilan pelaksanaan schedule proyek konstruksi. Dalam menentukan produktivitas, banyak mengalami kesulitan karena produktivitas tidak dapat diukur secara akurat melainkan melalui pendekatan. Salah satu metode menetukan produktivitas adalah time study. Pengamatan dilakukan berdasarkan waktu kerja, waktu istirahat, dan waktu yang tersedia untuk bekerja. Penelitian ini bertujuan menetukan standar waktu, produktivitas, dan membandingkan upah tenaga kerja dengan standar upah di Surabaya. Produktivitas merupakan hasil kali efisiensi dan utilisasi. Efisiensi adalah perbandingan antara standar waktu dan waktu kerja. Utilisasi adalah perbandingan antara waktu kerja dan waktu yang tersedia untuk bekerja. Untuk membandingkan upah kerja dilakukan perhitungan upah tiap satu satuan pekerjaan. Analisa produktivitas Ruko Gubeng Station, menunjukkan bahwa penentuan produktivitas tenaga kerja sangat dipengaruhi oleh waktu kerja. Waktu kerja yang melebihi standar waktu menyebabkan efisiensi kecil, sehingga tingkat produktivitas juga kecil. Misalkan pada pembuatan bekisting balok diperlukan waktu 404 menit untuk menghasilkan 40.67 m 2 sehingga didapat standar waktu 94.897 menit, maka didapat efisiensi 0.235, utilisasi 0.962, dan produktivitas 0.226. Hasil perbandingan antara upah satuan kerja dan satuan standar upah pada pekerjaan bekisting balok menunjukkan bahwa upah satuan kerja (Rp 5437.14/ m 2 ) lebih rendah dari satuan standar upah di Surabaya (Rp 7793.5/m 2 ).

Keyword : contruction, management, time study, time standard, utilization, efficiency, productivity, salary standard

Sumber : http://repository.petra.ac.id/4584/

Peningkatan produktivitas tenaga kerja dengan job enlargement dan job enrichment di PT. Trias Sentosa Sidoarjo (studi kasus di departemen BOPP)

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : HADIWIJAYA, ASTARI

Tenaga kerja merupakan salah satu faktor yang penting dalam perusahaan, oleh karena itu untuk mendapatkan kinerja perusahaan yang lebih baik maka salah satu hal yang harus dilakukan adalah peningkatan produktivitas tenaga kerja. Proses peningkatan produktivitas tenaga kerja dilakukan berdasarkan siklus produktivitas yang terdiri atas empat langkah. Langkah pertama adalah pengukuran produktivitas tenaga kerja dengan membandingkan antara nilai keluaran, yaitu tingkat penjualan; dengan nilai masukan, yaitu biaya tenaga kerja. Langkah kedua adalah evaluasi produktivitas tenaga kerja, dengan menganalisa faktor-faktor kuantitatif dan kualitatif yang mempengaruhi tingkat produktivitas tenaga kerja yang ada. Langkah ketiga adalah perencanaan produktivitas tenaga kerja dengan melihat hasil analisa sebelumnya, kemudian melakukan perencanaan terhadap perubahan-perubahan yang bisa dilakukan, terutama terhadap deskripsi kerja dari operator yang ada. Langkah keempat adalah peningkatan produktivitas tenaga kerja, yang merupakan implementasi dari perencanaan yang dilakukan sebelumnya. Di sini didapatkan hasil bahwa dengan melakukan beberapa perubahan pada konsep struktur organisasi yang ada, perubahan jumlah operator serta perubahan deskripsi kerja sesuai dengan jumlah operator yang ada didapatkan bahwa tingkat produktivitas tenaga kerja pada bulan ke tujuh meningkat dibandingkan dengan periode dasar penelitian.

Keyword : productivity, labor, job enlargement, job enrichment

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2005/

Studi mengenai produktivitas pekerja dan harga satuan upah pekerjaan berdasarkan SNI 2002 dan survey lapangan

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : TRIXIE, YONATHAN

Dalam proyek konstruksi seringkali digunakan intuisi sebagai acuan dalam menentukan harga satuan upah pekerjaan. Karena banyaknya perbedaan acuan yang digunakan maka harga satuan upah pekerjaan sangatlah bervariatif. Penelitian ini bertujuan untuk membuat analisa mengenai harga satuan upah pekerjaan untuk berbagai jenis pekerjaan berdasarkan SNI (Standar Nasional Indonesia) 2002 yang dilengkapi survey lapangan. Penelitian ini dilengkapi dengan perbandingan produktivitas SNI 2002 dengan sumber literatur lainnya sehingga dapat memberikan acuan yang lebih tepat dalam penggunaannya untuk berbagai pekerjaan proyek konstruksi. Hasil akhir dari penelitian ini adalah gambar perbandingan harga satuan upah pekerjaan berdasarkan SNI 2002 dengan survey lapangan, serta perbandingan produktivitas SNI 2002 dengan sumber-sumber literatur lainnya. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah harga satuan upah pekerjaan beton dan penutup atap cukup sesuai digunakan untuk acuan di lapangan.

Keyword : wages unit price, field survey data, productivity

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2815/

Penentuan produktivitas tenaga kerja pada proyek gudang struktur baja berdasarkan durasi pert (project evaluation review technique)

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : MARTAMI;, BUDI

Faktor tenaga kerja merupakan suatu keharusan dalam pelaksanaan konstruksi. Kontraktor dihadapkan pada keputusan untuk menetapkan jumlah tenaga kerja karena berkaitan dengan biaya atau penjadualan keja. Produktivitas dapat dijadikan parameter untuk menentukan durasi aktivitas, jumlah tenaga kerja, dan biaya. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh tingkat produktivitas tenaga kerja pada proses pelaksanaan gudang struktur baja. Produktivitas tenaga kerja sebenarnya akan dibandingkan produktivitas yang diperoleh berdasarkan durasi expected time ( te ). Durasi ini diperoleh dengan metode PERT ( Project Evaluation Review Technique) yang merupakan metode untuk mengestimasi durasi yang bersifat probabilistik. Probabilitas pelaksanaan akan ditentukan dan kemudian diperiksa apakah berada antara batas bawah atauoptimistic time ( to ) dan batas atas atau pesimistic time ( tp ). Hasil penelitian memperoleh bahwa tingkat produktivitas sebenarnya lebih rendah daripada tingkat produktivitas berdasarkan durasi PERT. Durasi aktivitas sebenarnya berada pada daerah antara to dan tp dalam distribusi normal untuk probabilitas 90%.

Keyword : construction, industry, management, durasi pert, productivity, labor

Sumber : http://repository.petra.ac.id/951/

Analisa labor utilization rate pada proyek “X” dan “Y” dengan menggunakan metode worksampling

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : DANNY, KOENTO

Produktivitas merupakan kemampuan berproduksi tenaga kerja dalam menyelesaikan kuantitas pekerjaan yang ditetapkan. Perencanaan proyek yang tidak memperhatikan tenaga kerja menyebabkan nilai produktivitas pada proyek tersebut menjadi rendah. Pengukuran produktivitas tenaga kerja sulit dilakukan secara akurat, untuk itu dilakukan cara pendekatan dengan metode worksampling. Labor utilization rate merupakan salah satu cara untuk menilai tingkat produktivitas suatu proyek. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar labor utilization rate dalam suatu proyek dan faktor apa saja yang menyebabkan labor utilization rate menjadi rendah. Karakteristik yang diambil adalah labor utilization rate pada proyek “X” dan “Y”. Dari studi kasus yang telah dilakukan dapat ditentukan nilai labor utilization rate pada proyek “Y” sebesar 44,45 % lebih rendah dibandingkan dengan proyek “X” sebesar 55,13 %. Faktor- faktor yang paling berpengaruh adalah faktor- faktor dari luar pekerja.

Keyword : productivity, worksampling, labor utilization rate, external factor

Sumber : http://repository.petra.ac.id/4586/

Older Posts »

Create a free website or blog at WordPress.com.