Kumpulan Skripsi & Artikel Jurnal Ilmiah

2009

The Improvement of human resource department towards it?s effectiveness in working system to boost the company?s performance

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : CAHYADI, ARIES

The Promotion era in Indonesia is up-and-coming, many agencies try to find new places and attract the company who need it. These days, the company?s have many choices for whom they will place the ad. As the time goes by, the company also needs to pay more attention towards its human resource quality since it will affect the company?s performance. The existence system in the Human Resources Department could become the primary source of analysis. The analysis will focus on the Human Resources function especially the training and development program. Then the efficiency of the work system inside the company can be measured. It will also discovered the importance of having training and development towards its level of efficiency. That is why when the industry become tougher, many companies should improve the quality of the human resources in order to maintain and develop in the future.

Keyword : effectiveness, productivity, performance, training and development

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1155/

Klasifikasi upah berdasarkan produktivitas pekerja, untuk berbagai macam pekerjaan konstruksi

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : HARTONO;, CHRISTIAN

Biaya untuk pekerjaan sebuah bangunan dan struktur lainnya yang biasanya dikenal dengan biaya kontruksi, merupakan faktor yang perlu diketahui oleh setipa orang yang berkecimpung dalam dunia kontruksi. Biaya kontruksi di sini dapat diinterpretasikan sebagai biaya untuk setiap jenis pekerjaan konstruksi. Disini biaya upah pekerjaan memegang peranan penting bagi kontraktor dalam menentukan harga suatu proyek konstruksi. Biaya upah pekerjaan ini sangat berkaitan dengan produktivitas pekerjanya. Di dalam memeproleh produktivitas pekerjaan di dunia konstrukdi maka penelitian ini melakukan studi literatur beberapa pekerjaan kontruksi yaitu pekerjaan galian tanah, pekerjaan bekisting, pekerjaan penulangan, pekerjaan pengecoran dan pekerjaan pemasangan batu bata. Penelitian atau studi ini mencoba menetukan beberapa macam upah pekerjaan konstruksi menggunakan data dari produktivitas pekerja dari berbagai studi literatur bersumber pada literatur di Inggris dan di Indonesia. melalui studi literatur tersebut dapat diperoleh klasifikasi tingkat upah pekerjaan tiap-tiap kota yakni kota Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, Lamongan dan Bangkalan.

Keyword : productivity, manhours, labour cost

Sumber : http://repository.petra.ac.id/5326/

Peningkatan produktivitas dengan metode lean manufacturing di PT. FSCM Manufacturing

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : ANDREW, ANTHONIUS

Selama ini di PT. FSCM Manufacturing masih banyak terdapat losstime, losstime yang terjadi ini menyebabkan penurunan produktivitas dari perusahaan.Untuk mengetahui jenis-jenis losstime di bagian body area presshop dan penyebab-penyebabnya, digunakan diagram pareto. Selain itu untuk menangani losstime tersebut, dirancang usulan untuk mengurangi losstime serta meningkat produktivitas dari bagian body area presshop Dari pengolahan data, didapatkan losstime terbesar adalah proses ganti model untuk mengatasi masalah tersebut digunakan metode SMED, dengan metode ini losstime berhasil dikurangi dari 4932 detik menjadi 2740 detik. Serta untuk meningkatkan produktivitas dilakukan metode Lean Manufacturing yang dapat meningkatkan produktivitas dari 85,58 pcs/man hour menjadi 137,17 pcs/man hour.

Keyword : losstime, lean manufacturing, productivity, smed, body, dies

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2603/

Perancanangan metode dan fasilitas kerja dengan pendekatan ergonomi di PT. Halimjaya Sakti

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : MINDORA, FENNI

Tenaga kerja manual merupakan salah faktor yang harus diperhatikan oleh perusahaan. Dengan pendekatar ergonomi dapat dirancang suatu metode dan fasilitas kerja yang membuat tenaga kerja manual bekerja dengan nyaman. Perancangan metode dan fasilitas kerja ini dilakukan pada bagian penjahitan, packing dan pembungkusan. Fasilitas kerja yang baru dibuat berdasarkan data-data antropometri mengenai dimensi tubuh para pekerja yang ada. Setelah dilakukan perancangan metode dan fasilitas kerja yang baru, dilakukan implementasi pada ketiga bagian tersebut dan kemudian dilakukan analisa perbandingan antara metode dan fasilitas kerja sebelum dan sesudah perancangan. Analisa perbandingan yang dilakukan meliputi tiga bagian, yaitu analisa produktivitas, analisa biomekanik, analisa kenyamanan. Analisa biomekanik dilakukan dalam keadaan statis untuk mengetahui besar gaya dan momen pada tubuh dalam keadaan tidak bergerak, sedangkan analisa kenyamanan dilakukan dengan mengadakan wawancara pada pekerja mengenai metode dan fasilitas kerja sebelum dan sesudah perancangan. Setelah dilakukan analisa, didapatkan hasil bahwa dengan kenyamanan dalam bekerja dapat mempercepat waktu baku pada bagian penjahitan sebesar 7.5%, 13.6% pada bagian packing dan 14.61% pada bagian pembungkusan. Momen pada punggung yang dihasilkan setelah menggunakaan metode dan fasilitas kerja yang baru juga semakin kecil, dan hal ini membuat beban otot yang dikeluarkan punggung juga semakin kecil, sehingga dalam bekerja tidak akan cepat lelah.

Keyword : ergonomics, biomecanics, productivity

Peningkatan produktivitas pada line final dan packing assembling 2 di PT Panggung Electric Corporation

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : BUDI, HENRY

PT PANGGUNG ELECTRIC CORPORATION adalah sebuah perusahaan perakitan alat-alat elektronik. Permasalahan perusahaan terutama pada Unit TV adalah menaikkan produktivitas dengan menaikkan target produksi dengan jumlah karyawan tetap. Perbaikan target dilakukan pada Line FA2 dan PA2 untuk TV ukuran 14 inch dan 20 inch. Target awal 1000 unit perhari menjadi 1200 unit perhari untuk TV 14, sedang untuk TV 20 inch target awal 800 unit perhari menjadi 1000 unit perhari. Kenaikan target ini membutuhkan pengaturan ulang stasiun kerja, penurunan jumlah produk cacat, dan pengukuran produktivitas tenaga kerja (untuk dilakukan perbaikan).

Keyword : industrial management, productivity, line balancing, work sampling

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2900/

Productivity improvement by MTM analysis at PT Schneider Electric

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SULISTYANINGSIH, RATNA

PT Schneider Elektrik merupakan sebuah perusahaan milik Perancis yang memproduksi MCB dan panel untuk kepentingan distribusi elektrik, kontrol industri dan otomasi. Saat ini, departemen MCB sudah memiliki waktu standar yang dihitung dengan stopwatch. Dengan waktu standar tersebut, kantor pusat di Perancis tidak dapat melakukan perbandingan dengan cabang perusahaan yng lain. Oleh karena itu, kantor pusat menetapkan suatu metode analisa gerakan yang harus digunakan di setiap cabang perusahaan yaitu Motion Time Measurement (MTM). Setelah MTM dari setiap proses dan produk dibuat, MTM tersebut harus dianalisa. Dari analisa MTM akan didapatkan perbaikan untuk proses-proses yang ada. Beberapa perbaikan yang dibuat, kemudian akan dimplementasikan, diantaranya: desaintray untuk proses welding S4, proses welding S3, mengkombinasikan proses welding S56, pijakan kaki untuk meja kerja welding S56, jig untuk proses pewarnaan Magnetic Tripping Unit, perbaikan metode perakitan M23 dan meja kerja untuk proses PLN box. Ada dua implementasi yang sudah dapat diukur, yaitu perbaikan saluran pada proses welding S4 dan metode penggabungan proses welding S56. Perbaikan pada proses welding S4 dapat meningkatkan produktivitas per jam pada proses tersebut sebanyak 42.08 buah. Sedangkan penggabungan metode welding S56 dapat menaikkan produktivitas per jam pada proses tersebut sebanyak 56,4 buah. Perbaikan pada proses yang lain masih belum dapat diukur karena masih dilakukan dalam waktu yang singkat.

Keyword : motion time measurement, time standard, improvement, productivity

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1470/

Perancangan interior kantor pabrik Nestle Kejayan

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : KALONICA, VANIA

Nestle Indonesia, produsen makanan terbesar di dunia sedang mengadakan perluasan pabrik dalam rangka berkompetisi dalam pasar global. Tugas akhir ini mengangkat kantor pabrik yang sedang dibangun tersebut sebagai obyek perancangan. Mengingat kantor berfungsi sebagai area transisi yang menampung aktivitas-aktivitas penting pegawai pabrik, maka diperlukan desain interior yang tepat. Lebih lagi, lingkungan fisik kantor adalah hal yang penting berkaitan dengan kepuasan kerja dan produktivitas pekerja. Oleh karena itu, konsep desainnya harus mengacu pada pemenuhan kebutuhan fisologis maupun psikologis pengguna untuk mencapai kedua aspek tersebut. Di samping itu, konsep juga dilandasi oleh kebijakan-kebijakan kerja Nestle, yakni kualitas, keamanan, kebersihan, dan lingkungan.

Keyword : job satisfaction, productivity, safety, hygiene

Sumber : http://repository.petra.ac.id/5357/

Peningkatan produktivitas di PT Kerja Rajasa Raya melalui job analysis, restructuring dan downsizing staf non produksi

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : DEWI, MUTIARA

Peningkatan Produktivitas di PT Kerta Rajasa Raya melalui Job Analysis, Restructuring, dan Downsizing Staf non produksi dilakukan untuk mendapatkan staf non produksi yang lebih produktif dan memperoleh jumlah staf non produktif yang efektif. Peningkatan produktivitas dilakukan dengan melakukan work sampling pada staf yang akan diukur produktivitasnya, kemudian melakukan job analysis untuk mengetahui jabatan-jabatan yang seharusnya tidak perlu dan menambahkan job-job pada staf yang masih kurang produktif. Job analysis, restructuring dan downsizing yang dilakukan di PT Kerta Rajasa Raya mengakibatkan rata-rata prosentase produktivitas staf meningkat dari 77.9968% menjadi 87.9872%, dengan demikian produktivitas parsial tenaga kerja akan meningkat.

Keyword : productivity, job analysis, restructuring, downsizing

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2659/

Pengukuran, pengevaluasian, dan perencanaan perbaikan produktivitas di PT. Multiplast Jaya Tatamandiri

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : GUNAWAN, HENDRA

Upaya pengukuran dan peningkatan produktivitas perlu untuk sesegera mungkin dilaksanakan mengingat semakin dekatnya era pasar bebas (AFTA). Selama ini, PT. Multiplast Jaya Tatamandiri belum pemah mengukur produktivitasnya sehingga perusahaan tidak mengetahui, seberapa baik mereka telah bekerja selama ini. Tujuan dari karya ilmiah ini adalah untuk mengetahui produktivitas sistem produksi, menjelaskan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap produktivitas dalam sistem produksi, dan memberikan usulan mengenai usaha-usaha perbaikan terhadap faktor-faktor dominan yang memerlukan perbaikan secepatnya. Metode yang akan digunakan dalam pengukuran produktivitas adalah Objectivc Matrix (OMAX) yang merupakan salah satu metode pengukuran produktivitas parsial. Dengan metode OMAX ini, kriteria-kriteria produktivitas yang vital bagi perusahaan akan digabungkan untuk mencapai tujuan perusahaan. Dari hasil pengukuran, diperoleh tiga faktor yang berpengaruh signifikan terhadap tingkat produktivitas total, yaitu faktor jam kerja mesin, cacat produk, dan kuantitas produksi.

Keyword : productivity, measurement, evaluation, improvement planning

Studi mengenai faktor-faktor yang dapat meningkatkan produktivitas konstruksi di Surabaya

Filed under: Uncategorized — Tags: , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : ANDREW, JEFFRY;

Dengan keadaan pasar di dunia konstruksi yang semakin kompetitif, kontraktor harus dapat meningkatkan performa serta mengurangi biaya total dari proyek mereka. Salah satu kunci utama untuk mendukung usaha ini adalah dengan meningkatkan produktivitas konstruksi. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui faktor-faktor penting yang dapat meningkatkan produktivitas konstruksi. Metode yang digunakan adalah survei, dengan membagikan kuesioner kepada kontraktor-kontraktor di wilayah Surabaya. Selain itu, wawancara juga dilakukan untuk mendapatkan informasi tambahan. Teknik analisis yang digunakan adalah analisa rata-rata, Mann Whitney, dan Kruskal Wallis. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor-faktor procurement, penjadwalan, kontrol kualitas pekerja, dan penggunaan komputer untuk estimasi biaya merupakan faktor-faktor penting yang dapat meningkatkan produktivitas kontruksi. Meskipun pada umumnya kontraktor bersedia untuk berpartisipasi dalam kegiatan atau program peningkatan produktivitas, hanya sedikit dari mereka yang mau mendanai kegiatan tersebut.

Keyword : productivity, surabaya, contractors

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3404/

Older Posts »

Create a free website or blog at WordPress.com.