Kumpulan Skripsi & Artikel Jurnal Ilmiah

2009

Perancangan sistem perencanaan dan pengendalian produksi di PT. “X”

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SOEKAMTO, NICO

PT. “X” adalah perusahaan yang bergerak di bidang produksi makanan ringan. PT. “X” belum memiliki sistem perencanaan dan pengendalian produksi yang terstruktur dengan baik. Selama ini proses perencanaan dan pengendaliannya seringkali dilakukan secara trial and error saja. Akibatnya performa produksinya menjadi tidak maksimal, sehingga sering terjadi kegagalan dalam memenuhi target pengirimannya. Berdasarkan hal tersebut, disusunlah sistem perencanaan dan pengendalian produksi yang mengacu pada sistem Manufacturing Resource Planning, dimulai dari pengukuran kapasitas perusahaan sampai perancangan sistem penjadwalan dan pengontrolannya. Sistem penjadwalannya menggunakan metode First Come First Served, dengan penerapan tool penjadwalan berbasis Excel. Sementara sistem pengontrolannya berbasis Production Activity Control dan dilengkapi dengan Shop Information Packet (SIP). Dari penelitian diketahui bahwa dengan dasar yang kuat dalam proses perencanaan dan pengendaliannya, PT. “X” dapat meningkatkan kemampuan perencanaan dan pengendalian produksinya. Kini perencana dapat menetapkan target pengirimannya dengan tepat; selain itu, beban produksi teralokasikan dengan lebih baik, lebih sesuai kebutuhan. Sementara penggunaan SIP membantu proses penelusuran kinerja produksinya, termasuk dalam pelacakan keborosan penggunaan materialnya. Hal ini dapat dilakukan karena sistem yang ada memungkinkan PT. “X” untuk melakukan proses pelaporan dan pengumpanan balik.

Keyword : production planning, control, manufacturing resource planning, scheduling

Sumber : http://repository.petra.ac.id/2589/

Analisis biaya kualitas di PT. Nusantara Plywood

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : RIJADI, NATANNAEL

Pemenuhan tuntutan terhadap kualitas yang tinggi memerlukan adanya penanganan dan perhatian yang serius terhadap biaya kualitas yang terbesar yang pada akhirnya akan dapat menurunkan biaya produksi. Biaya produksi yang rendah akan memberikan dampak pada penurunan harga jual sehingga pada akhirnya perusahaan dapat menguasai pangsa pasar dari produk yang dihasilkan. PT. Nusantara Plywood adalah perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan kayu yang sangat peduli terhadap kualitas produk Namun dalam pelaksanaan proses produlisinya masih terdapat kesalahan-kesalahan yang berakibat terhadap kualitas produk yang dihasilkan. Sampai saat ini perusahaan belum melakukan perhitungan yang detail dari biaya-biaya yang ada, khususnya penerapan biaya kualitas. Tujuan dari tugas akhir ini adalah menghitung dan menganalisa biaya kualitas yang terjadi di PT. Nusantara Plywood. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa total biaya kualitas terbesar disebabkan rata-rata biaya kegagalan internal sebesar 94,65 % dari total biaya kualitas. Hal ini terjadi karena rata-rata biaya scrap yang besar yaitu 74,73 % dari total biaya kegagalan internal. Rata-rata perbandingan antara total biaya kualitas terhadap total penjualan sebesar 50,54 % menunjukkan tingginya biaya kualitas yang terjadi di PT. Nusantara Plywood yang jauh melebihi standar, yaitu 9,20 % dari total penjualan.

Keyword : nusantara, plywood, quality, control, cost, management, industry

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1278/

Sistem pengambilan keputusan pada gerbang tol dengan menggunakan fuzzy logic control

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : EKAPUTRA, YANUAR

Fuzzy kontrol merupakan suatu usaha untuk mengatasi permasalahan kontrol system non-linear. Pada tugas akhir ini fuzzy kontrol digunakan untuk mengatur jumlah gardu tol yang akan dibuka atau yang ditutup, yang dapat dikontrol pada PC dan diimplementasikan dalam Matlab dan Borland Delphi. Tujuan dari pengontrolan ini adalah pengoperasian gardu tol untuk proses penjagaan loket. Pada program ini mempunyai empat input, yaitu: jumlah karyawan (singleton), jumlah pintu terbuka current (singleton), shift (singleton), dan jumlah kendaraan tiap menit (segitiga dan trapezium). Fuzzy yang digunakan menggunakan metode Sugeno dan menggunakan metode defuzzifikasi (Center Of Area). Respon ditampilkan pada layar sebagai penambahan atau pengurangan jumlah pintu yang dibuka. Dan setelah dilakukan percobaan, persentasi keberhasilannya mencapai 71.79% untuk percobaan 4 input, 56.41% untuk percobaan 5 input.

Keyword : fuzzy logic, control, defuzzifikasi, automatic control

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3880/

Analisis biaya dengan menggunakan analisis value chain cost driver sebagai alat pengendali biaya dalam rangka menciptakan competitive advantage PT. “X” di Malang

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : OCTAVIA, FELIANA

Dalam lingkungan kompetisi bisnis yang semakin ketat sangat sulit ditemukan suatu badan usaha yang terus-menerus bertahan di posisi atas. Ketatnya persaingan dan dalam menghadapi perdagangan bebas nanti membuat setiap badan usaha berusaha mengikuti perubahan dan perkembangan yang terjadi. Ditambah lagi dengan adanya krisis ekonomi yang terjadi di Indonesia, hal ini menyebabkan Semua badan usaha mengalami kesulitan untuk dapat survive atau bertahan hidup. Oleh karena itu suatu badan usaha harus mampu mencapai efisiensi biaya dan menghasilkan produk dengan kualitas yang baik. PT “X” adalah badan usaha yang bergerak dalam bidang pembuatan keramik dengan berbagai macam model seperti piring, gelas, potry dan yang utama adalah vas bunga. Selma ini PT “X” dalam menganalisis biaya berdasarkan pada biaya tetap, biaya variabel dan biaya manufaktur, sedangkan pengevaluasian kinerja hanya dilakukan dengan membandingkan penerimaan dan pengelwan saja Pengalokasian biaya tersebut belum dapat memberikan informasi mengenai competitive advantage badan usaha. Dalam penelitian ini peneliti akan menganalisis biaya dengan menggunakan analisis value chain yaitu dengan mengelompokkan biaya-biaya dan aktiva tetap di sepanjang jalur value chain berdasarkan pada aktivitas nilai, dimana biaya-biaya ditetapkan pada aktivitas-aktivitas yang memerlukannya, sedangkan aktiva tetap ditetapkan pada aktivitas yang menggunakannya dan ditetapkan berdasarkan nilai buku. Setelah itu diterapkan analisis cost driver secara kualitatif sebagai alat pengendali biaya. Dengan menerapkan analisis value chain dan analisis cost driver secara tepat diharapkan PT `”X ” dapat menekan biaya-biaya yang dikeluarkan dan meniadakan biaya yang tidak memberikan nilai tambah.

Keyword : value, analysis, cost, control, accounting, competitive advantage

Desain miniatur distribusi air minum dengan menggunakan scada

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : WINTAREJA, ALAN

Pada saat ini, penggunaan Software SCADA Wonderware sebagai salah satu software yang bersifat real-time sangat dibutuhkan, terutama sebagai monitoring suatu sistem yang membutuhkan kecermatan dalam mengatasi berbagai kondisi yang mungkin dapat terjadi sewaktu-waktu yang sulit diatasi oleh manusia. Pada Tugas Akhir ini penggunaan Software SCADA Wonderware diaplikasikan pada sistem distribusi air minum. Sistem distribusi air minum ini memiliki berbagai kondisi yang mungkin terjadi tanpa disadari oleh manusia, salah satu contohnya adalah adanya kebocoran pada pipa. Oleh sebab itu dengan menggunakan software SCADA Wonderware kita dapat mengatasi kekompleksan suatu sistem yang ingin kita kontrol sehingga sistem tersebut dapat bekerja dengan baik. Pengaplikasian software SCADA Wonderware ini sangat tepat untuk digunakan pada sistem distribusi air minum. Desain Miniatur Distribusi Air ini terdiri dari tiga bagian utama yaitu: control system yaitu PLC LG GLOFA GM7 beserta Analog I/O Module, papan display miniatur distribusi air dan software SCADA Wonderware sebagai monitoring sistem distribusi air. Komunikasi antara PLC LG GLOFA GM-7 dan software SCADA Wonderware dengan protocol RS-232 memiliki kecepatan pengiriman 1 Oms apabila menggunakan baud rate 57600 dan word length 1. Penempatan flow sensor penting untuk mengatasi kebocoran air minum. Penempatan flow sensor pada ujung-ujung pipa distribusi. Flow sensor harus ditambahkan apabila terdapat percabangan pipa. Penempatan flow sensor pada sub zona harus memperhatikan debit air minum pelanggan dan percabangan pipa. Desain untuk sub zona Raya Simohilir membutuhkan 47 flow sensor dengan 24 ADC Module (8 PLC LG GLOFA GM-7).

Keyword : scada, automatic control, computer programs, software, supervisor, control, data, acquiaition, water

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1466/

Studi analisa gangguan Gardu Trafo Tiang (GTT) distribusi 20kV di PLN APJ Surabaya Selatan

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : TJOANDA, RONALD

Gardu Trafo Tiang (GTT) merupakan peralatan yang vital dalam sistem distribusi tenaga listrik dikarenakan gangguan atau kerusakan yang terjadi pada GTT akan mengakibatkan dampak kerugian bagi pihak pelanggan maupun PLN. Penyebab gangguan pada GTT dikelompokan menjadi gangguan akibat hubung singkat / overload, kegagalan minyak trafo, bushing pecah, loss contact pada terminal bushing, sambaran petir dan gangguan yang sumber gangguannya tidak diketahui. Gangguan GTT yang paling banyak terjadi di Surabaya Selatan adalah gangguan GTT akibat hubung singkat / overload, yaitu sebanyak 184 gangguan (92%) pada tahun 2002 dan 168 gangguan (87,56%) pada tahun 2003.

Keyword : distribution, transformer, electric power, distribution, control

Sumber : http://repository.petra.ac.id/3952/

Penerapan analisis value chain sebagai alat analisa untuk mendukung cost reduction dalam menciptakan keunggulan bersaing di PT “X”

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : , SONYA

Menurut Michael Porter, Value Chain merupakan suatu alat analisis biaya yang dapat digunakan untuk menganalisis sumber keunggulan bersaing perusahaan yaitu dengan menguraikan aktivitas yang terjadi dalam perusahaan ke dalam aktivitas-aktivitas nilai secara strategis. Dengan analisis value chain akan dilakukan pemisahan biaya dan aktiva tetap pada masing-masing aktivitas nilai. Kemudian dilakukan activity analysis untuk mengetahui aktivitas mana yang merupakan value added activities atau non value added activities. Melalui cara ini perusahaan dapat mengetahui distribusi biaya pada tiap-tiap aktivitas nilai dan dapat mengetahui aktivitas-aktivitas yang dapat menambah nilai (value added) dan yang tidak menambah nilai (nonvalue added). Sehingga dapat dilakukan koordinasi dan optimasi untuk melakukan cost reduction yang pada akhirnya dapat menciptakan keunggulan bersaing. Oleh karena itu permasalahan yang akan dibahas adalah bagaimana penerapan analisis value chain sebagai alat analisa untuk mendukung cost reduction dalam menciptakan keunggulan bersaing di PT. X Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif berupa studi kasus dengan obyek penelitian PT. X yang bergerak dalam industri kapas kesehatan. Sumber data berupa data primer dan data sekunder. Metode pengumpulan data yang dilakukan yaitu berupa wawancara, observasi langsung ke perusahaan, dan studi kepustakaan. Dari hasil analisis, penulis menyimpulkan bahwa pada PT. X terdapat aktivitas yang merupakan nonvalue added yaitu aktivitas moving dan penyimpanan baik bahan baku maupun barang jadi, set up mesin, pemeliharaan. Karena aktivitas-aktivitas ini tidak menambah nilai bagi produk maka aktivitas ini harus direduksi atau dihilangkan.

Keyword : accounting, value, analysis, cost, control, managerial, reduction

Studi “demerits control chart system for autocorrelatied data”

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SANTOSO, YONI

Proses produksi yang kontinu akan menghasilkan data kecacatan memiliki autocorrelation, oleh sebab itu diperlukan peta kendali yang memperhitungkan faktor ini. Autocorrelated Data menyebabkan meningkatnya rate type I error, hal ini tidak dikehendaki dalam proses pengendalian kualitas. Tujuan dari karya ilmiah ini adalah untuk membahas dan menganalisa metode dan kelebihan Moving Centered Demerits (MCD) chart dalam memonitor autocorrelated data. Tuj uan lainnya adalah untuk memudahkan pengguna dalam membangun MCD chart, dengan membuatkan program dalam bahasa S-Plus. Metode penelitian terdiri dari 2 tahap yaitu pembahasan dan analisa MCD chart, dan pembuatan program untuk membangun peta kendali itu menggunakan bahasa S-Plus. MCD chart mengurangi autocorrelation dengan cara melakukan peramalan EWMA, dimana nilai lamda diperoleh dari sum square error terkecil. Rate type I error dari MCD chart lebih kecil dibandingkan dengan traditional demerits chart, sehingga dapat disimpulkan bahwa MCD chart lebih tepat untuk memonitor Autocorrelated Data.

Keyword : total, quality, management, demerits, control, chart system, autocorrelatied data

Sumber : http://repository.petra.ac.id/1638/

Perancangan dan pembuatan simulasi intelligent traffic light control system

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : , DANNY

Salah satu instrument penting dalam pengaturan lalu lintas adalah traffic light. Traffic light yang ada saat ini membantu kelancaran dan pengaturan lalu lintas. Namun tidak jarang pula traffic light menjadi salah satu penyebab kemacetan lalu lintas. Hal ini bisa terjadi karena traffic light yang ada saat ini bekerja secara konstan sepanjang hari, tidak adaptif dan tidak fleksibel terhadap keadaan lalu lintas itu sendiri. Traffic signal control adalah salah satu aplikasi fuzzy logic yang tertua, setidaknya pada teknik lalu lintas. Tujuan dari Tugas Akhir ini adalah mempresentasikan sebuah pendekatan yang sistematik untuk fuzzy signal control dan untuk membangun linguistic control rules yang berdasar pada expert knowledge. Traffic signal programming secara umum memiliki permasalahan mendasar, yaitu: mengoptimalkan lamanya green time pada suatu fase. Dengan adanya suatu sistem traffic light yang baik, maka penulis mengharapkan bisa menghasilkan pengaturan lalu lintas semaksimal mungkin, teratur, dan optimal. Sehingga meningkatkan efisiensi dan keefektifan dari traffic light itu sendiri, yang pada akhirnya akan meningkatkan efisiensi waktu dan biaya, penghematan bahan bakar kendaraan, dan mengurangi polusi udara. Rules bases untuk masalah ini akan dijelaskan dalam Tugas Akhir ini. Hasil pengujian dari rules base dari fuzzy control ini cukup menjanjikan. Algoritma fuzzy signal control memiliki ukuran yang lebih baik dalam hal efektifitas daripada traffic light konvensional.

Keyword : fuzzy logic, traffic, signals, control, artificial intelligent, expert system, computer program

Sumber : http://repository.petra.ac.id/4060/

Perencanaan pengendalian persediaan bahan baku di PT. Alim Surya Steel

Filed under: Uncategorized — Tags: , , , , — dvanhlast @ 7:31 am

Author : SANTOSO, TONI

Pengendalian persediaan bahan baku di PT Alim Surya Steel yang memproduksi pipa air baja dengan berbagai macam ukuran memerlukan suatu metode yang handal agar dapat diterapkan sesuai dengan kondisi perusahaan yang bertujuan untuk mengendalikan seluruh persediaan bahan baku dengan total biaya yang dihasilkan seminimum mungkin. Fluktuasi permintaan produk pipa air yang tidak menentu menyebabkan perlunya dilakukan peramalan untuk mengetahui jumlah permintaan di masa mendatang. Peramalan yang digunakan adalah menggunakan metode time series ARIMA. Perencanaan pengendalian persediaan bahan baku pi pa air menggunakan metode pengendalian persediaan EOQ probabilistik dengan mempertimbangkan adanya Back Order, selanjutnya dilakukan perencanaan kebutuhan bahan baku (Material Requitment Planning) untuk tiap pi pa air dengan menggunakan metode EOQ. Pengendalian persediaan bahan baku yang dapat dilakukan oleh perusahaan meliputi kapan harus dilakukan pemesanan bahan baku dan berapa besar pemesanan yang harus dilakukan sehingga tidak terjadi kelebihan atau kekurangan bahan baku.

Keyword : production, planning, inventory, control, alim surya steel

Sumber : http://repository.petra.ac.id/779/

Older Posts »

Create a free website or blog at WordPress.com.